
"Aku tidak akan menggunakan serangan penuh Rayden, kamu tenang saja." Balas Laren sambil melambaikan tangannya.
"Pangeran, anda tadi hanya mencoba dan kekuatan energi anda mampu membuat saya terluka. Apakah anda yakin jika anda bisa mengontrol kekuatan anda?" Ucap Rayden ragu dengan Laren.
"Tentu saja, akan, aku, usahakan." Ucap Laren sambil menambahkan sedikit jeda pada ucapannya.
Uh perasanku tidak enak tentang hal ini. (batin Rayden sambil menelan ludahnya kasar)
"Ayolah Rayden, jika kamu terluka seperti tadi maka aku akan mengobatimu sama seperti tadi."
"Baiklah kalau begitu pangeran," Balas Rayden dengan pasrah.
Mereka pun mulai berlatih kultivasi dan seni bela diri, Laren tidak mengeluarkan semua kekuatannya sehingga Rayden masih bisa menanganinya.
Setelah hampir tiga jam mereka berlatih, akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti berlatih.
Setelah selesai latihan, Laren menghampiri Xiao Ying yang sudah tertidur di atas tanah kemudian menggendongnya.
"Imut sekali, wajahnya hampir sama dengan harimauku di duniaku sebelumnya." Gumam Laren sambil menggendong Xiao Ying dalam pelukannya.
Mereka berdua pun langsung bergegas untuk kembali ke goa kemudian beristirahat karena latihan yang sudah berjam jam.
"Pangeran, anda beristirahatlah saya akan berjaga di sini selagi anda beristirahat." Ucap Rayden saat Laren sedang menaruh Xiao Ying.
"Tidak apa, kamu beristirahatlah lebih dulu aku ingin berlatih kultivasi di sini." Balas Laren.
"Anda ingin berlatih lagi? Apakah anda tidak lelah pangeran?" Tanya Rayden sedikit terkejut dengan balasan Laren.
"Aku masih belum terlalu lelah, lagi pula aku tidak akan berlatih lama." Ucap Laren.
Setelah itu Rayden pun mengikuti apa kata Laren dan beristirahat di samping Xiao Ying yang sedang tertidur pulas.
__ADS_1
Laren pun duduk bersila dan mulai berlatih kultivasi, dari awal Laren membawa beberapa batu sihir miliknya dan kini ia hendak memurnikan batu sihir itu.
Setelah sekitar dua jam Laren memurnikan batu sihir yang di bawanya itu, Laren pun mengakhiri latihannya dan melihat perubahan drastis pada dirinya.
"Baiklah, aku sudah meningkat ke tingkat master ke sepuluh, seharusnya kekuatanku akan berkali kali lipat dari latihan bersama Rayden tadi." Gumam Laren.
"Benar tuan, anda bahkan bisa melawan seseorang dengan tingkat master tertinggi kedua dengan kekuatan anda sekarang." Ucap Lacey yang tiba tiba muncul di samping Laren.
"Apa? Benarkah?" Tanya Laren terkejut.
"Benar tuan." Balas Lacey sambil mengangguk pasti.
"Hmm untuk saat ini aku akan aman jika berhadapan dengan orang orang yang kuat, tapi para pangeran tidak tau kekuatanku yang sebenarnya jadi aku masih harus tetap merahasiakan hal ini."
"Iya tuan, ngomong ngomong karena tingkatan anda sudah naik, ada beberapa informasi lagi yang terbuka tuan, terutama tentang Rayden."
"Rayden? Informasi apa yang telah terbuka di layar sistem?" Tanya Laren penasaran.
"Sekte bayangan malam? Apa itu?" Tanya Laren penasaran.
"Sekte bayangan malam adalah sebuah sekte tersembunyi di mana tidak semua orang bisa masuk ke dalam sekte itu jika bukan orang pilihan. Orang orang yang berlatih di dalam sekte itu semuanya sangat hebat, tapi sekte itu adalah sekte pembunuh bayaran tuan." Ucap Lacey menjelaskan dengan rinci.
