
Keesokan harinya saat sedang sarapan pagi bersama seperti biasa, Kenzie tidak melihat keberadaan Kenzo di ruang makan. Sehingga ia pun berpikir jika saudara kembarnya itu masih berada di kamar.
"Kenzie, kamu mau ke mana?" Tanya Dinda saat melihat anaknya tersebut beranjak dari tempat duduknya.
"Oh iya Ma, Pa, sebentar ya aku mau panggil Kenzo dulu. Mungkin Kenzo kesiangan jam segini belum turun ke bawah," kata Kenzie.
"Ken, kamu yang terlambat. Kenzo sudah pergi dari 10 menit yang lalu," ucap Nathan.
"Hah Jadi Kenzo sudah pergi, tumben. Kenapa buru-buru banget?" Tanya Kenzie.
"Katanya hari ini ada tugas baru dan dia harus ke TKP segera untuk menyelidiki kasusnya. Kenzo juga tidak sempat sarapan dan langsung pergi begitu saja setelah berpamitan dengan Mama dan Papa," jawab Dinda.
"Oh … seperti itu. Aku pikir ada apa," ucap Kenzie yang yang tampak lega.
"Tapi yang Mama lihat sepertinya ada yang sedang ditutupi oleh Kenzo. Bagaimanapun Kenzo yang selalu menutupi masalahnya dari Mama, tapi dia 'kan tetap Anak Mama. Jadi Mama mengerti jika memang ada sesuatu yang sedang disembunyikan oleh Kenzo," ucap Dinda.
"Oh ya? Memang ada apa ya Ma? Kenzo tidak ada cerita apapun ke aku, bahkan tadi malam selesai makan dia juga langsung masuk ke kamar karena katanya sudah sangat lelah. Sama sekali tidak bilang ke aku kalau pagi ini dia ada tugas," kata Kenzie.
"Sudah, sudah, jangan berpikiran yang tidak-tidak. Mungkin memang Kenzo hanya merasa lelah, apalagi dengan tugas barunya. Ya sudah ayo sekarang kita sarapan," ucap Nathan, sehingga anak dan istrinya itu pun mendengarkan ucapannya.
*****
Saat sedang mengobrol dengan Salsa, di saat itu terlihat Kenzo yang baru saja tiba di rumah sakit. Sehingga membuat Ciara pun langsung memanggil kekasihnya itu.
"Selamat pagi Dokter Kenzie," ucap Ciara dan Salsa hampir bersamaan.
"Ya, selamat pagi Dokter Ciara dan dokter Salsa. Sepertinya kalian lagi seru ngobrolnya, cerita apa?" Tanya Kenzie saat sudah berada di dekat kedua wanita cantik itu.
"Oh iya Dokter Kenzie, tadi Dokter Ciara baru saja bilang padaku katanya Dokter mengundangku ke acara anniversary kedua orang tua Dokter nanti malam, memangnya itu benar?" Tanya Salsa untuk memastikan.
"Ya tentu saja benar, tidak mungkin 'kan jika Dokter Ciara berbohong," jawab Kenzie.
"Tuh dengar sendiri 'kan apa kata Kenzie. Aku itu nggak bohong Sa, aku benar-benar menyampaikan pesannya Kenzie," imbuh Ciara.
"Hm … iya juga sih, tapi aku terlalu syok. Takutnya ini semua hanya tipuan saja. Siapa tahu 'kan hanya Ciara saja yang mengajakku tapi ini bukan undangan langsung dari yang bersangkutan," ujar Salsa.
"Itu benar undangan langsung dariku dan itupun jika Dokter Salsa tidak keberatan," kata Kenzo yang kini sudah bisa berbicara Santai dengan Salsa.
"Tentu saja aku tidak keberatan, justru aku senang. Kapan lagi aku diajak ke acara pesta seperti itu. Aku pikir setelah berpacaran kalian berdua akan melupakanku, tapi ternyata kalian tetap ingat padaku," ucap Salsa sembari merangkul tangan Ciara. "Tapi apakah ke acara itu nanti aku harus membawa pasangan? Kalian 'kan tahu sendiri kalau aku tidak memiliki pasangan alias jomblo," ucapnya.
__ADS_1
"Justru karena kamu tidak memiliki pasangan, maka itu aku mengundangmu untuk datang ke acara pesta ulang tahun pernikahan kedua orang tuaku," ucap Kenzie.
"Maksudnya, kamu sengaja ingin aku datang ke sana sendiri terus melihat kalian mesra-mesraan dan yang lainnya juga berpasangan, begitu?" Ujar Salsa asal.
