
Sedangkan di luar pintu ada seseorang yang berdiri mendengarkan ucapan yang Albert ungkapkan terhadap delia. Tangannya yang ingin membuka knop pintu kini tertahan dan melepaskan kembali pegangan tangannya
"Bercandamu tidak lucu ! " Jawab Delia dengan meletakkan ponselnya di dalam tas miliknya
"Aku tidak pernah bercanda dan aku adalah laki-laki yang serius dan bertanggung jawab !" Ucap Albert dengan menatap Delia
Sedangkan Delia hanya menggelengkan kepalanya tanpa ingin menjawab ucapan Albert.
Ceklek (Bunyi pintu terbuka)
Dika tersenyum melihat sang istri, Delia. Lalu tatapannya beralih ke arah Albert yang saat ini menatap Dika dengan tatapan tak suka
"Apa kabar Dik..?" Tanya Albert dengan mengulurkan tangannya ke arah Dika
"Alhamdulillah baik, kamu sudah mulai membaik Al..Apa kah tidak sebaiknya keluarga mu tahu dengan keadaan saat ini ? " Ucap Dika dengan tatapan melihat ke arah Delia
"Nanti aja, setelah aku bisa bergerak seperti biasanya seperti semula agar mereka tidak kepikiran dengan keadaan ku yang menyusahkan semua orang " Jawab Albert
"Termasuk Delia yang selalu datang menemui ku " Sambungnya dengan melihat ke arah Delia yang saat ini sedang menikmati makanan yang di bawa oleh Dika
Delia yang mendengar namanya di sebut pun hanya menoleh dengan sekilas lalu berlanjut makan makanan yang ada di tangannya
Dika hanya bisa menggelengkan kepalanya, tangannya memijit tengkuk lehernya yang terasa pegal lalu duduk bersebelahan dengan Delia
__ADS_1
"Kamu tidur saja Al.. tak baik untuk kesehatan jantung dan mata mu ! " Ucap Dika dengan santai
Sedangkan delia yang mendengarkan ucapan Dika pun hanya tersenyum menggelengkan kepalanya
"Dasarrr Bucin ! " Ucap Albert dengan memiringkan tubuhnya menatap ke luar jendela
Sedangkan Dika dan juga Delia yang melihat Albert seperti itu pun hanya tersenyum dengan menggelengkan kepalanya
"Pelan-pelan sayang" Ucap Dika
Sedangkan Albert hanya menutup telinganya saat mendengarkan kemesraan antara Dika dan juga Delia
"Oh shitttttt ... Dua pasangan suami istri ini membuat ku seakan ingin menganan atau mengiri saja padahal ingin sekali lurus " Batinnya saat mendengarkan suara Dika yang membuatnya pusing
"Pelan-pelan sayang.. Jangan terlalu cepat nanti malah yang ada bahaya buat kamu..." Ucap Dika
******
"Suster Eka" Panggil Dodi saat melihat Suster yang selama ini merawat dirinya hingga sehat kembali seperti semula
"Iya " Jawab suster Eka dengan mendongakkan kepalanya melihat ke arah suara yang memanggil dirinya
"Ehhh Kamu, ada apa ? apakah ada keluh kesah yang kamu rasakan ? " Tanya Suster Eka dengan memperhatikan Dodi yang saat ini terlihat lebih tampan dari sebelumnya. Bahkan ketampanan yang di miliki Dodi saat ini berlipat ganda. Suster Eka terpesona dengan ciptaan Sang Maha Pencipta (Allah)
__ADS_1
Tatapannya tak beralih menatap Dodi yang saat ini tersenyum, Tersenyum dengan sempurna ciptaan yang tak dapat di alihkan pandangannya ingin melihat menatap lagi dan lagi tanpa ada niat ingin menoleh
"Aku hanya ingin menemui Albert yang kebetulan kamarnya berdekatan dengan ku kemarin " Ucap Dodi dengan tersenyum
"Ohhh ke ruangan ku saja dulu karna di dalam ada Pak Dika dan juga Bu Delia. Yang boleh melihat menjenguk keadaan pasien hanya boleh dua orang saja
Dodi yang mendengarkan pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti
...Cinta.....
...Cinta itu butuh pengorbanan, cinta itu murni tanpa ada sedikit pun rasa ingin curang dan menghianatinya. Cinta akan berjalan seiringnya waktu yang sedang berjalan...
...Jarum jam yang berputar menunjukkan detik menit dan juga jam angka yang selalu di lewati...
...Saat hati telah meletakkan dengan yakin pada orang yang ia yakini maka jagalah dengan hati-hati dan jangan biarkan adanya luka yang tergores ...
...Sny...
Rate Like dan Favorit๐
Jangan lupa jejak cinta kalian buat otor ya ๐
Berikan komentar kalian biat otor biar akunya semangat ๐
__ADS_1
#Kira-kira Dika sama Delia ngapain?๐คฃ