POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 60 SAHH !!


__ADS_3

09 Mei, hari minggu yang cerah.


Hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Farhan dan Diana akhirnya tiba.


Sejak pukul 05.00 WIB Diana dan keluarga intinya sudah berada di salah satu ruangan gedung tempat akan berlangsungnya akad nikah dan resepsi pernikahhannya bersama Farhan. Lebih kurang 3 jam Diana di rias oleh team MUA yang sudah dipilih. Sementara mamahnya dan Raniya kakak iparnya di tangani oleh asisten MUA.


Pukul 07.30 WIB seluruh keluarga besar Diana sudah tiba di gedung dengan dandanan yang cantik dan menggunakan seragam keluarga.


"Mah Di deg-degan banget." Kata Diana sambil menggenggam erat jemari mamahnya.


"Tarik nafas, buang perlahan lakukan berulangkali sambil berdoa, Insya Alloh akan lebih tenang. Semua akan baik-baik saja dan berjalan lancar." Pesan mamahnya memberi kekuatan kepada Diana.


Diana dan mamahnya masih menunggu di ruangan yang khusus disediakan untuk merias pengantin dan untuk istirahat pengantin.


Akad nikah akan dilaksanakan pukul 09.00 WIB.


Team WO bulak-balik di area dalam dan luar gedung untuk memastikan kembali semua sudah siap.


Tepat pukul 08.30 Farhan beserta rombongan keluarga besarnya sudah tiba di halaman depan gedung.


Team WO sudah mengatur sedemikian rupa untuk melakukan upacara penyambutan kedatangan mempelai pria beserta keluarga.


Sementara Diana yang di apit oleh mamah dan kakanya diikuti oleh keluarga besarnya sudah bersiap di dalam menyambut Farhan dan keluarga besarnya.


Setelah sedikit melaksanakan upacara penyambutan, kini kedua mempelai sudah duduk di tempat


yang sudah disediakan untuk melaksanakan akad nikah.


Penghulu, wali nikah dan saksi nikah sudah duduk ditempatnya masing-masing.


Tepat pukul 09.15 WIB akad nikah dimulai


Farhan dengan lantang mengucapkan ijab kabul.


"Bagaimana sah ?" tanya penghulu kepada para saksi.


"Sahh...." jawab para saksi serentak.


"Alhamdulillah.." Ucap mamahnya Diana.


Semua yang hadir menyaksikan akad nikah mengucap Alhamdulillah juga secara bersamaan.


"Alhamdulillah lancar ya Alloh." guman Diana dalam hati.

__ADS_1


Selanjutnya adalah rangkaian acara sesudah akad nikah. Khutbah nikah, penandatanganan buku nikah, foto pengantin beserta keluarga inti terakhir upacara adat sebelum acara resepsi dimulai.


Acara demi acara sudah dilalui, banyak tamu yang hadir memberikan ucapan selamat dari mulai tetangga kedua mempelai, rekan kerja kedua mempelai, teman-teman, kerabat dan rekan-rekan orangtua kedua mempelai.


Pukul 15.00 WIB acara resepsi sudah selesai dilaksanakan. Kedua keluarga besar Diana dan Farhan sudah meninggalkan gedung. Ada juga yang memutuskan langsung pulang ke kotanya masing-masing.


Kedua orang tua Farhan beserta adik-adiknya akan kembali ke Solo bada maghrib.


"Farhan bapak beserta ibu dan adik-adikmu akan pulang ke Solo bada sholat maghrib, sekarang mau pulang dulu ke rumah kamu untuk istirahat beberapa jam." Ujar bapaknya kepada Farhan sebelum meninggalkan gedung.


"Iya pak, sekarang Farhan mau pulang dulu ke rumah Diana untuk mandi dan berganti pakaian, sekitar jam 17.00 WIB nanti Farhan dan Diana ke rumah cluster."


Tiba di rumah, Diana dan Farhan bergantian membersihkan diri, kemudian berganti pakaian dan melaksanakan sholat ashar.


"Satu persatu saudar-saudara Diana pamit untuk pulang ke kotanya masing-masing.


Hanya tersisa keluarga kecil kak Dimas yang baru akan kembali ke Jakarta besok sore.


Waktu menunjukkan Pukul 17.15 WIB.


