Perjodohan Menjadi Cinta

Perjodohan Menjadi Cinta
EPS. 23 PERJODOHAN MENJADI CINTA


__ADS_3

Gio masih bingung harus bagaimana, Karena pagi ini dia ada rapat penting jadi tidak Mungkin dia berpakaian tidak rapi.


Geo pun berjalan menuruni anak tangga sambil membawa dasi yang ada di tangannya. Dia berjalan menuju ke meja makan yang ternyata di sana sudah ada Gea yang menunggu nya.


Sesampai nya di sana Gio langsung duduk di kursi nya sedangkan Gea mengambil nasi goreng serta lauk untuk Gio.


Gio pun memakan sarapan nasi goreng buatan Gea.


* Wah ternyata nasi goreng ini enak sekali kira-kira Siapa ya yang membuat kan nya? ini beda dengan nasi goreng yang biasa Bibi buatkan untuk ku Apa mungkin Gea yang membuatkan nya?* batin Gio saat memakan nasi goreng dengan lahap nya.


Gea yang melihat Gio yang lahap memakan nasi goreng buatan nya pun jadi senang, karena giko menyukai nasi goreng buatan nya.


" enak ya nasi goreng nya, Kalau enak nambah aja" ucap Gea kepada Gio.


" Nggak kok biasa aja" jawab Gio dengan cuek nya karena Gio gengsi mengakui kalau nasi goreng buatan Gea enak.


Gea yang mendengar jawaban Gio untuk hanya terseyum karena dia tahu kalau Gio gengsi mengakui nasi goreng buatan nya enak.


Mereka pun melanjut kan sarapan pagi dengan hening tidak ada obrolan lagi.


setelah selesai menikmati sarapan pagi Gea bergegas mengantar piring bekas makan di tempat wastafel untuk di cuci oleh bibi, karena dia sedang buru-buru untuk berangkat pergi bekerja.


setelah mengantarkan piring Gea pun berjalan menghampiri Gio yang masih ada duduk di meja makan.


"gi aku mau pamit pergi kerja dulu ya" pamit gea kepada Gio.


" Iya " jawab Gio


" Kamu kapan berangkat kerja nya" tanya Gea kepada melihat Gio masih duduk di sana belum pergi ke kantor.


"ini aku juga mau berangkat kok" jawab Gio yang berdiri dari tempat duduk nya.


saat Gio berdiri dia melihat ada yang kurang dari penampilan Gio dan Geo pun melihat dan meneliti nya kira-kira apa yang kurang dari penampilan Gio dan ternyata gio belum memakai dasi nya.


Gea yang melihat Gio belum memakai dasi nya pun memasang kan dasi itu ke kera baju Gio.


Gio yang melihat Gea memasang kan dasi untuk nya, Gio hanya diam saja tidak bergeming dan dia juga tidak menolak saat Gea memasang kan dasi.


" jika tidak bisa memasangkan dasi minta bantuan ku pasti aku bantu Kok, tidak perlu gengsi untuk meminta bantuan kepada orang lain " ucap Gea kepada Gio sambil memasang dasi


Gio tidak menjawab apa yang Gea ucapkan dan dia hanya diam saja.


" sudah selesai, Nah kan sudah tampan " ucap gea kepada Gio sambil membenarkan jas Gio dan tersenyum tulus kepada Gio.


" Terima kasih, aku pamit pergi dulu " ucap Gio kepada Gea.


saat Gio ingin berangkat pergi bekerja gea pun memanggil gio.


" tunggu dulu" ucap Gea

__ADS_1


" Ada apa" jawab Gio


Gea tidak menjawab tapi dia langsung meraih tangan Gio dan mencium punggung tangan Gio.


Gio kaget dengan apa yang Gea lakukan dan mencium tangannya.


seketika detak jantung Gio berdetak sangat cepat.


*Aduh kenapa dengan jantung ku ya* batin Gio yang merasa detak jantung nya yang berdetak begitu cepat, saat-saat Gea mencium punggung tangan nya.


" kata Mama menjadi istri yang baik itu kalau suami mau pergi bekerja wajib kita mencium punggung tangan suami itu tanda menghormati nya. Ya sudah sana kamu berangkat Takut nya nanti Jalan nya macet, Nanti telat sampai kantor " ucap gea kepada Gio


"Baiklah, aku berangkat kerja dulu " jawab Gio kepada Gea.


Gea hanya tersenyum dan Gio pun pergi berjalan menuju ke mobil nya yang terparkir di halaman Mansion nya.


