
Dua lelaki yang tidak lain adalah Shuibing serta Dianhuo saat ini tengah menuntun empat orang pemuda-pemudi di belakangnya. Empat orang pemuda-pemudi itu adalah Xiao Wang, Chen Li, Bing Meigui serta Hei Fang
Sampai di sebuah pintu yang cukup tinggi, Dianhuo membuka pintu itu.
Kreekk!!
Dua buah pintu terbuka secara bersamaan,, memperlihatkan sebuah ruangan luas di balik pintu tersebut.
Sama halnya ruangan sebelumnya, ruangan ini juga di penuhi dengan emas serta batu-batu berharga yang tak ternilai harganya.
Xiao Wang, Chen Li, Bing Meigui serta Hei Fang mengikuti langkah Dianhuo serta Shuibing memasuki ruangan tersebut.
Bukan main ketakjuban keempat anak itu saat memasuki ruangan. Mulut serta mata yang terbuka lebar. Bahkan mereka sempat melupakan bahwa di hadapan mereka saat ini ada dua senior mereka.
"Istana ini begitu megah dan mewah. Bahkan istana kerajaan Api hanya men jadi sebuah gubug reot jika dibandingkan dengan istana ini!" ujar Chen Li.
"Ya! Kau benar. Istana ini terlalu megah dengan berbagai macam perhiasan mewah tak terhitung harganya, tersebar di berbagai tempat!" kata Xiao Wang.
__ADS_1
"Sudahlah, jangan terlalu lama memandanginya. Barang-barang itu adalah benda mati, tidak ada harganya sama sekali jika di bandingkan dengan kekuatan yang besar!" Dianhuo berkata, menegur keempat pemuda-pemudi itu.
Semuanya menoleh ke arah Dianhuo.
"Mengapa kau mengatakan demikian. Justru dengan harta yang berharga lah Yang mampu membuat kita sejahtera dan bahagia. Kita bisa menukar ini dengan apa yang kita mau. Bahkan kekuatan pun juga bisa di beli dengan harta!" Chen Li tampak tak terima.
"Kau berpikir demikian karena kau melihat dari sisi dunia dan hawa nafsu. Asal kau tahu, orang yang bergelimpangan harta belum tentu bisa menemukan kebahagiaan!"
"Ya, yang dikatakan Dianhuo benar. Kekuatan yang di beli dengan harta itu, tidak sama dengan kekuatan yang di cari lewat keringat dan perjuangan." Bingshui juga ikut menambahkan perkataan Dianhuo
"Baik, aku mengerti!"
Kemudian Dianhuo melanjutkan kembali perjalanannya, di susul oleh Bingshui dan keempat junior mereka.
-
"Salam Guru besar!" Bingshui serta Dianhuo sama-sama berlutut dan memberi hormat kepada seorang pria yang tengah duduk di singgasana kerajaan. Wajahnya yang memancarkan cahaya. Aura agung serta penuh dengan wibawa terpancar dari tubuhnya.
__ADS_1
Xiao Wang, Chen Li, Hei Fang serta Bing Meigui yang saat itu berlutut dan memberi hormat, mengikuti kedua senior mereka, tak bisa untuk tidak dibuat takjub oleh pria ini.
Satu kata yang bisa mewakili perasaan mereka saat ini, terhadap lelaki yang duduk di singgasana itu. Yaitu "Sangat tampan!"
Meski begitu, mereka berusaha untuk menyembunyikannya.
"Guru besar, kami telah membawa dua orang reinkarnasi dari Dewa Api dan Dewa Air. Juga bersama mereka, terdapat dua gadis yang memiliki masa lalu berhubungan dengan kedua reinkarnasi Dua Dewa." Bingshui melapor.
"Kerja bagus!" Ucap guru besar. Suaranya yang cukup pelan, namun memiliki kharisma yang sangat kuat. Keempat pemuda-pemudi itu sendiri sangat dibuat terkagum-kagum dengannya.
V
Guru Besar kemudian berdiri. Dia berjalan pelan ke arah Xiao Wang serta Chen Li. Mengangkat pelan pundak Chen Li, menyuruhnya berdiri dengan sangat hati-hati. Begitupun juga dengan Xiao Wang.
"Salam Guru! Telah lama aku menunggu kedatangan guru. Sejak perang itu, aku tidak pernah lagi bertamu dengan kalian! Mohon kalian berdua memberkati diriku!"
Xiao Wang serta Chen Li begitu terkejut akan sikap yang di perlihatkan Guru Besar.
__ADS_1