
Dua makhluk yang bertarung di udara, kini telah menunjukkan tanda-tanda siapa pemenangnya dan siapa yang akan kalah.
"Hehehe, Iblis jelek! Sudah ku bilang kau tak akan bisa mengalahkan ku. Hais kau ini sungguh sangat keras kepala ya."
"..Lebih baik kau menyerah saja!"
"Cih, mau menyerah ataupun tidak, kalian tetap tak akan melepaskan aku."
"Setidaknya kau bisa menghadap ke tuan dengan keadaan sehat dan tanpa luka, jika kau menyerah dari sekarang!"
Guiji tak menanggapi tawaran Huo Shi. Dirinya tetap sibuk memainkan pedangnya, menepis setiap cakaran siluman itu.
"Baiklah, kalau itu mau mu!"
Huo Shi mempercepat pola serangannya, Setiap cakarannya begitu tajam dan mematikan. Guiji pun di buat terdesak olehnya.
Sebenarnya kekuatan Huo Shi saat ini setara dengan siluman yang berkultivasi selama seribu lima ratus tahun. Atau dalam dunia kultivator, ia setara dengan seorang kultivator tahap Alam tingkat 4. Sedang Guiji saat ini, setelah menelan pil Mustika Iblis kultivasinya juga melonjak hingga tahap Alam tingkat 4.
Namun, karena bola cahaya yang di berikan Xiao Wang sebelumnya ternyata memiliki kekuatan yang istimewa, sehingga ia bisa menggunakan kekuatan yang setara dengan kultivator tahapan Semesta.
Akan tetapi Semua Kekuatan yang hebat, pasti memiliki bayarannya yang harus di tanggung. Begitupun juga dengan kekuatan itu.
Kekuatan itu hanya bisa bertahan untuk sementara waktu saja. Setelah menggunakan kekuatan tersebut, maka ia akan merasakan tubuhnya yang lemah dan menjadi tak berdaya.
Diperlukan waktu sekitar satu atau dua hari penuh sebelum ia bisa memulihkan kembali kekuatannya.
Selain itu, ia juga membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk ia bisa menggunakan kembali kekuatan semesta atau dalam bahasa lainnya mencapai siluman Suci.
Maka dari itu, ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Huo Shi harus secepatnya mengalahkan Iblis di hadapannya ini, sebelum lewat durasi yang telah di tentukan.
Huo Shi mempercepat pola gerakannya. Cakar-cakarnya yang tajam ia mainkan dengan brutal, hingga membuat Guiji tak mampu lagi untuk menepis serangan itu.
Bekas-bekas cakaran Siluman Singa Api itu pun kini telah memenuhi tubuhnya.
Disela-sela pertarungan, Huo Shi menciptakan Bola Api di mulutnya, lalu melemparkannya ke arah Guiji.
Melihat tindakan Siluman itu, Guiji dengan cepat mengambil jarak, lalu dengan pedangnya ia menangkis serangan bola api itu.
Baamm!
Ledakan besar tercipta dan menimbulkan asap hitam di sekitar tempat itu.
__ADS_1
Belum selesai sampai di situ, Huo Shi kembali memberinya kejutan. Siluman itu tiba-tiba saja telah berada di belakangnya dengan bola api yang lebih besar lagi terpandang di mulutnya yang ternganga.
Tepat saat Guiji membalikkan badan untuk menyerang Huo Shi, ia langsung di sambut oleh bola api itu yang kini telah Huo Shi lesatkan ke arahnya.
Beruntung ia masih sempat menggunakan pedangnya untuk menangkis serangan bola api itu.
BAAMM!
Ledakan yang lebih dahsyat kembali terjadi. Pedang yang digunakan Guiji untuk menangkis serangan bola api itu dibuat hancur oleh bola api milik Huo Shi.
Guiji sendiri terkena imbas dari ledakan itu. Tubuh bagian depannya kini terbakar dan membuat dirinya terlempar beberapa ribu meter dengan kecepatan tinggi ke belakang.
Begitupun juga dengan Huo Shi. Siluman itu juga mengalami keadaan yang tak beda jauh dengan iblis itu.
Ia juga terkena dampak dari ledakkan itu membuatnya juga terpental ke belakang.
Beruntung ia sempat membatalkan perubahan kekuatan Semesta sebelum kekuatan itu mencapai batasannya, kalau tidak maka dampaknya akan sangat buruk, bahkan sampai mengancam kultivasinya.
