Salah

Salah
Bab. 132 (End)


__ADS_3

Di rumah sakit terlihat Dika yang nampak gusar dengan berjalan mondar mandir di depan Ruangan Operasi


"Dika.. " panggil mami Ismi dengan berjalan ke arah Dika


"Kamu kenapa ?" tanya Mami Ismi dengan menepuk pundak Dika


"Ehh mi.. Ini lagi nunggu Delia di dalam " ucap Dika


"Delia kenapa ?" tanya Mami Ismi


"Delia operasi ceasar mi, karna melihat kondisi Delia tidak mungkin kalau mau lahiran normal" Ucap Dika


"Ambil baiknya, yang terpenting keselamatan ibu dan juga anak kalian." Ucap mami Ismi


"Oh iya mertua kamu sudah dikasih kabar belum ?"tanya Mami Ismi menatap Dika


"Astagfirullah.. belum mi " ucap Dika


"Sudah biar mami saja yang kasih kabar, yang terpenting kamu juga harus tetap jaga kesehatan demi mereka yang sedang berjuang" ucap Mami ismi tersenyum


"Iya mi.. terimakasih " ucap Dika menganggukkan kepalanya


Tak lama kemudian mami Ismi mengambil ponselnya di dalam tas miliknya, dan berjalan menjauh dari Dika yang nampak duduk dan juga berdiri dengan menatap pintu ruangan operasi.


"Halo.. Assalammualaikum" Ucap mami Ismi di balik ponsel yang ia pegang


"Waalaikumsalam warohmatullah wabarokatu .. Apa kabar Ismi ? tumben menelpon " ucap Seseorang di balik Panggilan telepon


"Alhamdulillah baik.. Saya ingin memberi tahu jeng, kalau putri kita ehh maksud saya Delia sedang di Operasi Caesar " Ucap mami Ismi dengan pandangan menatap ruangan yang saat ini Delia yang di anggap putri sendiri, sedang berjuang di dalam.


"Astaga.. Kenapa Dika tidak memberitahukan kepada kami jika Delia akan melahirkan ?" Gumam sang sahabat ibu kandung Delia yang masih terdengar oleh mami Ismi


"Dika dan Delia baru saja sampai, tadi menantu kamu ingin memberi kabar tapi karna aku melihatnya dan bertemu jadi aku yang bilang jika yang memberi kabar biarkan aku saja.. " ucap Mami Ismi meluruskan semuanya agar tak ada kesalah pahaman antara ibu mertua dan juga menantu


"Baiklah terimakasih Ismi atas kabaikan kamu. Saya bersiap-siap dulu dan akan kesana sekarang juga " jawabnya


"Sampai juga, saya tutup ya.. Assalammualaikum" Sambungnya

__ADS_1


Setelah mami Ismi selesai berbicara di telponnya, ia kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas lalu berjalan ke arah Dika di mana ia menunggu sang istri


"Yang sabar ya, semua akan baik-baik saja. Dan mami yakin jika istri mu, Delia akan baik-baik saja bersama dengan kedua anak kamu.." Ucap mami Ismi


"dan juga jangan lupa bahwa istri mu adalah wanita yang kuat dan tangguh, perbanyak istigfar dan berdo'a saja kamu Dika.. Dan yakinkan dalam hati jika mereka akan baik-baik saja .. !" Ucap Mami Ismi tersenyum menatap Dika yang mulai tersenyum


"Aamiin mii.. " Jawab Dika


...----------------...


Berbeda dengan Dika dan Mami Ismi dan juga kedua orang tua Delia. Nampak Delia yang sedang berjuang demi sang buah hati.


Tubuhnya seakan lumpuh karna efek bius yang di berikan oleh dokter yang menanganinya. Sayatan di perutnya telah dilakukan butuh waktu 50 menit untuk bisa melewati operasi .


Suara tangisan sang bayi pun terdengar dan tak lama kemudian di susul tangisan bayi kedua.


