Salah

Salah
Bab. 119


__ADS_3

"Kapan papi tidak serius dengan ucapan papi ? " Tanya Albert dengan melihat ke arah Rafa..


"Papi selalu serius kalau sedang bercerita, tapi Rafa kaget aja kenapa papi kasih izin " Ucap Rafa melihat ke arah Albert


"Kamu sudah dewasa Raf.. Papi percaya sama kamu, dan ingat kepercayaan papi jangan pernah kamu langgar jika kamu tak ingin papi menjadi orang tua yang posesif kembali " Ucap Albert dengan menepuk pundak Rafa


"Siap pi.. Rafa akan selalu menjaga kepercayaan papi selamanya " Jawab Rafa dengan tersenyum sumringah


"Pergilah.. dan bawa motor yang ada di depan.. " Ucap Albert


"Oke pi.. Terimakasih pi " Ucap Rafa dengan gembira


Sedangkan Mami Ismi hanya tersenyum menatap interaksi kedua laki-laki yang ada di depannya saat ini.


Terlihat jelas perubahan Albert yang mengerti dengan keinginan sang putra dan memahami dengan apa yang ada di fikiran sang putra.


Setelah Rafa berjalan ke arah kamarnya mami Ismi mulai bertanya tentang keadaan Albert selama ia sakit dan di rawat di Rumah Sakit


"Lalu bagaimana ? " Tanya Mami Ismi dengan menatap Albert yang saat ini sedang memakan biskuit yang di bawa kan oleh Rafa


"Apanya mi ?" Jawab Albert dengan tangan yang mengambil gelas teh miliknya


"Kamu bertemu dengan Eka kan.. ?" Ucap Ismi sang Mami .

__ADS_1


Uhukkkk


Albert terbatuk saat mendengar ucapan sang mami menyebutkan nama Eka. Sedangkan Mami Ismi memberikan gelas teh miliknya


"Dia bukan Eka yang kita kenal mi.. " Ucap Albert dengan mengambil gelas yang ada di tangan Mami Ismi


"Lalu ? " Tanya mami Ismi melihat ke arah Albert


"Skip aja mi.." Ucap Albert meletakkan gelas di atas meja kembali


"Mi Albert ingin membersihkan tubuh Albert dulu ya, tubuh ini terasa begitu lengket.. " Sambungnya.dengan menatap wajah Ismi yang terlihat mengetahui maksudnya yang ingin menghindari pertanyaan-pertanyaan yang ingin di lontarkan olrh mami Ismi.


"Mi.. ini begitu lengket habis perjalanan jauh dan juga tubuh Albert masih butuh istirahat " Ucap Albert dengan jujur


"Nanti setelah semuanya siap mami akan membangunkan kamu " Sambungnya dengan mengambil biskuit yang ada di piring di depannya saat ini


"Oke mi.. terimakasih mi atas pengertiannya " Ucap Albert dengan mencium pipi Ismi


"He'em.. " Ucap Mami Ismi menanggapi ucapan Albert


Setelah mendapatkan izin sang Mami, Albert berjalan ke arah kamarnya. Sedangkan mami Ismi membawa nampan dan meletakkannya di dapur


****

__ADS_1


Flask back On


Terlihat Delia yang mengetuk pintu Mami Ismi dengan wajah yang merah dan mata yang sembab. Kaget, Mami ismi terlihat kaget dengan apa yang ia lihat saat ini


Fikirannya melayang ia mengira jika Delia di sakiti oleh sang suaminya, yaitu Dika.


Delia menceritakan kejadian yang sebenarnya terhadap Mami ismi kaget khawatir takut semua di rasakan Oleh mami Ismi. Namun ketabahan, kesabarannya serta keyakinan yang ada pada dirinya membuah kan hasil. Sekarang ia merasakan kembali kehadiran sang putra yang sedang tertawa bersama dengan dirinya bercerita serta tersenyum di hadapannya


Mami Ismi adalah wanita yang tersabar yang pernah di temui oleh Delia, dengan kepala dingin serta hati yang penuh cinta terdapat raut wajah kekhawtiran namun bisa ia tutupi dengan kata-kata yang membuat dirinya yakin


akan kesembuhan sang putra, untuk kejadian yang menimpa sang putra semata wayangnya ia terlihat tegar namun hati siapa yang tahu. Ia terlihat tegar di luar namun hati dan perasaannya tak sekokoh batu karang yang ada di lautan..


*****


Flask back Off


...Mencintaimu adalah hal yang terindah yang pernah aku rasakan.. Namun jika rasa cinta ini tak membuat mu bahagia maka aku bisa apa ?...


...sny.....


Rate Like dan Favorit


jangan lupa jejak-jejak tanda cinta kalian untuk otor..

__ADS_1


Salam Kenal dan Salam Sayang.. 😘💜


__ADS_2