
Setelah dari bandara, Gea pun melajutkan mobil nya untuk pulang ke Mansion Gio.
Sebelum pulang Gea tidak lupa singgah di sebuah restoran terlebih dahulu, Gea pun melajutkan mobil nya dan berhenti di parkiran restoran.
Gea pun turun dari mobil nya dan berjalan masuk ke dalam restoran tersebut dan memesan makanan untuk diri nya sendiri.
Setelah selesai makan, Gea tidak lupa membayar kan makanan nya dan dia pun menuju ke kasih.
Setelah selesai membayar, Gea pun keluar dari dalam restoran tersebut dan berjalan menuju ke parkiran mobil nya yang ada di sana.
Dan Gea pun mengendarai mobil nya melaju untuk pulang ke Mansion Gio.
Tak berapa lama, Gea pun sampai di halaman Mansion.
Gea pun turun dari dalam mobil, berjalan menuju ke pintu utama dan masuk ke dalam Mansion.
Gea terus berjalan menaiki anak tangga menuju ke kamar nya.
Ceklek... ...
Pintu kamar pun terbuka dan Gea pun masuk ke dalam kamar,
di dalam kamar ternyata sudah ada Gio di sana.
" Dari mana aja Ge, Kok baru pulang" tanya Gio kepada Gea yang baru saja masuk ke dalam kamar.
" aku dari bandara, ngantar temen aku" jawab Gea dan dia pun duduk di sofa yang ada di dalam kamar.
" Oh gitu ya, kamu udah makan siang Ge"tanya Gio kepada Gea.
" Lah bukan nya aku tadi makan siang bareng kalian " jawab Gea
" Iya, tapi kan tadi kamu makan nya sedikit dan langsung pergi loh Ge" ucap Gio
"Aku mau mandi dulu" ucap Gea dan dia tidak menjawab pertanyaan Gio.
Gea pun berjalan bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
.
.
.
setelah selesai mandi dan berpakaian Gea mendapati Gio yang sedang fokus dengan leptop nya.
Gea pun berjalan menuju ke meja rias nya dan dia pun duduk untuk di sana, untuk mengering kan rambut nya.
setelah selesai mengering kan rambut nya Gea duduk di sisi ranjang sambil melihat Gio yang sedang sibuk dengan laptop nya.
Gio yang merasa Gea melihat nya pun menoleh ke arah Gea yang sedang menatap nya.
__ADS_1
" ada apa tanya" Gio kepada Gea.
" Gi....." Panggil Gea
" Kenapa?" tanya Gio
" Bagaimana kalau kita membuat perjanjian antara kita berdua" ucap Gea kepada Gio.
" maksud nya" tanya Gio lagi yang tidak mengerti maksud dari ucapan Gea.
" maksud dari Ucapan ku, adalah bagaimana kalau kita diberi waktu 1 tahun untuk belajar mencintai satu sama lain. jika kalau memang kita tidak saling mencintai satu sama lain, maka kita akan bercerai" ucap Gea yang menjelaskan kepada Gio maksud dari ucapan nya tadi.
DEG.....
Gio yang mendengarkan maksud dari ucapan Gea pun merasa kan sesak di dada nya.
" aku tidak memaksa kamu untuk mencintaiku kita di beri waktu 1 tahun untuk kita berdua bersama. setelah itu kita bisa menjalani hidup masing-masing, kamu bisa bahagia dengan pacar mu Aulia tanpa ada nya status ku sebagai istri sah mu dan aku juga sebalik nya bisa bahagia dengan laki-laki Pilihan ku yang mencintaiku dengan tulus" sambung Gea lagi kepada Gio.
Gio yang mendengarkan ucapan Gea pun mengepalkan tangan nya, dia pikir Gea selama ini sudah mulai mencintai nya. Tapi dia salah Ternyata Gea tidak Mencintai nya.
