
Hari ini Diana ada jadwal tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri....Diana hanya memilih pergurruan tinggi di kota Bandung saja.
Karena papahnya sering sakit sakitan, sudah tidak kuat menyetir kendaraan jauh, hari ini Diana pergi ke Kota Bandung menggunakan travel berangkat bersama Melda. Kebetulan Dimas kaka nya Diana baru Satu bulan ini mendapatkann pekerjaan di kota Jakarta. Ya..tidak lama setelah sidang skripsi Dimas diterima kerja di sebuah perusahaan Swasta di kota Jakarta.
Kebetulan Diana dan Melda mendapat jadwal tes pukul 13.00, ditempat yang sama tapi berbeda ruangan,
jadi tidak khawatir kesiangan walaupun berangkat menggunakan travel. Rencananya nanti sore pulang dari bandung akan di jemput oleh Farhan selepas Farhan pulang kerja
Orang tua Diaana sekarang sudah mengetahui kedekatan Diana dan Farhan, meskipun belum memberi restu 100 %, karena mamah dan papah nya masih berharap Diana menyelesaikan dulu kuliah kemudian bekerja baru menikah.
Sesekali Farhan berkunjung ke rumah Diana, bahkan Dimas dan Farhan sudah layaknya bestie saja, karena jarak usia yang hanya selisih bbeberapa tahun saja.
"Di..hati hati dijalan yaa..semoga lancar dan dimudahkan ujiannya, nanti sore tunggu mas jemput di rumah kaka nya Melda..jangan pulang pake travel yaa..mas jalan dari sini sekita jam 15.00 WiB" pesan mas Farhan masuk ke ponsel Diana
"Ok mas...hati hati nanti di jalan nya ya mas"
"Siap honey..mas kerja dulu, yaa kabari kalau dah sampe di tujuan"
"Alhamdulillah selesai juga mengerjakan soal soal ujian, semoga hasil nya baik ya Alloh"
Diana berdoa dalam hati
Waktu menunjukakb pukul 16.15, sebentar lagi mas Farhan akan sampe
"Mas baru keluar gerbang tol Di....kamu cari mesjid aja dulu sekitar gedung, sholat ashar dulu..mas sudah sholat tadi di rest area"
" Iya mas..telepon aku ya kalau udah sampe disini" pinta Diana
Diana sudah kembali menunggu Farhan di salah satu tempat duduk dekat parkiran mobil, belum terlihat mobil Farhan di parkiran kemungkinan kena macet. Sementara
Melda sudah dijemput sama kaka nya dari jam 16.00 tadi
Ddrttt..Ddrttt..ddrtt...ada panggilan masuk ke ponsel diana
"Hallo mas...udah sampe mana?"
" Mas udah diparkiran..tengok ke sebelah kiri..mas udah liat kamu meskipun agak jauh jaraknya"
Diana berjalan ke arah Farhan
"cape yaa Di...?" tanya Farhan
"Engga mas..cuma pusing aja ngerjain soal soal tadi"
" Ya udah kita cari makan dulu yaa...baru jalan pulang....mau makan apa Di ?" ..tanya Farhan
" Terserah mas aja yang penting kenyang..hehe"
"ok..kita makan di rumah makan sunda saja yaa?"
Selesai makan adzan maghrib berkumandang.
__ADS_1
"Kita sholat maghrib dulu disininya Di.."
"Ok mas.."
Pukul 20.00 sudah sampe dikotaku tercinta
"mampir asrama bentar ya Di...?"
"Ngapain mas?"
"mandi dulu bentar..mas tadi dari kantor langsung berangkat. Badan lengket gini, ga enak"
"Ok. Ga pake lama ya.."
"Siappp.."
Diana memainkan ponsel nya di ruang tamu asrama Farhan. 15 menit kemudian Farhan sudah selesai mandi dan berganti pakaian
"Minum dulu Di..aku buatin coklat hangat"
"Makasih ya mas.."
"sama sama...Di.. maafkan sikap aku waktu itu, aku marah, cemburu baca pesan itu...sekarang maukan jelasin siapa laki yang kirim pesan itu?..ada satu lagi pesan dibawah nya, dari ka ikbal..siapa dia?"
kembali Farhan bertanya tentang siapa pengirim pesan itu
"Baiklah mas...tapi jangan marah yaa!" pinta Diana.
