
Aku tidak bisa memberitahukan kepada mereka semua, jika orang yang ingin membunuhku dengan mengirim pembunuh bayaran itu adalah pangeran Stellan. Karena jika aku memberi tahu mereka dan informasi ini sampai tersebar ke daerah kerajaan dan sampai ke telinga para pangeran yang lain maka saat aku ingin melakukan sesuatu akan lebih sulit karena mereka akan lebih waspada terhadap diriku. (Batin Laren)
"Pangeran, apakah kita perlu melapor kepada yang mulia raja tentang masalah ini?" Tanya salah satu penjaga yang berjaga di kediaman Laren.
"Tidak perlu. Tidak perlu merepotkan ayahanda tentang masalah ini. Ini hanya masalah kecil, jika ada orang yang berani berbuat melebihi batas maka aku sendiri yang akan turun tangan." Ucap Laren.
"Baik yang mulia pangeran." Balas pengawal itu sambil mengangguk mengerti.
"Sekarang kita lanjutkan untuk memeriksa kandungan air dari sungai Cano Cristales. Dan mencari sumber wabah ini,"
"Tapi pangeran, ini masih begitu malam dan langit juga masih gelap. Apakah pangeran tidak ingin beristirahat lebih lama lagi?" Ucap salah satu menteri di situ.
"Tidak perlu, aku tidak lelah. Lebih baik kita lanjutkan untuk pemeriksaan kandungan air ini." Ucap Laren.
"Baik kalau begitu pangeran." Balas menteri itu pasrah dengan keputusan Laren.
Haish... Benar benar tidak bisa mengubah keputusan pangeran Laren. (Batin menteri itu sambil menghela nafas panjang)
Setelah itu Laren pun pergi ke tempat di mana pengamatan air sungai Cano Cristales tersebut di lakukan.
Setelah pengamatan yang di lakukan selama berjam jam, Laren akhirnya menemukan beberapa zat yang berbahaya yang terkandung di dalam air tersebut.
"Air ini..." Gumam Laren sambil melihat lamat lamat air tersebut.
"Apakah memang ada masalah pangeran?" Tanya salah satu pengawal di situ dengan penasaran.
"Benar, ada masalah di dalam air ini, kemungkinan besar air inilah yang menyebabkan munculnya wabah di desa ini." Balas Laren dengan tidak mengalihkan perhatiannya pada air itu.
"Tapi mohon maaf pangeran, kami semua tidak menemukan apapun pangeran, tapi kami tidak bermaksud untuk tidak percaya pada perkataan pangeran. Akan tetapi jika kita mengatakan kepada warga tanpa bukti yang kuat maka warga mungkin tidak akan ada yang percaya yang mulia." Ucap salah satu menteri yang ada di situ.
Iya dia benar. Hanya aku yang memiliki mata langit dan bisa melihat benda benda yang paling kecil tapi tidak dengan anggota kerajaan lainnya dan apalagi para warga desa. Jika aku hanya berkata tanpa bukti, mereka mungkin tidak akan percaya kepadaku. (Batin Laren merenung)
__ADS_1
"Hmm kamu benar." Balas Laren.
Laren memikirkan bagaimana caranya membuat para warga yakin dan percaya jika selama ini air yang mereka konsumsi adalah air yang mengandung zat berbahaya.
Laren merenung selama beberapa saat kemudian ia teringat saat ia pertama kali memasuki area desa ini ia melihat banyak pepohonan yang kering.
Saat pertama kali mengetahui pohon pohon itu kering tapi saat itu bukanlah musim kemarau, tapi sekarang Laren mengetahui jika pohon pohon yang mengering itu karena air dari sungai Cano Cristales tersebut.
"Pengawal tolong bawakan aku tanaman segar dalam pot kemudian bawa kepadaku." Ucap Laren.
"Tanaman? Tapi untuk apa pangeran?" Tanya pengawal itu heran dengan permintaan Laren yang tiba tiba.
