
Tepat pukul 19.00 WIB, setelah selesai memasak dan makanan juga sudah tersaji di atas meja, istri penjaga villa mengatakan kepada Kenzie yang kebetulan di saat itu sedang berada di luar bahwa makan malam sudah selesai. Sehingga langsung saja Kenzie memanggil Kenzo yang berada di halaman samping villa, tampak sedang melamun, entah apa yang sedang dipikirkannya saat ini.
"Ken, ayo makan," ajak Kenzie sembari menepuk pundak saudara kembarnya itu, yang membuat Kenzo tersadar dari lamunannya.
"Kalian duluan saja, aku masih kenyang," ucap Kenzo.
"Kenyang? Memangnya kamu makan apa?" Tanya Kenzie.
"Tadi karena lapar setelah berenang, jadi aku makan cemilan," jawab Kenzo.
"Beli cemilan di mana? Di sini 'kan tidak ada warung. Kamu jangan bohong Ken, apa kamu sedang memikirkan sesuatu? Katakan padaku kamu sedang ada masalah apa sampai tidak selera makan seperti itu," tanya Kenzie.
"Siapa yang bohong, aku bawa cemilan sendiri lah dari rumah. Aku juga tidak memiliki masalah apa pun, lagi kurang nafsu makan saja. Jangan khawatir, nanti kalau lapar aku pasti makan kok," tukas Kenzo.
"Sejak kapan kamu jadi suka ngemil. Ya sudah kalau begitu, terserah kamu saja. Aku mau panggil Ciara dan Salsa dulu," kata Kenzie yang kembali masuk ke dalam villa, lalu memanggil kekasih dan sahabat kekasihnya itu untuk makan malam bersama.
Saat ini kondisi Ciara sudah lebih baik, ia tak lagi menangis dan melupakan kesedihannya sejenak karena Salsa sedari tadi terus saja mengajaknya bercerita dan mereka berdua juga menonton film lucu.
Kendati demikian tak bisa dipungkiri jika Ciara tak mungkin melupakan masalah itu begitu saja dan jauh di dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia benar-benar merasa sangat bersalah terhadap Kenzie saat ini. Apalagi di saat kekasihnya itu bersikap begitu perhatian padanya, yang membuat Ciara merasa tak pantas diperlakukan dengan baik seperti itu oleh pria tersebut. Ciara tak bisa membayangkan bagaimana perasaan dan sikap Kenzie nanti setelah tahu ia sudah mengkhianatinya dengan saudara kembarnya sendiri.
_____
"Loh Kenzo mana?" Tanya Salsa karena setibanya di ruang makan ia tidak melihat keberadaan pria itu.
"Tadi Kenzo ada di halaman samping villa, katanya sih dia lagi tidak selera makan tapi aku juga tidak tahu kenapa. Bagaimana kalau kamu ke sana saja, kamu bujuk dan ajak dia untuk makan bersama kita," kata Kenzie.
"Oh begitu ya, oke kalau begitu aku panggil Kenzo dulu ya. Kalau kalian berdua mau makan, makan saja duluan," kata Salsa lalu beranjak dari tempat duduknya dan pergi menyusul Kenzo.
"Aku harap Salsa bisa meluluhkan hati Kenzie, yang aku lihat mereka berdua itu cocok. Iya 'kan Sayang," ucap Kenzie, sehingga membuat Ciara yang tadinya terdiam dan tampak memikirkan sesuatu menjadi tersadar dari lamunannya.
"Iya," jawab Ciara singkat, padat dan jelas.
Lalu Kenzie pun menyendok nasi dan saat ia memberikan sepiring nasi tersebut untuk Ciara, Kenzie melihat kekasihnya itu yang kembali termenung.
__ADS_1
"Sayang, kenapa? Kamu tidak suka ya sama lauk yang dimasak Bibi?" Tanya Kenzie.
"Bukan seperti Ken, makanannya juga enak-enak kok ini. Tapi aku nggak tahu kenapa seperti Kurang nafsu makan aja," jawab Ciara.
"Kenapa kamu dan Kenzo sama-sama sedang tidak nafsu makan, apa ini efek mabuk perjalanan tadi atau kamu sedang ada masalah?" Tanya Kenzie.
"Masalah? Tidak. Memangnya kalau lagi ada masalah membuat seseorang jadi nggak selera makan ya?" Tanya Ciara pula.
"Maybe, tapi syukurlah kalau kamu tidak ada masalah. Tapi kamu tetap harus makan ya walaupun hanya sedikit, aku tidak mau nantinya kamu malah sakit gara-gara aku ajak liburan. Padahal 'kan ada aku di sini, aku ingin selalu menjaga kamu Sayang. Makan ya, biar aku yang suapi kamu," bujuk Kenzo.
"Ya sudah kalau begitu, tapi aku makan sendiri aja," jawab Ciara.
_____
Sementara itu Salsa saat ini sudah berada di halaman samping rumah dan menghampiri kembaran Kenzie itu.
"Salsa, kamu kenapa ada di sini?" Tanya Kenzo saat menyadari Salsa berada di sampingnya.
"Pantas saja kamu betah duduk di sini, ternyata bintangnya sangat indah ya," ucap Salsa sembari menatap langit.
