PENDEKAR ILAHI

PENDEKAR ILAHI
Perubahan Situasi


__ADS_3

Setelah sosok misterius mundur beberapa langkah, dia kini menyadari bahwa energinya telah banyak terkuras.


Kini dia menyadari bahwa jika pertarunganya terus menerus menuju jalan buntu, maka dia mungkin tidak akan mudah untuk mendapatkan seseorang yang dia cari.


Bahkan sekarang dia tidak cukup yakin untuk mengalahkan lawanya.


Sosok misterius menggertakan giginya dan menatap dingin kepada dua lawanya.


"tidak...tidak bisa terus seperti ini..aku harus segera menyelesaikan pertarungan ini dan menyelesaikan misi bagaimanapun caranya.." ucap sosok misterius.


Lalu sosok misterius tiba-tiba membuat segel aneh dengan menggores tanganya.


Dia akhirnya menggunakan tehnik terlarang yang hanya di ketahui oleh anggota organisasi sisik hitam.


Darah pada goresan tanganya menyempurnakan segel tangan yang telah terbentuk.


Segel darah iblis kematian!!!


Sosok misterius itu berteriak membentuk lingkaran segel yang semakin membesar menutupi kegelapan.


Sementara itu, razaki dan mayangsari mulai menyadari bahwa sosok misterius telah melakukan sesuatu yang aneh, dan dia merasakan bahaya dari tindakan sosok misterius.


Kedua pasangan itu lalu saling memandang, dan sama-sama merasakan bahaya yang akan datang.


Benar saja, tidak lama kemudian sosok misterius telah membuat segel aneh yang menyinari langit dengan asap hitam dan merah darah.


Melihat perubahan aneh yang terjadi di langit, akhirnya razaki merasakan bahaya semakin meningkat.


"tidak baik!!!....kita harus menghentikanya menyelesaikan gerakan itu!!..." ucap razaki berseru.


Mayangsari lalu mengangguk setuju dan segera mereka berdua melesat ke arah sosok misterius dan menyerang dengan sekuat tenaga.


Meski mereka tidak tahu tehnik apa yang telah di gunakan oleh lawanya, namun firasatnya mengatakan bahwa hal buruk akan terjadi jika sosok misterius di biarkan menyelesaikan segel anehnya.


Di sisi lain, sosok misterius tetap tidak bergeming melihat razaki dan mayangsari mendekat dan menyerangnya.


Dia hanya fokus untuk mengeluarkan seluruh energinya untuk membuat segel darah.


Razaki dan mayangsari terus menerus menyerang dari dua sisi yang berlawanan.


Elemen angin dan api terus menerus menyerang segel darah yang mulai terbentuk, dan ledakan demi ledakan terus mengembun di sekitar segel.


Sayangnya, segel yang telah terbentuk masih tidak bisa di hancurkan meski razaki dan istrinya telah beberapa kali ingin menghancurkanya.


Sementara itu, dampak serangan dari kedua sisi yang di tembakan oleh razaki dan istrinya membuat sosok misterius memuntahkan seteguk darah.


Jelas dia menderita kerugian karena tidak bisa memblokir dua serangan yang mengarah padanya.


Demi membentuk segel darah, dia harus menerima kedua serangan untuk mempertahankan segel darah sampai dia menyelesaikanya.


Wajah sosok misterius menjadi merah, bahkan matanya perlahan menjadi merah seperti iblis yang terbangun.


Asap hitam di sekitar tubuhnya menjadi semakin tebal, dan warna merah dari segel darah mulai meluas mewarnai langit.


Di bawah, semua orang menyaksikan langit yang telah berubah menjadi merah dan perasaan dingin dan ketakutan menyelimuti hati setiap orang.

__ADS_1


Karza yang berada di bawah bahkan membeku karena segel darah yang mewarnai langit.


Dia jelas tahu tehnik apa yang telah sosok misterius itu gunakan, namun dia tidak menyangka bahwa sosok misterius akan di paksa dalam keadaan dia harus menggunakan tehnik terlarang itu.


Dalam organisasi sisik hitam, karza bahkan tidak memenuhi kualifikasi untuk mendapatkan tehnik itu, dan hanya orang-orang dengan status cukup tinggi di dalam organisasi yang memiliki hak untuk mendapatkan tehnik terlarang organisasi.


Meski begitu, dia tidak asing dengan tehnik segel darah, karena beberapa kali dia telah menyeksikan eselon atas dari petinggi organisasi menggunakanya.


Namun karza samar-samar mengetahui bahwa untuk menggunakan tehnik terlarang, maka akan membayar harga yang mahal setelah menggunakanya.


Kembali kepada sosok misterius.


Kini segel darah telah meluas sampai ratusan meter, dan razaki serta istrinya terus menyerang tampa henti.


Tiba-tiba sosok tawa sosok misterius bergema di seluruh kota dan di dengar oleh semua orang.


"hahahaha....mati!!..mati!!!..."...tawa mengerikan sosok misterius bergema dan dia terlihat seperti orang gila.


Efek samping dari penggunaan tehnik terlarang akan membuat kesadaranya di ambli alih aura iblis.


