Perjalanan Balas Dendam

Perjalanan Balas Dendam
Chapter 6


__ADS_3

Rayden pun langsung menghilang dan lalu menyiapkan apa yang di minta oleh tuannya tersebut, kemudian lacey muncul tapi kali ini ia tidak muncul tepat di depan Laren dan tidak membuat Laren terkejut lagi.


Ia pun bertanya kepada Laren tentang apa yang ia rencanakan untuk membalas kelakuan para pangeran yang hendak mencelakakannya itu.


"Tuan, apa yang anda rencanakan untuk para pangeran itu? Mengapa membutuhkan semua barang barang itu pangeran?" Tanya Lacey


"Lacey, tadi ada beberapa ingatan dari pemilik asli muncul dan menunjukkan kejadian di mana pangeran Laren yang asli di tenggelamkan, dan aku menyadari jika kolam buatan itu tidaklah terlalu dalam." Ucap Laren


"Iya tuan, aku sebelumnya juga pernah membaca alur dari dunia ini dan itu memang di ceritakan jika kolam yang berada di belakang kediaman itu tidak dalam, hanya setinggi bahu orang dewasa." Ucap Lacey


"Kolam itu memang tidak dalam, tapi untuk seseorang yang tidak bisa berjalan maka itu bisa menjadi ancaman jika sampai tercebur ke dalam kolam tersebut. Selain itu aku juga melihat adanya suatu celah di dasar kolam yang menuju ke sisi kolam yang lainnya." Ucap Laren menjelaskan


"Tuan benar, tapi apa maksud dari ucapan tuan? Saya tidak mengerti apa rencana tuan sebenarnya." Tanya Lacey bertanya tanya


"Setelah ini, aku akan menyebarkan cairan cuka di bajuku, lalu aku akan membawa kantung berisikan beberapa laba laba beracun yang akan di bawakan oleh Rayden nanti." Ucap Laren


"Jadi nanti saat mereka membawaku ke area kolam yang ada di belakang kediaman, aku akan diam diam memasukkan laba laba beracun ke baju mereka, setelah mereka menceburkanku maka beberapa saat kemudian mereka akan kepanasan karena racun dari laba laba itu dan mau tidak mau mereka harus masuk ke kolam untuk meredakan rasa panas itu." Jelas Laren


"Tuan benar, lalu setelah itu tuan?" Tanya Lacey penasaran


"Setelah itu, sementara mereka sibuk untuk menghilangkan racun aku akan berusaha kabur dari celah itu dan pergi ke sisi lain dari kolam itu kemudian kembali ke tempat para kakak kakakku secara diam diam dan Rayden akan membantuku kabur secara diam diam saat aku telah mengirimkan telepati kepadanya. Saat mereka berada di dekat tanaman menjalar yang telah di siapkan oleh Rayden itu maka mereka akan di tarik oleh tanaman itu sehingga mereka tenggelam dan tidak bisa naik ke atas, tapi aku tidak akan di tarik oleh tanaman itu karena aku sudah menyebarkan cairan cuka di pakaianku." Jelas Laren


"Jadi tuan ingin membunuh mereka dengan cara menenggelamkan mereka, seperti cara yang mereka lakukan untuk pangeran Laren yang asli?" Tanya Lacey memastikan

__ADS_1


"Tidak, aku tidak akan membunuh mereka terlebih dahulu. Saat para pangeran itu sudah mulai kehabisan nafas maka aku akan memerintahkan Rayden untuk menarik perhatian para penjaga yang ada di dekat kediaman, saat para penjaga lari ke arah sini Rayden akan menyebarkan cuka ke baju para penjaga itu secara diam diam. Saat para penjaga sampai para pangeran itu pasti sudah pingsan karena kehabisan nafas dan tenaga mereka, dengan begitu mereka akan merasakan apa yang di rasakan oleh pangeran Laren yang asli, lalu para penjaga akan masuk ke kolam untuk menyelamatkan para pangeran, dan saat itu tanaman menjalar itu akan mundur karena cairan cuka yang ada di baju setiap penjaga." Jelas Laren secara detail


Lacey yang mendengar rencana Laren pun bergidik ngeri karena mendengar rencana Laren yang cukup sadis tersebut.


