Reinkarnasi Dua Dewa (Api Dan Air)

Reinkarnasi Dua Dewa (Api Dan Air)
Ch. 187 ~ Bertarung Melawan Salah Satu Vampir


__ADS_3

"Hei Fang...!"


"Hei Fang...!"


Chen Li dan juga Xiao Wang memanggil nama itu. Sebab orang yang barusan datang itu tidak lain dan tidak bukan adalah Hei Fang.


"Oi-oi, Sudah ku duga, kau pasti akan datang mencari kami.," Xiao Wang meledek Hei Fang


Namun gadis itu malah memperlihatkan wajah acuh tak acuh. Bahkan untuk menengok ke arah Xiao Wang pun enggan melakukannya.


"Cih, sombong amat?"


"Bagaimana kau bisa menemukan kami?" tanya Chen Li.


"Sebenarnya aku tidak menemukan kalian. Bisa di bilang, ini hanya sebuah kebetulan. Sebelumnya aku memang mencari kalian, namun mendapati badai akan segera turun, aku memutuskan untuk terbang di atas tebing ini, dan beristirahat. Setidaknya sampai badan mereda baru aku kembali melanjutkan mencari kalian."


Chen Li mengangguk. "Lantas, mengapa kau mencari kami?"


"Karena ada sesuatu yang ingin ku beritahu?"


Hei Fang Lantas menjelaskan tujuannya mencari Xiao Wang, Chen Li serta Bing Meigui.


"Saat aku pergi tadi, Aku tebang ke arah barat. Terbang dengan cepat dan ku dapati sebuah markas di bangun di tengah hutan. Karena penasaran, aku lantas mendatangi markas tersebut. Diam-diam aku mengintai. Memperhatikan setiap pergerakan dari orang-orang dalam markas itu. Namun, kalian tahu? Aku mendapati sesuatu yang aneh terjadi di markas ini!?" Hei Fang Menghentikan perkataannya sejenak.


Xiao Wang, Chen Li serta Bing Meigui tak berbicara, karena mereka pengen cepat-cepat mendengar lanjutan dari cerita Hei Fang Ini.


"Orang-orang itu semakin aneh seiring dengan senja yang mulai mati. Dalam kata lain, orang-orang ini akan berbuah menajdi manusia setengah hewan di malam hari. Kuku yang tajam, mata merah menyala, dan yang lebih parahnya lagi, mereka memiliki bulu-bulu hitam yang tumbuh di setiap kulitnya. Baik kulit wajah, maupun lengan kaki dan lengan tangan. Tidak hanya itu, bahkan aura yang terpancar di tubuh mereka adalah hitam sepenuhnya."


Hei Fang bercerita dengan menggunakan intonasi menyeramkan, sehingga membuat ceritanya ini tampak begitu nyata dan juga menyeramkan.


"Benarkah? Kau tidak sedang berbual bukan?" tanya Xiao Wang. Memang dia juga merasakan adanya aura hitam pekat. Entah dari mana aura hitam itu berasal. Namun dia masih sedikit tidak percaya dengan cerita yang di sampaikan Hei Fang ini.


"Apakah kau mendapati wajahku ini tengah bercanda?" Hei Fang ketus.


Xiao Wang memperhatikannya. Dari awal Hei Fang bercerita, memang gadis itu tidak menampakan air muka yang bercanda.

__ADS_1


"Ya, Sama seperti dirimu, tujuan aku mengajak Xiao Wang serta Bing Meigui untuk terbang ke atas tebing ini, karena aku merasakan adanya aura hitam tidak jauh dari tempat kita. Dan instingku mengatakan mereka akan melewati jalanan di bawah tebing tidak lama lagi." Chen Li menjelaskan maksudnya mengajak dua orang tadi untuk terbang di atas tebing.


Jdeerrrrr!!!!


Tiba-tiba Guntur dengan suara besar yang begitu membahana terdengar. Menggelegar bahkan gelombang suara yang di hasilkan, pun mampu membuat tanah sedikit bergetar.


Angin ****** beliung bertiup kencang. menerbangkan pohon-pohon yang ada di bawah tebing. Petir menyambar di mana-mana. Hujan turun dengan deras, membasahi bumi.


"Kacau dan sangat kacau!" gumam Xiao Wang kala pandangannya salah menangkap tanah yang hancur oleh Sambaran petir yang begitu ganas juga besar beberapa ratus meter di bawah tebing. Petir-petir itu terus berjalan. Beriringan dengan angin put*Ng beliung.


Xiao Wang, Chen Li, Bing Meigui serta Hei Fang memperhatikan bawah tebing yang begitu kacau. Sempat di buat bergidik mereka berempat. Membayangkan bagaimana kalau seandainya mereka berada di kawasan amukan badai itu, mungkin mereka harus berusaha. Berjuang mati-matian untuk bertahan hidup. Namun sekarang mereka memiliki sebuah kekuatan yang memungkinkan mereka membuat perlindungan diri dari amukan badai itu.


