Salah

Salah
Bab.100


__ADS_3

Sedangkan ponsel milik delia berbunyi terus terdapat panggilan-panggilan id nama yang berbeda . Delia terbangun saat panggilan telepon yang terakhir


"Hallo " ucap delia dengan nada khas bangun tidur


"*****"


"Apa !?" ucap delia dengan tubuh yang mulai sempoyan ingin jatuh dan untung ada rika yang bisa menahan tubuh delia


"Bu " panggil rika dengan tangan yang menahan delia


"Mass dika " ucap delia dengan air mata yang menetes di pipinya


Tak lama kemudian delia tak sadarkan diri. Terlihat rika yang duduk di samping delia ia menatap wajah delia dengan iba bagaimana pun rika menganggap delia adalah sang kakak.


"Bagaimana keadaan kakak dan keponakan saya dok ?" tanya rika


"Beliau hanya syok saja, untuk kandungannya juga baik-baik saja. Nanti akan saya berikan vitamin untuk beliau " ucap dokter dengan tersenyum menatap rika


Rika menganggukkan kepalanya lalu menghantarkan sang dokter keluar.


Tak lama kemudian ponsel delia berdering kembali dan rika yang mendengarpun mengangkat panggilan telepon


"Hallo " ucap rika


"****"


"Kak dika " ucap rika saat mendengarkan suara dika di balik telepon


"Iya ini saya, tolong berikan ponselnya dengan istri saya .. " ucap dika


"Tapi kak delia sekarang tidur kak, tadi dia syok dan tak sadarkan diri.. " ucap rika dengan jujur


"Bagaimana keadaan istri dan anak-anak saya ? " tanya dika


"semua baik-baik saya kak.. Kak delia saat ini terlihat sedih " ucap rika


"Setelah ia bangun tolong segera hubungi saya di nomor ini " ucap dika berpesan dengan rika


" Baik kak " jawab rika


****


Flask back on

__ADS_1


Dika mengendarai kendaraannya dengan kecepatan sedang namun tiba-tiba ada yang mencegatnya. Ia membuka kaca mobilnya terlihat beberapa orang yang menatap dirinya


"Ada yang bisa saya bantu ? " tanya dika saat melihat seseorang yang mendekat kepadanya


Awalnya mereka terlihat ingin membuat dika celaka, namun salah satu dari mereka teringat dengan dika


"Kak dika ? " panggil salah satu dari segerombolan yang menghadang mobil dika


Dika menoleh melihat orang yang memanggilnya keningnya berkerut menatap dengan penasaran


"Maaf jika saya ada kesalahan, ada apa ini ? kenapa kalian menghalangi jalan saya ?" tanya dika


"Apa saya mengenal kalian atau saya ada kesalahan ?" sambung dika dengan menatap satu satu wajah mereka


"Kakk dika !" panggil pria remaja dengan melihat ke arah dika


Dika menoleh melihat siapa yang memanggil namanya, ia memperhatikan mengingat siapa anak remaja yang memanggil namanya.


"Iya saya.. apa kah saya mengenal kamu ? " tanya dika


"Kak .. Aku anak kecil yang kakak selamatkan dari rasa lapar bersama dengan kekasih kakak. Aku selalu mencari kak dika kemana-mana namun sia-sia. Dan sekarang takdir telah menemukan kita " ucapnya dengan memeluk tubuh dika


"Dan karna kak dika kami semua masih bisa menghirup udara dengan bahagia. Tapi maafkan kami karna kami tak bisa seperti yang kakak dan juga kekasih kakak inginkan karna semua yang kakak berikan di rampas dengan orang-orang yang jahat" sambungnya


"Benarkan nama mu dodi ? " tanya dika memperhatikan anak remaja di depannya


"Iya kak .. aku dodi dan mereka adalah saudara-saudara ku ya walaupun kami bukan saudara kandung " ucapnya tersenyum ke arah dika


"Tak masalah.. Semuanya bersaudara dan tak perlu adanya hubungan darah " ucap dika dengan tersenyum menatap mereka


"Ngomong-ngomong kenapa kalian menghentikan mobil kakak ? " tanya dika


"Ada yang menginginkan kakak tak ada lagi di dunia ini" jawab dodi


"benarkah ? siapa dia ?" tanya dika


"Dia perempuan cantik kak " ucap dodi dengan jujur


"Perempuan cantik ? " ucap dika


Dika mengambil ponselnya


"apa ini orangnya ? " tanya dika menatap dodi dengan memberikan ponselnya

__ADS_1


Dodi dan juga teman-temannya menatap gambar yang ada di layar hp milik dika


"Iya dia kak.. dia menemui kami kak " jawab dodi


"Lalu apakah kalian akan melakukan seperti yang dia inginkan ?" tanya dika menatap mereka


Dodi dan juga teman-teman lainnya menggelengkan kepalanya dengan serentak.


"Jika kalian akan melakukannya aku ikhlas, tapi tolong biarkan aku menemui istri dan juga kedua calon putra dan juga putri ku yang saat ini ada di dalam rahim istri ku" ucap dika dengan jujur


"Tidak kak, kami tidak akan melakukannya " ucap dodi menatap dika


"Kak dika dan juga istri kakak berhak bahagia. Aku dan juga teman-teman akan selalu melindungi keluarga kak dika " sambung dodi


"Terimakasih.. " ucap dika dengan menatap mereka satu-satu


"Apa kah kami boleh memeluk kak dika ?" tanya bocah kecil tersenyum menatap wajah dika


Dika menoleh melihat ke arah sumber suara, dika tersenyum lalu merebahkan tangannya


"Sini " ucap dika tersenyum melihat anak kecil yang tersenyum ke arahnya


"Terimakasih kak " ucap anak kecil yang kini ada di gendongan dika


*****


Flaskback off


Prov. Author


Ujian dalam hidup adalah menerima kenyataan dan yakin adanya kebahagiaan..


Ikhlas dalam membantu dan tak perlu berfikir akan di balas.. karna apa yang kita lakukan akan ada hikmah dan juga kebaikan yang tak terduga dari sang maha pemberi ...


Liat komen jadi gimana aku😁 Otor mah baik ga jahat 🤣🙈


Lagiiii yokk lagiiii kasih komentar yang banyak biar semangat 😁🤭 (Ah jadi serakah akunya )


... Salam kenal salam sayang.. 💜😘...


...Rate Like dan Favorit 🙏🏻...


...Jangan lupa jejak komentar juga biar semangat 🤭...

__ADS_1


__ADS_2