POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 58 Damai itu Indah


__ADS_3

Hari minggu yang indah, matahari bersinar dengan cerahnya. Farhan baru saja pulang joging bersama Andre. Tadinya ingin mengajak Diana joging tapi rupanya kekasih hatinya itu masih saja marah.


"Di, mang Ujang jam berapa ke sini?" Farhan mengirim pesan kepada Diana.


"Sebentar lagi mau berangkat,lagi siap-siap."


"Kamu kesini juga kan?" tanya Farhan.


"Enggak, aku belum mandi lagi nonton drakor."


"Ya udah gak apa-apa, lanjut aja nonton drakornya."


Pukul 08.30 WIB mang Ujang sudah berada di rumah Farhan.


"Mang kerjaan di rumah Diana sudah beres?"


"Sudah mas, dari jam 7 sudah beres nyapu halaman depan, menyiram bunga, udah bersihin kandang burung, udah manasin mobil."


"Alhamdulillah kalau sudah beres, saya ke luar dulu sebentar ya mau beli cat nya, bikin kopi dulu sana di dapur."


"Iya mas nanti kalau mau ngopi juga pasti bikin sendiri ke dapur, sambil nunggu mas Farhan beli cat mang mau bersihin dulu got depan."


Farhan pun pergi dengan menggunakan motor. Tujuan utamanya menjemput Diana di rumahnya, baru nanti membeli cat.


Ting tong ting tong, bel di rumah Diana berbunyi.


"Siapa sih yang dateng, ganggu aja lagi asyik-asyik nonton drakor!" Diana ngedumel sendiri sambil berjalan keluar dari kamar hendak membuka pintu depan.


"Pagi Diana sayang..."


"Ngapain kesini?, kan ada mang Ujang di rumah mas?"


"Mau jemput kamu, gak semangat kerja di rumah kalau gak ditungguin kamu!" goda Farhan.


"Iihh lebay banget...kalau aku ada disana yang ada kamu gak bantuin mang Ujang, lagian aku mau di rumah aja nonton drakor sambil nunggu mamah pulang."


"Mas janji bantuin mang Ujang biar cepat selesai, tapi kamu ikut ke rumah ya biar semangat..hehe, kamu bisa nonton drakor juga di rumah mas."


"Enggak ah, di sana gak bisa dasteran kayak gini!"


"Di, kenapa sih ngambeknya gak selesai-selesai ?, udah dong mas kan udah minta maaf ."


"Gak marah, lagi males aja ke luar rumah, pengen dasteran dan rebahan sambil nonton."


"Owh gitu ya?, ya udah mas temenin di sini ya, biar mang Ujang kerja sendiri aja."


"Mas ihh kasihan mang Ujang kerja sendiri !!"


"Ya udah mas telepon aja mang Ujang suruh pulang, gak jadi ngecat pager nya!" Farhan mengancam Diana.


"Iihh nyebelin banget...!!" Racau Diana.


"Kenapa Di ?, ngecat pagar bisa besok lagi atau kalau mang Ujang sibuk mas bisa nyuruh orang lain."


"Iihh kesel banget...ya udah tunggu aku ganti baju dulu !!" Diana masuk hendak berganti pakaian.


Farhan tersenyum tipis, akhirnya berhasil mengajak Diana walaupun dengan cara memaksa.

__ADS_1


"Jam 13.00 aku harus pulang ya, mau tidur siang!"kata Diana sebelum naik di boncengan motor Farhan yang tinggi.


"Siap tuan putri, sesudah makan siang nanti mas anterin pulang."


Dengan perasaan malas Diana akhirnya ikut dengan Farhan ke rumahnya.


"Kita beli cat dulu sebentar ya Di." ujar Farhan.


Mang Ujang dan Farhan sibuk di depan, sementara Diana asyik nonton drama korea di dalam.


"Di, beli makan siang ya, online saja." Tiba-tiba Farhan sudah duduk di sofa samping Diana.


"Mas ih bikin kaget saja.!"


"Asyik banget nonton sampai gak sadar mas masuk."


"Seru banget film nya mas, romantis banget nih cowok, sampaj baper nontonnya."


"Hhmmm, jadi suka cowok romantis ya?" tanya Farhan.


"Siapa coba yang gak suka di ratukan oleh pasangannya." Jawab Diana.


"Tapi kenapa kamu gak suka kalau mas panggil sayang, honey!."


"Gak pantes mah, gak sesuai sama wajah..hehehe." Diana menggoda Farhan.