"Apakah kalian merasakannya?" tanya Zhang Ziyi tiba-tiba. Intonasi serta mimik wajahnya pun berubah aneh. Dia berhenti bergerak untuk merasakan lebih dalam sesuatu yang dia rasakan itu.


"Yah, aku merasakannya! Mereka tengah menuju kemari!" Xiao Wang menjawab pertanyaan Chen Li.


Aura gelap semakin terasa besar. Bergerak mendekat ke arah mereka.


Tak lama setelahnya, keempat orang itu sama-sama menoleh ke bawah tebing. Rombongan orang yang memancarkan aura hitam pekat dapat mereka lihat tengah berlari cepat dibawah sana.


Xiao Wang, Chen Li, Bing Meigui, serta Hei Fang terus memandangi mereka. Memperhatikan gerakan mereka. Butuh waktu sekitar belasan menit hingga orang-orang itu tak lagi terlihat. Dalam kata lain, lewat sepenuhnya.


"Sebenarnya, siapa mereka. Kenapa bentuknya sangat aneh?" tanya Bing Meigui. Dia penasaran dengan orang-orang yang barusan lewat tadi.


"Mereka adalah Vampir. Sejenis manusia yang telah bermutasi menjadi setengah hewan." Xiao Wang menjawabnya. Dia mendapatkan informasi itu dari Bo Ji.


"Mari ikuti mereka!" Tanpa menunggu respons dari rekan-rekannya itu, Xiao Wang lantas berlari, mengikuti arah dimana vampir-vampir itu berlari.


Tak ada pilihan, Chen Li, Bing Meigui serta Hei Fang juga mengikuti langkah kaki Xiao Wang.


Berlari dan terus berlari. Keempat orang pemuda pemuda itu menggunakan kecepatan tinggi sebab orang yang mereka kejar ini berlari dengan sangat cepat pula.


"Tunggu, mereka sedang mengarah ke mana?"


Xiao Wang, menghentikan langkahnya. Dia memperhatikan orang-orang itu yang melewati sebuah dinding energi transparan berwarna kuning keemasan.

__ADS_1


"Mungkin semacam, dunia lain!" balas Hei Fang.


"Hmm, bisa jadi!"


"Apakah kita harus mengikuti mereka sampai memasuki dinding itu?" tanya Bing Meigui.


"Sepertinya tidak usah. Biarkan mereka memasukinya. To kita tidak ada urusan dengan mereka, kan!"


"Nah, iya! Jangan sampai saat kita memasuki dunia itu, kita malah akan tersesat dan tak menemuka jalan pulang." Chen Li membalas perkataan Xiao Wang.


Ckraaarrkk!!


Cakar tajam melayang di udara, hampir saja merobek punggung Xiao wang, beruntung Chen Li yang saat itu menyadari pergerakan musuh yang datang menyerang tiba-tiba itu, segera menepis cakar itu.


Sempat pertarungan terjadi antara Chen Li dengan orang tersebut. Sebelum keduanya mengambil jarak.


Chen Li, mundur dan sejajar dengan Xiao Wang, Bing Meigui serta Hei Fang. Ketiga orang itu sendiri saat ini telah mengambil sikap waspada.


Chen Li mengukur kultivasi orang ini. Dan berada 2 tahapan di atasnya.


Orang itu memiliki mata merah serta taring panjang. Mereka menebak, orang ini merupakan salah satu dari rombongan orang-orang tadi.


"Mengapa kau berada di sini? bukankah rombongan–mu tadi telah memasuki dinding energi itu?" Chen Li mencoba untuk berkomunikasi dengannya.


"Cih, anak-anak muda ini. Begitu bodoh atau pura-pura polos! " Dia menjawab dengan memamerkan taring panjangnya. "Tentu saja aku akan berpesta pora setelah meminum darah segar yang mengalir di tubuh kalian ini!" ucapnya lagi sembari menjilati bibirnya.


"Menjijikan!" Hei Fang yang kesal, lantas maju menyerang orang tersebut. Begitupun juga Xiao Wang, Bing Meigui serta Chen Li.


Pertarungan Empat lawan satu pun terjadi. Meski begitu pertarungan tetap berjalan imbang. Chen Li, Xiao Wang, Bing Meigui serta Hei Fang bergantian menyerang manusia setengah hewan ini.


Terlihat, aura hitam pekat menyelimuti tubuh Manusia aneh. Berbeda halnya dengan Xiao Wang serta yang lainnya. Dimana Xiao Wang yang tubuhnya terlapisi oleh energi berwarna biru muda. Chen Li dilapisi oleh energi berwarna oranye. Bing Meigui berwarna biru muda. serta Hei Fang hitam keabu-abuan.


Hari semakin menggelap. Badai belum juga mereda. Kelimanya tetap melanjutkan pertarungan. Manusia vampir bersikeras untuk mengalahkan anak-anak ini. Yang memiliki gerakan begitu lincah dan gesit, membuat dirinya dibuat sedikit kewalahan dalam menghadapi mereka.


Di tambah kerjasama yang cukup baik serta kompak dalam menyerang manusia aneh secara bergilir, membuat empat orang itu terlihat di untungkan.

__ADS_1


__ADS_2