Salah

Salah
7


__ADS_3

aku sangat lelah, aku tau mimpi itu tidak bisa kemauan ku sendiri karena respon otak.


namun , aku berharap mimpi pergi traveling.


namun yang aku dapatkan hanya mimpi aneh pada umumnya.


waktu berlalu, kondisi pekerjaanku belum mengkasilkan uang.


para pelanggan di hpku hanya bertulis meminta gratis dan janji di promosikan kepada orang lain, emang bahan dan aku bekerja dengan susah payah nggak pakai uang ?


mulai saat itu aku hanya mengandalkan dari mulut ke mulut, karena hanya aku yang mengerjakan dan waktunya pun sebenarnya lebih dar semunggu.


aku senang ada pelanggan , namun mereka menawarkan harga yang sangat rendah.


aku tau, dia tidak tau apa yang aku hadapi hanya untuk satu produk. mereka hanya tau prosesnya memotong pola dan menjahit, namun sumpah...


itu sangat sulit di lakukan.


aku sangat muak, dan melanjutkan hobi menggambarku.


entah berapa bulan aku tidak memegang peralatan menggambar, ternyata gambarku semakin bagus. aku sangat senang.


aku langsung memulainya dengan laptop yang baru saja aku dapatkan, menggunakan untuk menghasilkan uang dari pada menjahit yang di remehkan orang.


namun...

__ADS_1


keuangan saat itu sangat sulit, kami bersyukur adakku bisa masuk kuliah, namun untuk membeli laptop untuknya tidak ada, dia angat membutuhkannya.


aku sangat sedih...


aku tidak mau menjahit lagi. yang aku dapatkan hanyalah sakit hati dan tidak menghasilkan uang.


aku sangat sakit hati saat orangtuaku memarahiku karena aku belum menghasilkan uang.


aku sangat benci dengan keluargaku sendiri yang menyuruhku seakan -akan aku pembantunya.


aku sangat muak...


aku bahkan tidak mematuhi mereka, aku sekarang bermalas - malasan. dan mereka mengejekku dengan berkata "labil mengerjakan sesuatu."


jika kalian menghargai apa yang aku kerkakan, aku akan fokus di sana.


aku sangat marah kepada mereka, namun saat aku membela diriku sendiri mereka ngomong tampa berfikir "tidak tau terimakasih, tidak tau balas budi, pembangkang , egois."


coba saja kalian berada di posisiku, belajar sendiri, menjahit cobasaja.


aku berani taruhan kalian pasti tidak rela di beri upah sedikit atau gratis karena prosesnya sangat sulit.


saat aku mengirimkan hasil gambarku, seseirang mengatakan jika gambaruk bisa menghasilkan uang di luar negeri, aku sangat senang.


tapi harus kuliah terlebih dahulu.

__ADS_1


memabayangkannya saja sudah mau muntah, aku sangat benci tempat itu.


aku bahkan telah merasakan bullyan dan ketamakan dosen.


kamu fikir aku lemah, kalau kamu mau tau apa yang aku rasakan.


kamu menghadapinya sendiri tampa ada yang menolongmu, saat kamu membela dirimu. mereka mengatakan " hanya brcanda, kamu terlalu sensitif, lemah, manja " dan lain sebagainya.


dunia di sana sangat mengerikan, namun hanya indah di permukaan.


niatku menggambar sekali lagi untuk mendapatka uang dan tinggal di jepang.


namun aku mendapatkan perlakuan yang sama demgan menjahit, orang hanya mau gratis atau jika mau membayar hanya dengan harga rendah dengan hadil maksimal yang ku kerjakan.


aku tidak bisa tidur.


aku hanya bisa melihat madingku sendiri penuh motivasi untuk ke jepang atau negara lain.


kapan aku kesana...


kapan impianku terwujud...


kapan aku sukses...


air mataku mengalir apa yang bisa aku tolong dengan diriku sendiri.

__ADS_1


jika aku kuliah, sama saja dengan bunuh diri.


tapi kenapa orang lain bisa menghasilkan uang hanya menggambar sepertiku dan bisa ke luar negeri ?


__ADS_2