POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 23 Kita Putus Dii...


__ADS_3

Selama liburan Diana banyak menghabiskan waktu bersama Farhan dan tentu bersama mamahnya juga.


Menemani Farhan makan siang hampir tiap hari dilakukan selama libur. Sedangkan bersaama mamahnya Diana sering menghabiskan waktu di dapur masak bersama dan sesekali pergi ke pasar atau swlaayan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.


Liburan semester sudah selesai...Hari ini Diana akan kembali ke Bandung, karena besok sudah mulai perkuliahan.


"Dii...maaf banget mas gak bisa anter ke Bandung hari ini, ada tugas mendadak dari atasan"


Farhan memberi kabar Diana beberapa jam sebelum berangkat, padahal tadi malam Farhan berjanji akan mengantar Diana ke Bandung.


" Gak apa apa mas, aku berangkat pake travel saja"


"Maaf yaa Dii....barang barang yang tidak begitu penting di tinggal saja biar kamu gak repot di travelnya, lusa sepulang dinas mas anterin ke Bandung"


"Iya mas...terima kasih sebelumnya...jadi ngerepotin mas Farhan yaa"


"Kok gitu sih Dii ngomongnya....gak apa apa, mas gak merasa direpotkan....justru mas yang minta maaf mendadak gak bisa mengantar kamu ke Bandung....hati-hati dijalan ya, kabari mas kalau udah sampai di tempat kost"


*****


Tepat pukul 17.00 WIB, Diana sampai di Bandung. Diana mengeluarkan ponselnya untuk memesan taksi online yang akan mengantarnya ke tempat kost, baru saja hendak membuka aplikasinya ada telepon masuk dari Aldo.


"Hai Dii...aku diparkiran , jalan aja sedikit ke belakang..ada mobil B*** warna kuning..aku tunggu yaa"


Belum sempat Diana menjawab Aldo sudah menutup telepon nya.


Aldo tahu Diana pulang ke Bandung menggunakan travel yang berangkat pukul 15.00 WIB karena beberapa menit sebelum mobil travel berangkat, Aldo melihat status Whatsapp yang diunggah Diana.


"Kenapa gak dianter Farhan Dii..? Tanya Aldo setelah Diana berada di dalam mobilnya.


"Mas Farhan hari ini dines.." jawab Diana


"Sabar yaaa...resiko jadi pacar abdi negara..." goda Aldo


"Apaan sih kak....biasa aja kali...dibikin santai ajaa....banyak travel kok....by the way kok kak Aldo tahu aku berangkat pake travel?" tanya Diana kepada Aldo


"Apa sih yang aku gak tahu tentang Diana Prameswari.."


Jawaban yang sama selalu Farhan katakan juga.


"Iiihh lebay deh kak Aldo..."


"Makanya jangan suka upload-upload kegiatan kamu di status Whatsapp, nanti para penggemar rahasiamu gampang ngepoin kamu"


" Owh kak Aldo kepoin status whatsapp aku yaa...." goda Diana


" Hhmmm....makan dulu yaa Di..?udah waktunya makan malam nih" ajak Aldo


"Ok Ka..kebetulan aku juga udah laper banget nih"


Aldo memarkirkan mobilnya disalah satu cafe yang tidak jauh dari tempat kost Diana.Cafe tempat nongkrong mahasiswa/mahasiswi, karena dekat dengan kampus dan harganya yang murah meriah


*****


Dikantor Farhan sedang menyelesaikan laporan pekerjaannya di depan laptop,


Waktu menunjukan pukul 17.30.


"Diana kok belum memberi kabar yaa?, harus nya sih sudah sampai Bandung setengah jam yang lalu " pikir Farhan.


Ddrtt...Ddrtt ...ponsel Diana berdering.


"Mas Farhan...bisa panjang urusannya" bathin Diana


"Kenapa gak diangkaat Di?" tanya Aldo


"Nanti aja aku telepon balik mas Farhan... tanggung ini juga kita udah mau pulang"


Sementara Farhan mulai gak sabar karena Diana gak mengangkat telpon darinya.

