Perjalanan Balas Dendam

Perjalanan Balas Dendam
Chapter 58


__ADS_3

"Identitas apa yang di miliki oleh Mu Xiaoyang? Apakah orang yang tadi aku temui sebenarnya adalah pangeran Mu putra dari raja Mu Qianshi? Sama seperti yang di katakan oleh Rayden tadi?" Tanya Laren penasaran.


"Benar pangeran, tapi sepertinya yang di katakan oleh Rayden belum sepenuhnya dari semua informasi tentang identitas Mu Xiaoyang tuan. Di dalam layar sistem terdapat suatu paragraf yang cukup panjang tentang identitas Mu Xiaoyang, tapi sampai saat ini masih terkunci." Ucap Lacey menjelaskan.


"Hmm sungguh suatu kebetulan yang sangat jarang terjadi, untung saja dia tidak pernah melihat wajah pangeran Laren yang asli sehingga dia tidak mengenaliku tadi."


"Tuan benar, sepertinya ada sesuatu yang ingin di lakukan oleh Mu Xiaoyang di area kerajaan Yun."


"Sepertinya memang seperti itu, tapi Rayden mengatakan jika kerajaan Yun dan juga kerajaan Mu tidak mempunyai masalah pribadi, sehingga tidak mungkin dia akan menyebabkan kekacauan." Balas Laren.


"Tuan benar." Balas Lacey sambil mengangguk.


"Ngomong ngomong, apakah kamu tau bagaimana sifat dari nona Liu Shang?" Tanya Laren kepada Lacey.


"Pada umumnya nona Liu Shang selalu bersikap dingin kepada orang luar tuan, dia juga di kenal sebagai wanita yang sangat perfeksionis. Di matanya semua harus sempurna dan tidak ada kekurangan apapun." Ucap Lacey menjelaskan.


"Hmm jadi seperti itu, sebenarnya aku tidak terlalu ingin menemui nona Liu Shang. Seharusnya sekarang aku berangkat menuju ke hutan kematian dan melatih kekuatanku."


"Tapi tuan jika tuan tidak pergi ke undangan yang di berikan oleh nona Liu Shang, mungkin akan timbul masalah yang sebenarnya tidak perlu tuan." Ucap Lacey meyakinkan Laren.


"Kamu benar, lagi pula hanya satu malam. Aku akan pergi ke hutan kematian besok." Ucap Laren.


Lacey pun balas mengangguk atas ucapan Laren, setelah itu Laren berbaring sebentar di kasurnya untuk beristirahat.


Tidak terasa langit sudah menunjukkan warna orange dan matahari pun telah berada di barat.


Tok tok tok

__ADS_1


"Pangeran, apakah anda ada di dalam?" Ucap Rayden yang baru saja datang di depan pintu kamar Laren.


"Hmm masuklah Rayden." Balas Laren.


Rayden pun masuk dan membantu Laren untuk bersiap siap untuk menemui nona Liu Shang.


"Pangeran hamba sudah menyiapkan pakaian untuk pangeran, silahkan pangeran coba pakaiannya." Ucap Rayden sambil menyerahkan pakaian tersebut.


Laren pun mengambil pakaian itu kemudian memakainya, setelah itu Rayden membantu Laren untuk menyiapkan hal lainnya.


Setelah sudah selesai bersiap siap, Laren pun berangkat bersama dengan Rayden ke kediaman Liu seperti yang di katakan oleh Liu Shang sebelumnya.


Saat di dalam kereta Laren sempat bertanya tanya sedikit kepada Rayden tentang hubungannya dengan nona Liu Shang dahulu.


"Rayden apakah dulu aku dan nona Liu Shang memiliki hubungan yang dekat?" Tanya Laren kepada Rayden yang menaiki kuda di sebelahnya.


"Tentu saja pangeran, bahkan dulu pangeran sempat menyelamatkan nona Liu Shang beberapa kali. Nona Liu Shang bahkan menyebut dirinya sebagai Shang'er hanya kepada anda pangeran." Ucap Rayden menjelaskan.


