POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 10 Diana Cemburu...


__ADS_3

."Dii..Diana...tunggu"


Baru saja mereka hendak masuk ke mobil, tiba tiba ada yang memanggil Diana. Seketika Diana dan Farhan menoleh ke arah datangnya suara.


"Anna...kamu Anna kan?" panggil Diana


Diana dan Anna saling berpelukan, melepas rindu.


"Mas sinihh..."Diaana memanggil Farhan yang sejak tadi berdiri di samping mobil.


"Kenalin mas..ini Ana temenku waktu SMP...Anna ini mas Farhan"


Diana mengenalkan Farhan kepada Anna, kemudian Farhan dan Anna saling berjabat tangan. Seperti biasa Farhan bersikap cuek dan dingin, sementara Anna terlihat tebar pesona di depan Farhan.


"Long time no see ya Na..."


"Iya Di..kangen ihh cerita cerita sama kamu"


" Dia pacar kamu ya Di?" tanya Ana sedikit berbisik di telinga Diana


"Hhmmm...gitu deh" jawab Diana


"Ya udah Di aku masuk dulu ya..lagi janjian sama temen di reataurant ini" Kata Ana


" Ok...aku pulang dulu yaa.,sampai ketemu lagi ya Na"


Didalam mobil Farhan bertanya sama Diana.


" kamu ketemu temen kayak gitu dimana Di ?...kok dandanan nya gituu amat, kayak tante tante" kata Farhan.


"Iih ga boleh gitu mas..Ana temen SMP ku...dulu sih lumayan deket..pas SMA kita berpisah karena keluarganya pindah keluar kota, sempet denger pas naik kelas 3 SMA Ana pindah lagi ke kota ini, tapi kami tidak pernah ketemu" Diana menjelaskan kepada Farhan


"Ga usah terlalu deket..mas ga suka cara dia berpakaian dan berdandan" kata Farhan


"iya...iya maskuhhh" jawab Diana


Waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB setiba nya di rumah Diana, Farhan langsung pamit pulang kepada mamah nya Diana yang tadi menunggu di teraas rumah


" Makasih ya mas...Hati hati dijalan yaa...langsung istirahat , besok kan dines"


"Iyaa siap Di..kamu juga jangan begadang, jangan telepon teleponan sama cowo ga jelas yaa.."


"Hmmmm...." jawab Diana


****


Hari Sabtu ini jam 08.00, Diana ada janji untuk latihan Basket bersama team basket SMA nya, sekedar mengisi waktu Diana menjelang dimulai nya perkuliahan, Alhamdulillah Diana sudah mendaptkan tempat kost yang di rekomensasikan oleh Dimas kakanya.Karena dulu Dimaspun kuliah di kota Bandung, jadi lebih tahu dimana letak kost kostan puteri yang aman dan dekat dengan kampus Diana.


Diana sudah berada di salah satu GOR yang ada di kota ini, team SMA nya akan bertanding persahabatan dengan team lain yang ada di kota ini.


Drrtft..ddrrttt...ddrrtt...Ponsel diana berdering tepat pada saat istirahat game pertama.


"Assalamualaykum mas..." Diana menjawab telepon yang ternyata dari Farhan


"Lagi dimana Di...kok rame banget suara di belakang kamu" tanya Farhan


"Lagi basket mas..Di GOR Antares , ada pertandingan persahabatan"


"What Dianaa??...kamu pergi basket ga ngabarin aku? Ga ijin sama aku?..owhh janjian yaa sama Ka Ikbal ?" Farhan marah, meninggikan suara nya disebrang sana


"Maaf mas...aku kan cuma mau olah raga aja, bosen diem aja di rumah..ga ada niatan janjian sama siapapun" jawab Diana


"Tunggu disana...mas jemput kamu sekarang.."

__ADS_1


"Tutt..tutt..tutt" telepon di tutup secara sepihaak.


"Iihhh...ngeselin banget deh mas Farhan, Bodo amat aku mau pulang sekarang...mau pergi nonton bioskop aja sendiri, mamah sama papah juga ga ada di rumah lagi pergi undangan ke luar kota bersama om Pram adeknya papah" bisik Diana dalam hatinya


Setelah berganti baju, Diana langsung memesan ojek online dengan tujuan bioskop Twenty one di kota ini.


