
Hari Senin pagi yang cerah, hari pertama Diana mulai bekerja.
Waktu menunjukan pukul 06.45, Farhan berjanji mengantar Diana berangkat bekerja hari pertama.
Diana dan mamahnya sedang sarapan ditemani mang Ujang dan anak istrinya.
"Semangat ya Di, kerja yang benar, banyak bertanya kalau belum mengerti tentang pekerjaannya."
"Siap mah..doakan semuanya lancar ya."
Terdengar suara mobil berhenti di depan rumah Diana.
"Itu Farhan gak diajak sarapan dulu Di..?, " tanya mamah.
"Gak usah mah takut telat, mas Farhan juga harus apel jam 08.00 WIB." Diana menjawab sambil mencium takjim tangan mamah nya.
Diana sudah berada di dalam mobil Farhan.
" Mas, nanti gak usah diantar jemput lagi ya, kasian mas capek...sesekali sih gak apa-apa, aku bisa bawa motor !."
"Iya..mas antar jemput kalau sekiranya memungkinkan waktunya, karena ini hari pertama jadi wajib antar jemput, kebetulan hari ini mas gak piket jadi agak santai !."
Tidak terasa mobil Farhan sudah memasuki area parkiran perusahaan.
"Aku turun ya mas, terima kasih banyak untuk semua nya ."
"Sama-sama Di...jangan ngomong terima kasih terus, ini sudah menjadi kewajiban mas...hati-hati yaa, nanti sore mas jemput kabari saja kalau sudah waktunya pulang !."
Diana langsung masuk ke ruangan divisi HRD. Di sambut ramah oleh mbak Ria sebagai supervisor HRD.
"Ini meja kamu Diana, untuk 2 bulan ke depan kamu training dulu mengenal semua pekerjaan yang berhubungan dengan HRD. Kalau ada yang kurang mengerti bisa langsung tanya mbak atau tanya sama Hardi ya, selamat bekerja .!'
Bagian HRD terdiri dari 5 orang, manager, supervisor dan 3 orang staf.
Satu lagi staf HRD bernama Rini sedang cuti melahirkan baru masuk lagi bulan depan.
Sementara ruangan manager HRD berada tepat di sebrang ruangan yang Diana tempati.
Hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan. Diana mendapatkan lingkungan kerja yang baik, mbak Ria dan Hardi memperlakukan Diana dengan baik.
Pukul 17.00 WIB waktunya pulang Setelah membereskan meja kerjanya Diana bersiap pulang.
"Aku duluan ya mbak Ria, Diana ." Pamit Hardi.
Sementara Diana masih duduk dikursinya, merasa gak enak sama mbak Ria untuk pamit pulang duluan.
"Diana kalau sudah selesai pekerjaannya pulang aja, mbak masih ada sedikit pekerjaan sambil menunggu di jemput suami mbak." Mbak Ria seolah mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh Diana.
"Ada yang bisa Di bantu mbak pekerjaannya?, " tanya Diana.
"Gak usah Di pulang saja duluan, mbak mengerjakan ini sambil nunggu dijemput !."
"Iya mbak..Diana duluan ya ."
"pulang sama siapa ?, bawa kendaraan sendiri ?." Tanya mbak Ria.
" Di jemput sama teman mbak ."
"Ok hati-hati ya !."
"Terima kasih mbak !."
__ADS_1
Sementara di tempat parkir Farhan sudah tiba sekitar 15 menit yang lalu.
"Maaf mas menunggu lama ya ?."
"Enggak paling baru 15 menitan ." jawab Farhan sambil menjalankan mobilnya keluar area parkir perusahaan.
"Bagaimana hari pertama kerjanya?", tanya Farhan.
"Melelahkan dan menyenangkan ." jawab Diana.
"Berapa orang staf HRD?," Farhan bertanya lagi seolah penasaran.
"Ada 3 orang perempuan, 1 orang laki-laki."
"Hhmmm...hati-hati ya!!." guman Farhan yang masih bisa didengar oleh Diana.
"Maksudnya hati-hati gimana?," selidik Diana.
"Hati-hati jangan main hati,jangan nakal, jangan tebar pesona...itu rok yang dipakei nya terlalu pendek !!." Kata Farhan ketus.
" Pendek apaan sih mas..!!."
"Gak bisa ya pake celana panjang saja kalau kerja ?."
