Salah

Salah
Bab. 109


__ADS_3

*****


Di sebuah ruangan terlihat laki-laki yang sedang berjuang antara hidup dan mati dengan banyaknya alat yang menempel di seluruh tubuhnya karna kecelakaan mobil sedangkan di ruangan sebelahnya terlihat laki-laki yang telah membaik namun terlihat pucat di wajahnya


"Bagaimana keadaan dia mas ?" tanya delia dengan menatap dika yang telah duduk di samping delia


Terlihat Dika menarik napasnya dengan kasar. menatap ruangan yang ada di belakangnya dengan tangan yang terulur menyentuh peryt delia yang terlihat membesar


"Apa kah ada rasa mual hem ?" tanya dika menatap delia


Delia tersenyum lalu menggelengkan kepalanya menatap dika


Dika tersenyum lalu menarik tubuh delia dengan tangan yang mengusap kepala delia


"Dokter bilang tidak ada respon darinya sayang.. Dan mereka bilang tak ada kemungkinan untuknya hidup karna dia pun seakan tak mempunyai keinginan untuk kembali lagi" ucap dika


"yakinlah jika dia akan kembali, kita harus mengeluarkan dia dari keterpurukkan dan selalu memberikan semangat untuknya " Ucap delia dengan memberikan semangat untuk dika yang terlihat bersalah. Ia menggenggam tangan dika dengan kepala yang bersandar di bahu dika


"permisi bu pak.."panggil suster yang datang dengan tiba-tiba


Dika dan juga delia menoleh ke arah sumber suara


"Iya ada apa sus ? " Jawab delia dan juga dika bersamaan


"Pasien yang di dalam atas nama dodi telah siuman dan sekarang sedang mencari bapak dan juga ibu "ucap suster dengan memberitahukan bahwa dodi telah siuman


"Alhamdulillah.. " ucap dika dan delia bersamaan dengan tangan saling menggenggam


"Terimakasih sus.." ucap delia tersenyum ramah menatap suster


Suster pun tersenyum lalu meninggalkan delia dan juga dika. sedangkan delia dan juga dika melangkahkan kakinya ke arah ruangan di mana dodi yang saat ini sedang terbaring lemah dengan menatap pintu yang saat ini terbuka


Dika dan juga delia masuk ke dalam ruangan dengan menatap dodi yang saat ini tersenyum saat melihat dika dan juga delia yang datang

__ADS_1


"Bagaimana keadaan mu dodi..Apakah masih ada yang kamu rasakan sakit ?" tanya dika menatap dodi yang saat ini tersenyum ke arahnya


Dodi pun menggelengkan kepalanya menatap dika dan delia, pasangan suami istri itu masih tetap dengan tangan yng masih bertautan menggenggam dengan erat dan enggan untuk melepaskan


"Enggak kak.. semua baik-baik saja, allah masih menyayangi ku hingga semua badai dan cobaan telah terlewati dengan mudah begitu pun dengan kalian.. " ucap dodi dengan tersenyum melihat delia dan juga dika yang tersenyum ke arahnya


Tok tok tok.. (Bunyi ketukan pintu dari luar)


Delia dan juga dika begitupun dengan dodi menoleh ke arah pintu menatap orang yang saat ini datang tersenyum ke arah mereka bertiga


"Permisi pak bu, sekarang waktunya makan siang untuk pasien " Ucap suster dengan membawakan nampan berisikan bubur di dalam mangkok dan juga air putih


"Silahkan " ucap delia dan juga dodi bersamaan


Dika pun berpamitan dengan dodi untuk keluar sebentar dengan sang istri, delia.


"Dodi.. kakak dan juga kakak ipar mu keluar sebentar ya, nanti kami akan kembali lagi " ucap dodi dengan memperhatikan suster yang sedang menyuapi makanan ke mulut dodi


Delia pun menganggukkan kepalanya tersenyum ramah begitu pun dengan dodi.


*****


Di sebuah taman


"Sayang.. "panggil delia menatap dika


Dika menoleh ke arah delia dan tersenyum


"Iya ada apa sayang " ucap dika dengan mengusap rambut delia


"Jika aku meminta sesuatu demi anak kita apa kamu mau menurutinya? " tanya delia dengan menatap dika


"Iya sayang mau apa ?" jawab dika

__ADS_1


"Aku ingin melihat kamu memakan bawang goreng " Ucap delia dengan tersenyum ke arahnya mengingat dodi yang sedang makan bubur yang ada taburwn bawang goreng


"Bawang goreng ? " Tanya dika dengan menatap ke arah delia tak percaya


Delia pun menganggukkan kepalanya menatap dika dengan tatapan berharap


"Kita di taman sayang .. mana ada bawang goreng di sini " ucap dika menatap delia


"Ada bakso itu.. kita beli bakso sekalian mintak bawang goreng dikit mas " Ucap delia dengan tangan yang menunjuk ke arah gerobak bakso


"Yang lain aja ya " ucap dika


"Udah gak usah gak jadi.. Kita pulang aja " ucap delia yang kini telah berdiri dan kaki yang melangkah maju


Dika menarik napas dengan pelan menatap punggung sang istri yang mulai berjalan meninggalkan dirinya


Dengan langkah kaki yang cepat dika berjalan di samping sang istri.


"Ayo sayang.. kita beli baksonya sekalian mintak bawang goreng juga kan " ucap dika dengan tangan yang menggenggam tangan delia


Delia yang mendengarpun kembali tersenyum menatap sang suami, dika. Lalu menganggukkan kepalanya


******


...Kebahagaian itu sebenarnya dari hal-hal kecil dan sederhana, tak perlu mewah tak perlu wah.. Kehadiran seseorang yang membuat mu merasa spesial pun akan membuat hari-hari terasa begitu lebih berwarna dan tak terpaku pada satu titik. Berikan perhatian kehadiran dan juga kesabaran mu saat menghadapi sifat dan sikapnya yang terkadang berbeda.. Jangan pernah lelah dan tetap lah berada di sisinya... ...


...Sny...


...Rate like dan favorit..🙏🏻...


...jangan lupa jejak komentar tanda cinta kalian juga 😉🥰 ...


...Salam Kenal dan Salam Sayang ... 😘💜...

__ADS_1


__ADS_2