Pukul 10.50 WIB Diana sampai di bioskop.Diana mau nonton film apa aja yang diputar jam 11 ini, yang penting ga bete.


Sementara Farhan sudah sampai di GOR antares, ponsel Diana tidak aktif setelah beberapa kali di hubungi. Farhan masuk ke dalam GOR, masih terlihat anak anak team basket sekolah Diana, Farhan bisa mengenali tulisan yang ada di kaos mereka, tidak nampak Diana diantara mereka. Farhan bertanya kepada salah satu dari anak anak basket itu, tapi tidak satupun yang tahu dimana Diana. Mereka hanya bilang tadi Diana sudah pamit pulang. Farhan mulai panik, ,bahkan Ikbalpun tidak nampak diantara mereka


"Kemana kamu Di..apa kamu pergi bersama Ikbal?...keterlaluan kamu Di...bahkan ponsel kamu pun sengaja di matikan"


Sementara dalam bioskop Diana sedang asyik nonton film horor ditemani popcorn dan minuman dingin.


"Dianannna....dimana kamu? "Farhan meremas rambutnya kasar, wajahnya memerah, dia memukul stir mobilnya dengan keras.


"Apa aku masuk lagi ya kedalam GOR ?..duduk di kursi penonton siapa tahu Diana nanti kembali lagi ke GOR..mungkin Diana pergi beli makanan dan ponselnya kehabisan batrei" Farhan mulai berpikir positif.


Satu jam sudah Farhan berada di dalam GOR, belum nampak lagi Diana disana, Ikbal pun sampai detik ini tidak terlihat batang hidungnya. Ya...Farhan pernah melihat sosok Ikbal di foto foto team basket di galery ponsel Diana.


"Apa mungkin Diana pergi dengan Ikbal?" bathin Farhan


Kemudian Farhan kembali mengirim pesan kepada Diana, menanyakan keberadaannya, padahal pesan pesan sebelumnya yang dikirim Farhan juga belum dibalas.


"Ahh Diana..kamu membuat aku gila seperti ini...harusnya kan aku yang marah karena kamu pergi tanpa ijin aku?..kenapa terbalik, kenapa jadi kamu yang marah Di?" bathin Farhan


Farhan melangkah keluar GOR, putus asa dia meninggalkan GOR...karena merasa lapar Farhan mampir ke cafe sekitaran GOR.


"Mas Farhan..." tiba tiba seseorang mendekat ke meja Farhan.


"Maaf..siapa ya? " tanya Farhan bingung.


" mas beneran ga inget aku yaa.?....aku Anna mas teman nya Diana, beberapa hari yang lalu kan kita ketemu"


Sejenak Farhan berpikir mengingat ngingat


"Mana Diana mas?..boleh aku duduk disini...? Tanya Ana.


"Owh silahkan...tapi aku sudah mau pulang, tadi hanya kebetulan mampir"kata Farhan.


"Buru buru amat mas..ngobrol ngobrol dulu sebentar ajaa..." pinta Ana


Farhan merasa ga nyaman dan serba salah, kembali dia mengambil ponsel dari saku celananya dan berusaha menghubungi ponsel Diana.


"Berdering...tapi ga diangkat, berarti ponsel Diana sudah aktif, Farhan semakin geram, karena Diana tak kunjung mengangkat telepon nya.


Tanpa Farhan sadari secara diam diam pada saat Farhan menelepon Diana, Anna mengambi Foto Farhan.


"Hhmmm ganteng juga nih cowo...beruntung banget Diana deket sama Farhan" bathin Ana.


"Aku kirim Foto ini ke Diana ahh..." Anna tersenyum licik.


"Maaf Ana, saya duluan yaa" Farhan pamit begitu saja, tanpa sempat Ana membalasnya.


Diana baru saja keluar dari bioskop, kemudian mengaktifkan ponselnya.


"Wowww puluhan panggilan dan pesan dari mas Farhan" biarin aja abisnya marah marah terus, kata Diana dalam hati


Ada satu pesan lagi dari Ana, kemudian Diana membukanya.


"Di..tadi aku ketemu mas Farhan di cafe deket GOR...kita makan bareng di sana..katanya kamu dirumah lagi kurang sehat" isi pesan dari Ana membuat Diana seketika merasa marah, kesel dan entah apalagi, ditambah foto mas Farhan yang dikirim oleh Ana.