"Ohh jadi seperti itu rencana tuan, sungguh malang nasib para pangeran itu karena orang yang berenkairnasi ke dalam tubuh pangeran Laren yang asli adalah tuan pembunuh berdarah dingin." Ucap Lacey


"Apa kamu bilang? Pembunuh berdarah dingin hmm?" Tanya Laren sambil menatap Lacey


"Emm itu... Tidak, maksud saya sebenarnya mereka pantas mendapatkan balasan yang setimpal karena perbuatan mereka sendiri." Ucap Lacey menggaruk kepalanya yang tidak gatal


Laren pun tidak menjawab atau berkata apapun, ia hanya menatap Lacey secara tajam.


"Aa... T-tapi tuan bagaimana jika sampai para pangeran itu menjelaskan apa yang baru saja mereka alami kepada yang mulia raja? Jika sampai pihak kerajaan menyelidiki kasus ini maka kita bisa saja tertangkap tuan." Ucap Lacey berusaha memecah keheningan yang mematikan baginya


"Itu tidak akan terjadi. Para pangeran itu tidak akan berani mengatakan sepatah kata apapun tentang apa yang akan terjadi malam ini. Dan jika sampai berita ini sampai ke telinga yang mulia raja dan beliau sampai mengutus orang untuk menyelidikinya, maka para pangeran itu pasti akan menghentikan penyelidikannya." Ucap Laren sambil tersenyum kecil


"Karena jika sampai yang mulia raja mengetahui hal ini maka orang yang pertama mereka hukum adalah para pangeran itu. Bukan kita Lacey." Jelas Laren


"Apa? Mengapa seperti itu tuan?" Tanya Lacey yang masih tidak mengerti maksud dari ucapan Laren


"Karena jika sampai yang mulia raja menurunkan perintah untuk menyelidiki hal ini dan menemukan sesuatu maka raja akan mengetahui rencana mereka untuk membunuh pangeran keempat dan pastinya akan menjatuhi mereka hukuman yang cukup berat karena usaha pembunuhan sesama pangeran." Jelas Laren dengan detail


"Ohh jadi seperti itu tuan, tuan ini adalah rencana yang sangat matang tuan. Anda memang hebat tuanku." Ucap Lacey memuji sambil mengacungkan jempolnya

__ADS_1


"Sekarang kita hanya perlu menunggu kakak kakakku yang tersayang untuk datang kemari." Ucap Laren sambil menyeringai


"Lacey biasanya sebuah sistem bisa memberikan barang barang yang berguna bagi penjelajah waktunya bukan?" Tanya Laren


"Benar tuan, apakah anda membutuhkan sesuatu dari saya?" Ucap Lacey


"Apakah kamu punya suatu barang yang bisa menghilangkan efek obat obatan apapun?" Tanya Laren


"Ohh... Saya punya ini tuan. Ini adalah suatu pil yang bisa membuat efek samping dari obat apapun tidak berguna untuk anda." Ucap Lacey sambil menunjukkan suatu pil di tangannya


"Ini dia. Bisakah aku menggunakannya?" Ucap Laren


"Tentu saja tuan, ini silahkan. Tapi untuk apa tuan membutuhkan pil ini?" Ucap Lacey


Laren pun langsung meminum pil yang di berikan oleh Lacey tersebut.


"Aku yakin sebelum para pangeran itu sedang ke sini dan membawaku, maka mereka pasti menggunakan suatu cara untuk membiusku terlebih dahulu agar aku tidak memberontak." Jelas Laren


"Ohh jadi anda meminta pil ini agar anda tidak terbius oleh para pangeran itu?" Ucap Lacey


"Iya kamu benar." Balas Laren sambil mengangguk perlahan


Saat Laren sedang membahas rencana untuk menghadapi para saudara pangeran Laren, ada orang yang diam diam menyelinap masuk ke area kediaman Laren.

__ADS_1


Mengetahui hal itu Laren pun langsung berbaring ke tempat tidurnya dan berpura pura tidur.


Orang itu pun masuk ke kamar Laren dan menaruh sejenis dupa yang telah di bakar lalu menaruhnya di tempat yang tersembunyi dan tidak di ketahui oleh Laren.


__ADS_2