POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 16 Papah....


__ADS_3

,Hari ketiga Ujian Tengah Semester.


So far So Good....dua hari lagi jadwal Ujian Tengah Semester, masih ada 4 mata kuliah ujian yang harus Diana ikuti.


Pukul 14.00 WIB.. Diana baru saja tiba dikamar kost, ada notifikasi pesan masuk di ponsel Diana


"Assalamualaykum Di ...gimana ujian nya..lancar? Pesan masuk dari mamah


'"Alhamdulillah lancar...mamah papah apa kabar?...sehatkan ? " tanya Diana.


"Alhamdulillah mamah sehat....tapi papah lagi kurang sehat..biasa sesaknya kambuh Di....kamu gak usah khawatir semua baik baik aja...Oksigen di rumah cukup membantu papah, besok sore jadwal kontrol ke dokter specialis jantung...Kamu fokus aja Ujian yaa...."


"Iya mah...semoga papah cepet sehat lagi yaa...mamah besok sama siaapa pergi ke dokter?


tanya Diana.


"Sama mang ujang biasaa...."


"Ok mah...hati-hati yaaa mah...Jumat hari terakhir UTS, Jumat sore Diana pulang mah...salam buat papah "


"Iya Dii...sampai ketemu hari Jumat yaaa"


Diana merasa lelah sekali hari ini,setelah bertukar pesan dengan mamah Diana tertidur.


Waktu menunjukan pukul 16.00 WIB ketika Diana terbangun dari tidur siangnya.


"Alhamdulillah nikmat banget tidur siangku...mandi dulu ahhh" Diana pergi ke kamar mandi


Cuaca Bandung.yang dingin, kadang membuat Diana males mandi...Diana harus berjuang melawan rasa malesnya.


"Diii..Diana...kita mau jalan-jalan ke depan nyari cemilan..ikut gak?


Rindi temen satu kost Diana berteriak di depan kamar Diana


" Iya Rin aku ikut..tunggu bentar yaa baru selesai sholat ashar"


Diana membeli beberapa cemilan untuk teman belajar nanti malam.


"Rin kita coba beli ayam geprek di depan mini market itu yuuu..?...buat makan malam, biar nanti kita gak usah keluar lagi cari makan malam" Ajak Diana kepada Rindi dan kedua orang teman lainnya


"Yuuuu. ..kayak nya enak tuh" jawab Rindi


Sebelum maghrib mereka sudah tiba lagi di kostan


"Chat mas Farhan ahh sambil nunggu adzan maghrib" bathin Diana.


"Mas...masih dikantor? Tanya Diana


"Enggak Dii...mas sudah di asrama...baru selesai mandi...tadi pulang kantor jam 17.00 , nanti malem mas harus ke kantor lagi ada kegiatan dilapangan.

__ADS_1


" Udah makan mas..? "


"Belum nanti aja malem sekalian jaalan ke kantor"


" Ya udah...hati-hati yaa kerja nya ..gak boleh nakal, gak boleh tebar pesona...gak usah pake parfum parfum segala nanti wangi banyak yang nempel deh...hehe"Diana menggoda Farhan


"Kamuu tuhh yang gak usah tebar pesona sama kaka tingkat, jangan terlalu ramah fulll senyum sama semua orang" Balas Farhan kepada Diana.


"Aku mah emang ramah orangnya, gak bisa judes, cool kayak kamu..sok jaim padahal suka tebar pesona"


"Dianaaaaa...awas aja yaa...kalau deket udah mas cium kamuu"


"Duhhh pengen deket jadinya..biar dicium..."Dianaa tertawa sendiri di kamar kost.


"Diana Prameswari....kamu tuhh....mas ke Bandung ahh sekarang"


"Mau apaa....?


"Mau deket deket kamu..biar bisa cium kamu"... ada yang pengen diciumkan? Farhan balik menggoda Diana.


"wkwkwkwkwk....udah ahh bentar lagi adzan...sampai ketemu hari jumat ya...muachhh..bye mas.."


"Bye Diii....muachh"


"Diii...kamu bikin mas males ke kerja...kalau gak ada giat malam ini dah kabuurr nih ke Bandung" bisik hati Farhan.


***


"Dii...besok mas jemput di travel jam berapa ?..Jangan pulang terlalu sore yaa, kalau bisa selesai ujian langsung pulang aja" pesan masuk dari Farhan


"Aku Ujian dari mulai jam 07.00 - 11.30 WIB...diusahakan pake travel jam 13.00 insya alloh sekitar jam 15.00 dah sampe...ada apa sih mas kok tumben nyuruh buru-buru?"


