
"Sayang lihat dulu di mana kita " ucap dika memperhatikan delia
Delia melihat ke arah luar menatap warung yang ada di sampingnya saat ini, senyumnya terukir di bibirnya. Ia menganggukkan kepalanya menatap dika
Dan kini dika yang hanya menepuk keningnya dengan keinginan sang istri.
"Boleh makan bakso asal jangan membeli yang pedas " ucap dika dengan menatap wajah delia
"Oke.. " jawabnya dengan membuka pintu mobilnya dan melangkahkan kakinya ke warung
Dika hanya menatap punggung sang istri yang terlihat bersemangat . Ia berjalan mengikuti delia
Terlihat delia yang memesan dengan senyuman di wajahnya
"Aku sudah pesan semuanya sayang.. " ucap delia mendudukkan bokongnya di kursi berhadapan dengan dika
"Iya.. beli yang biasa aja kan ?" tanya dika menatap delia
"Iyaa " jawab delia dengan singkat
Tak lama kemudian pesanan pun sampai, delia menatap dengan penuh bahagia
"Terimakasih " ucap delia saat pesanan telah ada di depannya
"Yang itu punya kamu sayang " ucap delia saat melihat dika yang menukar mangkok baksonya dengan dika
"Kamu bisa saja berbohong soal rasa sayang.. Bilang gak ada cabenya ternyata ada ini " ucap dika saat memotong adonan bakso yang berisikan daging dengan cabe yang terlihat merah
Delia tersenyum menatap dika yang terlihat perhatian namun terlihat di wajahnya kesal
" Jangan marah.. Kalau marah nanti bumil bisa ngambek " Ucap delia dengan menatap dika
Dika terdiam tanpa merespon ucapan sang istri, benar jika sang istri saat ini sangat sensitif sedikit salah kata ia akan terlihat murung
"Ya udah kita tukaran ya, kamu makan yang punya ku dan aku yang kamu sayang.. " ucap dika tersenyum menatap delia
"Hem.. " ucap delia tanpa berkomentar
Baik delia dan dika menikmati hidangan yang ada di depan mereka. Terlihat delia yang juga makan dengan lahabnya dan dika yang menahan rasa pedasnya di bibir
"Kenapa ? " tanya delia dengan melihat sang suami tanpa rasa bersalah
"Ini sungguh sangat pedas del.. !" ucap dika dengan menghabiskan minumannya
__ADS_1
"Namanya juga bakso larva " Ucap delia dengan pelan namun masih terdengar di telinga dika
Dika menatap wajah delia. Dan delia yang masih menikmati bakso yang ada di depannya
"Ini yang terakhir makan bakso " Ucap dika
Delia yang mendengar pun hanya menganggukkan kepalanya tanpa membantah sedikit pun.
*****
Di rumah, dika nampak kelelahan dengan menatap wajah delia.
"Sayang.. apa masih sakit ? " tanya delia menatap dika yang terlihat kelelahan mondar mandir dari kamar ke kamar mandi
"He'em.. Gak sakit tapi kaki ku lelah " ucapnya dengan mendudukkan bokongnya di lantai
Delia menatap wajah dika, ia memberikan air teh hangat
"Minumlah dulu " ucap delia dengan memberikan segelas air teh hangat
Tanpa banyak bicara dika mengambil gelas yang di berikan delia dengan meminum hingga tandas
"Terimakasih sayang" ucap dika dengan memberikan kembali gelas yang telah kosong
Dika menoleh ke arah delia, ia menatap wajah yang terlihat semakin hari semakin cantik menurutnya.
"Kenapa sayang ? Gak masalah kayak gini asal ada kamu yang ada di samping ku. kan kamu bisa merawatnya " ucap dika dengan menggoda sang istri
"Dih mana ada bisa gitu " jawab delia
Dika pun tersenyum menatap delia tangannya terulur menarik tubuh delia ke dalam pelukannya.
