Rahim Penebus Hutang

Rahim Penebus Hutang
Memeriksa Kandungan.


__ADS_3

Drt … drt … drt …


Di saat itu pun terdengar suara getaran ponsel Ciara yang ia letakkan di atas nakas dan ternyata ada panggilan masuk dari Dinda. Karena Ciara masih merasa sakit serta mengompres perutnya, sehingga Kenzo yang menjawab telepon itu dan tentunya atas izin istrinya tersebut.


"Halo Ma, ada apa? Tanya Kenzo.


"Kenzo, bagaimana keadaan Ciara sekarang? Tips yang Mama kasih ke kamu tadi itu hanya umum untuk menghilangkan nyeri sakit perut di saat datang bulan. Tapi saat ini 'kan Ciara sedang hamil, jadi sudah pasti sakit yang dirasakan Ciara bukan karena itu. Apalagi kata kamu Ciara juga sudah pernah merasakannya bulan lalu, jadi Mama sarankan lebih baik bawa istri kamu ke Dokter Kandungan ya. Mama tidak mau terjadi sesuatu dengan Ciara atau kandungannya," ucap Dinda dari seberang telepon.


"Iya Ma, aku juga khawatir terhadap Ciara. Tapi tolong Mama bilang sama Ciara ya, aku takut Ara menolak kalau aku yang mengajaknya," ucap Kenzo yang langsung menloudspeaker dan mendekatkan ponselnya kepada Ciara.


"Halo Ma," ucap Ciara lirih.


"Sayang, bagaimana perutmu apa masih sakit?" Tanya Dinda.


"Sudah lebih baik setelah dikompres Ma," jawab Ciara.


"Sayang, ini 'kan bukan karena sakit seperti setiap bulan yang kamu rasakan, yang kalau minum obat pasti akan sembuh. Tapi sekarang ini kamu sedang hamil, jadi Mama mohon sekarang kamu periksa ke Dokter ya di antar Kenzo, Mama tidak mau nanti terjadi apa-apa dengan kamu ataupun kandungan kamu," kata Dinda.


"Iya Ma sekarang juga aku akan ke Dokter," jawab Ciara dan mengakhiri telepon tersebut.


Ciara hampir saja melupakan jika saat ini ia sedang mengandung. Ya memang sudah terbiasa ia merasakan sakit perut di saat tamu bulanannya itu datang, tetapi sudah pasti yang dirasakannya saat ini berbeda, bahkan lebih sakit dari yang biasa ia rasakan. Sehingga tanpa banyak basa-basi lagi ataupun dipaksa, Ciara langsung saja menyetujui karena tidak mau terjadi sesuatu dengan kandungannya. Apalagi Ciara sudah mulai menyayangi anak di dalam kandungannya yang saat ini sudah memasuki usia 12 minggu.


Kenzo pun merasa senang dan membantu Ciara mengambil sweaternya karena di saat itu istrinya itu hanya menggunakan pakaian rumahan lengan pendek. Lalu ia pun membopong tubuh Ciara yang membuat wanita itu merasa sangat terkejut.


"Kamu mau apa Ken, lepas … turunkan aku," pekik Ciara seraya memberontak.


"Tidak usah banyak membantah, aku hanya ingin menolong kamu," ucap Kenzo.


Sehingga Ciara pun hanya terdiam, ia bahkan mengalungkan tangannya di leher Kenzo agar tidak terjatuh dari gendongan suaminya itu.


*****


Setengah jam kemudian, mereka pun telah tiba di rumah sakit. Kenzo kembali membopong tubuh istrinya tersebut dan membawanya langsung menuju ke ruangan Dokter Kandungan yang sebelumnya juga sudah dihubungi oleh Ciara untuk mengambil nomor antrian.

__ADS_1


Ternyata di saat itu Kenzie yang kebetulan hari ini lembur karena masih ada pekerjaan di rumah sakit, tanpa sengaja melihat keduanya dari kejauhan dan lagi-lagi ia merasakan sakit hati melihat Kenzo yang begitu dekat dan peduli terhadap Ciara. Karena rasa panas yang membakar hatinya, membuatnya ingin menghampiri keduanya, tetapi tiba-tiba saja ada yang menarik tangannya itu.


"Kenzie stop! Kamu mau ke mana?" Sergah Salsa yang saat ini berada di belakangnya.


"Bukan urusanmu dan lepaskan tanganmu," tukas Kenzie.


Sehingga Salsa pun melepaskan tangannya yang tadi memegang tangan pria tersebut.


"Apa kamu mau melabrak mereka, untuk apa Ken?" Tanya Salsa.


"Salsa, sudah aku katakan ini bukan urusan kamu dan kenapa kamu masih ada di sini? Bukannya pekerjaan kamu sudah selesai?" Kenzie malah balik bertanya.


"Ya memang pekerjaanku sudah selesai dari satu jam yang lalu, tapi aku masih ingin tetap berada di sini untuk menemani kamu. Aku tahu kamu masih belum bisa pulang karena masih ada pekerjaan," kata Salsa.


"Aku sama sekali tidak membutuhkan teman di sini. Lagi pula kita beda bidang, jadi kamu tidak perlu menemaniku. Kalau pekerjaanmu sudah selesai lebih baik kamu pulang saja, jangan membuang-buang waktumu di sini," ucap Kenzie.


"Kita memang beda bidang, tapi kita sama-sama Dokter yang bekerja di rumah sakit ini. Jadi tidak salah 'kan kalau aku masih berada di sini," kata Salsa.


