POSESIF VS BUCIN

POSESIF VS BUCIN
BAB 32 You're Smart...


__ADS_3

Pukul 21.30 WIB Diana tiba di tempat kost.


"Mas aku baru sampe tempat kost", lapor Diana


Farhan tidak menjawab pesan itu tapi langsung menelepon Diana.


"Hallo mas..."


" Gimana pertemuannya....dari tadi mas nunggu kabar dari kamu, lama amat sih !!...ngapain aja?"


" hhmmm....gak sabar amat sih..kasih tahu gak yaa", goda Diana.


"Diana...please jangan bikin mas emosi !!".


Diana menceritakan semuanya dengan rinci, tidak ada satupun yang terlewat


"Brengsek kamu Adrian...mau main-main denganku" racau Farhan dalam hati.


" Dii....mas harus bertemu Adrian!!"


"Untuk apa mas??...sudah lah mas yang penting mas harus percaya sama aku....mau bersikap bagaimanapun Adrian, yang penting sekarang dia sudah tahu bahwa aku sudah punya pacar"


" Gak bisa begitu..Dia sendiri kan yang bilang mau ketemu sama mas?."


"kalau mas melakukan itu, berarrti gak percaya sama aku...dan kalau sudah tidak percaya untuk apa sebuah hubungan dipertahankan?!!"


"Dianaaa...kok ngomongnya kemana-mana sih..masalahnya bukan percaya atau tidak..tapi harga diri mas. .dia anggap apa mas??!!". Suara Farhan meninggi


"Terserah mas..aku sudah melakukan apa yang seharus nya dilakukan., sudah menjelaskan kepada Adrian tentang siapa kamu, tentang perasaanku...kalau mas Farhan ngeyel terus artinya membuat masalah tambah panjang!!".


"Mas gak mau ada yang mengganggu kamu Dii..."


"Bodo amat siapapun yang mengganggu aku..yang penting aku tetap memilih mas....sekian banyak wanita diluar sana yang sampai detik ini masih menggoda mas...apakah aku peduli, apakah aku marahh??....tidakkan?....karena aku percaya sama mas!!".


"Kenapa jadi bawa-bawa itu sih Dii..kan mas juga gak pernah menanggapi mereka."


"Kalau gak menanggapi kenapa gak diblokir aja semuanya, ini mah ada yang masih disave namanya, yang gak disave juga banyak...alesannya selalu karena pekerjaan !!"


Kalau Diana sudah marah seperti ini Farhan mati kutu....merasa takut, entah kenapa..duluu mana ada seorang Farhan punya perasaan takut sama wanita.


"Ok Dii...mas percaya sama kamu....maafkan mas yaa!!".


Ya udah aku tidur dulu udah malam...Selamat bekerja ya mas".


"Iya Dii..happy nice dream...sampai ketemu hari Jumat yaa..!".


*****


Adrian mulai membuat Farhan cemburu....hari ini Adrian mengunggah screen shoot chat antara dia dan Diana juga satu foto Diana yang diambil secara candid.


Farhan murka melihat itu, tanpa dia sadari, Adrian sengaja memancing kemarahan dan kecemburuan Farhan, Adrian berharap Diana dan Farhan berantem.


"Dii..kamu liat Status Whatsapp nya Adrian? Farhan langsung mengirim pesan kepada Diana.


"Mas...aku udah gak pernah liat unggahan Dia, gak penting", jawab Diana.


"Itu chat terakhir kalian yaa waktu mau bertemu kemarin?...foto kemarin juga?", Farhan emosi, cemburu dan marah menjadi satu.


" mas..udah deh blokir saja nomornya, gak usah lihat-lihat lagi unggahannya..dia sengaja membuat mas marah dan cemburu, tujuanya supaya kita berantem terus...dia berharap kalau kita sering berantem akhirnya putus..please jangan kepancing..abaikan saja...trust me ok?!!"


Farhan merenungkan apa yang dikatakan Diana.


"Iya Dii...bener juga..."


" Ya Udah blokir nomornya...dia akan terus mengunggah apa aja yang bisa membuat mas marah dan cemburu, semakin mas lihat semakin seneng dia. !!"


"Ok Dii....kamu emang cerdas mengevaluasi keadaan...mas aja yang polisi gak berpikir sejauh itu." puji Farhan kepada Diana.


" Masalahnya hati dan pikiran mas selalu diliputi emosi, marah dan cemburu jadi tidak bisa berpikir jernih dalam menghadapi sesuatu...harus belajar dari pengalaman kalau selalu mengedepankan emosi, marah-marah tidak akan pernah bisa berpikir jernih....Ini penting banget loh untuk mas yang bisa menunjang kelancaran dalam pekerjaan sebagai seorang polisi' Diana menasehati panjang lebar.


