Renjana

Renjana
Hari Bahagia


__ADS_3

' Hufftt... Ini benar - benar pengalaman yang luar biasa unik bersama Thoriq ' batinku sambil tersenyum sendiri


πŸ’™πŸ’™πŸ’™


" Eh... BTW nih, kamu termasuk cewe yang beruntung banget ya Ul karena bisa jadi sahabat Thoriq " ucapan Denny membuatku tersadar dari lamunanku


Aku hanya tersenyum tipis


" Iya lho... Jadi aku ini teman Thoriq dari SD Ul, dan aku tahu betul tentang dia. Nah...! Jujur baru pertama kali ini aku liat Thoriq deket banget sama cewe ! " timpal Surya memperkuat ucapan Denny


" Iya tuh...! Kamu tau gak Ul, Thoriq itu kan jutek banget sama semua cewe. Ya... Selain kamu sih.. ! " ujar Kiki dan semuanya langsung tertawa, kecuali Thoriq


Setelah berbincang - bincang cukup lama, akhirnya mereka yang bukan siswa dari kelas ini langsung keluar menuju kelas masing - masing karena jam istirahat sudah habis. Hanya Arga, Denny, Surya, Kiki, Febri, dan Rino yang sekelas dengan kami.


Tak lama kemudian...


Masuklah siswa ( i) ke dalam kelas dan aku dihampiri oleh remaja perempuan dan hanya dengan melihat seragamnya aku sudah yakin kalau dia anak pramuka . Ia tersenyum hangat kepadaku dan langsung duduk di sampingku.


" Hy... Kamu anak baru ya ? " tanyanya dengan ramah


" Iya... " balasku sambil tersenyum


" Kenalin nama aku Shasya " ucapnya sambil menjulurkan tangannya kepadaku untuk berjabat tangan


" Aku Aulia " jawabku dengan membalas uluran tangannya dengan ramah


Ia tersenyum lalu terdiam selama beberapa detik lalu dia bertanya kepadaku


" Kamu akrab banget ya sama Thoriq, maaf ya tadi aku sempat liat kalian tertawa lepas di koridor. Dia siapamu ? " tanya Shasya dengan hati - hati


" Gapapa... Thoriq itu sahabat aku dari kecil " jawabku sambil tersenyum


" Wow...! Kamu beruntung banget ya " timpal Shasya sambil tersenyum lebar


Aku hanya tersenyum


" Hmm... Iya tuh Ul, baru kali ini aku liat Thoriq deket banget sama cewe " ujar Sinta yang duduk di belakang kami


" Jujur ya Ul... Thoriq itu jutek banget sama cewe " lanjutnya


" Ehem.. ! Dia tuh sempat suka tau sama Thoriq " celetuk Shasya sambil menyenggol lenganku


" Ih... tapi sekarang ngga sih! Bukan tipeku ! Dingin banget dia... " timpal Sinta


" Eh sorry ya Ul... Aku nyesel bilangnya " ucap Shasya tersadar

__ADS_1


" Eh iya... Aku gak suka lagi kok sama Thoriq " lanjut Sinta dengan pelan takut terdengar orang lain


" Ah... Gapapa kok ! " balasku dengan tersenyum lebar


" Memangnya kamu gak suka sama dia ? " tanya Shasya dengan tatapan penuh selidik


" Eh... Kita cuma sahabat doang kok ! " bantahku


" Hmm... Tapi kalau aku liat kayaknya Thoriq suka sama kamu deh Ul karena dia perhatian banget sama kamu " ucap Sinta sambil menatapku dengan serius


" Ah.. Masa sih ! Dia emang gitu dari dulu " sanggahku dengan tersenyum tersipu


" Ya... Gak ada yang tahu kan Ul " ujar Shasya


Aku hanya terdiam. Bagiku Thoriq itu sahabatku dan aku hanya menyayanginya sebagai seorang sahabat dan tidak lebih. Tapi aku tak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kami di masa depan nanti.


🌺🌺🌺


Hari itu...


