POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 44 Kembali ke Bandung


__ADS_3

Diana tiba dikantin dengan wajah cemberut.


"Ada apa sih mas ?", tanya Diana sambil duduk dikursi depan Farhan.


"Kamu kesini nonton basket atau janjian sama cowok?!."


"Ya,nonton basket lah...!!."


"Terus ini apa..?!!."


Farhan memperlihatkan foto Diana yang sedang ngobrol dengan Iwan, yang diambil secara diam-diam oleh Farhan.


"Ya mana aku tahu dia nonton juga, kebetulan ketemu terus ngobrol...salahmya dimana?!."


"Kamu harusnya menghindari dia, bukannya malah asyik ngobrol !!."


"Mas...sudah jangan suka membesar-besarkan masalah, aku sama dia hanya bertegur sapa biasa saja layaknya teman, disamping aku juga ada Lina dan teman-teman lainnya...lagian ngapain sih mata-matain aku kayak gini...!!."


"Mas ada tugas mendadak pengamanan di sini, bukan sengaja ngikutin kamu !!."


A"Ya sudah, aku lanjut nonton lagi..!!?" pamit Diana.


"Ini sudah hampir maghrib Di...pulang saja sekarang !!."


"Mas..acara final ini sampai malem, bentar lagi istirahat sholat maghrib saja..aku mau ke mushola dulu sama teman-teman yang lain, terus lanjut nonton !!."


"Dianaa....!!" Farhan agak meninggikan suaranya.


"please mas...aku kan dari tadi siang sudah minta ijin sama mas, ke mamah juga sudah ijin pulang agak malam...!!."


Farhan diam menahan marah, lebih tepatnya menahan cemburu


"Ok...mas ikut kamu...kita ke mushola, terus nonton basket bareng !!.'


"Terserah....!!." Jawab Diana ketus


Farhan dan Diana jalan beriringan menuju mushola di sebrang GOR.


Pukul 20.30 WIB Diana sudah tiba di rumah, langsung bersih-bersih dan menemui mamahnya di kamar.


"Mah...maaf ya Diana pulang agak malem, tadi acara final basketnya seru banget..!!".


"Iya gak apa-apa, yang penting mamah tahu posisi kamu ada dimana, dan jangan lupa sholat !."


"Iya mah, Diana ke kamar dulu ya mau sholat isya."


"Sudah makan malam?."


"Sudah mah, tadi sebelum pulang makan bakso di kantin GOR bareng teman-teman!!."


Setelah selesai sholat isya, Diana merebahkan tubuhnya di kasur.


"Di...sampai rumah jam berapa?", pesan masuk dari Farhan.


" Jam 20.30 WIB...."


"Ya sudah istrirahat...mas masih di kantor mau buat laporan dulu ."


"Iya mas..." jawab Diana singkat.

__ADS_1


"Kenapa sih jawabnya singkat-singkat begitu ?, masih marah sama mas ?."


"Enggak...lagi capek saja !!."


" Mas minta maaf, bukan mas posesif...gak suka aja kalau kamu ngobrol sama cowok, bersikap ramah kayak tadi !!."


"Iya...!!".


"Dii....mas video call yaa ?."


"Gak ahh...aku capek mau istirahat !!"


"Ok...tapi jangan ngambek terus !!."


"Iya enggak...udah ahh sana kerja !."


Diana merasa tubuhnya sangat lelah sekali hari ini, akhirnya tertidur dengan ponsel masih dalam genggaman tangannya.


Pukul 03.00 WIB, Diana terbangun karena kebelet pipis, kemudian ke kamar mandi sekalian mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat tahajud.


****


Hari minggu pagi, Diana tengah bersiap kembali ke Bandung. Hari selasa lusa Diana akan melaksanakan sidang skripsi, setelah sidang Diana masih harus berada di Bandung untuk mengurus pendaftaran dan segala persiapan untuk wisuda.


"Sudah siap Di...awas ada yang ketinggalan !!." Mamah mengingatkan Diana.


"Sudah mah...aman semua, tinggal menunggu mas Farhan menjemput...katanya sih sudah di perjalanan mah".


"Ya sudah..hati-hati ya di jalan, mamah mau berangkat pengajian dulu ya, gak enak sudah telat !!.'


"Iya mah...hati-hati ya...."