"Menenangkan diri? Memangnya kamu sedang ada masalah apa?" Tanya Salsa yang membuat Kenzo menyadari bahwa ia telah keceplosan berbicara.
"Tidak ada masalah apa-apa dan itu bukan urusan kamu. Sudahlah kamu tidak perlu menggangguku, kalau tujuan kamu ke sini hanya untuk mengajakku makan malam lebih baik kamu pergi saja makan malam bersama mereka," tukas Kenzo.
"Ya kamu benar, aku datang ke sini memang mau mengajak kamu makan malam dan kalau kamu tidak mau aku juga tidak mau makan. Aku akan tetap di sini menemani kamu," hardik Salsa.
"Terserah kamu saja mau makan atau tidak, itu urusan kamu buka urusanku," ucap Kenzo ketus.
Kruk … kruk … kruk …
Hingga di saat itu pun terdengar suara perut Salsa yang keroncongan karena cacing di dalam perutnya sudah demo meminta makan, terlihat juga Salsa yang memegangi perutnya karena merasa lapar.
"Sudahlah tidak usah menyiksa dirimu sendiri, lebih kamu makan saja sana," kata Kenzo.
__ADS_1
"Sudah aku bilang aku tidak mau makan kalau kamu tidak makan juga. Ya kalau sekarang aku kelaparan atau sakit, bahkan mati karena tidak makan itu karena kamu lah Ken," ujar Salsa.
"Ck, ya sudah kalau begitu ayo kita masuk," kata Kenzo yang membuat Salsa pun tersenyum bangga, karena ia berhasil membujuk pria yang selalu bersikap dingin dan ketus padanya.
Padahal Kenzo memutuskan masuk ke dalam bukanlah demi Salsa, tetapi ia berpikir tidak baik jika menghindar terus dari Ciara yang pastinya akan menimbulkan kecurigaan Kenzie dan Salsa. Lagi pula sebagai pria ia harus berani menghadapi masalah yang terjadi, bukan malah bersembunyi seperti seorang pengecut.
Saat makan malam berlangsung, baik Ciara maupun Kenzo mereka sama-sama tidak saling banyak bicara, tak seperti biasanya. Meskipun Kenzie dan Salsa merasa sedikit bingung tetapi mereka memakluminya saja, mungkin karena Ciara yang masih kurang enak badan bahkan sampai tidak selera makan, begitu juga dengan Kenzo mungkin karena masih lelah efek perjalanan tadi karena sepanjang jalan ia yang menyetir mobil dan juga berenang. Saat makan malam sudah selesai, Kenzo terlebih dulu pergi meninggalkan ruang makan dengan alasan ingin segera beristirahat.
*****
Tiga hari pun telah berlalu, kini sudah saatnya mereka kembali ke kota karena masa cuti telah habis, sehingga berakhirlah sudah masa liburan.
Saat liburan berlangsung, Ciara sama sekali tak bisa menikmatinya karena apa yang terjadi saat ini. Di saat mereka sedang jalan bersama, berfoto-foto pun Ciara tampak memaksakan untuk tersenyum dan berpura-pura berpura-pura bahagia karena tidak mau kekasih dan sahabatnya merasa curiga. Begitu pula dengan Kenzo, bahkan ia terlihat sering menghindar dan memilih untuk menyendiri disaat yang lainnya sedang bersama menghabiskan waktu di villa tersebut.
Singkat cerita kini mereka semua pun sudah berada di perjalanan. Karena melihat Kenzo yang tampak tidak fokus dan Kenzie menganggap jika saudara kembarnya itu sedang tidak enak badan, sehingga ia pun memaksa untuk menyetir daripada nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Ciara duduk di kursi samping pengemudi, tepatnya di samping kekasihnya itu. Sedangkan Salsa duduk di kursi penumpang bersama dengan Kenzo.
_____
Beberapa jam kemudian, mereka pun telah tiba di kediaman Salsa terlebih dulu. Kini hanya tinggal si kembar dan Ciara di dalam mobil yang langsung mengantar kekasih Kenzie itu pulang ke kediamannya.
"Terima kasih ya Kenzie, hati-hati di jalan," ucap Ciara saat sudah tiba di depan rumahnya.
"Iya sama-sama Sayang, sampai ketemu besok ya di rumah sakit," ucap Kenzie yang hendak mencium kening Ciara tetapi wanita itu tampak menghindar.
"Kalau begitu aku turun dulu ya," ucap Ciara tanpa berpamitan dengan Kenzo, lalu ia pun segera saja keluar dari mobil.
Akan tetapi di saat itu tiba-tiba saja Ciara merasakan kepalanya sedikit pusing sehingga ia tampak terdiam sembari memegangi kepalanya. Kenzo yang melihat akan hal itu pun langsung saja keluar dari mobil dan menangkap tubuh Ciara yang terhuyung hendak terjatuh.
"Ciara, kamu kenapa?" Tanya Kenzo yang merasa sangat khawatir.
"Lepaskan aku, jangan menyentuhku," ucap ucap Ciara lirih.
Hingga di saat Kenzie udah berada di dekat mereka, Kenzo segera saja menjauhi Ciara. Sementara Kenzie mendekati kekasihnya itu.
__ADS_1
"Sayang, apa kamu baik-baik saja?"
Bersambung …