Kedua orang tua Delia yang telah sampai pun seketika terenyuh suara tangisan sang bayi membuat mereka merasa lega namun tidak dengan Dika yang terlihat masih sangat khawatir dengan keadaan sang istri. Wajahnya masih terlihat pucat memikirkan bagaimana sang istri yang saat ini telah berjuang melahirkan sang buah hati mereka.


" Delia akan baik-baik saja.. " Ucap Albert yang entah kapan telah berdiri di samping Dika.


Dika menoleh ke arah sumber suara. Wajahnya tersenyum yang terlihat dengan terpaksa dan menganggukkan kepala.


"Dok bagaimana keadaan Istri saya ?" ucap Dika saat melihat dokter yang keluar dari ruangan


"Alhamdulillah berjalan dengan lancar, bunda beserta kedua bayi kembarnya juga baik pak buk.." Jawabnya tersenyum ke arah Dika dan juga semua yang ada di depan ruangan


"Alhamdulillah.. " jawab mereka dengan serentak


...----------------...


" Sayang.. " panggil Dika saat melihat sang istri yang memeluk tubuh kedua bayi kembarnya


Air mata tak kuasa ia tahan dengan seketika lolos begitu saja, katakan lah ia terlihat cengeng namun ia merasakan kebahagiaan yang begitu besar. Perjuangan sang istri untuk melahirkan sang buah hati penuh pengorbanan


"Sayang terimakasih.. " Ucapnya dengan mengecup kening sang istri, Delia.


Sedangkan kedua bayi kembarnya tertidur nyenyak didalam pelukkan sang bunda

__ADS_1


"Selamat datang putra putri ayah.." Ucap Dika dengan mengusap kepala kedua malaikat kecil yang kini telah ada di sisi mereka


Dika mengangkat menggendong putranya dengan membisikkan suara azan di telinganya beserta do'a dan harapannya untuk sang putra, setelah selesai tak lama kemudian ia juga melakukan hal sama kepada sang putri suara azan do'a beserta harapan untuk sang putri.




Kedua bayi kembar mereka ia berikan nama Adicandra dan Adikirana


Adicandra memiliki makna rembulan yang indah. Sedangkan Adikirana bermakna sinarnya cantik. Kedua nama ini menjadi rekomendasi nama bayi kembar laki-laki dan perempuan untuk Dika dan juga Delia yang suka dengan cahaya rembulan dan suasana malam.


...----------------...


Beberapa bulan kemudian


Disebuah rumah yang cukup mewah terlihat wanita yang sibuk dengan memperhatikan suami dan juga anak-anaknya.


Tanpa terasa waktu terus berjalan terlihat Delia yang selalu disibukkan dengan mengurus Dika yang berkerja dan juga putra dan putrinya yang sedang tersenyum saat sang bunda mengarahkan kamera ke arah mereka.



...End...


Prov Delia


" Terkadang cinta yang kita anggap biasa bisa menjadi luar biasa.. Cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang mau menerima dirimu apa adanya tanpa iming-iming ada apanya.. Telah banyak lika liku ujian hubungan percintaan namun Jika memang benar-benar berjodoh maka dengan apa pun ujian akan tetap bersama.."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Akhirnya novel "SALAH" telah tamat, mohon maaf bila ada kesamaan dalam nama dan juga kejadian.. ini semua hanya lah ide Author yang tiba-tiba datang dengan sendirinya 😅


Oh iiya kenapa si judulnya kok "Salah " Banyak ni yang tanya..


Menurut Author setiap manusia ada kesalahan terdahulu baru lah kita benar dalam melangkah memilih dan juga mengambil keputusan.. Jadikan kesalahan yang pernah kita lakukan adalah sebuah cambuk agar kita lebih baik lagiii dan bisa menjadi sebuah kata "****BENAR****"


...Terimakasih banyak telah mengikuti dari awal sampai akhir.. 💜😘...

__ADS_1


...Salam kenal salam sayang dan salam cinta untuk kalian semua💜...


__ADS_2