Bersamaan dengan perasaan marah, kesal cemburu yang Diana rasakan, ponsel Diana berdering, ada nama mas Farhan dilayar ponsel Diana. Diana langsung mereject panggilan itu.

__ADS_1


"Dianaaa...keterlaluan yaa kamu mereject panggilan aku" Farhan menahan marah.


Pesan masuk dari Diana ke ponsel Farhan.


"owh gitu yaa..baru saja didiemin beberapa jam udah kencan sama cewe lain di cafe" isi pesan Diana yang dikirim ke Farhan


Foto Farhan dan Screen shoott pesan dari Ana pun dikirimmkan oleh Diana kepada Farhan.


Farhan teekejut membaca pesan dari Diana, kemudian Farhan mencoba menelepon Diana lagi


"Hallo Dii..Dii..ini salah faham..mas bisa jelaskan...kamu Dimana?..please jangan begini Di, aku bisa gila Di..kamu dimana sekarang?"


"Cafe Amarilis"..jawab Diana singkat langsung menutup teleponnya


Farhan sudah sampai di cafe Amarilis, terlihat Diana duduk di pojok dekat taman.


"Dianaaa.....kamu kemana aja sih, mas ke GOR, nunggu berjam-jam disana...jangan gini dong Di....mas kan cuma minta tolong kabari mas kalau pergi, jangan seenaknya gitu...kamu ga menghargai mas Di...?


"Aku kan pergi olah raga mas. bukan main keluyuran ga jelas...aku pikir juga nanti malam kita bakalan ketemu" jawab Diana ketus


"Tapii kamu pasti ketemu Ikbal kann tadi..jangan jangan kamu pergi sama Ikbal yaa...?"


" Mas cukup...jangan menuduh tanpa bukti....mas tuh baru saja aku biarkan beberpa jam, mau aja di ajak kencan, makan siang sama Ana..katanya ga suka sama Ana, katanya kayak tante tante..ehhh ternyata suka, mau aja diajak makan siang bareng" Diana emosi sampe menitikkan air mata.


" Engga begitu Di...tadi aku nungguin kamu Di GOR sampe 2 jam, aku kelaparan Di..akhirnya makan di cafe deker GOR, tiba tiba dateNg Ana tepat pada saat mas selesai makan, Ana duduk dikursi depan mas, mas ga tahu kalau diam-diam Ana ambil foto mas..sumpah Di...please percaya sama mas..ga lama juga mas langsung


pergi." Farhan menjelaskan panjang lebar


"Bohong..." kata Diana dengan marah yang ditahan


Farhan meraih jemari Diana, mengenggam nya erat.


" Maaf kan mas...mas sama sekali ga bohong, itu bisa bisa nya Ana aja ingin membuat kamu cemburu...benarkan kamu cemburu Di..?" tanya Farhan lembut.


" engga..." jawab Diana cepat


" Ok..kalau emang ga cemburu jangan marah dong, jangan nangis gitu...malu kalau ada yang liat.


Diana reflek menghapus butiran air bening yang jatuh di pipinya


"Katakan kalau kamu cemburu Di..mas seneng kalau kamu cemburu"


" Engga ihhh..maksa maksa gitu suruh orang cemburu" bentak Diana.


"Ok.ok tuan putri..maafkan mas yaa...kita pulang sekarang ya...tapi mampir dulu asrma bentar yaa"


'"mau apa ke asrama dulu..lamaa nanti ahh"


" Engga bentar aja...ganti baju bentar, tadi di GOR panas banget, lengket banget nih badan"


Di dalem mobil kembali Farhan bertanya kepada Diana.


"Kamu beneran ga cemburu Di...? Kalau gitu mas minta no ponsel Anna ya, besok besok mau mas ajak makan siang" goda Farhan


" Mas ihhh...apaan sihh..ya udah nanti aku kirim nomor ponsel nya Ana" Jawab Diana ketus


" Hahahahhaha........" Farhan tertawa bahagia


jawab donk yang jujur, kalau ga mau jawab nanti mas kurung di asrama sampai malem.


" Hhmmmm.....ya aku cemburu mas..Puassss kann?


Farhan bahagia mendengar jawaban Diana, tangan kirinya menarik jemari Diana dan mengecup sekilas punggung tangan kanan Diana.

__ADS_1


"Makasih ya Di...I love you Diana "


****


__ADS_2