
Dinginnya kota Lembang semakin terasa seiring waktu yang semakin beranjak malam.
" Kamu gak mandi Di..?" tanya Farhan sambil berjalan menuju Sofa tempat Diana duduk.
"Dingin ahh...lagian tadi sore juga udah mandi!"
" Mana kopi nya..?, kamu gak bikin minuman hangat?".
Diana mengambill kopi Farhan yang di simpan di meja.
"Aku bikin bandrek mas...anget banget ke badan apalagi dingin begini."
" Dinginn banget ya Di...mau diangetin?...Sini mas peluk," goda Farhan sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Apaan sih..janji loh gak macem-macem...aku tidur di sofa ya, mas tidur dikasur." Pinta Diana.
"Kenapa harus gitu, kita tidur bareng saja...!!"
Gak..gak...pokoknya aku di sofa, mas dikasur !!."
"Ok...mas aja yang di sofa, kamu dikasur!!"
Malam ini di sofa sambil nonton TV , mereka bicara banyak hal, tentang pekerjaan Farhan, tentang skripsi Diana, sampai rencana Farhan yang ingin melamar Diana setelah sidang akhir.
"Di...mas di luar sebentar yaa, mau merokok dulu..."
"Iya mas...aku tidur duluan yaa!"
"Iya..buka sweater nya, pake kaos aja tidurnya, itu di tas masih ada celana pendek punya mas, pake aja...!!"
"Iya mas..., bantal guling nya aku simpen di sofa yaa."
"Biarin aja..nanti mas bawa sendiri, gak lama kok cuma merokok sebentar aja...!!"
Merasa belum ngantuk Diana memainkan ponselnya sambil rebahan di atas kasur.
Kembali Diana penasaran dengan akun facebook atas nama Utami Wulandari.
"Ke kotamu, sayangnya tidak bisa bertemu...miss you mr.F."
"Wow...status Utami satu hari yang lalu."
Jelas sekali Utami masih menyimpan rasa untuk Farhan.
Tiba-tiba Farhan masuk ke kamar
"Belum tidur Dii..? Udah malem loh."
"Belum ngantuk..." jawab Diana datar
"Heii...ada apalagi sih ?, tiba-tiba jutek gitu, bibir sampe manyun !!"
__ADS_1
Diana memberikan ponselnya kepada Farhan.
"Baca tuh status mantan nya mas...!!"
Farhan tersenyum tipis setelah membaca itu.
"Udah ahh tidur, gak usah banyak pilkiran...biarin saja dia mau bikin status apapun, yang penting mas gak menanggapinya...lagian ngapain sih segala buka-buka akun nya?."
"Mas...Tami cantik, dewasa dan wanita karir, pasti sudah siap kapanpun mas mengajak dia menikah."
"Sstttt...udah...udah, nanti kita berantem lagi...percaya sama mas....kita tidur sekarang !!"
" Iih ngeselin deh...kalau diajak ngomong serius suka gitu!!"
Diana cemberut, menahan buliran bening di matanya.
"Hei...kenapa harus nangis sih ?, mas kan gak macem-macem...gak usah insecure gitu deh...masing-masing orang punya kelebihan dan kekurangan...dan mas nyaman bersama kamu...sudah selesai, gak usah bahas wanita lain!!"
Farhan merebahkan tubuhnya disisi Diana, memeluk Diana dengan erat.
"Udah sana pindah ke sofa...!!", perintah Diana kepada Farhan.
"Iya nanti mas pindah kalau kamu sudah tidur."
Pelukan Farhan membuat Diana merasa tenang dan nyaman.
Farhan mengelus lembut rambut Diana, wangi vanila menguar dari rambut Diana. Kemudian Farhan mengecup kepala Diana, turun ke kening dan kemudian berbisik lembut di telinga Diana.
"Eehmm mas...geli ihh..udah ahh sana pindah ke sofa!!"
