
3 hari kemudian...
Hari jumat pagi-pagi sekali selepas sholat subuh, dianter oleh supir bapaknya, Farhan berangkat dari rumahnya untuk melakukan perjalanan pulang. Farhan berencana mampir dulu ke Bandung kemudian bersama- sama dengan Diana pulang ke kota asal Diana.
Pukul 11.00 WIB, Farhan sudah sampai dikota cirebon, kemudian mencari mesjid untuk melaksanakan sholat jumat dan istirahat makan siang.
"Pak..kita makan siang dulu yaa, maasih ada waktu sebelum waktunya sholat jumat" ajak Farhan kepada supir yang mengantarnya
"Baik mas...saya ikut gimana baik nya mas saja" jawab pak supir.
***"
Di kamar kost nya Diana sedang bersiap siap, karena sekitar 1 jam lagi Farhan akan tiba di Bandung, Setelah semua yang akan dibawa beres dipacking, Diana merebahkan tubuh nya di atas kasur
Ting...ting...notifikasi pesan masuk di ponsel Diana
"Haii...selamat sore...Maaf mengganggu, kenalkan saya Aldo ketua team bola basket Universitas"
Ternyata pesan ini dikirim tiga hari yang lalu, baru dibuka sama Diana barusan karena ada pesan masuk lagi dari nomor ini. Diana baru ingat tiga hari lalu ada pesan yang belum dibuka karena harus segera menghubungi Farhan.
"Hai ...mohon maaf saya kirim lagi pesan..barangkali berkenan, bisa gak bergabung dengan team basket putri Universitas? Informasi yang kami dapatkan, dulu anda juga anggota team basket di SMA yaa?"
Pikiran Diana mengingat ke seminggu yang lalu, pada saat nonton turnamen basket sebelum duduk di bangku penonton dia bertemu dengan salah seorang wasit yang memimpin pertandingan di pintu masuk GOR, sempat ngobrol sebentar.. Ya wasit itu salah satu seniornya Ikbal yang pernah beebrapa kali ikut melatih team basketnya waktu di SMA, mungkin Aldo mendpatkan informasi tentang Diana dari dia.
"Owh Iya ka salam kenal kembali Ka...nama saya Diana....owh lagi ada seleksi penerimaan anggota baru ya Ka?"
"Belum sih ..tapi saya percaya sama orang yang merekomendasikan anda..jadi silahkan datang latihan satu minggu dua kali setiap hari senin dan rabu pukul 15.30 di lapangan basket universitas yaa...saya tunggu..terima kasih".
"Iya sama sama..akan saya pikirkan dulu Ka, secepatnya saya kabari"
Kalau udah ngomong masalah basket dan volly, jiwa olahraga Diana bergelora, karena Diana sangat menyukai kedua cabang olah raga tersebut.
"Tapii..mas Farhan kasih ijin gak yaa" bathin Diana
Diana berencana mau minta ijin sama Farhan secara baik-baik. Diijikan atau tidak urusan belakangan.
*****
"Hallo Dii..mas sudah di depan nihh...udah siap belum?" Farhan menelepon Diana
"Sudah mas..wait aku keluar sekarang"
Mas Farhan keluar dari mobil membantu memasukan barang- barang Diana.
__ADS_1
"Apa kabar Dii..kok kamu kurusan sih? Tanya Farhan sambil beriringan masuk ke dalam mobil dengan Diana.
"Masa sih mass?..kayaknya biasa aja deh"
Tidak terasa pukul 16.00 WIB, Farhan dan Diana sudah tiba di asrama.
"Home sweet home.." guman Farhan
""Pak pulang besok pagi saja..malam ini tidur disini saja, biar istirahat dulu "
"Gak usah mas...saya hanya perlu istirahat setengah jam saja mau sholat ashar sebentar "
"Beneran Pak ga cape?" tanya Farhan
"Insya Alloh mas enggak...maaf mas mau numpang Sholat"
"Silahkan Pak..itu masuk aja dikamar belakang" kata Farhan.