"Ya udah sana cari orang korea aja!" lirih Farhan sambil menyandarkan punggungnya ke sofa.


"Serius..?" tanya Diana lagi menggoda Farhan.


"Serius, tapi mas bikin gak nyaman hidup kalian nanti !!"


Farhan masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, waktu sholat duhur sudah tiba.


Sedangkan Diana langsung memesan makan siang.


Pukul 13.00, mang Ujang melanjutkan lagi pekerjaannya setelah sholat duhur dan makan siang.


"Aku pulang ya mas, ngantuk mau tidur siang."


"Tidur disini aja, nanti sore mas bangunin !"


"Gak ah di rumah saja!."


"Sebentar lagi Di, masih panas banget diluar, nanti dianter pulang."


"Aku pulang pake motor mang Ujang aja, nanti sore mas anterin mang Ujang pulang."


" Udah nanti dianter aja, nunggu agak teduhan dikit!" perintah Farhan.


"Gak ah mau pulang sekarang, gerah pengen mandi terus tidur, nanti keburu mamah pulang !." Diana merajuk.


"iya - ya sekarang dianter..!."


"Mas ihh..ngeselin deh, aku pulang pake motor mang Ujang, nanti sore mas anterin mang Ujang pulang !!"


"Iya udah gimana kamu aja Di.."

__ADS_1


Mereka keluar rumah beriringan.


"Di pulang duluan ya pake motor mang, nanti sore mang Ujang pulangnya dianterin mas Farhan." Pamit Diana kepada mang Ujang.


"Iya neng silahkan, gampang soal pulang mah bisa pake ojek." jawab mang Ujang.


Pukul 14.00 Diana sudah tiba di rumah, langsung masuk kamar untuk tidur siang.


Diana bangun tidur pulul 16.15 WIB.


"Sholat ashar dulu ah, langsung ke dapur masak untuk makan malan sekaligus menyambut pulangnya mamah dan keluarga tante Rina. Tante Rina harus makan malam dulu disini sebelum pulang ke rumahnya." bathin Diana.


Diana membuat soto ayam, acar mentimun, perkedel jagung dan goreng krupuk. Setelah berjibaku sekitar 1 jam di dapur dibantu istrinya mang Ujang akhirnya masakan beres.


"Bi, tinggal masak nasi ya di rice cooker, agak banyak masaknya. Di mau mandi dulu ya, eeh mang Ujang belum pulang ya bi? " langkah Diana terhenti karena dari tadi belum liat mang Ujang.


"Baru mau jalan katanya neng, dianter sama mas Farhan."


"Ya udah Di mandi dulu ya."


Diana keluar kamar sesudah rapih dan wangi, terlihat Farhan sedang duduk di teras sambil menyesap rokok di temani secangkir kopi.


"Udah lama mas ?" tanya Diana


"Udah setengah jam." Jawab Farhan santai.


"Apaan sih setengah jam, itu kopi aja masih panas."


"mamah kira-kira sampai jam berapa Di?"


"Paling satu jam lagi sampe, bada maghrib lah. Tadi berangkat dari sana jam 15. 00 WIB."


Adzan maghrib berkumandang dari mesjid yang tidak terlalu jauh dari rumah Diana.


"Mas ke mesjid dulu ya sama mang Ujang."


Pukul 18.45 mamah Diana sudah tiba di rumah.


Maa Farhan menemani ngobrol suami tante Rina di ruang tamu, sementara Mamah, tante Rina dan putrinya bergantian membersihkan diri.


Diana menyiapkan makan malam untuk semua.


"Ayo Mah, Om, tante kita makan malam dulu." Ajak Diana, tak lupa juga mengajak Farhan.


Setelah selesai makan tante Rina pamit untuk pulang, padahal mamah sudah menyuruh untuk pulang besok saja bada sholat subuh.


"Tante pamit yaa, biar nanti sekalian istirahatnya di rumah...terima kasih makan malam nya ya Di."


"Sama-sama, makasih juga sudah mau mengantar mamah pulang kampung. Hati-hati dijalan ya om, tan."


Mamah pamit masuk ke kamar untuk istirahat setelah tante Rina Pulang.


"Mas pulang ya Di, udah malem juga. Kamu langsung istirahat besok kan harus kerja." Farhan pamit kepada Diana.


"Iya, mas juga jangan kemana-mana dulu langsung pulang istirahat.!" perintah Diana.


"Siap sayang."

__ADS_1


"Hhhmmmm....hati-hati mas !"


******


__ADS_2