
Setelah itu, sampailah mereka di depan suatu kamar yang telah di siapkan khusus untuk Laren.
"Pangeran ini adalah kamar anda, apakah anda merasa kurang cocok atau ingin menggunakan kamar yang lainnya pangeran?"
"Tidak, ini saja sudah sangat cukup. Tidak ada kekurangan pada kamar ini, aku akan menggunakannya. Terima kasih banyak."
"Baik sama sama pangeran, kalau begitu hamba permisi, hamba akan mengambilkan makanan untuk pangeran."
"Baiklah."
Kasim itu pun pergi meninggalkan Laren, sedangkan Laren masuk ke kamar yang sudah di siapkan kemudian berbaring di kasurnya.
Kini Laren sedang berbaring di tempat tidurnya tanpa menutup mata dan menatap langit langit ruangan tersebut.
Tiba tiba sesuatu muncul tepat di depan wajah Laren dan membuatnya terkejut, Laren pun tanpa sadar memukul benda tersebut.
Bugh... Tangan Laren langsung memukul benda di depannya tanpa mengetahui benda apa itu.
"Aduhh... Tuann."
"Lacey? Apakah itu kamu?" Tanya Laren sambil bangkit dari tempat tidur
"Benar tuan, ini aku... Kenapa tuan tiba tiba memukulku? Ini sakit tuan." Ucap Lacey dengan raut wajah yang memelas
"Kenapa kamu muncul tiba tiba dan mengejutkanku hah?"
"I-itu... Saya..."
"Baiklah, jadi siapa yang salah di sini hmm?" Ucap Laren sambil tersenyum dan mengeluarkan aura membunuh
"B-baiklah tuan, kali ini memang saya yang salah karena mengejutkan tuan. Mohon maaf tuanku." Ucap Lacey
"Lacey kenapa kamu tiba tiba muncul?"
"Tuan, ada yang ingin aku sampaikan kepada tuan." Ucap Lacey
"Ada apa?"
"Tuan, ada misi baru untuk anda."
"Misi baru? Misi apa itu?" Tanya Laren dengan heran
__ADS_1
"Tuan, jika sebelumnya misi anda adalah meningkatkan nilai kebencian terhadap para pangeran. Kini ada satu lagi tugas untuk anda tuan, tugasnya adalah menjadi kaisar utama dan menjadi penguasa dunia." Ucap Lacey menjelaskan
"Menjadi kaisar utama dan menjadi penguasa dunia?!" Ucap Laren terkejut dengan perkataan Lacey
"Benar tuan, itu adalah misi kedua anda." Balas Lacey sambil mengangguk ngangguk
"Jika anda bisa menyelesaikan misi ini maka anda di berikan kemudahan, kemudahan itu adalah jika tuan dapat menyelesaikan misi itu maka anda bisa kembali ke dunia anda yang asli tuanku." Ucap Lacey menjelaskan
"Hmm baiklah kalau begitu aku akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan tugas tugas itu." Balas Laren
Lacey pun sangat senang saat mendengar ucapan Laren yang semangat untuk menyelesaikan misi dari sistem utama.
"Lacey, dapatkan kamu membantuku untuk berlatih kultivasi? Aku sudah terlalu lama berada di tingkat tinggi pertama."
"Tentu saja tuanku, kebetulan saya punya beberapa buku untuk melatih seni bela diri anda." Ucap Lacey sambil menyerahkan beberapa buku kepada Laren
"Bagus sekali, aku akan berlatih seni bela diri ini dulu, baru aku akan berlatih kultivasi nanti." Ucap Laren sambil menerima buku yang di berikan oleh Lacey
"Hmm tehnik menyembunyikan aura dari jarak dekat dengan cara menahan nafas sementara? Sepertinya menarik, aku akan mempelajari tehnik dulu." Ucap Laren
Laren pun berlatih di dalam ruangan tersebut dengan bimbingan oleh Lacey.
Di sisi lain, karena Rayden sudah bosan berada di dalam ruangannya akhirnya ia pun keluar dan berjalan jalan.
Seseorang itu pun menghampiri Rayden, mengetahui hal itu Rayden pun menyapa orang tersebut.