" Ga Di...sepertinya dia menyukai kamu, dari caranya dia mengucapkan selamat kelulusan sama kamu berbeda sekali"
" Biasa aja kok mas...dia baik dan perhatian sama semua anak basket"
" Kamu suka dia care sama kamu?" tanya Farhan dengan tatapan dingin kepada Diana.
"Mas...jangan mulai deh...nanti kita berantem lagi...kalau misalnyapun dia suka sama akuu ya biarin aja, itu hak nya Dia kan mas?"
"Tapi aku ga suka ada yang care sama kamu, Di"
"Ya aku juga ga bisa melarang orang untuk menyukai aku mas...yang penting sekarang aku pacar kamu..titik..selesai" Diana mulai males melanjutkan obrolannya dengan Farhan.
" It's ok Di...mana ponsel kamu? mas pinjem sebentar aja"
" mau apa mas...?" tanya Diana
Diana akhirnya menyerahkan ponsel nya kepada Farhan
" udah mas blokir nomor nya ka ikbalmu itu..."
" Mas. Harus yaa sampai segitu nya.?..tapi terserah deh gimana mau nya mas Farhan aja"
Diana males berantem lagi sama Farhan.
__ADS_1
"Satu lagi Di..siapa laki kaki
yang memuji muji kamu itu...kamu hebat lah, keren katanya..siapa Dia?.sengaja ya nomornya ga di save tapi diingat ?"
"Mas..aku mau pulang udah malem..." Diana males menjawab pertanyaan Farhan
"Jawab dulu..baru aku anter pulang..."
"Aku pulang pake ojek online aja mas..."
"Di..kenapa sih harus marah, tinggal jawab aja siapa dia.. selesai kan masalah nya" suara Farhan meninggi"
"Baik mas...kalau jawaaban ini akan membuat mas bahagia dan puas...Namanya Iwan, kaka kelasku di SMA, sekarang dia kuliah di Semarang Semester 3, Dulu kami pernah dekat, tapi semenjak Dia keluar SMA dan kuliah di Semarang sudah tidak pernah ada komunikasi lagi, kecuali waktu itu ketemu di kantin sekolah tidak sengaja dan pada saat kelulusan dia mengirim pesan mengucapkan selamat atas kelulusanku....cukuppp..puasskan?" Diana terisak karena merasa ditekan oleh Farhan
" Kenapa nangis Di....ga salahkan kalau aku ingin tahu masa lalu kamu, ingin tahu siapa laki laki yang pernah deket dengan kamu?" tanya Farhan
" Aku ga mau ada yang gangguin kamu...kamu milik aku Di"
"Mas..aku tahu batasan, tolong jangan posesif seperti ini mas..." Diana memohon kepada Farhan
"Aku ga bermaksud posesif Di..semua karena aku mencintaimu..kenapa waktu diparkiran sekolah kamu ga cerita tentang kaka kelas mu itu..kalian sengaja kan janjian bertemu di kantin sskolah ?"
" mas..please cukup...aku capee...aku ga pernah janjian dengan siaapapun..kalau dia ada di sekolah sore itu apa hakku melarang Dia datang ke sekolah?"
"Dia sengaja menunggu kamu di kantin...sengaja ingin menemui kamu...."
" Ya terserah..apa itu salahku mas?"
"Aku pulang mas..males ribut terus, aku ga suka yaa sikap kamu yang posesif seperti ini"
Diana berdiri untuk segera pulang.
"Mau kemana...Di?..maafkan aku yaa. Aku ga mau kehilangan kamu Di...,"
Farhan berdiri menarik tangan Diana dan membawa Diana kedalam pelukannya.
Tatapan mereka beradu, Farhan mendekati wajah Diana, ******* bibir Diana dengan lembut...
"Mass udah..." Diana berusah melepaskan ciuman itu, tapi Farhan menekan tengkuk diana dengan kuat.
"Nikmati Di.."bisik Farhan percis di telinga Diana
" Mas ahh...eemmmm" Satu ******* lolos dari bibir Diana
"cukup mass..udah malam..aku harus pulang"
"Ok Di.." Farhan mengecup kening Diana untuk beberapa saat.
"manusia aneh...posesiff banget" bathin Diana
***
__ADS_1