"Terimakasih .. Terimakasih karna sudah menerima ku di setiap kekurangan yang ada " ucap dika dengan tangan mengusap kepala delia serta mencium puncak kepala delia
"Terimakasih juga sudah setia menunggu dan menerima diriku yang terlalu banyak kekurangan " jawab delia dengan wajah yang menatap dika
Tak ada jarak di antara dika dan juga delia, hembusan napas sama-sama terdengar
"anak kita pasti bahagia saat ini " ucap dika dengan mengusap perut delia
Delia pun meletakkan tangannya di perutnya ia tersenyum menatap dika
"Mereka bahagia karna memiliki ayah yang sangat menyayangi keluarganya, rela apa pun demi melihat bunda dan anak-anaknya bahagia" ucap delia tersenyum melihat dika
__ADS_1
Dika menatap sang istri, tangannya terulur mengusap pipi sang istri.
"Aku mencintaimu sungguh. Setiap saat setiap aku melihatmu aku selalu bahagia dan perasaan cinta itu selalu tumbuh setiap harinya " ucap dika
"Walaupun kelak wajah, tubuh dan rambut ini akan berubah apa akan selalu tetap mencintaiku seperti ini ?" tanya delia menatap dika
Dika tersenyum melihat delia
"Aku akan selalu mencintaimu hari ini esok lusa bulan depan atau pun tahun di berikutnya. Karna rasa cinta ku bertambah seiringnya waktu yang berjalan jarum jam yang berputar " ucap dika menatap wajah delia dengan mencium bi**r ranum delia
Tangannya terulur menekan tengku leher delia agar memperdalam Ciuman mereka. Yang awalnya hanya untuk menyalurkan rasa cinta namun ciuman yang menuntun memperdalam ke yang lain.
"Apa boleh ? " tanya dika menatap wajah delia
Delia tersenyum menatap dika ia menganggukkan kepalanya
Dika yang mendapat anggukkan pun tersenyum menatap delia. Ia mencium kembali bi**r yang menjadi candu untukknya, tangannya mulai terulur menarik tubuh delia ke dalam dekapannya. Namun saat ingin melanjutkan aksinya tiba-tiba perutnya terasa sakit kembali
"Ah sungguh perutku kembali sakit " ucap dika saat melepaskan tautan bi**r mereka
Delia pun menatap dika dengan perasaan bersalah
"Tak masalah.. aku mencintaimu" ucap dika dengan sekilas mengecup bi**r delia sebelum melangkahkan kakinya ke arah kamar mandi
Delia yang menatap punggung dika pun seakan merasa bersalah.
...Yahhhh gagal tekdung dongπ...
...Semangat bambang dika ini masih awal perjuangan demi melihat istri dan calon anak-anak bahagia. Katanya author kalau udah cinta udah sayang apa pun di lakukan asal pembaca bahagia ehhh bukan pembaca tapi pasangan π€ Gak masalah bucin sama pasangan apa lagi udah ada lebel Halal itu mah pahala buat kita π yang gak boleh bucin tu belum ada lebel ya kanπ€£π€...
...Ngomong-ngomong komentarnya masih dikit π€§ Otor bisa mintak perbanyak komentarnya gak ? biar bisa semangat gitu. Karna komentar kalian memberikan semangat ku untuk terus berjalan, eh bukan berjalan tapi berkarya . ...
... Yokkk bisa yok komentar yang menurut kalian apa pun bebas biar otor semangat .. ...
... Peluk online π€...
...Salam kenal, salam cinta,salam sayang pokoknya salam semuanya.. π...
..."Cinta.. Saat hati dan jiwa merasakan adanya rasa nyaman dan tumbuh perasaan kagum lalu bertambah menjadi sayang apa kah bisa di katakan cinta ? " ...
...Hanya dirimu lah yang mampu menjawab semuanya π€...
...Rate, Like dan Favorit ππ»...
__ADS_1
...Jangan lupa jejak komentar juga biar otor semangat. Tanpa komentar kalian aku berasa gimana gituπ...