Setelah mengenalkan diriku kepada guru yang memberikan materi, kami pun mulai melakukan PBM. Hari itu kami belajarnya sambil berdiskusi dan disitulah siswa ( i) menatapku sambil melongo tak percaya bahwa sebenarnya aku adalah siswi yang sangat cerdas.


" Wow...! Gila..., Aulia cerdas banget ya ! " seru Arga dengan pelan sambil mencolek Thoriq yang duduk di depannya


Thoriq hanya tersenyum lebar dan kembali menatapku yang tengah asyik mengutarakan pendapatku. Tak lama kemudian..., aku disambut dengan sorak tepuk tangan dari guru dan teman - teman di kelas ini. Aku hanya tersenyum kecil dan menatap Thoriq yang mengacungkan dua jempolnya untukku sambil tersenyum lebar.


" Kamu tinggal dimana Aulia..? " tanya Ibu Wina dengan tersenyum ramah


" Di Perum Villa Kembang Asri Bu.. " jawabku dengan pelan


" Oh... Jadi deketan rumah sama Thoriq ? " lanjutnya sambil menatap kami


" Iya Bu... " balasku dengan tersenyum


" Kalian keluarga...? " tanyanya lagi


" Emm.. lebih dari itu Bu. Aulia ini sahabat saya dari bayi, jadi berasa kayak saudara kandung " kali ini Thoriq yang menjawab dengan disertai cengiran khasnya


" Oh gitu ya..! " balas Ibu Wina


" Iya Bu... Kami pamit pulang ya Bu " ucapku dengan menjulurkan tanganku untuk berjabat tangan dengan Ibu Wina


" Baik... hati - hati ya Nak ! "


πŸ’™πŸ’™πŸ’™

__ADS_1


Di luar kelas...


" Aulia..., sumpah tadi kamu keren banget pas nyampein pendapat kamu ! " ucap Thoriq dengan antusias


" Ah..., biasa aja Riq ! " bantahku


" Ngga Ul..., itu bagi aku bagus banget ! Pokoknya aku kagum banget sama kamu, padahal hari ini pertama kalinya kamu di sekolah ini " timpalnya


Aku hanya menatap Thoriq sambil tersenyum. Tiba - tiba...


" Thoriq..., Aulia... !" terdengar seseorang memanggil kami


Sontak kami pun membalikkan badan dan melihat Arga dan Denny tak jauh dari kami. Mereka langsung menghampiri kami dan kami pun berjalan pulang bersama - sama.


" Rumah kamu dimana Ul...? " tanya Denny


" Di Perum Villa Kembang Asri... " jawabku sambil menatapnya sekilas


" Hah...? Deketan rumah sama Thoriq ? " tanyanya sambil menatapku dengan raut muka serius


" Oh iya dong...! " celetuk Thoriq menimpali pertanyaan Denny


" Gila...! Jodoh banget ya kalian, apa - apa selalu barengan, selalu deketan juga ! " seru Arga sambil mengeleng - gelengkan kepalanya


Aku hanya tersenyum tipis.


Tak lama kemudian, akhirnya kami tiba di Perum Villa Kembang Asri.


" Kalian ga mau mampir dulu ? " tawarku


" Eh... Gak Ul, makasih.. kapan - kapan aja ya ! " jawab Arga


" Iya, makasih Ul.. Kita duluan ya ! " lanjut Denny


🌺🌺🌺


" Gak mampir dulu Ul ? " ucap Thoriq sambil membuka gerbang rumahnya


" Ntar aja Riq, aku duluan ya. Bye...! " ujarku sambil melambaikan tangan


" Siap... ! Semoga harimu menyenangkan " balas Thoriq sambil membalas lambaian tanganku


Aku hanya tersenyum sambil mengacungkan jempolku dan langsung masuk ke halaman rumah.


🌈🌈🌈

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan berikan kritik serta sarannya ya...


Terima Kasih... πŸ’™πŸ˜‰πŸ™


__ADS_2