"Bawakan dulu tanaman itu nanti aku akan menjelaskannya kepada kalian semua."
"Baik."
Salah satu pengawal pun pergi untuk memenuhi perintah Laren, setelah beberapa saat pengawal tersebut membawa tanaman seperti yang di perintahkan oleh Laren.
Laren pun menuangkan air murni dari sungai Cano Cristales ke tanaman tersebut dan tidak lama setelah itu tanaman yang awalnya segar menjadi layu seketika dan daunnya mengering.
"Apa? Bagaimana bisa tanaman ini tiba tiba mati?" Ucap salah satu menteri itu dengan terkejut.
"Karena zat yang terkandung di dalam air sungai Cano Cristales adalah zat yang berbahaya, karena itu tanaman ini mati sama seperti pohon pohon yang ada di area awal saat kita memasuki desa ini." Ucap Laren menjelaskan secara rinci.
"Jadi... Air di sungai Cano Cristales benar benar berbahaya untuk di konsumsi padahal sungai tersebut memiliki air yang sangat jernih." Ucap salah satu menteri tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.
"Jadi wabah ini memang benar benar berasal dari air sungai Cano Cristales. Penyakitnya tidak menular tapi masih banyak yang terkena penyakit dari air sungai ini karena kebanyakan penduduk di sini minum dari air tersebut."
"Pangeran benar benar bijak."
"Pengawal sekarang kamu peringatkan para penduduk desa agar tidak meminum air sungai Cano Cristales ini lagi."
__ADS_1
"Baik pangeran hamba akan memberitahu para warga, hamba permisi." Ucap pengawal itu kemudian di balas anggukan oleh Laren
"Untuk sisanya yang ada di sini, sekarang tugas kita adalah untuk mencari penawar dari zat berbahaya yang ada di dalam air sungai Cano Cristales ini."
"Baik pangeran." Ucap orang orang yang ada di situ.
Pada saat tengah malam, kepala desa sedang beristirahat di rumahnya dan tiba tiba ada suara ketukan pintu di luar rumahnya.
Kepala desa itu pun langsung bergegas membukakan pintu dan melihat siapa yang datang tengah malam ke tempatnya.
"Pengawal? Ada apa? Apakah ada masalah?" Tanya kepala desa terkejut dengan kedatangan pengawal Laren di kediamannya.
"Ada yang ingin saya sampaikan kepada anda dan ini adalah perintah dari pangeran Laren." Ucap pengawal itu.
"Baiklah silahkan anda masuk dan mengatakannya." Ucap kepala desa itu kemudian mempersilahkan pengawal tersebut untuk masuk.
"Tidak perlu, saya akan mengatakannya di sini saja." Ucap pengawal itu.
"Baik jadi begini kepala desa. Pangeran telah menemukan penyebab utama wabah yang ada di desa ini dan menyuruh saya untuk memberitahukan warga desa dan juga anda. Juga menyuruh anda agar memperingatkan para warga untuk tidak mengkonsumsi bahan itu untuk sehari hari." Ucap pengawal itu mulai menjelaskan dengan jelas.
"Apa? Benarkah? Jadi dari mana wabah wabah mematikan yang muncul di desa ini berasal? Apakah warga desa kami yang terkena wabah ini bisa di sembuhkan?" Tanya kepala desa itu dengan sangat terkejut
"Saya yakin pangeran bisa menemukan penawar untuk itu dan menyembuhkan para warga yang terkena wabah ini."
"Benarkah itu pengawal?" Tanya kepala desa hampir tidak percaya.
"Benar, dan kini pangeran Laren dan juga beberapa tokoh kerajaan lainnya sedang mencari penawar untuk penyakit wabah yang ada di desa ini."
"Lalu dari mana wabah yang ada di desa ini berasal pengawal?" Tanya kepala desa itu penasaran
"Menurut pengamatan pangeran Laren wabah di desa ini berasal dari sumber minuman kalian, yaitu sungai Cano Cristales."
__ADS_1
"Apa?!"