"Iya..iya..kamu memang luar biasa..kamu tuh smart Dii...mas semakin jatuh cinta sama kamu"


"Gombal ahh......duluu mas juga pernah mutusin aku dalam keadan marah...hampir aja menyesal..untung aja aku nya mengalah dan memaklumi!!"


"Hhmmmm....iya..iya bu guru", jawab Farhan menggoda Diana


"Ya udah aku mau mandi dulu, lagi panas banget nih di Bandung"


"Apalagi disini Dii...panas..gerah tiap hari..ya.udah mas mau istirahat sebentar, nnti malam harus ke kantor lagi..hati-hati di sana yaa Dii, jaga diri dan jaga hati !!".


Hari ini ada hal baru yang membuat Farhan semakin jatuh cinta pada Diana, padahal ini adalah tahun kelima mereka pacaran. Pemikiran Diana dalam menganalisis suatu masalah luar biasa..hari ini aku berhasil menekan emosi dan menahan amarah.

__ADS_1


***


Mas..apa kabar ?


Pesan masuk dari Fera adiknya Farhan.


"Alhamdulillah kabar baik..gimana kabar semua di sana? Farhan balik bertanya.


"Alhamdulillah..semua sehat, hanya Bapak yang lagi kurang sehat, biasa sesak nafasnya kumat kalau kecapean.....Bapak dan Ibu minta mas pulang minggu depan."


"Jaga bapak jangan sampei kecapean dan jangan sampe banyak pikiran.."


"Iya mas....."


"Ada apa minta mas pulang..?."


"Ada yang mau melamar Fanni...Bapak dan Ibu perlu bicara sama mas.


Ya..Tuhan silahkan aja kalau ada yang mau melamar Fanni, mas ikut senang..mas baru pulang kalau nanti Fanni menikah..susah ambil cuti kalau kerja kayak mas".


"Tapi mas..banyak hal yang harus dibicarakan juga"


"Apalagi sih dek..mas gak apa apa kalau misalnya Fanni akan segera menikah juga..mas ikhlas"


"Tapi mas.."


"tapi apa dek..?" Fera belum selesai membalas pesan, tapi Farhan sudah duluan mengirim pesan.


"Bapak dan ibu menginginkan mas menikah sebelum nanti Fanni menikah..sekarang kan Fanni baru mau lamaran saja".


"Bilang mas masih menunggu Diana selesai kuliah sekitar 1 tahun lebih..kalau sesudah acara lamaran diputuskan segera menikah mas gak apa-apa..ikut bahagia".


"Kalau bisa mas pulang 1 atau dua hari, jelaskan semuanya depan bapak, ibu juga Fanny..biar clear !!", sekalian nengok bapak."


"Mas usahakan minta ijin sama atasan mas."


Ok...makasih yaa..sehat-sehat ya mas, salam untuk Diana.


"Ok dek..salam juga buat semuanya..titip bapak, sering- sering tengok ibu dan Fanni... salam juga buat ponakan mas yang ganteng yaa!!".


"Siap mas..."


Yaa..Fera sudah mempunyai satu anak laki-laki berusia 1,5 tahun.


"Siang ini harus menghadap atasan, meminta ijin untuk pulang ke kampung... hari rabu besok aku lepas piket bisa langsung berangkat, jadi ijin gak masuk hari kamis saja sehari..kamis malem bisa pulang lagi...bawa supir aja biar gak cape nyupir sendiri" Farhan bicara dalam hatinya.


Farhan berencana akan menelepon Diana nanti malam, memberi kabar sekaligus minta ijin mau pulang kampung hari rabu.


***


ddrtt...ddrrttt...Ponsel Diana berdering, panggillan video dari Farhan


"Hai mas..."


" lagi apa Dii..?, santai amat..itu banyak banget cemilannya"


"Lagi rebahan aja sambil dengerin musik.....Hehe..iya tadi sore ke mini market di ujung gang bareng temen-temen kost belanja makanan"


"Masih cukup uang nya ?."


"masih.mas...kemarin kak Dimas juga kirim uang kok"


" Ok..kalau kehabisan kabari mas yaa !!."


"Siap pak polisikuuu.. "


Dii...hari ini mas lagi piket, biasa sampe besok pagi...mas mau ijin sama kamu,... besokan libur, lepas piket...tadi Fera mengabari mas... bapak lagi kurang sehat, terus Fanni mau ada yang melamar bulan depan.. jadi mau nengok bapak sekalian membicarakan persiapan buat lamaran Fanni...kamis malem mas udah pulang lagi, cuma dapet ijin satu hari dari atasan mas...lagian hari Jumat kamu juga pulang kesini kan?."