"Pembunuh bayaran?" Ucap Laren terkejut dengan ucapan Laren.
"Benar tuan, di sini tertulis jika sekte bayangan malam adalah sekte pembunuh bayaran yang sangat keji, mereka bergerak di bawah bayangan saat malam hari. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat wajah salah satu dari mereka, jika sudah menjadi target mereka maka orang itu tidak bisa kabur."
"Benarkah? Itu sangat mengerikan. Untung saja para pangeran itu tidak menggunakan mereka untuk membunuhku dulu, jika tidak mungkin aku tidak akan bernafas hari ini." Ucap Laren sambil bernafas lega.
"Tuan, walaupun mereka adalah pembunuh bayaran, tapi tidak semua orang bisa menyewa satu orang pun dari mereka."
"Apa? Tapi kenapa?" Tanya Laren penasaran.
__ADS_1
"Karena mereka hanya membunuh orang dengan perintah ketua mereka, bukan dari orang lain walaupun orang itu membayar banyak agar salah satu orang dari bayangan malam itu membunuh targetnya, tanpa perintah dari ketua bayangan malam maka tidak akan ada yang maju." ucap Lacey menjelaskan dengan rinci.
"Hmm jadi seperti itu," Balas Laren sambil mengangguk mengerti.
"Tapi di kabarkan akhir akhir ini mereka sudah tidak membunuh orang karena ketua mereka telah berganti dan kini sekte bayangan malam itu di kabarkan sedang menjaga suatu keluarga. Siapapun yang berani menyerang atau mengganggu salah satu anggota dari keluarga itu maka seluruh pasukan bayangan malam akan bergerak."
"Siapa keluarga itu?"
"Saya tidak tahu tuan, itu tidak tertulis di sini. Informasi yang terbuka hanya itu tuan. Di sini tertulis jika keluarga yang di lindungi oleh sekte bayangan malam adalah... Keluarga Kerajaan, dan ada satu orang yang paling penting bagi sekte bayangan malam yang wajib mereka lindungi, jika sampai orang ini terluka sedikit saja maka suatu pedang akan menebas leher anggota sekte bayangan malam yang melindungi orang tersebut." Ucap Lacey.
"Mengerikan, tapi siapa yang di lindungi sampai seperti itu oleh sekte bayangan malam?"
"Itu adalah anak kandung dari permaisuri dari keluarga yang di lindungi oleh sekte bayangan malam tuan." Ucap Lacey menjelaskan.
"Hmm untuk apa permaisuri Yun mengirim Rayden ke sekte bayangan malam? Dan bagaimana bisa permaisuri Yun mempunyai hubungan dengan sekte bayangan malam sehingga Rayden di lempar ke dalam sana?" Ucap Laren bertanya tanya.
"Sepertinya anda harus lebih meningkatkan kekuatan agar bisa membuka kunci informasi yang ada di layar sistem ini tuan."
"Iya kamu benar, akan aku usahakan." Balas Laren sambil mengangguk perlahan.
Laren melihat ke arah harimau salju bersayap yang sedang tertidur pulas di samping Rayden, dan memikirkan sesuatu.
"Lacey apakah kamu punya sesuatu untuk menyembunyikan identitas harimau salju bersayap itu? Terlalu mencolok jika aku membawanya ke kerajaan nanti." Ucap Laren sambil menatap Lacey.
"Menyembunyikan identitas? Bagaimana caranya menyembunyikan identitas seekor harimau tuan?" ucap Lacey balik bertanya kepada Laren.
Laren diam sejenak dan merenung, benar apa kata Lacey, bagaimana bisa menyembunyikan identitas seekor harimau? Harimau tetaplah harimau.
"Apakah kamu punya sesuatu yang bisa mengubah wujud? Akan lebih baik jika dia terlihat seperti harimau putih biasa dan sayapnya itu tidak terlihat agar tidak ada orang yang tahu kalau dia adalah harimau salju bersayap." Ucap Laren kepada Lacey.
"Pengubah wujud? Coba saya cari di toko sistem tuan." Ucap Lacey kemudian menggeser layar sistem di depannya.
__ADS_1