" yaa gak ada apa apa...biar ceepet sampai aja...kangennn..hehe"


Sebenernya Farhan gak tega menyimpan rahasia ini dari Diana.


Papahnya tadi sore maauk rumah sakit dan di rawat di ruang ICU karena sesak nafas hebat. Mamahnya Diana tadi sore mengabari Farhan tentang kondisi papahnya . Sekarang Farhan masih di rumah sakit menemani mamahnya Diana sambil menunggu Dimas sampe dari Jakarta.


Berbeda dengan Dimas, sengaja Diana tidak dikabari tentang kondisi papahnya, mengingat dia sedang ujian hari terakhir, khawatir mengganggu konsentrasi nya.


Hari Jumat tepat pukul 15.00 WIB travel yang membawa Diana tiba di tempat tujuan.


"Mana ya mas Farhan, katanya mau jemput?"


Baru saja Diana hendak menelepon Farhan tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di depan Diana.


"Ayo masuk Dii...maaf telat yaa "


"Gak pa pa mas...cuma nunggu 10 menit aja'

__ADS_1


Farhan membawa mobil nya ke arah rumah sakit tempat papah Diana di rawat.


"Mau kemana dulu ini mas...ini bukan arah ke rumah, bukan juga arah ke asrama"


Farhan menarik nafas dalam...


"Kita ke rumah sakit dulu Di..." kata Farhan akhirnya


"Siapa yang sakit mas?" tanya Diana heran


Farhan menghentikan mobilnya di tepi jalan yang agak sepi


Farhan menggenggam jemari Diana.


"Dii...yang sabar yaaa....Papah kemarin sore masuk rumah sakit karena sesak hebat, dan sekarang masih dirawat di ruangan ICU"


"Apa mass ..mas becanda kan?...kenapa gak ngabari aku dari kemarin?" Diana menangis histeris sambil menutup mukanya dengan kedua telapak tangan.


"Maafkan mas dan juga mamah...kemarin kan kamu masih ujian, khawatir mengganggu konsentrasi kamu...udah sekarang hapus air mata kamu....itu rumah sakit sudah keliatan...kita temuin papah sekarang yaaa?"Farhan mengelus lembut kepala Diana.


Farhan dan Diana tiba di rumah sakit.


"Mamah...maafkan Diana mah...Diana Gak tahu kalau papah masuk ICU..." Diaana memeluk mamahnya sambil menangis


"Sudah Dii...mamah yang salah gak ngabarin kamu, karena mamah gak mau mengganggu ujian kamu..berdoa saja untuk kebaikan papah yaaa...masuk sana temuin papah, gantian dengan ka Dimas"


Diana masuk keruang ICU...


"Papah..maafkan Diana yaa.....papah harus sehat...harus hadir pada saat Diana wisuda nanti...papah harus menjadi wali pada saat Diana kelak menikah..."


Diaana menangis tertahan sambil menggenggam jemari papah nya


"Mbak..silahkan tunggu diluar yaa...dokter akan melakukan pemeriksaan pada pasien" perawat mempersilahkan Diana keluar ruangan ICU.


Diana, Kak Dimas dan mamah nya menunggu di depan ruang ICU...waktu menunjukkan pukul 21.00, sementara Farhan tadi jam 18.30 pamit untuk berangkat ke kantor karrena ada kegiatan malam ini.


Pukul 00.30 WIB...seorang dokter dan 2 orang perawat menghampiri kami.


"Ibuu maaf....dengan berat hati kami harus menyampaikan kabar ini....team medis sudah berusaha, tapi Alloh SWT berkendak lain, bapak tidak bisa diselamatkan" dokter berkata pelan.


"Papahhhhh.....jangan pergi pahhhhh....Diana gak mau kehilangan papah"...Diana menjerit histeris.


"Dii..yang sabar ikhlas yaa..ini yang terbaik buat papah" Dimas menenangkan Diana dan berusaha lebih tegar.


Sedangkan mamah hanya mampu mengeluarkan bulir bening dari matanya tanpa sedikitpun suara yang keluar dari mulutnya.


Dimas dan Farhan mengurus semua administrasi dan segala persiapan untuk membawa jenazah pulang...Ya Dimas tadi langsung menghubungi Farhan ketika dokter memberikan kabar tentang papah nya.


***"

__ADS_1


"


__ADS_2