"Anda pernah menyelamatkan nona Liu Shang beberapa kali pangeran, salah satunya saat nona Liu Shang tidak sengaja tercebur ke danau saat perburuan musim panas. Saat itu nona Liu Shang berjalan terlalu dekat dengan danau sehingga ia terpeleset dan jatuh ke dalam danau, saat itu nona Liu Shang masih belum bisa berenang. Sebenarnya ketiga pangeran lainnya juga bisa berenang tapi mereka hanya diam saja, tapi berbeda dengan anda pangeran. Anda langsung menceburkan diri ke danau itu dan langsung menyelamatkan nona Liu Shang." Ucap Rayden menjelaskan dengan cukup panjang.


"Hmm jadi seperti itu." Balas Laren sambil mengangguk perlahan.


Nona Liu Shang bahkan menyebut dirinya Shang'er kepada pangeran Laren yang asli, itu artinya hubungan pangeran Laren yang asli dengan nona Liu Shang ini sangatlah baik. (Batin Laren)


Setelah beberapa saat perjalanan sampailah mereka di kediaman Liu, kedatangan Laren langsung di sambut langsung oleh beberapa anggota keluarga Liu.


Sebelum turun dari kereta, Lacey tiba tiba muncul di samping Laren.

__ADS_1


'Lacey? Kenapa kamu tiba tiba muncul?' Ucap Laren sambil menggerakkan bibirnya kemudian berbicara dengan Lacey.


"Tuan, karena ini adalah lingkungan yang baru untuk tuan maka saya akan membantu tuan untuk mengetahui siapa saja yang ada di kediaman ini tuan." Balas Lacey.


"Hmm baiklah kalau begitu."


Ini bagus, dengan bantuan Lacey aku bisa mengetahui siapa saja yang ada di kediaman ini dan bahkan mungkin dapat mengetahui siapa kawan dan siapa lawanku di sini. (Batin Laren)


Laren langsung turun dari keretanya dan di sambut oleh beberapa orang yang ada di kediaman itu.


Liu Xi, kakak dari Liu Shang langsung menghampiri Laren setelah melihatnya turun dari kereta.


"Laren apa kabar? Senang bisa melihatmu dapat berjalan dengan baik seperti ini." Ucap Liu Xi sambil memeluk Laren singkat.


"Aku baik baik saja, terima kasih telah menyambutku di sini." Ucap Laren sambil membalas pelukan singkat Liu Xi.


"Tuan, dia adalah Liu Xi. Kakak laki laki dari nona Liu Shang, dia adalah murid yang sangat berbakat dan dia masuk ke perguruan Po Tian, dan menjadi peracik obat yang hebat di usia muda. Sejak pangeran Laren yang asli menyelamatkan dan membantu nona Liu Shang, dia menjadi dekat dengan pangeran Laren." Ucap Lacey langsung menjelaskan tanpa di minta.


Hmm jadi dia adalah kakak laki laki dari nona Liu Shang, dari auranya dia sudah mencapai tingkat master awal. Tapi auranya tidak sekuat kekuatannya, apakah dia menggunakan pil obat untuk menerobos tingkatan kultivasi? (Batin Laren sambil mengamati Liu Xi)


Setelah pelukan singkat dari Liu Xi, seorang pria yang nampak sudah cukup berumur maju dan menepuk pundak Laren secara perlahan.


"Pangeran Laren, sudah lama tidak melihatmu. Aku senang sekarang kamu sudah sembuh dan bahkan dapat berkunjung ke istana kami." Ucap pria itu di sertai dengan senyuman yang lembut.


"Tuan, dia adalah raja Liu Xing, ayah dari nona Liu Shang dan juga Liu Xi. Dia bisa di bilang sahabat dagang dari kerajaan Yun, kedua kerajaan ini memiliki hubungan persahabatan yang kuat. Selain karena lancarnya kerja sama antara kedua kerajaan, raja Yun dan juga raja Liu adalah teman sejak kecil, sehingga bisa di bilang mereka tau sifat satu sama lain." Ucap Lacey menjelaskan dengan rinci.


'Hmm jadi seperti itu. Baiklah aku mengerti.'

__ADS_1


"Terima kasih atas kebaikan raja Liu karena sudah mau menerima saya di kerajaan."


"Jangan sungkan, kerajaan Liu akan selalu menerima mu pangeran Laren." Ucap raja Liu.


__ADS_2