*****


"Makan yang banyak Di..biar gendut." goda Farhan


'"Nanti kalau aku gendut mas ilfeel lagi...!!", jawab Diana merajuk.


",Ya enggak lah...mau gendut, mau kurus mas tetap cinta..hehe."


"Gombal ahhh...., cowok tuh kan sukanya liat cewek cantik, langsing !!."


"Gak semua cowok gitu..! "


"Bohong ahh....!!."


"Ya mungkin kesan pertama yang di lihat fisik, tapi selanjutnya masa mau terus-terusan lihatin fisik saja!!."


"Sudah ahhh, jangan gombal sudah gak mempan!!."


"Tapi serius Di..dalam sebuah hubungan ketertarikan fisik pasti ada, tapi setelah berjalan seiring waktu perlu ada saling pengertian, harus nyambung kalau lagi ngobrol, saling menghargai...emangnya kamu mau punya pacar ganteng tapi gak bisa diajak diskusi, tidak nyambung kalau ngobrol..?."


"Ya gak mau..tapi tetapkan untuk sampai di tahap cocok, nyambung, saling pengertian, saling menghargai di awali dengan ketertarikan fisik !."


"Iya .iya...habisin makanannya...!!'


Setelah selesai makan siang, Diana dan Farhan melanjutkan perjalanannya menuju tempat kost.


"Masuk dulu mas...!"

__ADS_1


Diana membuatkan secangkir kopi untuk Farhan, dilanjutkan dengan packing barang-barang yang akan dibawa pulang oleh Farhan.


"Mas, titip ini ya...nanti biar diambil sama mang Ujang ke asrama."


Diana mentipikan satu koper dan 2 Tas besar berisi baju dan perintilan lainnya selama lebih kurang 4 tahun kost.


"Iya...nanti mas anterin saja ke rumah!."


"Ok...makasih yaa !!."


"pulang lagi kapan ?, kalau mas gak sibuk nanti dijemput !!."


"Paling minggu depan mas, setelah sidang langsung daftar wisuda dan mempersiapkan semua persyaratannya, mudah-mudahan lancar dan bisa ikut wisuda bulan depan ."


"Aamiin....hati-hati disini, jangan nakal. Jangan macem-macem !!."


"Iyaa.....lagian macem-macem apa sih?!."


Mereka ngobrol sambil duduk lesehan di karpet kamar kost Diana.


"Kost an kamu selesai bulan apa?."


"Dua minggu lagi habis kontraknya mas..!"


Farhan bergeser duduknya, mendekat ke arah Diana, Menarik lembut jemari Diana dan menggenggamnya erat.


"Mas pulang dulu...semoga lancar sidangnya, maaf mas gak bisa nungguin pas waktunya sidang, kebetulan ada kegiatan yang gak bisa di tinggal !."


"Iya gak apa-apa mas, terima kasih yaa support nya selama ini, terima kasih sudah sabar menunggu selama ini...!!".


Farhan membawa tubuh Diana, memeluknya dengan erat...tidak terasa bulir bening jatuh dipipi Diana.


"Jangan menangis, ini saat-saat yang kamu tunggu, yang kita semua tunggu...terima kasih sudah berjuang untuk mas, terima kasih sudah mau bertahan dengan segala sifat dan sikap mas yang kadang posesif, kadang keras dan sering juga kekanak-kanakan!!."


Farhan mengecup lembut kening Diana, turun ke pipi dan berakhir dengan ******* bibir Diana dengan lembut.


Diana mengurai pelukannya, mendorong pelan tubuh Farhan.


"Sudah sore mas, nanti kemaleman....katanya nanti malam ada kegiatan ?."


"Iya Di...mas pulang dulu ya, nanti makan malam pesan online saja, gak usah keluar cari makan !!".


'"Ini juga banyak cemilan, kayaknya gak perlu beli makan malam."


"No Di..tetap harus makan malam walaupun sedikit."


"Iya...iya..cerewet !!."


Diana mengantarkan Farhan sampei ke mobilnya, sambil mendorong koper, sementara dua tas besar Farhan yang membawanya.


"Hati-hati ya mas...jangan ngebut dijalannya..!."


"Iya Di....mas jalan dulu ya....."


Mobil Farhan menjauh, menghilang di belokan ujung gang.


Diana masuk kembali ke kamar kostnya, beristirahat merebahkan tubuhnya di kasur.


******

__ADS_1


"


__ADS_2