Permaisuri Beracun

Permaisuri Beracun
Dalang Perbudakan


__ADS_3

Semua orang kecuali anggota pembunuh higanbana tercengang dengan perkenalan diri Xena sebagai pemimpin pasukan revolusioner. Sebagaimana yang dilihat, umur Xena masih terlalu muda untuk memimpin kelompok pemberontak yang diisi oleh ratusan orang di dalamnya. Jika dipikirkan secara logika, sangat mustahil bagi Xena menjalankan aksi pemberontakan yang bersifat global tersebut. Namun, kekuatan Xena jauh melebihi batas manusia biasa, para bawahannya juga mengakui hal itu.


“Kalian pasti terkejut karena ternyata pasukan revolusioner dipimpin oleh seorang gadis berusia 20 tahun. Tetapi, inilah kenyataannya, aku yang memberi kalian perintah melalui surat selama ini, aku yang memberi solusi terkait permasalahan yang menghambat langkah. Jadi, berhentilah membuat ekspresi seperti itu dan cobalah untuk percaya kepadaku,” tutur Xena.


Akhirnya mereka mulai percaya mendengar perkataan Xena bukan seperti seorang gadis berusia 20 tahun. Meski setengah dari mereka lebih terperangah akibat kecantikan Xena, tapi mereka mengesampingkan sejenak pikiran tersebut dan kembali ke topik utama.


“Nona, tujuan pertemuan kita kali ini adalah membahas tentang dalang di balik sistem perbudakan ini terjadi. Berdasarkan surat yang kami terima, Anda telah mengetahui siapa dalangnya, dapatkah Anda memberitahu kami sekarang? Siapa orang yang menciptakan sistem perbudakan di dunia ini?” tanya salah seorang perwakilan pemberontak dari Kekaisaran Lu.


Xena meminta Laiv menyerahkan beberapa dokumen ke seluruh peserta rapat, dokumen yang selama ini telah disiapkan secara berhati-hati oleh Xena. Dokumen yang dia bagikan memang tipis, namun telah mencakup segala informasi akurat yang dia kumpulkan dalam beberapa waktu ini. Ketika semua orang membaca isi dokumennya, berbagai macam raut muka tergurat di garis-garis wajah mereka.


“Seperti yang kalian lihat sekarang, dalang yang menciptakan sistem perbudakan ini ialah Raja Barbarian. Raja yang terkenal bengis, haus akan kekuasaan, serta dia punya bawahan yang memiliki kekuatan tempur di atas rata-rata. Berdasarkan hasil penyelidikan, sebagian kekaisaran di dunia telah dijatuhkan olehnya, tapi keberadaannya menghilang dalam sepuluh tahun belakangan ini,” terang Xena.


“Bukankah ini berarti musuh kita bukanlah orang yang sederhana dan mudah dikalahkan? Apa rencana Anda selanjutnya, Nona? Meski keberadaannya tidak diketahui, tapi bukan berarti dia tidak menunjukkan pergerakan apa-apa. Belakangan ini semakin banyak budak yang menghilang secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Kebanyakan dari budak yang menghilang itu memiliki sihir di tubuh mereka,” ucap seorang peserta rapat.


Xena terperanjat kaget, dia baru mendapat laporan ini sekarang, bahkan ia tidak pernah mendengar desas-desus tentang menghilangnya para budak. Xena mengarahkan lirikannya kepada Laiv dan anggota pembunuh higanbana, tapi respon mereka hanya menggeleng saja.


“Menghilang? Apakah ini terjadi di kekaisaran kalian? Selama aku berada di Charise aku tidak pernah mendengar rumor menghilangnya para budak,” ujar Xena menatap nanar.

__ADS_1


“Benar, Nona. Di kekaisaran kami akhir-akhir ini jumlah budak yang menghilang semakin meningkat drastis. Mungkin berita ini tidak sampai ke telinga Anda karena keberadaan para budak dianggap tidak penting, dan lagi kekaisaran kami terletak sangat jauh dari Charise.”


Xena menenggelamkan diri sejenak dalam lamunannya, ia terpikir mengenai makhluk sihir yang terakhir kali muncul di Kekaisaran Charise. Xena sempat merasa aneh oleh kekuatan yang dikeluarkan oleh makhluk-makhluk sihir tersebut. Tampaknya sekarang Xena mulai menemukan sedikit petunjuk tentang makhluk sihir itu.