"Hust … ngomong apaan sih. Kalau ngomong itu jangan sembarangan dong, justru ini untuk kebaikan kamu," imbuh Ciara.
"Untuk kebaikan aku?" Salsa mengulangi ucapan Ciara dan mengernyitkan dahinya karena tak mengerti.
Lalu Ciara pun menjelaskan kepada Salsa tentang tujuannya. Tentu saja Salsa merasa sangat senang, karena selain diajak untuk ke acara ulang tahun pernikahan kedua orang tua si kembar, ternyata mereka memiliki niat untuk mendekatkannya dengan Kenzo yang membuat Salsa begitu bersemangat dan tidak sabar lagi untuk menghadiri acara tersebut.
"Ya sudah nanti malam jangan lupa ya datang dan kamu Ciara, aku akan menjemputmu," ucap Kenzie.
"Enak banget ya ada yang jemput. Tidak ada yang niat untuk menjemputku gitu," kata Salsa.
"Nanti kalau kamu sudah berpacaran dengan Kakakku, pasti kamu akan diantar jemput dengannya," ujar Kenzie.
"Iya deh," jawab Salsa tersenyum dan langsung membayangkan wajah tampan saudara kembar Kenzie itu.
*****
"Happy anniversary ya Ma, Pi, aku doakan semoga kalian panjang umur dan hubungan kalian langgeng sampai maut memisahkan," ucap Kenzie.
Lalu si kembar pun memeluk kedua orang tuanya itu secara bergantian.
"Amin, terima kasih banyak ya Anak-Anak Mama dan Papi. Terima kasih banyak atas doanya, Mama tidak tahu lagi harus mengucapkan kata apa. Yang pasti Mama bersyukur karena sampai saat ini Mama dan Papi masih diberi umur panjang dan hubungan pernikahan kami bertahan sampai saat ini, serta selalu bahagia," ucap Dinda.
"Benar apa kata Mama, terima kasih banyak ya atas ucapan dan doa dari kalian berdua. Doa yang sama untuk kalian, semoga kalian berdua panjang umur, cepat menikah dan memberikan cucu-cucu untuk Papi dan Mama. Rasanya hidup Papi benar-benar sempurna karena memiliki kalian, istri yang cantik dan baik hati, juga anak-anak yang selalu membanggakan Papi, serta cucu-cucu yang sangat lucu. Sayangnya tahun ini Kakak kalian Nadine dan Keenan serta cucu Papi si kembar tidak bisa hadir karena pekerjaan Keenan yang tidak bisa ditinggal," ucap Nathan yang terlihat sedih.
"Sudah dong Pi, jangan sedih seperti itu. 'Kan masih ada kami berdua," ucap Kenzie.
"Tenang saja Pi, meskipun Kak Keenan dan Kak Nadine tidak bisa hadir tapi mereka pasti juga mendoakan yang sama kok untuk Papi dan Mama," ucap Kenzo.
"Ya kalian benar, tadi Keanan dan Nadine juga sudah menelpon Mama dan Papi mengucapkan selamat ulang tahun hari pernikahan dan mendoakan kami," ucap Dinda. Oh ya Kenzie, kamu tidak jadi menjemput Ciara?" Tanyanya.
"Tadi Ciara tiba-tiba nelpon dan meminta aku tidak usah menjemputnya Ma, katanya dia mau pergi sama temannya saja," jawab Kenzie.
"Temannya, siapa teman Dokter Ciara yang kamu undang ke sini?" Tanya Kenzo.
"Ada deh, nanti kamu juga tahu dan yang pasti bisa menjadi pasanganmu malam ini. Soalnya dia juga jomblo," goda Kenzie tetapi saudara kembarnya itu sama sekali tak menggubrisnya.
__ADS_1
"Kenzo, Kenzie, kenapa kalian berdua berpenampilan sama persis seperti ini? Kalian tahu tidak, bahkan Mama dan Papi sebagai orang tua kalian saja sampai bingung membedakannya. Untung saja kalian itu lahir dari perut Mama, jadi Mama masih bisalah sedikit membedakannya," ujar Dinda.
"Iya dong, sejauh ini hanya Mama dan Papi yang bisa membedakan kami berdua kalau sedang berpenampilan sama persis seperti ini. Bahkan Kak Nadine dan Kak Keenan saja masih suka keliru meskipun gaya kami sudah berbeda, apalagi orang lain," kata Kenzie.