"Terserah kamu saja, tapi jangan pernah menghalangiku atau mencampuri urusanku," tegas Kenzie dengan tatapan serius, sehingga membuat Salsa pun bergidik.


"Sok tahu kamu. Aku hanya ingin tahu apa yang terjadi dengan Ciara, memangnya salah?" Tukas Kenzie lalu pergi begitu saja meninggalkan Salsa, yang membuat wanita itu pun merasa sangat kesal.


Bagaimana tidak merasa kesal, Salsa tak menyangka meskipun saat ini Kenzie sudah tidak lagi menjalin hubungan dengan Ciara bahkan mantan kekasihnya itu sudah menikah dengan saudaranya sendiri selama 2 bulan, tetapi tak membuatnya melupakan Ciara. Bahkan sampai saat ini Kenzie masih saja merasa khawatir terhadap mantan kekasihnya itu, yang membuat Salsa pun merasa jika memang tidak ada celah sedikitpun untuk ia masuk ke dalam hati Kenzie.


_____


Sementara itu, Kenzo dan Ciara yang saat ini sudah berada di depan ruang pemeriksaan, tidak membutuhkan waktu lama mereka langsung saja dipanggil setelah ada satu orang sebelumnya yang baru saja keluar dari ruangan tersebut.


"Maaf Dok apa saya boleh ikut masuk? Saya benar-benar masa khawatir dengan istri saya," tanya Kenzo.


"Tentu saja boleh Sersan, Anda 'kan suaminya. Silahkan masuk," jawab Dokter yang bernama Andini itu


Lalu Kenzo pun mengikuti Ciara masuk ke dalam ruang pemeriksan dan Ciara langsung saja mengatakan apa yang menjadi keluhannya kepada dokter tersebut.

__ADS_1


Setelah itu Dokter Andini langsung saja memeriksa kondisi Ciara dan di saat dokter hendak melakukan pemeriksaan melalui USG untuk melihat kondisi janinnya di dalam kandungan, tiba-tiba saja Ciara merasakan tidak nyaman sehingga Kenzo yang mengerti itu langsung mengalihkan wajahnya dan malah menatap ke arah layar monitor, ikut menyaksikan perkembangan calon anaknya tersebut.


"Kondisi janinnya baik-baik saja, bahkan berkembang sangat baik. Apa yang terjadi dengan Dokter Ciara itu hanyalah kontraksi palsu karena perkembangan janin di dalam kandungan. Dokter Ciara juga tidak boleh kelelahan, harus banyak mengkonsumsi buah-buahan serta makanan segar dan banyak minum air putih. Beristirahat dengan cukup dan sekali-sekali boleh jalan-jalan atau refreshing supaya janin di dalam kandungan Dokter Ciara juga lebih rileks," ucap Dokter Andini.


"Baik Dok, terima kasih banyak ya Dokter Andini. Syukurlah kalau memang tidak terjadi apa-apa dengan kandungan saya," ucap Ciara.


"Iya Dok sama-sama. Dokter Ciara tenang ya, semua baik-baik saja. Nanti kalau memang ada keluhan lain Dokter bisa langsung memeriksanya, atau di saat Dokter Ciara sedang bertugas dan tiba-tiba merasakan ada yang tidak enak atau kurang nyaman bisa langsung meminta saya untuk memeriksanya," ucap Dokter Andini.


"Baik Dokter, terima kasih banyak ya," ucap Ciara.


"Terima kasih banyak Dokter Andini," ucap Kenzo pula.


"Iya sama-sama Dokter Ciara, Sersan Kenzo," jawab Dokter Andini.


Dokter Andini juga memberikan vitamin untuk menguatkan Ibu dan juga janin di dalam kandungan, sehingga langsung saja Kenzo menyelesaikan administrasinya dan setelah itu mereka pun keluar dari ruang pemeriksaan, hendak kembali ke rumah.


_____


"Ciara, Sersan Kenzo!" Panggil Salsa, sehingga membuat langkah kaki pasangan suami istri pun terhenti dan langsung saja menoleh ke arah sumber suara.


"Sa, kamu belum pulang? Bukannya pekerjaan kita sudah selesai dari tadi ya," kata Ciara saat Salsa sudah berada di dekatnya.


"Oh iya Ra, aku sengaja masih di sini karena mau menemani Dokter Kenzie lembur," ucap Salsa.


"Menemani Kenzie, maksudnya?" Tanya Kenzo.


"Itu karena aku janji mau pulang dengan Dokter Salsa, tapi tidak tahu kalau hari ini aku lembur. Memang ada apa dan apa itu ada urusannya dengan kalian?" Kata Kenzo yang tiba-tiba saja menghampiri mereka dan membuat Salsa tersenyum, merasa sangat senang.


"Oh sama sekali tidak ada masalah Dokter Kenzie, baguslah kalau memang seperti itu. Ya sudah kalau begitu kami pamit dulu karena tadi kata Dokter Andini Ciara harus menjaga kondisi kandungannya, jadi Istriku harus segera pulang dan beristirahat," kata Kenzo seperti sengaja ingin pamer di depan saudara kembarnya itu, lalu ia langsung saja merangkul istrinya tersebut dan mengajaknya pergi dari rumah sakit.


Ciara yang hanya diam saja semenjak kehadiran Kenzie di hadapannya itu pun hanya bisa pasrah mengikuti suaminya, ia juga tidak sanggup untuk berlama-lama berhadapan dengan sang mantan kekasih.


Sedangkan Kenzie terlihat menatap punggung kepergian keduanya dengan sangat tajam.

__ADS_1


...*****...


__ADS_2