Tanpa menjawab ucapan Gea, Gio pergi keluar dari dalam kamar dan meninggalkan mansion nya. Dia pergi menuju ke Bar, tapi sebelum pergi Gio sudah menghubungi asisten pribadi nya yaitu Givan untuk menemani nya di sana.
Gea yang melihat Gio pergi tanpa menjawab ucapan nya, pun dia merasa aneh karena dia juga sempat melihat wajah Gio yang marah mendengar ucapan nya tadi.
" Seperti nya dia marah dengan ucapan ku tadi, Bukan nya seharusnya dia senang bisa lepas dari pernikahan ini dan menikah dengan pacarn ya yang sangat ia cintai itu" gumam Gea yang melihat Gio pergi.
Gea tidak mau ambil pusing dengan sikap Gio itu.
.
.
.
kini Gea makan malam hanya sendiri, karena Gio belum pulang, Jadi dia makan sendiri deh.
Setelah selesai makan malam, Gea pun pergi ke ruang santai sambil menonton TV dan menunggu Gio pulang.
malam sudah semakin larut, tapi Gio belum juga pulang, Gea pun memutuskan untuk menunggu di dalam kamar saja.
.
.
.
.
~Di Tempat Lain.
" Gi kenapa sih lo kayak gini, Ayo pulang pasti Gea udah nungguin Lo di rumah"ucap Givan yang mengajak Gio untuk pulang.
__ADS_1
Gio sekarang sudah mabuk berat dan dia banyak sekali minum.
" Gio kita pulang ya" ajak Givan lagi
"Aahhahhggg!! Van Gue nggak tahu kenapa Gue selalu nyaman dan tenang saat dekat dengan dia, Gue cemburu waktu lihat dia dekat dengan laki-laki lain dan dia selalu mengurus semua kebutuhan Gue.
Dia menjalankan tugas nya dengan baik, tapi Gue Br*ng**k banget Van, Gue malah jalan sama Aulia dan Gue gak ngehargai dia sebagai istri Gue, Gue tahu pasti dia sedih lihat Gue sama Aulia dan sekarang dia minta cerai sama Gue van, Gue nggak mau cerai sama dia van aahhggg!! Tolong Gue van..." racau Gio kepada Givan.
Givan sekarang paham kenapa Gio jadi seperti ini, dia juga bingung harus berbuat apa Karena ini juga bukan salah Gea. karena di sini Yang Tersakiti adalah Gea dan Gio Lah yang bersalah dengan semua ini.
Givan pun memapah Gio untuk pulang ke mansion nya.
Di perjalanan pulang Gio selalu berbicara tidak jelas, Givan pun hanya diam saja karena saat ini Gio sedang mabuk, jadi percuma saja jika dia menjawab ucapan Gio yang sedang mabuk.
Sesampainya di mansion Gio , Givan memapah Gio untuk masuk ke dalam, pak Ahmad penjaga mansion yang melihat tuan nya datang dalam keadaan mabuk pun juga membantu Givan untuk memapah Gio untuk masuk ke dalam Mansion.
pintu pun di buka oleh pelayan, Givan pun langsung masuk dan mendudukkan Gio di sofa yang ada di ruang tamu.
.
.
.
~BERSAMBUNG~
.
.
.
@ Hay Semua Nya, Selamat Datang di Cerita Novel PERJODOHAN MENJADI CINTAπ
~
~
~ Masih semangat kan baca cerita nya.
.
.
Saya sebagai Author Mengucapkan terimakasih untuk semua para Pembaca setia PMC.
# Jangan lupa like, komen dan Vote Nya yah.π Dan juga Hadiah Nya juga Kalau Boleh π€£
Semoga Kalian semua suka selalu sama cerita nya. π€
Oh iya Nanti Di episode Ke 50 author ada kan Giveaway kecil-kecilan kok.
__ADS_1
Di Tunggu Ya π
@ Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya,!!!,