Mendengar tawa mengerikan dari sosok misterius, semua orang berseru dan berteriak ketakutan.


Wajah razaki seketika menjadi jelek karena seranganya tidak bisa merusak segel yang telah terbentuk.


Pada akhirnya, setelah beberapa saat waktu berlalu, segel darah telah selesai di bentuk dan membuat tawa sosok misterius menjadi semakin kejam dan menjadi lebih gila.


"tidak baik!!...mundur!!!..." ucap razaki berteriak.


Razaki lalu membawa istrinya mundur menjauhi sosok misterius yang telah menjadi gila.


Di kejauhan, di dalam dimensi spasial, rama masih bertingkah tidak sabar dan mengepalkan tanganya.


Di samping, kamal menggertakan giginya karena perlahan dia mulai merasakan perasaan buruk dari persepsinya.


Sementara itu, sosok misterius terus tertawa membuat semua orang menjadi takut.


Dia terlihat seperti iblis yang haus darah.


Kemudian, menatap razaki dan mayangsari yang melarikan diri, segera dia mengejar dengan kecepatan tinggi.


Sosok misterius berubah menjadi gumpalan asap hitam dan merah dan tiba di depan razaki dan mayangsari yang telah terbang dengan menggunakan seluruh kecepatanya.


Seketika razaki dan mayangsari menjadi terkejut melihat sosok misterius dalam sekejap mata telah berada di depanya.


Sosok misterius menatap dua orang di depanya dan tertawa mengerikan.


"hahaha...kalian berdua tidak akan bisa lari!!!...hahaha...mati!!.." ucap sosok misterius tertawa jahat.


Razaki menggertakan giginya karena perubahan situasi ini, dia lalu memutuskan untuk melawan dengan seluruh sisa kekuatanya untuk menahan serangan sosok misterius.


Hujan lava pemusnah!!


Razaki kembali menyerang dengan hujan lava.


Melihat suaminya mulai menyerang lagi, mayangsari mengikuti dan menembakan seranganya kepada sosok misterius.

__ADS_1


Sosok misterius itu mendengus dingin melihat dua serangan yang menembak ke arahnya.


"hemp..tidak berguna!!..." ucap sosok misterius.


Sosok misterius lalu melambaikan kedua tanganya dan asap hitam dan merah membentuk ular piton raksasa menyerbu ke arah serangan dua elemen.


Ular pyton hitam bertabrakan dengan hujan lava dan angin tornado di atas langit.


Boom!!!..Boom!!!...Boom!!!


Ular piton raksasa dan dua elemen bertabrakan di atas langit menciptakan ledakan besar yang memekakan telinga.


Riak aneh terbentuk dari dua serangan yang saling berbenturan, namun tak berselang lama piton hitam raksasa berhasil memblokir serangan dari razaki dan mayangsari.


Akhirnya razaki dan mayangsari mundur ratusan langkah memuntahkan seteguk darah.


Tidak sampai disitu, piton raksasa lalu segera menyerbu menuju razaki dan mayangsari.


Melihat piton raksasa yang mendekat, sontak membiat razaki kaget, dan segera menggenggam tangan istrinya dan melesat menjauhi piton raksasa.


Sosok misterius tertawa puas melihat kemenangan di depan matanya.


Di bawah, semua pasukan dari organisasi sisik hitam mulai bersorak dan tertawa jahat.


Sedangkan semua penduduk kota, menjadi putus asa dan tidak berdaya melihat penguasa kota telah berada dalam situasi terpojok.


Sementara itu, array pusaran spasial perlahan terbentuk di gerbang luar kota bintang roh.


Dua sosok segera muncul dari dalam lubang spasial.


Akhirnya rama dan kamal telah sampai di kota bintang roh, seketika rama melompat keluar dengan semangat.


Namun baru dia akan berbahagia karena telah sampai di kota, tiba-tiba matanya tertuju pada langit yang berwarna merah dan hitam.


Bahkan asap dari beberapa ledakan masih mengembun di atas langit.


Wajah rama membeku sejenak melihat warna langit yang aneh.


"ii..ini....paman..apa ini???..." ucap rama dengan getir.


Kamal juga melihat keanehan di langit, lalu dia memperhatikan gerbang kota yang tidak memiliki penjaga.


Setelah melihat lebih jelas, kamal menemukan dua mayat yang tergeletak di tanah yang ternyata adalah dua prajurit yang bertugas menjaga gerbang kota.


"ikuti paman!..." ucap kamal, tampa memperdulikan pertanyaan rama.


Setelah berjalan mendekati dua mayat, dia menemukan ada dua pisau yang menancap di leher mayat tersebut.


Seketika wajah kamal manjadi serius, dia menyentuh kedua mayat dengan tanganya dan merasakan bahwa kematian kedua mayat itu belum lama dan darahnya masih segar.


Di samping, rama melihat kedua mayat yang tergeletak dan tubuhnya bergetar hebat.


Seketika dia menjadi teringat sesuatu dan berteriak sambil berlari menuju dalam kota.


"ayaaaahhh....ibuuuu!!!!!...." teriak rama sambil melesat menuju kota.

__ADS_1


__ADS_2