Perjodohan Menjadi Cinta

Perjodohan Menjadi Cinta
Bab 76 Rencana Nonton


__ADS_3

Halo semuanya aku balik lagi nih…


Oh ya aku mau klarifikasi soal cerita aku ini, kalian tau kan kalo Rayhan di cerita aku bikin mabuk, terus udah gitu si Renata ngambil kesempatan itu dan bawa Rayhan ke apartemennya.


Terus kemaren banyak yang komen :


Kenapa Rayhan rajin sholat, ngaji, kok mabok?


Authornya anehlah, gini lah, gitu lah.


Yah aku sebagai author ngerasa kesindir dong, kalo kalian ada di posisiku kira-kira reaksi kalian kayak gimana?


Maaf ya bukannya aku ngejelekin orang yang suka sholat, tapi ini kan hanya cerita, dan di kehidupan nyata pun terkadang ada orang suka sholat dan ngaji tapi masih melakukan hal maksiat.


Intinya tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Tuhan yang maha Esa. Maaf ya bukannya aku sok tau lagi, bahkan seorang nabi pun yang lebih mulia dari manusia biasa pernah melakukan kesalahan. Sebagai contoh nabi Adam As, beliau pernah melakukan kesalahan hingga Allah SWT mengusirnya dari surga dan menurunkannya ke bumi ini.


Apalagi seorang Rayhan yang cuma orang biasa, dan juga hasil halu Author amatiran ini, kalo kata Bang Ocit mah 'BUJUBUSRAKK' dan juga kalo kata si Haykal mah 'Amsyong dah gua'


Maaf ya mungkin ada sebagian dari temen-temen yang mungkin larut dalam cerita, baper lah pokoknya, tapi juga jangan terlalu larut dalam kehaluan Author ini, ini mah hanya cerita fiktif belaka saja, jika ada kesamaan nama dan tempat, itu hanya kebetulan saja.


Pokoknya mah kalo kalian gak suka sama ceritanya yah gak usah dibaca, gak papa, tapi aku lebih seneng kalian baca cerita aku ini.


Maaf ya bukannya Author orangnya baperan, tapi hanya meluruskan semua masalah saja.


Terima kasih.


Dan…


Happy reading deh semuanya…


Seorang gadis berseragam SMA tampak sedang berlari di koridor sekolah menuju kamar mandi, sesampainya di sana, ia pun segera masuk ke dalam kamar mandi untuk melepaskan hajat yang sudah tak terbendung lagi.


"Uhh… lega juga."


Setelah itu ia pun segera keluar dari sana dan berjalan menuju kantin.


Langkahnya terhenti ketika melihat seorang lelaki dan seorang gadis sedang berpelukan, ralat, lebih tepatnya sang gadis yang memeluk sang lelaki, mata gadis itu membulat sempurna kala melihat sang wanita itu mencium pipi sang lelaki di hadapannya.


Kayla berdehem membuat keduanya tersadar.


"Kayla!" lelaki itu segera melepas pelukan wanita yang memeluknya, lalu berjalan mendekati Kayla. "Ini gak seperti yang elo liat, dia yang nyium dan meluk gue, gue enggak?"


Kayla mengernyit. "Terus hubungannya sama gue apa?" tanyanya pada lelaki itu.


Lelaki itu pun tampak bingung. "Iya yah, apa hubungannya sama dia coba," ucapnya berbatin. "Yaa… gue takut aja, entar elo salah paham."


"Oh ya, tuh cewek siapa? Perasaan gue baru liat, anak baru, ya?" tanya Kayla.


"Hai, gue Rita, pacarnya Azka," ucapnya sambil mengulurkan tangannya ke arah Kayla.


"Heh, kapan kita pacarannya," ucap Azka


Rita pun melingkarkan tangannya pada lengan Azka "Beib, kok kamu gitu sih?" rengeknya manja.


"Hih apaan sih lo." Azka pun melepaskan tangannya dari tangan Rita.

__ADS_1


"Yaudah, sorry ya, gue ganggu kalian, kalo gitu gue pergi dulu," ucap Kayla sambil berjalan pergi dari hadapan Azka dan Rita.


"Heh! Tar dulu, mau ke mana lo?"


"Gue mau ke kantin."


"Yaudah, gue ikut."


"Sayang kok aku malah ditinggalin sih, aku sekolah ke sini demi kamu loh."


"Gue kan gak nyuruh lo buat sekolah di sini."


"Iya elo mending di sini aja, cewek lo kayaknya lagi rindu berat banget sama lo."


"Gue kan udah bil--"


Kayla memotong. "Yah serah lo deh, gue pergi dulu, bye!"


Setelah Kayla berlalu pergi, Rita pun langsung melingkarkan tangannya kembali pada tangan Azka. "Sayang, temenin aku kelilingin sekolah ini."


"Gak mau! Males gue!" ketus Azka sambil melepaskan tangannya kembali, tetapi dengan cepat Rita melingkarkan tangannya kembali pada tangan Azka. "Ayo dong, plisss…"


"Oke, oke! Tapi elo lepasin dulu tangan gue, gue risih tau gak."


