POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 76 Lembang I'm in Love


__ADS_3

Sabtu pagi semua sudah bersiap di meja makan untuk sarapan.


Hari ini anak-anak libur sekolah, sementara ayahnya harus ke kantor.


"Mbak Ami ada eskul di sekolah gak hari ini?" tanya Farhan kepada putri sulungnya.


"Kebetulan hari ini semua eskul libur yah, semua guru sedang pergi karyawisata ke Yogyakarta, baru tadi malam berangkatnya."


"Kaka Maya sama adek Radith ada kegiatan apa hari ini ?" giliran putri kedua dan anak bungsunya yang ditanya.


"Aku les kumon jam 9 yah." Jawab Maya.


"Aku latihan karate jam 8 yah." Jawab Radith.


"Ya sudah habiskan makannya, ayah ke kantor sebentar. Bada dhuhur kita pergi jalan-jalan ke Bandung ya." Ajak Farhan kepada anak-anaknya.


"Asyik...." kompak anak-anaknya menjawab.


"Mbak Ami, bantu mamah packing. Kita menginap semalam di Lembang."


"Ok yah." Jawab Ami sambil mengangkat jari jempolnya.


"Ayah pake mobil mamah ke kantor ya. Mamah harus prepare masukin barang bawaan ke mobil ayah buat ke Bandung.kan?"


Mobil Farhan lebih besar daripada mobil Diana, sehingga kalau keluar kota selalu menggunakan mobilnya.


"Iya yah..." Jawab Diana


Satu persatu anak-anak mencium tangan ayahnya yang hendak pergi, terakhir Farhan mengecup kening istrinya.


Tidak lama kemudian mang Ujang datang untuk mengantar Radith berangkat latihan karate, nanti gantian mengantar Maya les kumon.


Ya Diana mempercayakan Mang Ujang untuk mengantar anak kedua dan ketiganya pergi sekolah dan kegiatan les atau eskul. Sedangkan untuk pulangnya Diana sendiri yang menjemput, kecuali kalau Diana ada keperluan lain tidak bisa menjemput maka mang Ujang lah yang menggantikan.


Sedangkan Ami setiap pagi dianter sama ayahnya, pulang sekolah biasanya menggunakan


ojek online.


" Alhamdulillah rumah ini sekarang sudah direnovasi menjadi 2 lantai, kamar anak-anak semua di atas, sehingga mereka bisa tidur sendiri-sendiri." Guman Diana dalam hati."


"Mah, ngelamunin apa sih?" tanya Ami yang tiba-tiba duduk di sofa disamping mamahnya."


"Enggak mbak, mamah lagi istirahat aja bentar sambil nonton infotaiment." Jawab Diana asal.


"Ya udah mbak mau packing baju dulu di atas ya mah."


"Sekalian baju Maya dan Radith juga ya mbak, bawa baju ganti 2 stel, baju tidur satu stel dan baju dalam jangan lupa untuk 2 hari. Masukan dalam satu koper." Perintah Diana kepada Ami.


"Siap mamah ." Jawab Ami sambil menaiki tangga menuju kamarnya.


Diana masuk ke kamar hendak packing bajunya dan baju Farhan.


Pukul 10.00 WIB Diana dan Ami sudah selesai packing baju dan segala printilan lainnya. Bi Nur juga sudah menyiapkan cemilan dan buah-buahan serta air mineral.


Ami memasukkan semua barang yang akan di bawa ke dalam mobil ayahnya dibantu oleh Bi Nur.


Sementara Diana rebahan di atas sofa sambil menunggu Maya dan Radith pulang.

__ADS_1


Pukul 12.00 WIB Farhan sudah kembali dari kantor. Setelah sholat duhur dan makan siang, semua sudah bersiap untuk pergi ke Bandung.


Bi Nur pun sudah pulang di jemput mang Ujang.


Mobil yang dikendarai Farhan sudah berada di jalan tol.


"Tujuan pertama kemana dulu mah?" tanya Farhan kepada istrinya.


"Terserah anak-anak aja yah, mamah ikut aja."


"Mbak mau kemana dulu?" tanya Farhan.


"Kita ke mall dulu yah, terus kita nonton lanjut makan malam di Trans Studio." Ujar Ami yang duduk di depan samping ayahnya.


Gadis remaja ini selalu ingin duduk di depan kalau sedang bepergian.


"Kak Maya, Radith mau jalan-jalan kemana ?" tanya Farhan mencoba ingin mendengar pendapat anaknya yang lain.


"Aku mah terserah mbak Ami aja, yang penting besok ke Lembang ya. Aku mau main ke Floating market ." Jawab Maya


Aku mau ke kebun binatang yang ada di Lembang itu loh yah ." Radith ikut menyampaikan keinginannya.


"Siap jagoan ayah !" Jawab Farhan.


"Kayaknya gak usah nonton deh mbak. Kita nge mall aja nyari sepatu basket buat mbak dan tas buat kaka Maya. Nanti kita makan malam di Lembang sambil nyari jagung bakar dan minum bandrek, baru kita pulang ke hotel, gimana mbak setuju gak?" tanya Diana kepada putri sulungnya.


