Reinkarnasi Dua Dewa (Api Dan Air)

Reinkarnasi Dua Dewa (Api Dan Air)
Ch 63. Kejutan


__ADS_3

Kedua kubu memasang kuda-kuda.


"Kalian siap?" Xiao Meng menoleh kiri dan kanannya dimana di bagian kiri terdapat Xiao Wang sedang di bagian kanannya terdapat Lu Wanqiang bersama Yuan Fang.


Ketiga orang itu mengangguk, tanda mereka telah siap untuk bertarung.


"Baiklah. Mulai!"


Lu Wanqiang maju dan disusul Yuan Fang. Keduanya memasang formasi Elang Emas, menyerang dari sisi berbeda tanpa memberi ruang untuk bernafas.


Keduanya menyerang Xiao Wang secara gencar-gencaran, membuat Xiao Wang dibuat termundur karenanya. Meskipun dibuat termundur, akan tetapi Xiao Wang tak menunjukan adanya kepanikan. Terlihat dia menahan dan menepis serangan keduanya dengan sangat teratur, tak membiarkan serangan keduanya menyentuh kulitnya.


Yuan Fang melakukan tusukan pada perut Xiao Wang, namun dengan cepat di tepis oleh Xiao Wang menggunakan pedang yang ia letakkan di depan perutnya. Tak berhenti sampai di situ, Lu Wanqiang kembali menyambung serangan Yuan Fang dengan melibaskan pedangnya menargetkan lengan Xiao Wang.


Segera Xiao Wang melakukan salto belakang, melangkahi pedang Lu Wanqiang.


Pertarungan mereka semakin sengit kala Yuan Fang dan Lu Wanqiang mempercepat pola gerakannya.


Keadaan imbang beberapa saat membuat Xiao Meng beserta Xiao Liu yang menonton pertarungan mereka di kejauhan terkagum-kagum melihat pola bertarung cucunya yang tanpa cela sedikitpun bagaikan air terjun yang tak terpotong.


Serangan gencar-gencaran yang di lancarkan keduanya membuat Xiao Wang terpojok karenanya.

__ADS_1


Yuan Fang dan Lu Wanqiang yang telah berhasil memojokkan Xiao Wang merasa di awan-awan.


"Bagaimana senior Xiao, apakah kau mau menyerah sekarang." Di sela-sela pertarungan sengit itu, Lu Wanqiang bisa-bisanya mengetes sekaligus menggoda Xiao Wang dengan racun yang ia semburkan ke arah telinga Xiao Wang.


Tampaknya Xiao Wang tak menanggapi perkataan lawan tarungnya itu. Ia malah memasang senyuman, yang membuat kedua lawannya menaruh curiga terhadapnya.


"Baiklah kalau itu mau mu. Jangan salahkan kami jika kau kalah, senior Xiao!"


Selesai mengucapkan kalimat itu, Lu Wanqiang semakin mempercepat laju serangannya. Begitupun juga dengan Yuan Fang, ia juga bertambah brutal membidas pedangnya pada Xiao Wang.


Namun yang terjadi selanjutnya begitu mengejutkan semuanya. Dimana semakin mereka mempercepat serangan mereka, semakin tangguh pula Xiao Wang.


"Ch. Benar dugaan ku, saudara Xiao ternyata masih menahan Kekuatannya tadi." Yuan Fang berdecih lalu kakinya menyepak kaki Xiao Wang sedang Lu Wanqiang melibaskan pedangnya ke kepala Xiao Wang.


Xiao Wang menangkis serangan lu Wanqiang menggunakan pedangnya lalu melompat mundur ke belakang. Namun sebelum itu, ia menendang kedua lawannya terlebih dahulu sebelum ia mundur ke belakang.


Yuan Fang dan Lu Wanqiang tak menyangka akan ada serangan mendadak dari Xiao Wang, sehingga mereka tak dapat menghindar dan dibuat termundur dengan itu.


"Aku rasa, cukup sampai di sini pemanasan kita. Mari kita bertarung serius!"


Mendengar ucapan Xiao wang, Yuan Fang dan Lu Wanqiang membelalakkan mata. Pasalnya pertarungan yang menguras tenaga tadi, yang bahkan mereka telah mati-matian berusaha untuk menumbangkan Xiao Wang, namun oleh lawan, semua itu di anggap hanya pemanasan semata.

__ADS_1


"Cih. Saudara Xiao, aku harap saudara Xiao setelah ini tak menahan diri!"


"Baiklah. Mari kita mulai!" ucap Xiao Wang membalas ucapan Lu Wanqiang.


Xiao Wang melepaskan kekuatan yang begitu besar. Butiran-butiran cahaya berwarna biru muda tercipta di sekelilingnya membentuk sebuah pusaran yang bergerak mengelilingi tubuh Xiao Wang.


Kekaguman akan aksi yang di lakukan Xiao Wang terlihat jelas dari ekspresi yang di tunjukan keempat orang yang saat ini mematung dengan pandangan yang tak teralihkan dari Xiao Wang. Bahkan bernafas pun sampai terlupakan oleh mereka.


Yuan Fang yang tersadar lebih awal segera berucap. "Aku tak menyangka kekuatan yang kau miliki bahkan melebihi seorang kultivator tahap Tinggi tingkat 2 sepertiku. Kalau aku tak salah tebak seharusnya kekuatanmu setara dengan seorang kultivator tahap Tinggi tingkat 3."


Perkataan Yuan Fang langsung membuyarkan kekaguman ketiga orang tersebut.


"Serius! Aku suka itu!" Lu Wanqiang juga tak mau kalah, ia pun mulai melepas kekuatannya.


Sama halnya Xiao Wang, Butiran-butiran debu berwarna cokelat tercipta dan mengelilingi tubuh Lu Wanqiang, lalu ia melesat lebih dulu tanpa menunggu rekan di sebelahnya, selesai melakukan aksinya.


Pertarungan sengit pun kembali terjadi kala itu. Serangan demi serangan yang dilancarkan keduanya mampu menciptakan energi yang bahkan menimbulkan kerusakan, walaupun tak parah, namun cukup untuk membuat tempat itu hancur.


Seperti halnya Xiao Wang, saat ini ia melibaskan pedangnya secara menyilang. Sebuah energi berbentuk bulan sabit berwarna biru tercipta dari libaskan pedang itu, dan melesat cepat ke arah Lu Wanqiang.


Energi itu langsung di tepis oleh Lu Wanqiang menggunakan pedangnya, sehingga membuatnya terpantul ke arah lain dan memotong rapi pohon yang tak terlalu besar.

__ADS_1


__ADS_2