Meskipun begitu, tubuhnya terasa lemah dan tak berdaya. Tulang-tulangnya terasa kaku untuk di gerakkan, membuatnya tidak dapat menangkal dirinya hingga menabrak tanah dengan sangat keras, kawah dalam pun tercipta dibuatnya.
Sementara itu, Xiao Wang, Xiao Meng, Xiao Liu, Lu Wanqiang, Yuan Fang, Wu Lang beserta Long She yang saat itu tengah berbincang-bincang, segera menghentikan aktivitas mereka ketika melihat sesuatu seperti meteor melesat hendak menghantam ketujuh orang itu..
Segera mereka melompat menyingkir dari tempat itu.
Setelah dirasa kepulan debu itu agak menipis, ketujuh orang itu mendekati kawah tersebut.
Alangkah terkejutnya mereka melihat yang terjatuh tadi ternyata adalah sesosok makhluk aneh.
"Iblis Jelek!"
"Guiji!"
Sontak Xiao Wang dan Wu Lang berucap secara bersamaan ketika melihat meteor itu yang ternyata adalah Guiji.
"Wang'er, kau mengenalnya?" tanya Xiao Liu.
"Umm," jawab Xiao Wang seraya menganggukkan kepalanya.
Sesaat, ekspresi Xiao Wang berubah. Ia menatap Long She dan juga Wu Lang dengan tatapan gamang.
"Huo Shi..." Serempak, ketiganya berucap secara bersamaan.
__ADS_1
Mendengar ucapan itu, Xiao Meng, Xiao Liu, Yuan Fang beserta Lu Wanqiang mengernyit keheranan.
"Huo Shi?" ujar Yuan Fang dan Lu Wanqiang bersamaan.
"Wang'er, jelaskan!" pinta Xiao Liu.
"Kakek. Wang'er akan menjelaskannya nanti, setelah Wang kembali!"
Selesai mengucapkan kalimat itu, Xiao Wang beserta Long She segera melesat ke arah dimana mereka muncul, meninggalkan Wu Lang beserta keempat orang tersebut.
Setelah berlari cukup jauh dan dirasa pandangan Xiao Liu tak dapat lagi menjangkau keberadaan mereka, Long She pun merubah wujudnya kedalam bentuk siluman Ular Naga.
Setelahnya mereka melesat dengan sangat cepat. Xiao Wang sendiri menciptakan sebuah tameng di hadapannya, sehingga pusaran angin kencang tak dapat mengenainya.
Dengan mengandalkan insting dan ketajaman mata Long She, tak butuh waktu lama bagi mereka telah menemukan kawah besar bekas tubuh siluman Singa Api.
"Huo Shi!" Xiao Wang turun dari kepala Long She dan segera menghampiri kawah itu lalu memanggil nama Huo Shi.
Tak ada jawaban darinya, membuat Xiao Wang khawatir. Ia pun mengaliri Qi pada kedua pasang matanya, selanjutnya kembali pandangannya ia arahkan ke dalam kawah itu.
Nampaklah olehnya seekor siluman besar yang saat ini sedang terbaring dengan keadaan tubuh yang menyedihkan.
"Long She, bagaimana cara mengangkat tubuh Huo Shi ke atas?"
"Entahlah Tuan. Aku tak memiliki cara."
"Hmm."
"Hmm, Bo Ji! apakah kau tau cara mengangkat tubuh buah Huo Shi ke atas?"
"Karena tubuhnya yang besar, maka akan sangat sulit untuk kau memikul tubuhnya yang berat. Sedang untuk siluman itu, dirinya tidak memiliki tangan ataupun kaki."
"Lantas, adakah cara terbaik yang bisa kita gunakan?"
"Satu-satunya cara yang harus kau lakukan adalah dengan melompat ke sana.." Belum selesai ia berucap, Xiao Wang telah memotong perkataannya.
"Maksudmu?"
"Sebentar Bocah, aku belum selesai dengan perkataan ku!" Intonasinya meninggi tanda ia sedang kesal.
"O-ow. Baiklah, silahkan lanjutkan Bo Ji. Aku akan mendengarkannya."
__ADS_1
"Bocah! Kau harus turun ke bawah terlebih dahulu! Setelah kau sampai di sana, gunakan air panas yang kau dapat dari goa pada siluman itu. Tapi ingat sedikit saja, cukup dengan satu kendi kecil. Selanjutnya, biarkan siluman itu yang mengurus dirinya sendiri." jelas Bo Ji.
Xiao Wang mengangguk lalu ia segera malaksanakan apa yang di katakan Bo Ji barusan.