
"Non ini handuk dan teh angetnya," ucap Bi Minah sambil menyodorkan sebuah handuk diikuti oleh teh hangat kepada Kayla.
"Makasih ya, Bik."
Kayla pun segera memakaikan handuk pada tubuhnya yang masih tertutup oleh seragam basah itu, ia pun duduk di sofa sambil menikmati teh hangat pemberian dari Bi Minah tadi.
"Sama-sama, yaudah bibi pamit ke belakang dulu, ya."
Kayla mengangguk.
Pada saat Kayla sedang meminum teh-nya, ia melihat seseorang ber hoddie hitam sedang mencari sesuatu di sebuah lemari pajangan yang tak jauh dari ruang tamu itu.
Kayla pun berjalan mengendap-endap mendekati orang, dilihat dari gelagatnya, sangat mencurigakan.
"Siapa, ya?" gumam Kayla, tiba-tiba ia membulatkan matanya dan menutup mulutnya. "Jangan-jangan dia mau maling?" batin Kayla
Kayla pun segera mengambil sebuah sapu yang terletak di sudut ruangan, ia pun berjalan menghampiri orang mencurigakan itu dengan hati-hati.
"Woi! Lo mau maling, ya?"
Lelaki itu menoleh.
Mereka berdua tampak terkejut setelah menatap wajah satu sama lain.
"Elo?" ucap keduanya bersamaan.
"Ngapain lo di sini?" tanya Kayla.
"Elo yang ngapain di sini," ucap lelaki itu.
"Lo lagi nyari apa? Pasti lo mau maling kan di rumah ini? Gak nyangka gue, katanya lo anak pemilik sekolah, tapi kok maling," cerocos Kayla.
"Gue bukan mal_"
Kayla langsung menyela. "Lo pikir gue percaya, rasain nih!" Gadis itu langsung memukul lelaki itu dengan sapu yang ia pegang secara bertubi-tubi, tidak peduli dengan suara rintihan dari mulut lelaki itu.
"Aww… aw! Sakit woy, udah, udah, gue bukan maling!"
"Gue gak percaya sama lo, lo mau malingin apa hah di rumah ini?" tanya Kayla sambil terus memukuli lelaki itu.
"Aw! Aw! Sakit woi! Gue bukan maling!"
Tak lama kemudian, Azmi datang karena mendengar suara kegaduhan di ruang tamu, betapa terkejutnya ia saat mendapati adiknya sedang dipukuli oleh Kayla.
__ADS_1
"Dasar lo, ya, masih kecil kok udah belajar maling, gimana nanti kalo udah gede, mau jadi apa lo, gak nyangka gue." Kayla terus menyerocos panjang lebar sambil terus memukuli Azka.
Azmi pun segera berlari menghampiri keduanya.
"Hentikan, Kayla! Dia bukan maling, dia adikku," ucap Azmi sambil menahan Kayla yang akan memukuli Azka.
Kayla terbelalak kaget, tidak percaya dengan apa yang dikatakan Azmi, ia pun segera menghentikan aksinya.
"APA? ADIK?"
Kayla menatap Azka yang masih mengaduh kesakitan, ada rasa bersalah dalam dirinya.
"Azka, sorry gue…"
Azka menatap Kayla geram. "Apa? Lo tau, gue bisa tuntut lo atas kasus penganiayaan," sela Azka cepat.
"J-jangan dong, g-gue kan gak sengaja, lagian gerak-gerik lo tadi mencurigakan banget, jadi, gue kira lo maling," ucap Kayla terbata, ia sangat takut dan tidak ingin dirinya masuk ke penjara.
"Gak bisa! Lo itu udah_"
Azmi memotong. "Ka, udah-udah, lagian kamu cuma kena pukul sapu doang, gak usah pake dituntut segala," ucap Azmi.
Azka memelototkan matanya. "Apa lo bilang, Bang? Cuma dipukul sapu? Cuma kata lo, Sakit banget tau."
Azka mendengus. "Lo pikir gue gak punya duit, harus pake dibayarin lo segala."