__ADS_1


"kemana sih Diana...kenapa gak diangkat telepon nya?..apa Diana marah karena aku gak jadi nganter ke Bandung?" Farhan bertanya dalam hatinya


Beberapa pesan dikirim Farhan kepada Diana. belum ada satupun yang dibaca Diana


"Dii...kamu selalu membuat mas gak tenang" bathin Farhan


pukul 18.45...Diana sudah selesai mandi dan sholat maghrib kemudian mengambil ponsel hendak menghubungi Farhan.


Tapi Farhan lebih dahulu meneleponnya dengan video call


"Assalamualykum mas....." Sapa Diana


"Waalaykumussalam..." terlihat wajah datar Farhan disebrang sana.


"Kamu lagi dimana...? Kenapa gak angkat telepon mas, gak balas pesan mas?" seperti biasa rentetan pertanyaan dari Farhan si Mr.posesif.


"Mass...satu-satu dong pertanyaannya....tadi di tol agak macet, sampai Bandung jam 17.30 an gitu...waktu mas telepon aku lagi di ojek online...sampai kostan mandi sholat maghrib...ini masih pake mukena"


Diana terpaksa berbohong, karena kalau jujur akan panjang sekali urusannya. Diana pikir dia gak berselingkuh, jadi bohong dikit demi kemanan dan ketentraman boleh kali yaa.


"Kamu gak lagi bohongin mas kan Dii..?"


"Bohong apa sih mas...?"


"Ya udah...udah makan belum?... Pesan online aja gak usah keluar cari makanan, udah malem"


" Iya ...mas juga jangan lupa makan yaa....ini masih dikantor ?" tanya Diana.


" Iyaa...tapi udah selesai kerjaannya, mau makan sate dulu sama andre langsung pulang ke asrama ...." jawab Farhan


" Ya udah hati-hati yaa mas...aku mau pesen makan malam dulu yaa "


"Ok..hati-hati di Bandung, kuliah yang benar..jangan macem-macem yaa.....mas tutup yaa....love U Dii...muachhh"


"Love U too mas....muachhh"


***


Pukul 16.00 , Farhan tiba dikost an Diana....Farhan menurunkan barang barang Diana.


"Kita keluar yaa Dii...cari makan sambil ngobrol, gak enak kalau mas lama lama disini...." ajak Farhan kepada Diana


""Ok... mas tunggu dimobil dulu ya, aku ganti baju sebentar..' pinta Diana


Farhan memilih cafe yang bernuansa outdoor di dalam kota Bandung, supaya tidak terlalu jauh dari tempat kost Diana, mengingat malam ini juga Farhan harus kembali pulang.


"Simpen dong ponsel nya Dii...kita makan dulu!!" perintah Farhan


Yaa..Diana dari mulai duduk sampai makanan siap dimeja tidak hentinya berbalas pesan dengan beberapa teman.


" Iagi membicarakan tugas kuliah sama teman teman di grup" Diana menjelaskan


"Iya...tapi sekarang makan dulu!!"


Farhan merasakan sikap Diana yang agak berbeda semenjak Farhan mengajaknya menikah.


"Mungkin ini hanya perasaanku saja..." bathin Farhan


"Mas pinjem ponsel kamu sebentar Dii..."


Kebiasaan Farhan kalau sudah beberapa hari tidak bertemu akan memeriksa ponsel Diana.


Farhan membuka satu persatu pesan di aplikasi whattsapp, tidak ada yang mencurigakan, sementara Diana melanjutkan makannya.


"Diana...jelaskan apa ini maksudnya!!" Suara Farhaan me inggi.


"Apa sih mas..?"


Farhan memperlihatkan status whatsapp yang diunggah Aldo...Farhan tahu Aldo adalah ketua team basket universitas. Diana pernah menceritakan itu.

__ADS_1


"late post..menjemput Doi ditravel.." begitu unggahan di SW nya Aldo sambil mengupload foto seorang perempuan yang sedang berjalan tetapi wajahnya di tutup oleh stiker.


Diana terkejut sekaligus bingung, gak tahu harus menjawab apaa.