"Iyaa nanti mas pindah kalau kamu sudah tidur", kembali Farhan berbisik ditelinga Diana.
Farhan ******* bibir Diana dengan lembut dengan posisi mereka yang berhadapan.
"mas...pindah sana, aku udah ngantuk banget" Diana mendorong pelan tubuh Farhan.
"Ok ..night Di..nice dream yaa !!
Farhan pindah ke sofa membawa bantal dan guling.
Tidak lama kemudian Diana sudah tertidur pulas. Sementara di sofa, Farhan sangat sulit memejamkan mata , tiba-tiba saja rasa kantuk seperti hilang entah kemana.
Waktu menunjukan pukul 23.30 WIB
Ada pesan masuk di ponsel Farhan.
"Selamat malam mas...maaf mengganggu..lagi dines yaa?, aku liat jam segini whatsapp nya masih online?".
Pesan dari Tami, Farhan sudah membuka kembali kontak Tami tanpa sepengetahuan Diana, tapi nomornya sengaja tidak di save .
" Gila nih cewek, malem-malem begini chat laki-laki, padahal Tami yang dulu Farhan kenal adalah wanita yang lembut, santun dan pemalu." racau hati Farhan.
__ADS_1
Pesan hanya dibaca oleh Farhan.
Farhan beranjak bangun dari sofa, kemudian duduk dikasur.
Farhan pandangi wajah Diana yang sedang tertidur pulas.
"Cantik walaupun tanpa hiasan make up...natural sekali....kamu selalu membuat aku jatuh cinta berkali-kali, aku yang seperti orang gila kalau kamu marah, kamu yang lucu kalau lagi cemburu, kamu yang sangat pandai menyimpan segala perasaan dan kamu yang tidak pernah meledak-ledak, I love you Diana". Farhan bicara sendiri dalam hatinya.
ddrrrtt..ddrrrtr...ddrrrttt...ponsel Farhan bergetar, ada telepon masuk dari Tami.
"Nekad nih cewek, tengah malem begini telepon, untung ponselku tadi disilent jadi gak mengganggu Diana yang sudah tertidur pulas, kalau sampei Diana terbangun bisa panjang urusannya !!".
Akhirnya Farhan menjawab pesan dari Tami, karena terus-terusan mengirim pesan.
"Hai Tami....iya nih lagi dikantor, tapi udah mau pulang..ada yang bisa dibantu?."
Farhan beebohong kepada Tami.
"Mas...aku pengen ketemu dong, kalau kebetulan ke Bandung kabari yaa?".
" Insya Alloh ya...!!".
"Ada rencana ke Bandung dalam waktu dekat ?."
"Hari Sabtu aku ke Bandung mau jemput Diana." Jawab Farhan.
" Bisa bertemu sebentar mas..?,"
"Ok .nanti liat situasi ya, kalau Diana mau diajak mampir bertemu kamu nanti aku kabari."
"Sebelum jemput Diana saja kita ketemuan mas." Pinta Tami.
"Wahh kalau gitu gak bisa...aku jemput Diana aja biasanya sore sepulang dari kantor."
"Sebentar aja mas..gak akan lama...please."
" Ok..nanti aku ajak Diana, sebelum pulang aku kabari yaa...maaf yaa Tami ini udah malam banget, aku mau pulang dulu ke asrama."
"Ok mas..take care ya..!!".
Farhan kembali merebakan tubuhnya di sofa dan akhirnya tertidur.
Pukul 05.30 Farhan dan Diana sudah bersiap untuk pulang.
Farhan mengantar dulu Diana ke tempat kostnya.Karena masih pagi, jalanan masih sepi dalam 30 menit mereka sudah tiba di tempat kost Diana.
" Makasih ya mas...hati-hati dijalan...kabari aku kalau sudah sampai.yaa...!!"
" Ok Di...mas jalan yaa, semangat ngerjain skripsinya yaa...biar bisa cepet nikah..hhehe!!"
******
__ADS_1