"Udah-udah jangan ribut." Azmi kembali merelai keduanya. "Kayla, kamu cepet ganti baju dulu, nanti takut masuk angin, ini pake dulu kaos ini." Azmi memberika sebuah kaos berwarna hitam pada Kayla, gadis itu pun mengmbilnya
"Makasih, Kak," ucap Kayla.
"Iya, oh ya, kamar mandinya dari sini lurus terus belok kanan." Azmi menggerakan tangannya, mengisyaratkan kepada Kayla arah menuju kamar mandi itu.
"Iya, Kak," ucap Kayla sambil berlalu pergi.
"Bang, kok elo bisa bawa tuh cewek ke sini sih?" tanya Azka sambil menatap punggung Kayla yang semakin jauh dari pandangan.
"Tadi gue liat dia di halte sendirian, kan kasian, yaudah gue bawa ke rumah," jelad Azmi.
"Gara-gara tuh cewek, badan gue jadi sakit semua, kan."
Azmi menepuk pelan bahu Azka. "Ah! Lo mah suka mendramatisir banget sih, cuma kena pukul sapu doang, gak bakal bikin tulang retak, kan."
Azka mendesis pelan. "Lo bukannya belain gue, malah belain tuh cewek lagi, yang adek lo itu dia atau gue sih?"
__ADS_1
Azmi terkekeh pelan.
"Ya ampun, lo baperan banget sih, gue gak belain dia, cuma gak mau memperpanjang masalah aja."
Suara getar ponsel di saku hoddie Azmi mengalihkan perhatiannya dari Azka, ia segera merogoh sakunya, tangannya kemudian mengusap layar ponselnya, ada sebuah pesan masuk yang menyebabkan ponselnya itu bergetar tadi.
Setelah membaca pesan itu, Azmi mengetikkan sesuatu, sepertinya membalas pesan yang masuk tadi.
"Ka, entar kamu anterin Kayla pulang, ya," ucap Azmi sambil memasukan kembali ponselnya ke dalam sakunya
"Hah! Apa sih, Bang, gak mau gue, lo yang bawa tuh cewek ke sini, kok gue yang harus anterin dia pulang," tolak Azka.
"Gue harus balik ke kampus mau ada rapat, di tunggu sekarang, gue kan calon ketua BEM, jadi harus dateng."
"Ya, lo anterin dulu tuh cewek, baru ke kampus," ucap Azka.
"Gak bisa, Ka, kampus sama rumah dia itu beda arah, udah ya gue pergi sekarang, tolong lo anterin dia, ya, daah..." Azmi menepuk bahu Azka sebentar, lalu segera berjalan dengan tergesa-gesa menuju luar rumah.
"Loh, Bang, kok gue sih, gue gak mau, Bang, Abaang..." Azka terus berteriak sambil menatap kakaknya yang sudah menghilang itu, ia mendengus kesal.
Tak lama kemudian, Kayla pun kembali ke ruang tamu dengan memakai kaos milik Azmi yang sudah melekat di tubuhnya.
"Udah kan ganti bajunya, sekarang lo pulang sono," usir Azka.
Kayla mengedarkan pandangannya mencari seseorang. "Abang lo mana?"
"Abang gue pergi ke kampus, sekarang cepet lo pergi dari rumah gue!" usir Azka.
"Lo ngusir gue."
"Iya, kenapa? Gak suka? Ini kan rumah gue, jadi terserah gue, balik lo sana!"
Kayla mendengus sesebal mungkin, ingin rasanya ia kembali memukuli lelaki itu hingga membuat tulang lelaki itu remuk, gadis itu jadi menyesal, mengapa tadi dirinya tidak memukulnya dengan besi saja sekalian, pikir Kayla.
…
Hai gaes, aku datang lagi nih😂😂
Waduh-waduh si Kayla maen pukulin anak orang aja nih, kan kasian Azka-nya, nanti gantengnya ilang lagi, bisa kena pasal juga nih, jangan bosen sama ceritaku ya temen-temen.
Jangan lupa untuk selalu tekan tombol like, budayakan komennya juga ya..
Jangan lupa buat selalu dukung author yang masih amatiran ini. Oke👍
__ADS_1
Thank you for all..