"Ini foto kamu kan...?...mas hafal sepatunya, jam tanganya !!....tolong jelaskan Dii!!"


bentak Farhan.


Farhan menarik tangan Diana, membawa keluar dari cafe dan masuk ke dalam mobil.


"Kamu bohong Diana,ternyata hari minggu kemarin kamu dijemput Aldo di travel....jawabbbb Diana....kenapa kamu bohong !!...kenapa kamu mau dijemput dia..Jawabbbb!!"


Di dalam mobil masih diparkiran cafe Farhan marah besar kepada Diana.


Diana sudah menjelaskan kronologis dengan jujur kepada Farhan tapi Farhan semakin tidak terima.


"Mana ponsel kamu..mas telepon dia sekarang..dimana rumahnya ?"


Farhan menelepon Aldo menggunakan ponsel Diana, tapi entah kenapa ponsel Aldo tidak aktif.


"Sialan ....!!" lirih Farhan sambil mengacak reambutnya


"Dianaa...kamu mengkhianati mas hanya gara-gara mas ngajak kamu menikah?"


"Enggak mas..aku gak ada hubungan apa-apa sm Aldo...waktu itu aku gak minta dijemput


"Tapi kamu mau kan?...berduaan dalam mobil, makan malam dulu...itu apa artinya Diii....kamu mau putus sama mas ??"


"Gak mas..aku minta maaf...aku salah...tapi sumpah Aldo hanya teman biasa"


"Tapi dia menyukai kamu Dii...kamu ga ngerti atau pura pura gak ngerti sih...?"


"Maafkan aku mas..." Diana menunduk smbil menahan tangisnya


"Mungkin kamu udah gak sayang sama mas...ada laki-laki lain yang bisa menjaga kamu, melindungi kamu, setiap hari ada ddekat kamu....terserah kamu Dii"


"Dimana rumah Dia....sengaja dia gak aktifkan ponsel nya ya Dii?!!" masih dengan kemarahan yang meledak ledak.


"Aku gak tahu dimana rumah Aldo mas.." jawan Diana


"Bohong..." bentak Farhan


"Ya udah kalau mas gak percaya"


"Ya udah apa Diii...?!! Ya udah biarin mas di bohongi kamu?!!" tanya Farhan masih dalam suara yang tinggi.


"Ok Dii...mungkin kamu bosan sama mas, mungkin kamu pengen pacaran sama anak kuliahan, anak basket juga seperti kamu...daripada nanti mas dibobongi terus ...kita putuss Dii...!!"


"Mass...kok gitu sihh....Aaku udah jelasin semuanya, udah minta maaf juga..."


"Kamu bohongin mas Dii...kamu berduaan dalam mobil, makan malam bersama....apa arti nya itu?...dan anehnya kamu pura-pura tidak mengerti atas segala sikap dan perhatian laki-laki itu sama kamu...!!...udah kita pulang...maafkan mas kalau selama ini belum bisa menjadi seperti apa yang kamu harapkan...terima kasih waktu 1,5 tahun ini...."


Dalam perjalanan menuju tempat kost Diana, tidak ada obrolan lagi diantara mereka. Diana tahu percis kalau sedang emosi Farhan tidak bisa di tentang, semakin ditentang akan semakin meledak-ledak.


Diana juga merasa kalau sikap Diana salah, seperti memberikan harapan kepada Aldo, Diana gak peka kalau selama ini banyak sekali perhatian yang Aldo berikan padanya. Diana juga pasti akan marah kalau Farhan bberduaan dimobil dengan perempuan lain apalagi sampai makan malam berdua.


"Mas pamit pulang yaa..hati-hati jaga diri baik-baik jangan sampai salah memilih teman, sampaikan salam mas untuk Kak Aldomu itu..."


"Mass...."


"Turun Dii....udah malem, mas harus pulang"


"Hati-hati mas..."Diana turun dari mobil Farhan sambil menahan tangisnya


Diana khawatir melepas Farhan menyetir mobil dalam keadaan kacau, marah dan emosii.


"Semoga mas Farhan baik-baik saja, selamat sampai tujuan..aamiin" doa Diana dalam hati


*****

__ADS_1


__ADS_2