"Ok mah, aku setuju biar gak kemaleman sampai di Lembang.


Setelah nge mall beberapa jam pada pukul 18.30 WIB akhirnya mereka sampai di Lembang. Sepakat untuk chek in dulu ke hotel karena harus melaksanakan sholat magrib dulu, baru keluar lagi untuk makan malam dan jalan-jalan melihat Lembang di malam hari.


Farhan masuk ke kamar yang terletak di samping kamar anak-anaknya. Diana masuk dulu ke kamar anak-anaknya memastikan mereka ganti baju tidur.


"Selamat istirahat ya anak-anak, jangan lupa berdoa. Gak ada yang main ponsel tidur semua sekarang. Besok pagi-pagi kita udah jalan biar puas mainnya.!"


"Iya mamah..." Jawab mereka kompak.


Diana sudah berada di kamarnya, duduk di meja rias membersihkan wajahnya dan menggunakan kream malam.


Farhan beranjak dari tempat tidur memeluk Diana dari belakang. Mencium lembut bahu Diana yang sudah memakai baju tidur.


"Di, kita jalan-jalan malam yuk, kita bernostalgia." Ajak Farhan sambil melepaskan pelukannya.


Males ganti baju lagi mas." Rajuk manja Diana.


"Gak usah ganti baju, udah pake daster aja sama outer, lagian itu bajunya lebih kayak mini dress gitu gak keliatan daster!"


Mereka menyusuri sudut kota Lembang di malam hari. Bernostalgia membawa pikiran mereka ke masa lalu, masa-masa Diana kuliah Di Bandung. Pada waktu itu Lembang menjadi tempat tujuan mereka kalau sedang ada masalah.


Farhan menepikan mobilnya di sebuah warung bandrek di dekat kebun teh.


"Bentar ya mas pesan minuman dulu. Kita minum di mobil saja."


Kembali ke dalam mobil dengan 2 cup bandrek panas.


"Simpen di sini saja mas!" Ujar Diana menunjukkan 2 tempat khusus menyimpan minuman di mobil suaminya.


Mereka berpelukan di dalam mobil sambil bercerita tentang masa lalu. Sesekali Farhan ******* lembut bibir Diana.

__ADS_1


"Di, hanya mas yang boleh kamu kenang di kota ini, tidak laki-laki lain.!" Ucap Farhan posesif.


"Apaan sih mas, mulai deh.! Jangan merusak suasana dong!"


"Iya-iya maaf yaa!"


"Habis istri mas ini dulu banyak fans nya."


"Kalau suami aku bahkan sampai hari ini masih banyak penggemarnya. Secara semakin tua semakin matang ,semakin mapan dan semakin tampan !." Rajuk Diana sambil cemberut.


"Hhmmm..cemburu ya ?" tanya Farhan sambil mengecup pucuk kepala Diana.


"Gak cemburu, silahkan aja berani macam-macam aku bawa semua anak-anak pergi !!'


"Hahhaaa...ngancam ya ?"


"Gak ngancam, beneran ini mah. Aku gak mau capek, kalau mas nakal tinggal pergi saja bawa anak-anak !!"


"Kalau kamu yang nakal?" ucap Farhan balik bertanya.


"Terserah mas mau gimana." Ujar Diana.


"Mas hajar habis-habisan laki-laki nya!!"


"Udah ah, jadi ngaco ngomongnya!" ucap Diana.


" Iya maaf...inget gak dulu di kebun teh ini ada yang ngamuk-ngamuk di dalam mobil gara-gara mas tiba-tiba gak bisa ke Bandung, ehh besoknya pas mas datang malah ngambek, curiga sampai ponsel mas diperiksa semua !"


"Siapa mas?, pacar mas yang mana yang ngamuk-ngamuk di sini ?" tanya Diana menggoda Farhan.


"Itu loh pacar mas yang kuiah di Universitas Pa******an, jurusan psikologi."


"Owh.." jawab Diana singkat membuat Farhan gemes.


"Dingin banget ya Di, balik ke hotel yu cari kehangatan." Goda Farhan sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Hayu, udah malem juga ngantuk banget pengen tidur.!"


"Awas aja kalau sampai hotel langsung tidur !!" Ancam Farhan.


"Tidur sambil pelukan biar hangat!" Goda Diana.


"Gak mau pelukan aja !!" Ucap Farhan datar.


"Hahhahahahaa....."Diana tertawa lepas, sementara Farhan menahan kesal.


"Diana, awas ya mas hukum sampai subuh !!"


"Iih serem, takut dihukum!" canda Diana lagi.


Waktu menunjukkan pukul 00.15 WIB. Mobil mereka tiba diparkiran hotel.


"Siap-siap di hukum ya sayang." Ucap Farhan sambil memeluk pinggang Diana berjalan menuju kamar.


"Siap komandan." Goda Diana sambil menatap mesra suaminya.


*******

__ADS_1


__ADS_2