"Jenderal Zang." Sapa Rayden
"Iya, anda salah satu pengawal pangeran Laren bukan?" Tanya jenderal Zang
"Benar, saya pengawal pribadi pangeran Laren." Balas Rayden
Jadi dia adalah pengawal pribadi pangeran Laren, kultivasinya berada di tingkat tinggi kedua. Tidak heran jika dia bisa membunuh pembunuh bayaran dengan tingkat tinggi pertama. (Batin jenderal Zang)
"Hmm jadi seperti itu, jika boleh tahu siapa nama anda?"
"Saya Rayden, jenderal."
"Baiklah, ngomong ngomong tuan Rayden tadi saat ada pembunuh bayaran apakah anda yang membunuh pembunuh dengan tingkat tinggi pertama?" Tanya jenderal Zang
"Pembunuh tingkat tinggi pertama? Tidak, saya hanya membunuh pembunuh bayaran dengan tingkat menengah kelima." Balas Rayden
__ADS_1
"Apa? Bagaimana mungkin? Tadi saya melihat seorang pembunuh bayaran dengan tingkat tinggi sudah tidak bernyawa berada di belakang kereta milik pangeran Laren."
"Tapi mohon maaf sebelumnya jenderal Zang, saya hanya bertarung dan membunuh pembunuh bayaran di depan kereta pangeran Laren. Saya sama sekali tidak pergi ke belakang kereta." Ucap Rayden menjelaskan
Apa? Apakah benar benar bukan Rayden yang membunuh pembunuh bayaran tingkat tinggi pertama itu? Lalu siapa yang membunuhnya apakah pangeran Laren yang menghabisinya? (Batin jenderal Zang bertanya tanya)
Aku sama sekali tidak tahu mengenai pembunuh bayaran dengan kultivasi tingkat tinggi pertama, aku hanya membunuh pembunuh yang memiliki kultivasi tingkat menengah kelima. Apakah pangeran Laren yang membunuhnya? Tapi kapan pangeran membunuhnya? Kenapa aku tidak mengetahuinya? (Batin Rayden)
Banyak pertanyaan pertanyaan yang memenuhi pikiran kedua orang tersebut, kini mereka berdua sedang merenung tanpa mengatakan sepatah kata apapun.
Setelah sekitar 45 menit Laren mencoba untuk memahami buku yang di berikan oleh Lacey, akhirnya ia menguasai dan dapat mempraktekkannya.
"Bagus sekali, aku sudah mengerti tentang tehnik ini. Sekarang saatnya untuk mempelajari tehnik lainnya." Ucap Laren sambil menaruh buku yang telah di pelajari
Setelah menguasai salah satu buku yang di berikan oleh Lacey, kini Laren beralih berlatih kultivasi untuk meningkatkan tingkatannya.
"Lacey, sekarang bantu aku untuk berlatih kultivasi, aku terlalu lama berada di tingkatan tinggi pertama. Aku ingin meningkatkan kultivasiku lagi." Ucap Laren
"Tentu tuan, tapi anda berada di tingkatan tinggi pertama beberapa minggu yang lalu, sekarang anda malah ingin meningkatkan kultivasi lagi."
"Tentu saja, lebih cepat aku menjadi lebih kuat maka lebih baik." Balas Laren
"Biasanya para kultivator naik dari tingkat menengah ke tingkat ke tinggi membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Tapi anda telah mencapai tingkat tinggi pertama selama satu bulan apakah itu lama tuanku?"
"Tentu saja lama." Balas Laren dengan singkat
"Tapi tuan biasanya kultivator memerlukan waktu enam bulan untuk mencapai tingkat ini, anda bahkan mencapainya dalam satu bulan jika di lanjutkan saya khawatir jika tubuh anda tidak akan dapat menerimanya."
"Tidak apa Lacey, aku tahu batas kemampuanku. Kamu lakukan saja, jika aku merasa tidak kuat maka aku akan berhenti." Ucap Laren menyakinkan Lacey
"Baiklah kalau begitu tuan." Ucap Lacey pasrah
Agar latihannya tidak di ganggu oleh siapapun, maka Laren memanggil Rayden untuk menjaga ruangannya agar tidak di masukin sembarang orang.
"Rayden."
Di taman, Rayden yang masih bersama dengan jenderal Zang merasakan jika Laren sedang memanggilnya.
"Jenderal mohon maaf, tapi pangeran memanggil saya, saya harus pergi."
"Baiklah, senang bertemu dengan anda Rayden."
__ADS_1
Rayden pun balas mengangguk dan kemudian menghilang dan muncul di hadapan Laren.