"Mas aku ijin ke dapur yaa mau bikinin kopi buat pak supir" Diana minta ijin kepada Farhan.
"Iyaa Dii..maaf yaa ngerepotin jadinya"
"Gak apa apa mas...mas kan belum pulih benar..sana istirahat saja di kamar, tapi sholat ashar dulu yaa mas jangan lupa"
Sebenernya bukan tanpa alasan kenapa Farhan ingin secepatnya pulang, disamping sudah bosan di rumah bapaknya, ada moment penting juga yang gak bisa Farhan lewatkan..Ya besok , hari sabtu Diana Ulang tahun yang ke 19 tahun. Farhan ingin memberi kejutan untuk ulang tahun Diana.
"Aku pulang dulu yaa...mas istirahat aja...masuk kerja masih minggu depan kan?" Diana pamit pulang.
"Bentar lagi yaa Dii...mas masih kangen, masih mau ngobrol...temenin mas sebentar lagi aja...gak apa apa kan nanti pulang naik taksi online"
"Ok mas...tapi sebelum maghrib aku pulang yaa....gak apa apa kali mas, biar cepet mah pake ojek online ajaa"
" Enggak..enggak...pake taksi online aja biar aman...maaf yaa tangan mas masih ngilu gitu, jadi belum berani bawa mobil"
"Santaii masss....aku mah wanita mandiri dan strong..hehe....mas aja yang suka banget manjain aku, padahal aku mah kemana mana sendiri juga udah biasa"
"Iya kamu tuh terlalu mandiri, jadi kesannya gak butuh mas..."
"Udahh..udahh stopp...nanti berantem gara-gara hal sepele gini"
"Mau makan apa mas..aku pesenin online yaa dari sekarang?" tanya Diana.
"Mau makan kamuu Dii...." jawan Farhan sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
"Hhmmmm....ditanya serius malah becanda"
"Duarius Dii...pengen makan kamu kangennn bangetttt"
"Iihhh lagi sakit juga mesumm ajaa"
"Yang sakit kan tangan kiri mas...yang lainnya sehat segar bugar..." Farhan tertawa, seneng banget melihat Diana salah tingkah.
"Gak usah pesen makanan, mas masih kenyang...ini Fera juga tadi bawain makanan banyak banget...owh yaa tadi ada titpan oleh -oleh dari Fera buat mamah, jangan lupa dibawa yaa Dii.."
"Iya mas..makasih yaa"
Farhan duduk disebelah kiri Diana...farhan menggeser posisi duduk nya lebih deket ke arah Diana.
"Eitt..eitt....mau apa deket deket gini?" tanya Diana curiga
"mau hukum kamuu.,."
Belum sempat menghindar, Farhan memegang dagu Diana mendekatkan ke wajahnya, kemudian mengecup bibir Diana, perlahan dilumatnya bibir itu.
" Mas ihhh...udah ahh, nanti ta ngannya kesenggol sakit lohh" perlahan Diana melepaskan ciuman itu .
"Diii...please" Farhan memohon
"Udah mass...aku pulang dulu yaa...." Diana berdiri mengecup singkat kepala Farhan"
"Diana....belum selesai dihukum main pulang ajaa"
"Nanti hukuman nya dilanjut kalau mas dah sembuh yaa..." kata Diana menggoda
"Really Diii....?" tanya Farhan
"Really mr. possesif ..."
"Awas yaa kamu Dii..."
Taksi online Sudah tiba...Diana pamit pulang
"Hati-hati yaa Dii...salam buat mamah dan Dimas....tolong sampaikan permintaan maaf mas sama mamah gak bisa nganterin kamu sampe rumah"
"Siap pa polisi...hati-hati yaa diasrama, awas ada yang tiba-tiba kirim makanan...terus kalau ada yang nyasar salah kirim pesan jangan di bales yaa. ..bye mas".
"Diananaaaaa....." Farhan melemparkan bantal kursi ke arah Diana yang sedang berjalan kelaur pintu asrama.
__ADS_1
******