
Queena dan Arsen kini tengah berada di dalam mobil. Arsen kini mengajak Queena untuk jalan-jalan sore. Sekedar menghabiskan waktu luang mereka.
“Daftar kuliah udah mulai kan Kak?” tanya Queena tiba-tiba pada Arsen yang kini membuat Arsen menoleh ke arah Queena sambil mengambil menganggukkan kepalanya. Saat ini pendaftaran untuk kuliah memang sudah akan dimulai. Taj terasa memang karena kini akhirnya Arsen sudah akan lulus SMA.
“Kakak mau daftar di mana?” tanya Queena dengan menatap tunangannya untuk serius. Sebenarnya Queena tak masalah Arsen akan mendaftar kuliah di mana saja. Karena Queena bisa menebak pada akhirnya mereka akan LDR juga
“Aku pengennya di Stanford. Cuma kalau kamu gak bisa LDR gak papa. Aku bakalan ambil kuliah di sekitar sini aja,” ucap Arsen dengan senyuman menenangkannya pada Queena.
“Gak papa kak kalau mau ambil di sana. Satu tahun lagi aku nyusul,” ucap Queena dengan senyumannya.
“Serius?” tanya Arsen pada Queena yang kini menjawabnya dengan anggukan.
__ADS_1
“Iya dong. Biar aku bisa bareng sama kamu,” ucap Queena dengan cengirannya yang membuat Arsen kini malah menaikkan sebelah alisnya mendengar ucapan Queena.
“Emang di bolehin sama Daddy?” tanya Arsen pada Queena. Mendengar ucapan Arsen kini Queena terdiam. Sepertinya ia melupakan ayah nya yang begitu posesif itu.
“Kita nikah dulu aja kalau gitu biar di bolehin sama Daddy,” ucap Queena dengan senyumannya yang kini justru membuat Arsen tertawa mendengar nya.
“Emang udah siap?” tanya Arsen lagi menantang pada Queena yang kini lagi-lagi terdiam mendengar ucapan tunangannya itu.
“Udah jangan ngambek. Lagian nikah itu jangan karena ada mau nya aja. Nikah itu kalau udah siap. Gak papa kalau kita gak bisa kuliah di luar negri. Fakultas di dalam negeri juga banyak kok. Tapi kalau kamu emang pengen kuliah di luar negri nanti kita usaha bilang ke Daddy, kalau emang gak boleh ya udah kita kuliah di sini aja. Lagian kasian juga Daddy kalau harus sendiri kan?” tanya Arsen pada Queena dengan senyumannya dan ucapannya yang begitu lembut pada tunangannya itu.
Queena yang mendengar ucapan Arsen menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dengan begitu lembut nya pada tunangannya itu. Queena rasanya begitu beruntung memiliki kekasih seperti Arsen. Setelah banyak hal yang di lalui kini akhirnya hubungannya dengan Arsen sudah mulai membaik kembali. Queena hanya berharap agar kedepannya hubungan mereka akan terus membaik.
__ADS_1
Queena hanya ingin yang terbaik untuk hubungannya kedepannya.
“Makasih ya Queena udah mau balik sama aku dan maafin kesalahan aku. Aku janji sama kamu, aku gak akan ngelakuin kesalahan yang pernah aku lakuin. Dan aku gak akan nyakitin kamu. Aku akan selalu usaha buat kamu bahagia,” ucap Arsen dengan senyumannya dan tatapan yang begitu tegas pada Queena.
Arsen kini menggenggam tangan Queena dengan begitu lembut nya sambil mengecup tangan gadisnya itu. Memiliki Queena adalah sebuah keberuntungan tersendiri bagi Arsen.
“Makasih untuk segala nya kak Arsen,” ucap Queena yang kini juga tersenyum ke arah Arsen.
Takdir dengan segala kerumitannya dan semesta dengan berbagai cara nya kini akhirnya membawa mereka pada sebuah persatuan.
**
__ADS_1
BUAT YANG MAU IKUTAN GA BISA CEK BAB PENGUMUMAN YA