Rita pun akhirnya melepaskan tangan Azka, lelaki itu pun segera berjalan dengan tergesa-gesa mendahului Rita.


"Sayang, jalannya jangan cepet-cepet dong." Rita pun berjalan setengah berlari mengejar Azka.


***


"Hay guys," sapa Kayla sambil mendudukan bokongnya di salah satu kursi dan langsung menyeruput minuman milik Tasya.


"Heh! Minumnya pelan-pelan, Kay," ujar Farel.


"Heh! Gak ada akhlak banget lo, dateng-dateng nyeruput minuman punya orang," tuka Tasya kesal.


"Hehe… sorry deh, entar gue ganti, soalnya gue haus banget, Sya."


"Heh! Gue juga becanda kali, oh ya gimana, Kay? Perut lo udah enakan?" tanya Tasya.


Kayla mengangguk. "Udah lega."


"Gays, emm… nanti malem kan malem minggu, gue mau ajakin kalian nonton di bioskop, entar tiketnya gue yang beliin."


"Bentar-bentar, dalam rangka apa nih elo ngajakin kita nonton?" ujar Tasya.


"Hooh, bener tuh, tumben banget," timpal Kayla.


"Gue… gue… emmm--"


"Kita berdua jadian, jadi Mira ngajakin lo semua nonton dalam rangka rayain hari jadian kita," ucap Arya santai sambil memegang tangan Amira.


Kayla dan Tasya saling pandang, lalu keduanya tertawa terbahak-bahak.


"Apa sih lo berdua, malah ketawain gue," ucap Amira kesal karena Kayla dan Tasya menertawakannya.

__ADS_1


"Huh! Bilangnya gak suka tapi pacaran juga." Kayla mencibir.


"Yaa… itu kan kemaren gue bilangnya, hari ini mah beda," ucap Amira malu-malu


"Iya-iya deh, sorry, tapi gue seneng sih, selamet ya buat lo berdua," ujar Kayla


"Dan buat lo Arya, awas lo kalo nyakitin sahabat kita, lo bakal berhadapan langsung sama gue!" ucap Tasya sambil menepuk dadanya.


"Hooh bener, lo bakal berhadapan sama gue juga," timpal Kayla.


"Iya gue janji gak bakal nyakitin dia." Arya menautkan jari jemari tangannya dengan jari jemari Amira.


"Gue gak butuh janji lo, elo cukup buktiin aja ke gue, kalo lo beneran sayang sama gue," ucap Amira.


Tak lama kemudian, Azka pun datang menghampiri mereka. "Hai," ucap Azka sambil duduk di kursi tepat di samping Kayla.


"Sendirian lo? Cewek lo mana?" tanya Kayla sambil celingak-celinguk ke belakang.


Azka berdecak. "Gue kan udah bilang, dia bukan cewek gue!"


"Tunggu-tunggu, kalian lagi ngomongin siapa sih?" tanya Farel.


"Ada anak baru, siapa ya, namanya gue lupa, Lita, Nita, atau apa ya? Dia itu pacarnya si Kunyuk ini nih!" jelas Kayla.


"Hih! Dia itu bukan pacar gue, Ogeb!". ucap Azka kesal sambil menatap tajam Kayla.


"Iya-iya."


"Ka, elo juga nanti malem ikut ya, kita semua nonton bareng, sambil seru-seruan aja di Mall," ucap Amira pada Azka.


Azka mengernyit, ia tak mengerti dengan apa yang dibicarakan Amira, pada saat ia akan berbicara Kayla langsung memotongnya.


"Dia ikut juga?" tanya Kayla pada Amira.


"Iya dong, Kay, Azka kan udah masuk ke geng kita, dia udah jadi temen kita, jadi pasti ikut lah," ucap Amira.


Kayla hanya mengerucutkan bibirnya tanda tak suka.


Amira menyeruput es teh-nya terlebih dahulu sebelum ia berbicara. "Nanti kita jalannya konvoi, gue sama Arya, Tasya sama Farel dan elo sama Azka," ucapnya.


"Hah? Gue sama dia?" Kayla sambil menunjuk Azka. "No, no, no, gue gak mau, mending gue sama Farel aja," lanjut Kayla.


Azka berdecak. "Emang gue mau sama elo?"


"Lu pikir gue juga mau sama elo, ogah kali," ucap Kayla tak mau kalah.


"Udah-udah, kalian gak capek apa ribut mulu, pokoknya kalian harus berdua, titik!" ujar Amira.


"Iya, bener tuh! Supaya kalian bisa saling kenal terus bisa akur juga, siapa tau bisa jadian kayak Mira sama Arya," timpal Farel.


Azka dan Kayla hanya saling menatap lalu saling memutar bola malasnya.


***


Sorry ya dikit, mood authornya sedang buruk saat ini, jangan lupa like and komennya ya gays.

__ADS_1


Makasih.


__ADS_2