"Ya gak bisa mas, seragam untuk karyawati harus pake rok, minggu depan mungkin sudah dapat pembagian seragam dari perusahaan. Kalau hari Jumat bebas sih mau pakei celana panjang juga boleh !!."
" Iya..pokoknya jangan macem-macem !!."
"Hhmmm...mulai deh posesifnya keluar, baru aja sehari kerja ." Guman Diana sambil cemberut.
"maafkan mas ya....susah banget menghilangkan sifat ini !."
"Ya udah stop, nanti malah berantem ."
"Ok.." jawab Diana singkat.
Farhan dan Diana memilih tempat makan disebuah warung sate dan gulai langganan Farhan.
"Mau bungkus sate dan gulainya buat mamah?," tanya Farhan.
"Gak usah mas, mamah lagi mengurangi makanan berlemak !."
Pukul 18.15 mereka tiba di rumah.
"Masuk dulu mas, sholat maghrib di sini aja !."
" Iya...turun duluan, mas parkir dulu mobil." Perintah Farhan
Pukul 18.45 WIB Diana sudah selesai mandi dan sholat maghrib.
Farhan, Diana dan mamahnya duduk santai diruang tengah sambil nonton TV dan membahas persiapan pernikahan.
"Di, kamu bisa cuti nanti kalau acara pernikahan?," tanya mamah.
"Kayaknya bisa mah...kalau sudah 3 bulan kerja mempunyai hak cuti., untuk menikah diberi cuti 3 hari.."
"Alhamdulillah kalau bisa cuti ".
"Karena acara pernikahan hari minggu rencananya Di ambil cuti hari Jumat, senin dan selasa."
"Iya, diatur saja Di ."
__ADS_1
"Kalau nikah kantor kapan Nak Farhan?." mamah ganti bertanya kepada Farhan.
"Insya Alloh bulan depan mah, jadi 2 bulan sebelum acara akad nikah sudah beres nikah kantor, semua berkas sudah masuk ke kantor, sudah ada jadwalnya juga !!."
"Alhamdulillah semoga semuanya berjalan lancar yaa..aamiin."
"Amiin..!!." Diana dan Farhan menjawab serentak.
"Nak Farhan mamah tinggal ke kamar dulu ya, mau sholat isya sekalian istirahat."
"Iya mah silahkan..!.".
"Di, mas merokok dulu ya di teras samping sama mang Ujang." Pamit Farhan.
"Iya mas, aku sholat isya dulu yaa...sudah merokok langsung sholat jangan ditunda-tunda !." Perintah Diana kepada Farhan.
"Siapppp sayang ..!."
"Ihhh lebay banget !!." wajah Diana memerah digoda oleh Farhan.
"Hahaha...." Farhan tertawa lepas setelah menggoda Diana.
Waktu menunjukkan pukul 21.00 WIB.
"Mas pulang ya Di, udah malam ."
"Iya mas, langsung istirahat jangan begadang terus !!."
"Ok sayang....!"
"Iih mas lebay !!."
"Kenapa?, emang gak boleh ya mas panggil sayang?."
"Boleh..tapi keseringan, jadi geli denger nya."
"Hahahhaha..aneh kamu Di, orang mah pengen banget sering-sering dipanggil sayang, ini malah gak mau !!."
" Yang penting mah action mas, bukan kata-kata !!."
"Emang kurang ya bukti mas menyayangi kamu ?." tanya Farhan.
"Enggak mas..lebih dari cukup.!"
"Ya udah mas pulang kamu juga istirahat, maaf besok mas gak bisa anter ya, besok apel pagi mulai jam 07.30 WIB."
"Gak apa-apa, aku bawa motor aja."
"Dianter mang Ujang aja, pulangnya mas jemput..!."
"Iya bagaimana besok saja, nanti dikabari." Jawab Diana.
Farhan berdiri, kemudian mengecup singkat bibir Diana.
"Mas ihh..genit !!."
"Hehe...night Di, nice dream yaa !!."
Mobil Farhan sudah menghilang dari pandangan Diana. Mang ujang berlari dari samping rumah untuk mengunci pagar.
Diana masuk ke kamar setelah sebelumnya mengunci pintu depan.
__ADS_1
"Mas farhan yang random...kadang posesif, kadang berwajah datar, kadang suka marah-marah gak jelas dan kadang-kadang romantis!". Diana berbicara dalam hatinya sambil merebahkan tubuhnya dikasur.
*****