Perjalanan Balas Dendam

Perjalanan Balas Dendam
Chapter 10


__ADS_3

"Hamba di sini pangeran, ada perintah apa?" Ucap Rayden yang baru saja muncul


"Rayden aku akan memulai latihan kultivasiku selama beberapa hari. Saat aku berlatih jangan biarkan ada siapapun yang mengganguku, apa kamu mengerti?" Ucap Laren dengan serius


"Baik pangeran hamba mengerti." Ucap Rayden


"Pangeran, apakah anda benar benar ingin langsung memulai latihan kultivasi? Tapi tubuh anda baru saja pulih pangeran, bagaimana jika nanti anda akan terluka?" Ucap Rayden sedikit khawatir


"Kamu tenanglah, aku tidak akan memaksakan diri untuk berlatih sehingga tidak akan melukai diriku sendiri." Ucap Laren meyakinkan Rayden


"Baik kalau begitu pangeran, hamba akan berjaga di luar. Jika pangeran butuh sesuatu anda bisa langsung memanggil saya." Ucap Laren


"Baiklah aku mengerti, kamu bisa pergi Rayden." Ucap Laren


Setelah itu Laren mengurung dirinya dan berlatih kultivasi dengan bantuan Lacey juga.


Sehingga dalam kurun waktu beberapa hari Laren sudah mencapai tingkat menengah kedua yang biasanya di dapatkan oleh seorang kultivator dalam kurun waktu setengah bulan.


Tapi kini Laren mendapatkan tingkatan itu dengan waktu tiga hari saja, Laren mengurung dirinya selama tiga hari tiga malam untuk berlatih kultivasi dan seni bela diri.


Rayden sedang berjaga di depan kediaman Laren dengan setia tanpa meninggalkan tempat tersebut selama tiga hari tiga malam penuh.


"Huft... Ini sudah tiga hari dan pangeran Laren masih belum keluar dari kamarnya. Sejujurnya aku sedikit khawatir pada pangeran Laren karena tubuh pangeran Laren baru saja sembuh. Entah kenapa setelah hari itu pangeran tiba tiba pingsan dan kemudian secara langsung bisa berdiri dan berjalan, aku seperti bukan berhadapan dengan pangeran Laren yang dulu, atau apakah ini hanya perasaanku saja?" Gumam Rayden kepada dirinya sendiri


Tak lama kemudian, terdengar suara ledakan yang cukup keras di kediaman Laren sampai beberapa tempat di situ bergetar karena ledakan tersebut.


Rayden yang terkejut akan hal itu langsung berlari pergi menuju ke kamar Laren untuk mengecek kondisi Laren..


"Gawat!" Gumam Rayden langsung berlari ke tempat Laren berada


Pangeran, aku harap anda baik baik saja.


(Batin Rayden sambil bergegas ke tempat Laren berada)


"Pangeran!!" Teriak Rayden sesampainya di tempat Laren berada sebelumnya


Tak ada jawaban atau suara yang menjawabnya, membuat Rayden semakin


khawatir dengan keadaan Laren, ia pun memanggil Laren lagi.

__ADS_1


"Pangeran!! Apakah anda baik baik saja?" Teriak Rayden sambil mencari cari keberadaan Laren


Uhuk... Uhukk...


Tiba tiba terlihat seorang pria yang terbatuk batuk keluar dari kepulan asap yang cukup tebal dan berjalan mendekati Rayden, Rayden yang melihat hal itu pun langsung menghampiri orang tersebut.


"Pangeran? Apakah anda baik baik saja?" Ucap Rayden sambil memapah Laren yang masih terbatuk batuk


"Bagaimana bisa kamar anda meledak? Apakah anda terluka pangeran?" Tanya Rayden dengan cemas


"Uhuk Uhuk, aku tidak apa apa Rayden, aku baik baik saja. Hanya saja aku membuat sedikit kesalahan saat berlatih kultivasi sehingga membuat ruanganku... Meledak" Ucap Laren yang masih terbatuk karena debu debu yang beterbangan


Saat sedang memapah Laren untuk duduk, Rayden merasakan keanehan pada Laren.


"Tunggu pangeran, aura ini... Apakah anda sudah mencapai kultivasi tingkat menengah kedua?! Dan... Dalam waktu tiga hari?!" Ucap Rayden dengan sangat terkejut


"Hmm ya kamu benar. Aku menerobos kultivasi tingkat menengah kedua, apakah itu terlalu lama jika aku menempuhnya dalam waktu 3 hari?" Ucap Laren dengan polos sambil melihat ke arah Rayden yang masih dengan wajah terkejutnya


Rayden semakin terkejut saat mendengar ucapan Laren, karena baginya pencapaian Laren itu sudah sangat baik dan juga sangat mengesankan.


