POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 20 Happy Birth Day Dii...


__ADS_3

Hari ini Diana Ulang Tahun yang ke 19 tahun, dari mulai tengah malam sampai sekarang banyak pesan masuk dari teman-temannya mengucapkan selamat ulang tahun, tapi sampai sekarang jam 10 pagi, belum ada pesan masuk dari Farhan.


"Iih mas Farhan lupa atau pura -pura lupa sih hari ini aku ulang tahun"" tanya Diana dalam hati.


Mamah dan istrinya mang ujang masih di dapur, mereka membuat nasi kuning untuk syukuran kecil-kecilan ulangtahunku.


"Dii nanti Farhan kirim nasi kuning nya yaa....kasian kalau dipaksa dateng ksini, masih harus banyak istirahat"


" Iya mamah...." Diana menjawab dari ruang makan.


"iihh ngapain harus dikirim kirim segala...dia aja gak inget harinini aku ulang tahun" bisik Diana dalam hati.


Ting...ting..bunyi notifikasi pesan masuk di ponsel Diana.


"Dii...nanti siang bisa gak ke asrama, tolong beliin mas buah- buahan dong...stok buah-buahan mas dikulkas sudah habis...mas udah transfer uang buat beli buah nya yaa..".


Farhan meminta tolong kepada Diana.


" Iya insya alloh mas.. " jawab Diana ketus


"Kabari mas yaa kalau udah jalan menuju asrama, takutnya mas ketiduran.


Diana gak membalas pesan dari Farhan.


"Kesel banget, kirain mau ngucapin selamat ulang tahun...eeh malah nyuruh beli buah-buahan" Diana berkata dalam hatinya.


*****


Di asrama Farhan dibantu andre dan dua temannya yang lain sedang mendekor ruang tamu


dengan hiasan balon balon dan tulisan ucapan selamat ulang tahun.


Tidak lupa dimeja ada cake ulang tahun sederhana bertahtakan angka 19. Farhan juga memesan 10 paket lunch box dari salah satu restaurant Jepang terkenal.


"udah ready semua bro..." kata Andre kepada Farhan


" Thanks yaa Bro...kalian harus tetap disini sampai Diana datang, kita makan siang bersama biar rame, nanti juga Dimas kakanya Diana gabung disini sama pacarnya".


"Ok bro..." andre dan dua teman yang lainnya menjawab bersamaan.


Baru saja Farhan selesai bicara,terlihat diluar mobil dimas datang.


"Gimana...udah beres semuakan bro?...Diana udah otw kesini belum? Tanya Dimas kepada Farhan.


*****


Di rumah Diana sedang bersiap siap untuk pergi ke asrama Farhan.


"Mah..kak Dimas kemana sih, kok dari tadi gak keliatan ?" tanya Diana.


"Tadi jam 10 an pamit mau ke rumah temannya . ..owh ya Dii, tolong sampaikan kepada Farhan terimakasih oleh-oleh nya kemarin" pesan mamah kepada Diana.


"Iya mah....Diana berangkat pake motor ya mah" jawab Diana


"Ok Dii hati-hati yaa..nasi kuning udah dibawakan?


"Sudah mah..."

__ADS_1


Diaana menjalankan motornya ke arah pasar buah dengan kecepatan sedang.


"Sebenernya males banget harus nyamperin mas Farhan ke asrama..segala kirim nasi kuning lagi ..." rutuk Diana dalam hati sambil menjalankan motornya.


Diaana mampir ke pasar buah, kemudian membeli beberapa jenis buah-buahan kesukaan Farhan.


Diana tiba di depan asrama Farhan, sengaja diana tidak mengabari Farhan pada saat jalan menuju asrama karena masih merasa kesal.


"Pintu nya tertutup, gordennya juga masih tertutup...pasti mas Farhan tidur atau mungkin pergi yaa?...tanya Diana dalam hatinya.


Farhan mengintip dibalik gorden kedatangan Diana, Dimas dan yang lainnya berdiri dibelakang pintu...terlihat Diana mengeluarkan ponsel dari tasnya, mungkin akan menghubungi Farhan, untung mobil papahnya yang dipake Dimas sudah dipindahkan parkirnya ke belakang jadi Diana gak akan curiga.


"Iihh kenapa sih pake gak aktif segala ponsel nya mas Farhan..ngeselin dehh" rutuk Diana dalam hati


Diana berjalan ke arah asrama Farhan kemudian mengetuk pintu...


" Assalamualaykum mas...mas" tidak ada jawaban


Diana mendorong pintunya


Dannnnn


" Surprise....surprise...."


"Selamat Ulang Tahun Diana Prameswari"...Farhan memeluk Diaana Sambil mengucapkan selamat ulang tahun,sementara kaK Dimas dan yang lainnya ada yang meniup teerompet kecil, ada yang memompa alat yang mengeluarkan busa dan mengeluarkan letupan letupan kecil dibarengi keluarnya taburan kertas warna warni.