"Aku juga tidak tahu kenapa Kenzie memintaku untuk berpenampilan sama persis dengannya malam ini, padahal Papi dan Mama tahu 'kan kalau aku paling tidak suka berpenampilan formal seperti ini kecuali lagi tugas," kata Kenzo.
"Menurut Papi idak masalah. Apalagi kalian berdua ini 'kan figur masyarakat, yang satu Dokter yang satu lagi Polisi, jadi berpenampilan seperti ini sekali-sekali bolehlah," ucap Nathan.
Di saat itu pun terlihat dua wanita cantik yang baru saja tiba dan masuk ke dalam lokasi acara, membuat semua mata menatap ke arah keduanya dan merasa sangat kagum. Kenzie dan Kenzo sama-sama tersenyum menatap ke arah seorang wanita yang menggunakan gaun panjang berwarna putih, dengan bahu tertutup dan rambut yang tergerai panjang. Terlihat begitu cantik mempesona, siapa lagi kalau bukan Ciara.
Wanita yang berada di samping Ciara yaitu Salsa juga tak kalah cantiknya, ia menggunakan gaun selutut berwarna hitam dan bahu sedikit terbuka, serta rambutnya yang bergelombang dan juga tergerai. Hanya saja Kenzo dan kenzie tetap menatap ke arah satu wanita yang sama yaitu Ciara.
"Wah ternyata ini dia calon menantu Mama sudah sampai, cantik sekali. Tapi wanita yang berada di samping Dokter Ciara juga sangat cantik," puji Dinda saat Ciara dan Salsa sudah berada di hadapan mereka, yang membuat keduanya pun tersenyum malu.
"Terima kasih Tante, tapi tidak usah memanggilku Dokter ya Tante, panggil Ciara saja. Oh iya Om, Tante, happy anniversary ya. Ini kado dari aku, mohon diterima dan semoga Om Tante suka," ucap Ciara seraya menyerahkan paperbag berisi kado.
"Terima kasih banyak Ciara, seharusnya kamu tidak perlu repot-repot untuk membawakan kado, kamu datang ke sini saja Tante dan Om sudah senang," ucap Dinda menerima kado tersebut.
"Terima kasih banyak ya Nak Ciara," ucap Nathan pula.
"Sama-sama Om, Tante," jawab Ciara.
"Lalu wanita cantik di samping Ciara ini siapa?" Tanya Dinda yang melirik ke arah Salsa.
"Terima kasih Tante atas pujiannya. Perkenalkan aku Salsa, teman dekatnya Ciara di rumah sakit. Kebetulan aku juga rekan kerja Dokter Kenzie dan waktu itu aku juga pernah bekerja sama di rumah sakit dengan Sersan Kenzo. Selamat ulang tahun pernikahan ya Tante, Om, ini ada kado dari aku," ucap Salsa yang mengulurkan tangannya, serta mencium punggung telapak tangan kedua orang tua si kembar setelah menyerahkan kado tersebut.
"Oh … jadi ternyata Salsa ini Dokter yang bekerja di rumah sakit yang sama dengan Ciara dan Kenzie dan Dokter Salsa juga sudah mengenal Kenzo? Kebetulan sekali ya," ujar Dinda.
"Iya benar Tante, panggil Salsa saja Tante," pinta Salsa.
"Oh iya, terima kasih banyak ya Salsa sudah datang ke sini dan terima kasih juga kadonya. Kamu dan Ciara ini sama saja, repot-repot membawa kado," ucap Dinda.
"Terima kasih banyak ya Salsa, mudah-mudahan kamu merasa senang dan bisa menikmati acara ini. Jadi ini yang di maksud Kenzie tadi Ciara membawa teman yang akan menjadi pasangan Kenzo malam ini? Papi setuju, sangat cocok dengan Kenzo," ucap Nathan yang membuat Salsa tersenyum malu, berbeda dengan Kenzo yang terlihat diam saja dan tidak suka.
"Ken-zie," ucap Ciara yang menatap ke arah si kembar secara bergantian. Ia bener-bener bingung karena tidak bisa membedakan diantara kedua pria yang berpenampilan sama persis.
"Ciara, kalau kamu memang mencintai Kenzie, coba kamu tebak yang mana Kenzie dan yang mana Kenzo. Kami mau tahu apakah kamu bisa membedakannya?" Tanya salah satu diantara si kembar, yang membuat Ciara benar-benar kebingungan.
Bukan hanya Ciara saja, tetapi Salsa juga sama sekali tidak tahu dan sangat sulit membedakan yang mana Kenzo dan yang mana Kenzie karena keduanya sangat mirip.
__ADS_1
Bersambung …