
Setelah hampir 30 menit mereka pun sampai. Baik dika dan juga dodi mereka masuk ke ruangan, mereka melihat seorang pria yang tak berdaya dengan seluruh tubuh yang di penuhi dengan alat-alat bantu
Dika mengusap wajahnya membayangkan jika dirinya yang berada di posisi sang pria yang ada di hadapannya saat ini ia tak bisa membayangkan bagaimana nasib istri dan juga calon anak-anaknya jika ia seperti ini
"Kamu akan tetap bertahan demi keluarga mu !" ucap dika saat menatap orang yang tergelatak tak berdaya di depannya
Dika duduk termenung menunggu seseorang yang tak berdaya di ruangan yang penuh dengan alat bantu kehidupan, serta wewangian obat-obatan yang tercium dengan pekat.
Ceklek (Bunyi knop pintu )
Dika menoleh ke arah sumber suara, terlihat delia dengan mata yang sembab dan juga mata yang masih berair. Dika menatap delia lalu berjalan ke arah delia dengan tersenyum. Di peluknya tubuh delia serta mendaratkan ciuman di kening delia
"Aku baik-baik saja, tak perlu khawatir sayang " Ucap dika dengan mengusap puncak kepala delia dengan penuh kasih sayang
Delia yang masih enggan berkata ia masih menangis dalam diam dengan di pelukkan dika, entah apa yang saat ini ia rasakan entah bahagia sedih atau ketakutan. Lega mungkin ini yang ia rasakan namun ada ketakutan tersendiri di dalam hatinya akan kejadian yang saat ini
"Mas.. " ucap delia dengan menatap wajah dika dengan tangan yang meraba pipi dan juga tubuh dika
"Aku tak bermimpi kan? kamu masih baik-baik saja kan " sambungnya dengan tangan yang terulur ke arah tangan dika
"Awwwww..." teriak dika saat merasakan tangannya yang terasa perih saat di cubit oleh sang istri
"Mass ini kamu, ini bukan mimpi " ucap delia dengan tersenyum menatap dika lalu memeluknya dengan erat
"Berjanji lah jika tak akan pernah meninggalkan aku dan juga kedua calon anak kita " ucap delia dengan menatap dika
Dika pun menganggukkan kepalanya menatap delia
"Aku berjanji sayang" ucap dika dengan tersenyum menatap delia
Delia tersenyum lalu menatap ke arah ranjang pasien yang sedang tak berdaya
"Mas " panggil delia dengan kaki yang melangkah ke arah seseorang yang saat ini sedang terbaring lemah di ranjang
"Mass dia .. " ucap delia dengan air mata yang menetes di pipinya tak percaya dengan apa yang saat ini ia lihat
__ADS_1
"Iya sayang.. dia yang sudah menyelamatkan ku dari kecelakaan itu tapi lagi-lagi orang yang baik nasibnya tak seperti yang kita bayangkan, entah bagaimana seandainya aku di posisinya " ucap dika dengan menatap wajah yang kini terlihat pucat
"Bagaimana dengan keluarganya ?" tanya delia
"Dan bagaimana dengan ibu dan juga putranya mas?" sambung delia yang tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini
"Yakinlah bahwa ia akan baik-baik saja kita harus berusaha di sertai dengan do'a sayang.." ucap dika
"Dan aku berjanji akan membiayai semua kebutuhan anak dan juga ibunya selama ia terbaring di sini " ucap dika dengan menatap delia
"Bukan seperti itu.. ! " ucap delia dengan menyentuh tangan pasien yang terbaring di ranjang
"keluarga yang di tinggalkan selama ia sakit tidak akan kelaparan karna mereka adalah orang yang terpandang yang tak akan ke susahan sayang.. " ucap delia
"Maksudnya ? " tanya dika yang belum mengerti apa yang di katakan delia
"Dia... " ucap delia
"Permisi" ucap seseorang yang datang membuat delia berhenti dengan ucapannya
"Silahkan dok.. " ucap dika dan juga delia bersamaan
*****
Sedangkan di sisi lain nampak wika yang sedang menahan rasa sakit dan perih di sekujur tubuhnya akibat terkena sayatan-sayatan kecil di bagian tangan, lengan dan juga kakinya. Namun ia masih bisa tersenyum bahkan tertawa mengejek orang yang telah membuatnya merasakan perihnya terkena sayatan di bagian lengannya yang terlihat besar dan noda darah membasahi baju putihnya tak membuatnya jerah dengan apa yang ia lakukan, ucapan kotor serta kata-kata kasarnya selalu terdengar di ruangan.
"Diam atau aku akan membunuhmu sekarang juga ! " ucap seseorang yang kini sedang memutar-mutarkan pisau di lengan wika
Wika terdiam ia memejamkan matanya perih yang ia rasakan tak membuatnya jerah
"Cuih... " ucapnya dengan melu**hi wajah dodi
"Aku tidak pernah takut dengan siapa pun termasuk kamu !" tegasnya dengan menatap dodi
"Kau ! " teriak dodi dengan menampar wajah wika dengan keras
__ADS_1
Terlihat di sudut bibir wika yang berdarah akibat tamparan yang dodi lakukan.
"Kenapa tidak kau bunuh saja aku hah... " Ucap wika dengan menatap dodi
"Membunuhmu membuat mu terlepas dari kesengsaraan ini ! " ucap dodi dengan tangan yang menyentuh dagu wika
"Kau adalah bidadari, namun sifat sikap dan perilaku mu tak mencerminkan seperti itu !" ucap dodi dengan menatap wika
"Kau adalah iblis yang berwujud manusia yang bisa melabui setiap orang dengan wajah mu yang seakan-akan tersakiti .. ! " sambungnya
Wika menatap wajah dodi ia tersenyum mengejek memperhatikan dodi yang saat ini menatap dirinya
"Semua orang tertarik padaku, mereka mengagumi ku tapi tidak dengan dia yang selalu mengacuhkan ku membuat ku merasakan terabaikan dan seakan mengemis dengan cintanya " ucap wika yang kini terlihat sedih
"Dan kau tahu semua itu karna siapa ? " tanya wika dengan menatap dodi
Sedangkan dodi terdiam menatap wika
"Dika ! dia adalah laki-laki yang tak pernah memandangku, ia selalu melihat ke arah delia dan mengabaikan setiap perempuan yang mendekat dengannya" Ucap wika menatap dodi
"Karna delia adalah perempuan yang sempurna yang pernah di jumpai ! " ucap seseorang yang kini telah di ruangan dengan menatap wika yang tangannya terikat serta terlihat noda-noda darah di pakaiannya wajah yang begitu terlihat sangat mengsedihkan
"Hay sayang, akhirnya kamu datang membantu ku dari laki-laki psikopat ini ! " ucap wika dengan tersenyum menatapnta dengan berharap
Seseorang itu tersenyum menatap wika kakinya terulur melangkah ke arah wika. ia menatap wajah wika dengan sangat dekat dan tanpa adanya jarak membuat wika tersenyum penuh kemenangan..
...PROV AUTHOR.....
...Jangan pernah menyesali dengan sesuatu yang terlewati.. Bukankah masih ada hari selanjutnya untuk memperbaiki ?...
...sny...
...Rate Like dan Favorit 😉...
...jangan lupa jejak jejak 🙈 biar otor semangat, jangan like-like aja. Berikan komentar yang uwu juga ... Bisa kan ya ya 😁...
__ADS_1
...Salam kenal dan salam sayang.. 😘💜...