Perjalanan Balas Dendam

Perjalanan Balas Dendam
Chapter 38


__ADS_3

Lacey pun mendekat ke arah kaisar tanpa sepengetahuan kaisar dan mengamatinya dengan seksama.


Laren pun hanya melirik tipis saat Lacey mendekati kaisar dan juga menunggu jawaban dari Lacey tentang siapa kaisar sebenarnya.


'Benar tuan, dari aura milik kaisar ia mempunyai darah keturunan dari phoenix legendaris. Kaisar adalah salah satu keturunan phoenix yang dapat menembus sampai ke tingkat phoenix tahap menengah. Identitas kaisar sama seperti anda tuan.' Ucap Lacey sambil mengangguk.


'Apakah aman jika kaisar sampai mengetahui jika aku benar benar keturunan dari phoenix juga?' Tanya Laren melalui telepati.


'Sepertinya tidak akan berbahaya, karena klan phoenix dulu pernah membuat janji yang sudah di ketahui oleh semua orang yang ada di dunia.'


'Janji? Janji apa?'


'Phoenix berjanji tidak akan membunuh sesama anggota klan, terutama orang yang memiliki kelebihan dapat menembus ke level phoniex. Jika hal itu di langgar maka orang tersebut akan mendapatkan hukuman dari langit dan pasti akan mati secara langsung.'


'Hmm jadi seperti itu.'


Ternyata kaisar negara ini merupakan seseorang dari keturunan yang legendaris, tapi tidak ada yang mengetahui hal ini selama ini. Dia sangat pandai saat menyembunyikan identitas aslinya, kelas aku harus sangat berhati hati dalam bertindak di hadapannya. (Batin Laren)


"Percayalah padaku pangeran Laren, kamu tidak perlu menyembunyikan apapun lagi." Ucap kaisar membuyarkan seluruh lamunan Laren.


"Baik yang mulia." Ucap Laren sambil mengangguk.


Awalnya aku hanya memanggil Laren untuk bertanya bagaimana caranya untuk mengatasi wabah yang ada di desa timur kerajaan, tapi tidak di sangka semalam muncul aura yang sangat kuat di sekitar istanaku dan tidak di sangka itu adalah Aufa milik keturunan phoenix. Dan ternyata aura itu berasal dari tubuh pangeran Laren. (Batin kaisar)


"Pangeran Laren, dari raut wajahmu sepertinya banyak yang ingin di tanyakan kepadaku. Tanyakan saja pangeran." Ucap kaisar sambil memperhatikan wajah Laren yang tampak sedang memikirkan sesuatu.

__ADS_1


"Baik yang mulia, kalau begitu hamba tidak akan menyembunyikannya lagi."


"Tanyakan saja apa yang ingin kamu katakan pangeran Laren."


"Saya dapat menembus ke tingkat phoenix tahap awal dan kebetulan yang mulia juga dapat menembus ke tingkat phoenix, orang yang dapat menembus ke tingkat phoenix bukanlah semua orang yang merupakan dari keturunan phoenix tapi hanya keturunan yang terpilih. Sebagai keturunan yang sama sama terpilih apakah saya dan yang mulia mempunyai hubungan darah?" Ucap Laren mulai menanyakan apa yang sedang di pikirkannya.


"Perkataanmu masuk akal, memang benar kita berdua mempunyai hubungan darah dan kita juga masih bisa di bilang keluarga." Ucap sang kaisar menjelaskan.


"Jadi seperti itu." Balas Laren sambil mengangguk perlahan.


Jadi selama ini aku adalah keluarga kaisar, bahkan dunia luar pun tidak ada yang mengetahui hal itu. Kaisar ini sangat berbahaya. (Batin Laren)


"Kekuatan phoenix adalah kekuatan yang sangat langka Laren, banyak orang yang mengincar orang dari keturunan klan phoenix. Kamu harus lebih berhati hati dan jangan sampai mengungkapkan identitas klan milikmu."


"Mengapa orang orang mengincar orang dengan keturunan dari phoenix yang mulia?" Tanya Laren penasaran


"Jadi seperti itu, saya mengerti yang mulia."


"Ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan kepadamu pangeran Laren."


