POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 9 Perayaan Kecil untuk Diana...


__ADS_3

Hari ini hasil tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi negeri akan diumumkan. Diana Sudah siap siap di depan laptop untuk melihat hasilnya melalui Website.


"Gimana Di...udah ada hasil nya?" Tanya papah sebelum berangkat ke kantor.


"Belum ada pah...kayaknya sebentar lagi deh...doain ya pahh, mah...duhhh deg degan banget"


"Bismillah aja Di...insya alloh ada rejekinya diterima di universitas pilihan kamu...hasil tidak akan menghianati proses" kata mamah menenangkan Diana.


Ada pesan masuk dari mas Farhan.


"Assalamualaykum Diana..gimana udah ada pengumumannya..?"


"Belum mas..."


" Ya Udah kabarin mas yaa kalau udah ada hasilnya....mas ke kantor dulu"


"wokehh mas..selamat bekeja..semangat yaa"


"Makasih yaaaa honey..muaachhh.."


Pukul 11.00 WiB, Diana masuk kembali ke link pengumuman hasil ujian, ternyata udah ada pengumuman hasil dari jam 10.00...tadi Diana ketiduran saking pegelnya menunggu dari Jam 06.00. Diana fokus ke layar laptop mencari nama dan nomor ujiannya.


"Yessss...Alhamdulillah aku diterima di universitas pilihanku"


Diana loncat loncat kegirangan


Ya Diana di terima di jurusan Psikologi Klinis, sesuai dengan cita cita dan impian nya selama ini.


"Alhamdulillah Ya Alloh..." Diana sujud syukur.


Aku harus kabari papah dan mamah. Kedua orang tua Diana sudah berangkat kekantor sejak pukul 07.00 WIB


"Selamat ya Di semoga berkah...papah bangga sama kamu Di" papah membalas pesan yang dikirim Diana.


"Alhamdulillah nak..mamah seneng banget...selamat yaa Diana..."


Baru saja Diana akan memberi kabar kepada Farhan..tiba tiba ponselnya berdering.


"Assalamualaykum mas..."


"Waalaykumussalam.


...Gimana Di udah ada hasilnya?"


"Udah mas...baru saja keluar pengumumannya" jawab Diana terdengar kurang bersemangat.


" Hei Di..kenapa lemes gitu sih? "


tanya Farhan


Farhan terdiam sesaat di ujung telepon, merasa ada yang ga beres. "apa mungkin Diana Gagal ?" tanya Farhan dalam hati.


"Hallo mas..masih disana kan? Kenapa diem aja"? Tanya Diana


"Iya Di..mas disini...gimana diterima ga Di? "tanya Farhan penasaran


"Hhmmm..kasih tahu ga yaa"canda Diana


"Diana..sayang..jangan becanda donk"


" Akuuu..akuuu....diterima mas.."

__ADS_1


Diana berteriak kencang sekali di sebrang sana, sampe Farhan harus menjauhkan ponsel dari telinganya


"Ya ampun Diana...berisik banget..telinga mas sampe sakit gini"


"Hehe..maaf..maaf mas"


"Alhamdulillah


selamat Ya Di...proud of you" kata Farhan lirih di sebrang sana.


"Hey mass. Kenapa kayak ga seneng gitu? " tanya Diana


"Mas seneng banget Di...mas bangga sama kamu...tapi ada sedikit rasa sedihh.."


" Sedih kenapa sih mas...aneh banget dehh"


"Mas sedih...kita LDR an ya Di, ga bisa ketemu setiap hari, kamu harus kost di Bandung"


"Ya Alloh mas...tiap minggu aku bisa pulang..atau bisa juga mas yang ke Bandung kalau lagi libur kerja, bisa video call, bisa teleponan, bisa kirim pesan"


" iyaa ..iyaa Diana sayang...awas jangan jatuh cinta sama mahsiswa yaa.." kata Farhan


" Udah ah mas jangan terlalu berpikir jauh...seperti komitmen kita di awal..jalani aja..kalau jodohpun ga akan kemana..please support aku yaa..." pinta Diana


"Tapi jodoh harus diperjuangkan Di..harus dikejar"


" Iya..iya mas..udah ahh ga usah ngobrolin yang berat berat dulu , aku lagi Happy nih.."


"Ok Di..nanti sore ketemu yuu...mas jemput ke rumah yaa?"


pinta Farhan kepada Diana


" Ok Di...kita rayakan keberhasilan kamu, mas jemput nnti malam yaa..see U Di..mas lanjut kerja dulu yaa"


" Ok mAs..semangat ya kerja nya mas"


****


Pulul 19.00 WIB Farhan sudah sampe di rumah Diana.