Terdengar sayup lagu selamat ulang tahun dari grup band Jamrud.


Diana melepaskan pelukan Farhan, bergantian memeluk Dimas dan teman dekatnya kemudian menyalami satu persatu teman teman Farhan.


"Mas...kamu jahat ihhhh"


"Engga tuhhh..biasa aja" jawab Diana dengan wajah memerah.


"Ok..ok...kita tiup lilin yaa Dii...make a wish dulu yaaa" perintah Farhan


" Makasih ya mas...kak Dimas...makasih juga semua nya"


Diana lupa belum membawa masuk nasi kuning dari mamah dan buah-buahan, masih tersimpan di bagasi motor.


kemudian Diana minta tolong kak Dimas untuk membawanya.


"Mas ini ada nasi kuning dari mamah..tapi maaf cuma sedikit aku gak tahu kalau pada kumpul disini "


"Gak apa apa...nasi kuning buat makan malam mas aja nanti, sekarang mas dah siapin lunch box....ayo makan semuanya" Farhan mengajak semua nya makan siang sambil duduk lesehan dilantai beralaskan karpet.


Sementara Dianaa sudah menata buah-buahan supaya bisa dimakan untuk cuci mulut.


Selesai makan Andre dan kedua teman farhan yang lain pamit pulang,mereka tinggal masih satu asrama dengan Farhan cuma di blok depan posisinya.


" Mas juga duluan yaa Dii...mo jalan dulu sama Raniya sebentar"


Yaa Raniya adalah nama teman dekat Ka Dimas.


"iya hati-hati Ka dimas Ka Raniya...makasih banyak yaa untuk surprise nya"


Diana membersihkan asrama Farhan yang kotor dan berantakan

__ADS_1


"Beres semua.....rapihhh lagii"


"Makasih yaa dii..maaf mas gak bisa bantuin beres beres, masih gak enak aja nihh tangan, kaku gitu rasanya"


Gak apa apa mas...cuma nyapu aja kok"


"Sinii duduk samping mas..."perintah Farhan


Farhan mengambil jemari Diana, menatap matanya lembut...


"Selamat ulang tahun yaa Dii...Sehat selalu, diberi umur panjang yang barokah, tercapai semua cita-cita dann harapannya, cepat selesai kuliah nya biar cepat nikah sama mas..hehe"


"Aamiin Ya robbal alamiin..." makasih yaa mas untuk semuanya.


"Sama-sama Di...maafkan mas yaa udah buat kamu kesel dari semalem, maafkan mas yang pencemburu, yaang suka marah marah gak jelas"


"Iyaa..kurang kurangi posesif nya kurang kurangi marah marahnya" pesan Diana.


"Iyaa..mas selalu berusah terus wlaaupun susah" jawab Farhan.


"Ini mas punya hadiah kecil buat kamu....buka aaja sekarang gak apa apa kok.."


Diana membuka kado dari Farhan


"Wawww keren banget mas...bagus, udah lama aku pengen banget sepatu olah raga seperti ini..maksih ya mas.....kok mas tahu sih apa yang aku inginkan? Tanya Diana


"Apa sih yang mas gak tahu tentang kamu Dii .." Jawab Farhan jumawa.


"Ahhh pasti bocoran dari kak Dimas yaa?"


Farhan hanya tersenyum kecil


"Farhan menarik tangan Diana supaya lebih mendekat..mendekatkan wajahnya ke wajah Diana...Ada satu lagi hadiah buat kamu


"Apa.." tanya Diana


Wajah mereka tidak berjerak, hembusan nafas Farhan menyapu wajah Diaaa, Aroma mint dari mulut Farhan begitu menggoda, ditambah lagi dengan aroma parfum maskulin yang menguar dari tubuh Farhan membuat jantung Diaana tak karuan.


Farhan mencium kening Diana, turun ke pipi dan berakhir dibibir Diana, ******* nya penuh tuntutan....kemudian beralih mencium lembut telinga Diana


"Ahh mass..cukup..."


Diana mendorong pelan dada Farhan.


"Kenapa Dii...? " kabut gairah masih nampak dimata Farhan


"Udah mas...nanti khilaf bahaya..hehe"


"Maafkan mAs yaa Dii..." Farhan merubah posisi duduknya, kemuadian mengambil air minum diatas meja.


Jam menunjukan pukul 17.00 WIB. Diana pamit pulang karena mamah pasti marah kalau Diaana pulang terlalu sore.


"Aku pamit yaa mas...istirahat yang bener, biar cepet pulih" pesan Diana kepada Farhan


" Iyaa...kamu nanti malem jangan kemana mana yaa Di..." pinta Farhan


" Enggak mas..nanti Melda, Lina dan Evi mau ke rumah...mau makan nasi kuning buatan mamah"

__ADS_1


"Ok...hati-hati dijalan jangan ngebut ngebut yaa" peasan Farhan


***" happy reading


__ADS_2