Tak lama kemudian datang lah sebuah mobil dan terparkir di halaman Mansion Gio.


" pagi nona Gea" sapa mang udin


Yang datang itu adalah Mang Udin, dia adalah supir yang bekerja di keluarga Gea. Dia datang untuk mengantar mobil Gea Ke Mansion Gio.


" pagi juga mang, makasih ya udah mau ngantar mobil Gea. jadi ngerepotin Mang Udin jadi nya " ucap Gea kepada mang Udin.


" nggak ngerepotin Kok Non, malah Mang Udin senang banget bisa bantuin Nona Gea " jawab Mang Udin.


" hehe Mang Udin bisa aja, Ya udah kalau gitu Gea mau pamit dulu Mang" pamit gea kepada mang Udin.


" hati-hati Mang Udin pulang nya" ucap gea kepada Mang Udin.


" Iya nona" jawab mang Udin.


Mang Udin pun pergi, begitu juga dengan gea yang pergi bekerja sambil melajukan mobil nya meninggal kan mansion dio pergi ke butik nya.


setelah menempuh perjalanan lumayan jauh Gea pun sampai di butik milik nya sendiri yang bernama butik fashion S.GA.


Gea memarkir kan Mobilvnya di parkiran khusus untuk nya, setelah memati kan mesin mobil Gea keluar dari dalam mobil berjalan ke arah pintu masuk butik nya.


Gea pun masuk ke dalam butik berjalan menuju ruang kerja nya yang berada di lantai paling atas yaitu lantai Tiga.


Saat berjalan menuju ke ruang kerja nya banyak para karyawan nya yang menyapa Gea.


Gea hanya membalas nya dengan senyuman.


Sesampai nya Gea di ruang kerja nya ternyata sudah ada sahabat nya yaitu bernama Alea yang menunggu nya di sana, sekaligus yaitu asisten pribadi nya sekarang.


"Assalamu'alaikum, ehh udah ada lo Le di sini" ucap Gea saat memasuki ruang kerja, ternyata sudah ada sahabat nya di sana.


" Waalaikumsalam, iya ge" jawab Alea

__ADS_1


"Maaf ya, udah lama nungguin gue Le" ucap Gea


" enggak kok, gue juga baru sampai" jawab Alea


" Oh gitu, gimana gimana Le pekerjaan lo" tanya Gea


" Ya lumayan susah Ge, mungkin karena gue baru pertama kerja mungkin ya" jawab Alya dengan santai.


" Nanti kalau udah lama nggak susah lagi, kalau Lo gak paham tanya aja ke gue Le" ucap Gea


" Iya Ge, makasih ya udah mau nerima gue kerja jadi Asisten lo" Ucap Alea dengan tulus kepada Gea.


" Iya sama-sama, Lagian lo kan sahabat gue jadi santai aja kalik, kayak sama siapa aja Le" jawab Gea tersenyum kepada sahabat nya Alea.


" Ya Udah ge, gue mau pamit kerja dulu ya" ucap Alea kepada gea.


" Iya Le, Kerja yang giat yah biar dapet banyak bonus" jawab Gea sambil tertawa


" Siap buk bos" jawab Alea sambil hormat ala Tentara kepada Gea.


Dan mereka pun tertawa bersama.


Setelah selesai mengobrol dan tertawa, Alea pun pamit kepada Gea pergi ke ruang kerja nya yang berada di lantai dua.


Setelah Alea pergi Gea pun melanjutkan pekerjaan nya yang sangat banyak dan juga memeriksakan berkas - berkas penting.


.


.


๐Ÿ™ŒBERSAMBUNG๐ŸŒฅ


.


.


@ **Hallo untuk semua para pembaca yang masih setia baca cerita Novel PERJODOHAN MENJADI CINTA โค.


-


_


-


@ Jangan pernah bosen ya nungguin kelanjutan cerita nya, dan juga nungguin author Up Episode selanjutnya๐Ÿค—๐Ÿ™


-


@ Jangan lupa hadiah nya ya like, coment dan Vote sebanyak-banyaknya biar author semangat untuk update cerita selanjutnya ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘๐Ÿ‘

__ADS_1


_ Terimakasih untuk semua para pembaca setia cerita novel PERJODOHAN M. C nya๐Ÿ™๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜š


# Sampai Jumpa Lagi Kawan-kawan ๐Ÿ‘๐Ÿ˜‹๐Ÿฅณ**


__ADS_2