"Selamat malam tante..Diana nya ada?"


"Owh Nak Farhan silahkan masuk..tunggu sebentar ya Diana masih siap siap di kamar"


"Iya tante...gimana kabar om, kata Diana 2 Hari yang lalu masuk UGD?" tanya Farhan


" Iya nak..cuma beberapa jam saja di UGD, agak sesak nafasnya, jadi hanya di oksigen saja" jawab mamahnya Diana.


" sekarang juga om lagi istirahat jadi ga bisa nemuin nak Farhan


" Gak apa apa tan..tadi nya sih, kita pikir om dan tante bisa ikut bareng aku dan Diana untuk makan malam bersama"


"Terima kasih nak Farhan, kalian aja pergi berdua..hati hati ya tante titip Diana". Pesan mamah Diana kepada Farhan.


Diana membawa dua gelas teh hangat ke depan


"kok belum siap Di?" tanya mamah


" Tanggung Sholat Isya dulu mah, biar tenang"


"owh iyaa...kalau begitu mamah ke kamar dulu ya Di..nak Farhan tante tinggal ya.."

__ADS_1


" Iya tante silahkan...selepas sholat isya nanti Pamit ya tante bawa Diana keluar sebentar"


" Iya hati hati ya...jangan pulang terlalu malam"


***


Waktu menunjukkan pukul 19.45 Farhan dan Diana sudah sampai di restoran yang terletak di tengah kota.


" Pesen makanannya Di...."


" Mas mau makan apa?


"Samain saja sama kamu Di..ini kan makan malam untuk merayakan keberhasilan kamu, syukuran berdua saja..hehe"


Diana memesan 2 porsi Beef Steak dan french fries, serta Dua minuman es jeruk, ditambah 1 porsi onion ring kesukaan Farhan


"Cukup ya mas pesanan nya ini saja?


"terserah, kamu mau apalagi..ga pesen cemilan buat kamu? " tanya Farhan


"Ga usah ah mas..kebanyakan..sayang nanti ga habis..mas juga harus irit ga boleh boros boros" Kata Diana seperti mamah yang sedang menasehati anak nya.


"Ya udah..kasih ke waiters pesanannya" perintah Farhan


"Di..kamu tuh memang berbeda, lebih dewasa dari usiamu...padahal kamu anak bungsu,dari keluarga yang harmonis...kamu wanita mandiri, apa ada nya, ga manja...mas semakin sayang sama kamu Di..dan yang pasti semakin takut kehilangan kamu"


Farhan menggenggam erat jemari Diana, kemudian mengecupnya singkat


"mas ihh malu tahuuu..."


"malu sama siapa Di...kita ga ngapa ngapain kok...hehe" Farhan tertawa gemes sekali kalau melihat Diana merajuk seperti ini.


" By the way..ada berapa pesan ucapan selamat hari ini?...dari Iwan, Ikbal, roni, anto..dan siapa lagi Di?" Farhan menggoda Diana.


"Apaaan sih mas..jangan mulai dehh..aku ga mau berantem ahh capee..."


" Siapa yang ngajak berantem?...secara Diana Prameswari siswi populer di sekolah, menonjol bidang akademis, jago basket, jago volly..cowo mana coba yang ga tertarik sama kamu Di?"


"Buktinya aku memilih kamu ...Farhan Prasetyo seorang play boy, seorang polisi muda..yang beberapa bulan lagi akan berusia 25 tahun..."


"Hhmmm..ralat, aku bukan play boy..cewek cewek itu aja yang datang sendiri..ada yang kirim makanan ke asrama, ada yang kirim kirim pesan whatsapp..padahal aku mah biasa aja..." panjang lebar Farhan menjelaskan.


"Hhmmm sombong sekali pa polisi ini, sok ganteng padahal Biasa aja...hehe". Diana menggoda Farhan.


"Iyaa Di..dari sekian banyak perempuan..cuma kamu satu satunya yang mengatakan aku laki laki biasa aja..hehe dan kamu


memilih akupun karena dipaksa, karena dikejar kejar terus..iya kan? .padahal belum ada cinta di hati kamu untuk akuu"


" Let see mas...Mengalir aja dulu sesuai komitmen awal..."


Makanan sudah datang, sambil makan kita terus ngobrol tentang segala hal, tidak berasa waktu menunjukan puku 21.30 WIB. Farhan dan Diana memutuskan untuk segera pulang.


Setibanya di parkiran ada seseorang yang memanggil Diana.


" Dii..Diana....tunggu"


Jreng jreng..siapa kah yang memanggil Diana...


**Tunggu Bab berikutnya yaaa readerss


"

__ADS_1


__ADS_2