
Tangan Widya terulur menyentuh wajah Albert yang mulai di tumbuhi bulu-bulu halus di sekitar wajahnya sedangkan sang empuh pemilik wajah hanya diam memperhatikan tanpa berniat ingin menolak atau pun mencekal tangan Widya
Widya masih mengusap pipi Albert dan Albert hanya diam menikmati sentuhan yang diberikan Widya
Albert pun pria dewasa yang membutuhkan sentuhan kehangatan. Namun ia tak bisa menghilangkan kesempatan yang ada
Dengan wajah yang masih berdekatan tanpa ada jarak yang memisahkan keduanya Albert memajukan wajahnya dengan tubuh yang sedikit membungkuk ..
Tangannya terulur menyentuh dagu Widya, perasaannya tak karuan seperti apa yang ia rasakan. Deg deg kan serba salah menatap wajah polos yang ada di depannya seakan tersentuh di hatinya.
sedangkan sang wanita yang saat ini di tatap hanya terdiam terhipnotis keindahan wajah yang ada di depannya hatinya bergemuruh antara bahagia dan serba salah.
Dengan hati dan perasaan yang tak bisa di ungkapkan Albert mencium bibir Widya tangannya terulur menyentuh leher sang wanita yang selalu membuatnya marah-marah menguji kesabarannya
Terlihat Widya yang sulit untuk menyimbangi ciuman yang Albert lakukan, Albert melepaskan pangutan membiarkan Widya melepaskan napas yang ia tahan.
Setelah melihat Widya seperti biasa Albert kembali memangut bibir Widya, sedangkan Widya terdiam dengan bibir yang masih membungkam. Albert menggigit bibir Widya sedangkan Widya membuka mulutnya dan menjadi kesempatan bagi Albert untuk memperdalam ciuman yang selama ini tak dia inginkan atau pun ia bayangkan sebelumnya.
__ADS_1
Niat ingin membuat Widya ketakutan namun ia pun terjebak pada permainannya sendiri. Tangannya mulai terulur menyentuh punggung widya yang terekspose terlihat begitu jelas. Ciuman yang berawal biasa kini seakan menjadi panas tangan Albert tak bisa di bohongi dengan caranya tersendiri menyentuh serta mengusap punggung Widya ciuman kini turun ke leher Widya, tak ada penolakan dari Widya memberikan sinyal untuk Albert. Ia tersenyum menatap Widya dengan merebahkan tubuh Widya di atas kasur miliknya, ia menatap wajah Gadis yang kini berada di bawah kungkungan tubuhnya tangannya terulur membelai wajah Widya menyibakkan anak-anak rambut yang menutupi wajah Widya
"Manis" batin Albert dengan menatap Widya
Perlahan namun pasti Albert kembali memanggut bibir Widya mengesap dengan perlahan. Tangan Albert kembali menyibakkan rambut Widya ciuman beralih ke leher jenjang Widya yang tampak mulus menggoda meruntuhkan tembok pertahanan Albert yang enggan untuk menyentuh wanita kini terjadi pada gadis yang usia beda jauh dari dirinya
Widya terdiam pasrah di bawah menikmati permainan yang di lakukan Albert . Hatinya merasa bahagia namun fikirannya terdapat berbagai pertanyaan dan penyesalan.
"Aku seakan sama seperti wanita penggoda " Batinnya dengan tatapan melihat Albert yang sibuk mere**s kedua da**nya
"Eugh.. " Lenguh Widya saat merasakan hisapan yang di lakukan Albert
Semua pakaian yang di kenakan Widya berserakan di lantai dan mengisahkan penutup di bagian bawah
Albert menatap wajah Widya yang saat ini terlihat memerah menahan malu atau menahan, entahlah.. hanya dirinya yang tahu.
"Widya.. " panggil Albert dengan menatap wajah Widya
__ADS_1
Sedangkan pemilik nama menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa yang diinginkan Albert
Ia sadar dengan apa yang di lakukannya saat ini namun ia juga rela menberikan semuanya dengan seseorang yang memang benar-benar ia cintai.
Albert yang mendapatkan persetujuan pun tersenyum bahagai seakan seperti anak kecil yang mendapatkan permainan favoritnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Terkadang hati dan fikiran yang kita rasakan tak sama, namun kebanyakan apa yang kita lakukan dengan tergesa-gesa tanpa berfikir akhirnya.....
...Kepala manusia berbeda dan cara mereka pun berbeda.. ...
...Sny....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Rate Like dan Favorit
__ADS_1
Jangan lupa jejak komentar tanda cinta buat otor juga
salam kenal salam sayang 💜😘