"Silahkan yang mulia."


"Bagaimana kamu bisa menyelesaikan masalah wabah yang ada di desa timur kerajaanmu? Dan kelihatannya kamu menyelesaikannya dengan sangat mudah, juga bisa di hitung dalam kurun waktu yang sangat singkat. Padahal sebelumnya yang aku dengar kakakmu, pangeran Stellan, pernah mencoba untuk menyelesaikan kasus wabah itu tapi malah pulang dengan tangan kosong dan menambah korban yang terkena wabah itu. Dia bahkan menyembunyikan hal itu dari pihak kerajaan."


"J-jadi kaisar sudah mengetahui semua itu?!" Ucap Laren terkejut mendengar perkataan dari kaisar

__ADS_1


Jadi kaisar tahu tentang kejadian gagalnya pangeran Stellan untuk menjalankan tugas kerajaannya dan bahkan di sembunyikan dari pihak kerajaan? Sepertinya kaisar sangat memantau pergerakan kerajaan Yun, kelak jika aku hendak melakukan sesuatu, aku harus sangat berhati hati terhadap kaisar. (Batin Laren)


"Benar pangeran, aku tahu semuanya kamu tidak perlu menyembunyikan hal apapun lagi." Ucap sang kaisar sambil mengangguk perlahan


Sepertinya kaisar sudah mengetahui apa yang ia tanyakan kepadaku, jika aku berbohong maka kaisar akan lebih waspada terhadap diriku dan akan lebih menyusahkan ku di masa depan jika ingin berbuat sesuatu. (Batin Laren berfikir)


"Sebenarnya... Pada saat saya berada di desa timur kerajaan, saya di serang beberapa kali oleh pembunuh bayaran. Setelah penyerangan kedua, penyerangan itu terjadi di dalam ruangan di mana saya membuat beberapa ramuan untuk menetralisir wabah itu, tapi dalam satu hari saya belum menemukan penawar untuk wabah itu, tapi saat tengah malam saya di serang dan mereka membuat kekacauan di dalam ruangan. Secara tidak sengaja, mereka mencampurkan beberapa ramuan sehingga terbentuklah penawar itu." Ucap Laren menjelaskan dengan panjang dan rinci


"Hmm jadi seperti itu." Balas sang kaisar sambil mengangguk ngangguk


Aku sudah menyelidiki hal ini sebelumnya dan sudah tahu semuanya, dan ternyata pangeran Laren jujur mengatakan semuanya. (Batin sang kaisar sambil mengangguk perlahan)


"Tapi yang aku dengar kamu meracik sendiri penawar untuk wabah itu, setelah para pembunuh bayaran itu mencampurkan beberapa ramuan yang kamu buat."


"Benar yang mulia, akan tetapi hanya sedikit." Ucap Laren sambil mengangguk perlahan


"Baiklah kalau begitu, sebenarnya selama beberapa hari ini aku memikirkan untuk mengangkat kerajaan Yun menjadi suatu kekaisaran. Tidak tahu apakah pangeran Laren setuju atau tidak." Ucap kaisar


Hmm kenapa kaisar tiba tiba ingin mengangkat kerajaan Yun menjadi sebuah kekaisaran secara tiba tiba? Apa yang sebenarnya kaisar incar? (Batin Laren merenung)


"Hamba tentu saja tidak berani menolak keinginan yang mulia kaisar." Ucap Laren dengan sopan


"Aku yakin kamu tahu jika kerajaan Yun menjadi kekaisaran maka musuh kalian juga akan semakin bertambah, entah musuh itu berasal dari internal atau eksternal. Apakah kamu siap menghadapi semua itu?" Ucap kaisar sambil menatap Laren


"Saya akan selalu berusaha untuk melindungi keluarga dan negara saya yang mulia."

__ADS_1


Tentu saja, aku akan melindungi keluarga yang berbuat baik kepadaku. Sisanya... Lihat saja bagaimana sikapnya kepadaku. (Batin Laren)


Sungguh pemuda yang sangat jarang di temukan, sungguh cocok jika menjadi kaisar selanjutnya. (Batin kaisar sambil tersenyum tipis)


__ADS_2