"Mah, Diana pamit ke rumah mas Farhah dulu ya, Bapak dan ibu juga adik-adik mas Farhan akan kembali ke Solo bada maghrib." Pamit Diana kepada mamahnya.


'Iya Di, salam ya buat mertua kamu. Mamah sudah siapkan makanan dalam rantang untuk makan malam di sana sebelum berangkat ke Solo, alhamdulillah masih banyak sisa makanan dari pihak catring."


"Cie cie bulan madu nih !" goda Dimas.


"Apaan sih ka, kayak gak pernah jadi pengantin aja." Wajah Diana memerah digoda kakaknya.


"Bro, titip adek gue ya, kalau rewel anterin pulang aja!" teriak Dimas kepada Farhan.


"Siap bro." jawab Farhan sambil tersenyum.


"Sudah-sudah keburu maghrib.... Dimas jangan becanda aja !" perintah mamah kepada Dimas


Farhah dan Diana pamit kepada mamah dan kak dimas juga kak Raniya, sebelum keluar rumah tidak lupa membawa rantang yang berisi lauk pauk dan 2 kotak dus besar yang berisi nasi dan kue-kue.


"Titip Diana ya nak Farhan, hati-hati dijalan ya!"


Tepat pukul 17.45 WIB mereka tiba di rumah cluster.


Diana langsung menata makanan di meja makan dibantu oleh Fera dan Fanny.


"Bapak, Ibu kita makan dulu yu !" ajak Diana kepada mertuanya. Tak lupa juga mengajak adik-adik iparnya.

__ADS_1


Masih ada waktu sekitar 15 menit sebelum adzan maghrib berkumandang.


Pukul 18.45 semua keluarga Farhan sudah bersiap untuk pulang, barang-barang bawaan semua sudah masuk bagasi, ada juga yang disimpan di tengah.


"Bu, ini ada titipan kue dari mamah untuk cemilan di jalan." Diana menyerahkan satu kotak dus ukuran sedang kepada ibunya Farhan.


"Terima kasih Di, sampaikan salam ibu buat mamah. Kapan-kapan ajak main ke Solo ya!"


"Iya bu, nanti Diana sampaikan. Insya Alloh kalau nanti ada acara syukuran di Solo mamah akan Di ajak ikut ke Solo."


"Ya udah kita pamit ya Di. Farhan ingat sekarang kamu sudah menjadi suami, tanggung jawab kamu semakin besar, jadilah laki-laki yang bertanggung jawab, melindungi istri." Pesan bapak sebelum masuk ke dalam mobil


"Iya pak...hati-hati di jalan ya, kabari kalau sudah tiba di Solo !"


Diana dan Farhan mencium takjim tangan bapak dan ibunyaa. Kemudian bergantian memeluk adik-adiknya.


Air mata tidak bisa dibendung mengiringi perpisahan Farhan dan keluarganya.


"Nanti dikabari ya mas tanggal berapa pastinya kita mengadakan syukuran di rumah." bisik Fera kepada Farhan.


"Iya, kalau bisa ambil hari Sabtu pas Diana lagi libur kerjanya. Jadi kita bisa berangkat Jumat sore, Minggu pagi bisa kembali lagi."


"Iya mas nanti aku atur waktunya."


"Fera ayo cepat masuk, lagi bisik-bisik apa sih?" teriak bapak dari dalam mobil.


Mobil yang membawa keluarga Farhan sudah menjauh.


"Alhamdulillah ya Dii semua berjalan lancar." Ucap Farhan setelah mereka duduk di sofa ruang tamu.


" Iya Alhamdulillah mas."


"Terima kasih ya Di sudah mau menjadi istri mas, kita sama-sama belajar dalam rumah tangga ini, kita saling mengingatkan kalau ada yang salah. Maafkan mas kalau mungkin masih banyak kekurangan. Insya Alloh mas akan selalu berbuat yang terbaik untuk kamu.!"


"Iya sama-sama mas. Bimbing aku untuk menjadi istri yang baik, yang sholehah!"


Mereka berpelukan menumpahkan rasa bahagia.


"Ayo kita berangkat keburu malam, sudah siapkan ?" tanya Farhan.


"Sudah mas, itu cuma bawa koper kecil sama tote bag aja."


Hanya membutuhkan waktu 1 jam 15 menit mereka tiba di hotel yang dimaksud. Setelah chek in mereka langsung masuk ke kamar yang sudah di booking.

__ADS_1


*****


__ADS_2