"Pangeran, apakah anda bercanda? Para kultivator biasanya mendapatkan tingkatan itu dalam kurun waktu satu bulan, dan bahkan seorang kultivator tercepat yang mencapai tingkatan itu adalah dalam kurun waktu dua minggu." Ucap Rayden


Jika bukan karena metode dan bantuan dari Lacey, aku juga tidak akan mendapatkan tingkatan kultivasi ini secepat ini. (Batin Laren)


"Baiklah, Rayden bisakah kamu menyuruh seseorang untuk memperbaiki kediamanku?" Tanya Laren


"Tentu saja pangeran, kenapa tidak." Balas Rayden


"Tapi aku juga ingin mengubah beberapa modelnya apakah itu bisa?" Ucap Laren


"Bisa pangeran, anda hanya perlu memberi perintah dan saya akan menyiapkannya." Ucap Rayden


"Baiklah, aku mengerti." Ucap Laren


"Kalau begitu hamba permisi pangeran." Ucap Rayden


"Baik, pergilah." Balas Laren mengizinkan


Setelah itu Rayden pergi untuk memanggil orang untuk memperbaiki kamar Laren yang hancur.

__ADS_1


Setelah selesai latihan kultivasi Laren hendak pergi untuk makan akan tetapi tiba tiba sang Raja datang ke kediamannya dan melihat kekacauan yang ada di situ.


"Laren." Panggil sang raja


Laren pun sedikit terkejut karena panggilan itu, setelah mengetahui jika yang memanggilnya barusan adalah sang raja maka Laren langsung membungkuk dan memberikan salam kepada sang raja.


"L-laren memberi salam kepada yang mulia." Ucap Laren dengan sedikit terbata bata


Aduh raja mengapa datang ke sini tanpa memberi tahuku, mana kediamanku sedang hancur. Bagaimana jika beliau bertanya tanya. (Batin Laren sedikit panik)


"Apa yang terjadi putraku? Mengapa kediamanmu bisa hancur lebur seperti ini? Dan bagaimana keadaanmu, apakah kamu terluka?" Ucap sang raja dengan khawatir


"Laren baik baik saja ayahanda, terima kasih sudah mengkhawatirkan Laren. Hanya saja beberapa hari lalu Laren memulai latihan kultivasi dan seni bela diri tapi tadi Laren membuat suatu kesalahan kecil saat berlatih kultivasi sehingga membuat kediaman Laren meledak." Ucap Laren dengan sopan dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa bersalah


"Hmm jadi begitu, tidak apa kamu jangan merasa bersalah aku akan mengutus orang untuk memperbaiki kediamanmu." Ucap sang raja


"Terima kasih sebelumnya ayahanda, tapi Laren sudah meminta Rayden untuk memanggil orang untuk memperbaiki kediaman Laren." Ucap Laren


"Hmm baiklah kalau begitu, tunggu... Aura milikmu ini, menunjukkan jika kamu sudah mencapai tingkat menengah kedua?" Ucap sang raja sambil menatap Laren


"Benar ayahanda." Jawab Laren


"Berapa hari kamu telah memulai latihan kultivasimu?" Tanya sang raja


"Ini... Laren baru berlatih tiga hari yang lalu ayahanda." Balas Laren


"Apa?! Tiga hari yang lalu? Dan kamu telah mencapai tingkatan menengah kedua?!" Ucap sang raja sangat terkejut mendengar perkataan Laren


"Benar ayahanda, Laren tidak akan berbohong kepada ayahanda." Ucap Laren


"Bagus sekali. Kamu memang putraku yang sangat berbakat haha." Ucap sang raja dengan nada yang sangat gembira


"Ayahanda bisakah Laren meminta satu hal kepada ayahanda?" Tanya Laren


"Tentu saja, apa yang kamu inginkan putraku?" Tanya sang raja


"Laren ingin agar ayahanda merahasiakan kecepatan naiknya tingkat kultivasi Laren, agar tidak ada orang yang menganggap Laren sombong ayahanda." Ucap Laren


"Haha kamu sungguh anak yang rendah hati. Baiklah aku akan merahasiakan ini semua." ucap sang raja dengan senang

__ADS_1


Aku harus merahasiakan ini dari para pangeran yang lainnya. Mereka harus hanya mengetahui jika aku adalah orang yang lemah agar aku bisa melihat rencana mereka yang selanjutnya. (Batin Laren)


__ADS_2