"Iya mas berangkat aja..lagian udah lama kayaknya gak pulang kampung...salam buat keluarga disana yaa...eeh bawa supirkan?...jangan nyupir sendiri ahh..capek...apalgi malam ini mas piket pasti kurang tidur"


"Iyaa ada temen mas yang bisa dimintain tolong buat nemenin, biar gantian juga nyupirnya"


"Polisi juga..?"


Bukann..biasa lah yang sering bantu kita dilapangan."


"Ok...eeh itu baju mas kenapa kotor..kayak ada noda nya gitu."


"Iya tadi sore makan soto dikantin, kayaknya kena kuah soto deh, makanya ini lagi pulang dulu ke asrama mau mandi gantti baju."


"Iya mas..mana itu baju putih lagi"

__ADS_1


Farhan seorang polisi berdinas dibagian yang tidak mengharuskan menggunakan seragam dalam pekerjaanya.


"Iya nanti diloundry....pasti bersih lagi....Eeh Di...kamu ikut aja pulang sama mas ?, biar ketemu bapak, ibu dan adik-adik mas."


"Gak ah mas..lain waktu yaa..aku juga lagi mulai membuat konsep buat mengajukan judul skripsi, jadi mau fokus dulu."


"Gak lama Di..2 hari saja"


"maaf yaa mas..belum waktunya, mamah juga gak akan mengijinkan aku pergi..selama ini juga aku kan udah kenal Fera, sering komunikasi bertukar pesan"


"Ok kalau begitu....mas gak akan maksa."


"Makasih yaa mas..."


"Sama - sama Dii..."


"Eeh gimana Adrian menghubungi kamu lagi gak?"


" Tadi pagi ada kirim pesan sebelum aku pergi ke kampus...gak dibales...terus nelepon berkali-kali..gak diangkat juga...lama-lama juga bosen..biarin aja mas."


" Ya udah mas lagi berusaha belajar percaya sama kamu."


"Iya harus.....kalau gak percaya aku mah mau pergi aja yang jauh ninggalin mas."


"Dianaa...awas yaa kalau macem-mecem"


Diana tersenyum disebarang sana, membuat Farhan merasa tergoda.


"Dii..jangan pake baju tidur seksi-seksi gitu dong ditempat kost...nanti kalau keluar kamar lupaa pake baju gitu..gimana coba ?."


"Ya Tuhan mas, ini kan asrama putri.."


" Mungkin aja ada tamu, ada kurir makan, kurir paket, atau ada pacar temen kamu pas kamu lagi diluar kamar ?!.


"Aku kalaau keluar pasti pake baju dobel lagi mas..udah ahh gak usah khawatir berlebihan gitu deh, aku juga ngerti harus bagaimana."


Farhan merasa obrolannya mulai gak kondusif, Diana cemberut diujung sana."


"Ok..ok..jangan marah...maafin mas!!."


"Ya udah sana mandi...udah malem nanti kelamaan ijin mandinya."


"Pengen peluk Dii..."


"Nanti yaa...tunggu aku hari jumat"


"Really..??..ahh gak sabar jadinya....kangen dikamar ini ada yang


..."


"Mas ihhh...malu tahuu."


Belum selesai Farhan bicara Diaana sudah memotongnya.


"Malu sama siapa..kita cuma ngobrol berdua kok."


"Iihh..malu sama mas tahu"


"Hhhmmm tambah jago aja nihh pacar mas..."


"Aku tutup nih VC nya..." Diana mengancam Farhan.


"Ok..ok....eeh beneran loh Dii...bau parfum kamu tuh masih tertinggal dikamar ini..jadi berasa ditemenin kamu dikamar beberapa hari ini. ..hehehe."


"Mas..udah..gak beres-beres kita ngobrol..."


"Ya udah....itu dua kacing teratas daster nya benerin dulu...dari tadi mas pusing liatnya... udah pasti gak.pake br*


lagii...!!...duh Dii tanggung jawab harus bantu mas ini mah..."


'"Besok-besok aku buka 3 kancing nya ya mas....biar kamu tambah pusing...hehehe."


Diana suka banget jahilin Farhan.."


"Owhhh udah pinter menggoda yaa...awas aja hari jumat kalau ketemu mas hukum kamu Dii....hhmmm sekarang tanggung jawab dulu bentar ajaa yaa...please !!."


"Sendiri aja yaa.....bye mas aku mau bobo..awas jangan nelpeon lagi malam ini ...gak aku angkat !!."


tutt..tuuuttt.. Diana memutus VC nya.


"Awas yaa Dii hari jumat kalau ketemu mas hukum.." bathin Farhan.

__ADS_1


******


.


__ADS_2