“Beberapa hari yang lalu di Charise muncul segerombolan makhluk sihir, kekuatan yang mengalir deras di badan mereka terasa tidak asing sama sekali. Kekuatan itu seolah berasal dari sihir yang terpendam dalam diri seorang manusia. Awalnya ini hanya firasatku saja, tapi setelah mendengar laporan menghilangnya para budak, berarti mereka menggunakan sihir di tubuh budak untuk menciptakan makhluk sihir itu,” papar Xena.


Sekali lagi seisi ruangan dibuat terkejut, hawa ruang pertemuan menjadi menegang akibat paparan Xena perihal makhluk sihir tersebut. Mereka tahu bahwa jika seseorang menggunakan budak sebagai bahan untuk menciptakan makhluk sihir, berarti tingkat perbudakan di dunia ini sedang menuju ke arah kehancuran terhebat.


“Makhluk sihir? Apa mungkin mereka menyerap sihir dari tubuh budak lalu mengalihkan sihir mereka ke makhluk yang semulanya tak bernyawa itu?”


Satu persatu dari mereka mulai bersuara mengeluarkan pendapat masing-masing, hawa menegang tadi menjadi mengendur dan lebih santai.


“Raja Barbarian tidak gampang untuk ditumbangkan, bila kita tak mempunyai rencana matang maka sudah pasti kita akan hancur di tangannya. Walaupun saya tidak pernah melihatnya langsung, tapi dari cerita orang-orang, kita menjadi tahu bahwasanya kekuatan penghancurnya bukanlah hal main-main belaka.”


“Saya rasa kami bukan lawan yang seimbang untuk Raja Barbarian. Sejak dulu kekuatannya dipuja-puja banyak orang, sistem perbudakan diciptakan semenjak 21 tahun yang lalu, bila kita ingin membebaskan dunia dari perbudakan, maka kita harus menghancurkan akarnya terlebih dahulu.”


“Semua yang dikatakan mereka benar, Nona. Lawan kita memiliki kekuatan yang lebih besar, jika hanya sekedar menggulingkan kekaisaran saja mereka dapat diandalkan, tapi lawan kita merupakan Raja yang paling ditakuti di dunia ini,” timpal Laiv mengeluarkan pendapatnya.

__ADS_1


Apabila Laiv telah berkata demikian, maka Xena diwajibkan berhati-hati dalam mengambil langkah ke depannya. Bila ia salah mengambil langkah, maka yang dikorbankan bukanlah nyawa satu orang saja, melainkan seluruh orang yang berada di dunia ini.


“Kalian tidak perlu mengkhawatirkan itu.”


Dua orang pria tiba-tiba masuk menyela pembicaraan mereka, dua pria itu terlihat tidak asing sama sekali. Setelah mencapai penerangan, tubuh mereka tampak jelas, dan mereka adalah Xander yang datang bersama Xavier. Seluruh pandang mata terpusat pada kedatangan mereka, terlebih lagi Xena, dia kaget bukan main sebab dia tak pernah membocorkan lokasi markasnya kepada Xander ataupun Xavier.


“Kenapa kalian bisa tahu tempat ini? Dan lagi—”


“Itu bukan hal yang penting sekarang, sebenarnya aku tahu segalanya tentang dirimu, Xena. Aku kemari ingin memberitahu beberapa hal tentang musuhmu ke depannya, tidak ada gunanya lagi aku menyembunyikan ini darimu,” ujar Xander memotong kalimat Xena.


“Apa yang ingin kau katakan?” tanya Xena.


Tampaknya semua orang masih bingung tentang identitas Xander dan Xavier, kecuali beberapa bawahan Xena, mereka telah mengenal Xander, tapi mereka tidak mengenal Xavier karena baru pertama kali melihatnya.


“Ahh, sebelum itu aku akan memperkenalkan diri, aku Xander Geraldo dan yang berada di sampingku bernama Xavier. Maafkan aku telah mengganggu waktu serius kalian, tapi aku kemari ingin menjelaskan beberapa hal,” kata Xander.


Mendengar nama Xander saja mereka langsung bisa mengenalinya, Xander dikenal sebagai bangsawan yang mempunyai kekuatan melimpah. Xander tidak segan-segan melenyapkan musuhnya hanya dalam satu serangan saja, semua orang mengenalnya seperti demikian.

__ADS_1


__ADS_2