Sang Dewa Kemarahan

Sang Dewa Kemarahan
part 63


__ADS_3

Slojaer sedikit terkejut melihat suasananya berbeda.


"Aku yakin kau pasti pernah mendengar sebuah dongeng yang berasal dari legenda, jika dahulu kala ada seorang wanita yang berasal dari kaum manusia, membuatkan sebuah senjata untuk para dewa iblis, dia adalah penempa senjata terbaik sepanjang masa yang dimana tidak ada satupun orang yang bisa menandinginya. Walau sudah banyak menciptakan senjata hanya terhitung belasan saja senjata tingkat tinggi yang dia ciptakan, saat pertama kali 5 pilar terbentuk mereka pernah menjebol surga untuk menyelamatkannya dan akhirnya rencana tersebut gagal, kau tau kan kenapa orang yang telah membantu para dewa iblis di penjara di surga" Ujar Dovonjrik.


"Karena tidak ada tempat untuk kematiannya, dimanapun dia berada akan selalu ada orang yang datang untuk menyelamatkan nya baik itu ruang kehampaan ataupun neraka, dia seolah menjadi rebutan semua orang karena itu tentara surgalah yang bertindak menahannya, dan kau tau belasan senjatanya itu terdapat pada para dewa iblis dan hanya 3 yang tersebar di dunia bawah, salah satunya" Sambung Dovonjrik dia mengeluarkan sebuah pedang panjang, dan seketika Slojaer terkejut.


"Bukankah itu" Tanya Slojaer terkejut


"Benar, Da Lavuja" Ujar Dovonjrik lansung mengangkat pedang itu di atas dan Glock lansung berada di belakangnya.


"Apa itu?" Tanya sakatak yang ada di belakang Slojaer.


"Pedang yang di tempa oleh penempa terbaik sepanjang masa, bukan hanya tempaannya saja, tapi material-material yang di gunakan dalam membuat pedang itu sungguh langka, dulu pendahulu ku bilang jika senjata Da Lavuja terbuat dari kulit dan sisik mahluk paling buas di dunia bawah dan di campur dengan ribuan tubuh manusia suci dan terciptalah pedang tersebut, tak hanya itu tapi metode penggunaannya lah yang paling mengerikan" Jelas Slojaer panjang lebar.


"Kenapa dengan metode penggunaannya?" Tanya sakatak.


"Sekali mengayunkan serangan maka pedang itu harus mendapatkan tumbal jika tidak mendapatkan tumbal maka penggunaannya sendirilah yang menjadi tumbalnya" Ujar Slojaer.


"Sungguh konyol itu sama saja dengan bunuh diri"


"Tidak, jika dia yang menggunakannya maka pedang itu berada di tangan yang pas"


"Apa?" Sakatak tidak menyangka.


"Ratu gunung berkah, merasa tehormatlah karena melihat pedang langka ini, tidak lama lagi dengan pedang inilah kematianmu akan datang" Ujar Dovonjrik.


"Walau begitu aku juga tidak akan menyerah" Ujar Slojaer dia memanggil berlian perak.


Tak lama kemudian berlian perak itu lansung mengecil, semakin mengecil.


"Mengecil mengecil mengecil mengecil carilah bentuk paling padat yang paling pas atas genggamanku" Ujar Slojaer.


Dan seketika berlian perak raksasa tadi menjadi sebuah tongkat dengan dua mata pedang.

__ADS_1


Slojaer memutar-mutarnya, lalu berakhir dengan tongkat yang berada di belakang punggungnya bersiap untuk bertarung.


Keduanya sama-sama melesat dengan tajam menuju satu sama lainnya, dan senjata mereka saling beradu.


Pedang Da Lavuja lansung mengeluarkan sebuah kilatan cahaya yang menebas apapun, walau tidak mengenai Slojaer tapi mengenai sekelilingnya seperti prajurit malaikat dan Sekutu.


Dovonjrik lansung melayangkan puluhan serangan. Setiap orang yang terkena tebasan pedang Da Lavuja lansung terserap ke sebuah dimensi lain dan akhirnya mati.


"Tak bisa di biarkan, bagaimanapun aku harus cepat" Ujar Slojaer melayangkan tongkat pedangnya dan melesat dengan cepat, namun Dovonjrik menangkis nya. Tapi di sela menangkis tersebut, Slojaer datang dan menyentuh Dovonjrik dan teraliri oleh petirnya.


"Ughhhh dasar ******!" Bentak Dovonjrik lansung menendang Slojaer.


"Wajar saja dengan pedang ini aku baru bisa menyaingimu, aku hanyalah mahluk yang terlahir di dunia bawah, sedangkan dirimu adalah ciptaan dari sang keagungan itu sendiri, orang yang berada di atas segala-galanya di jagat raya ini, SANG MANUSIA TERKUAT!" Ujar Dovonjrik.


Sedangkan disisi lain Slojaer terluka di bagian pipi kanannya. Lalu dia mengadah tangannya dan tongkat pedangnya datang kepadanya.


"Walau begitu anggapan semua orang, aku selalu mengensampingkan hal itu, karena walau aku ciptaannya bukan berarti aku adalah yang terkuat di jagat raya ini" Ujar Slojaer dia lansung menerjang maju menyerang Dovonjrik dari segala arah dengan petir lalu beradu pedang sembari menghindar beberapa serangan la Davuja.


"Jangan menampik seolah-olah kau kuat karena kerja keras, sudah jelas karena kau ciptaannya kau menjadi kuat" Sindir Dovonjrik.


"Apa kau tau alasan kenapa cowrow berhenti menjadi penjahat jagat raya, hal itu karena dia telah mendapatkan apa yang dia inginkan" Sambung Dovonjrik lagi sembari bertarung.


Mendengar hal itu membuat Slojaer tidak ingin mendengar jawaban apapun dari Dovonjrik.


"Merasakan tubuh seorang dewi membuat dirinya menjadi puas akan segalanya, aku rasa itu bukanlah hal yang patut di banggakan" Jawab Glock.


Tapi Slojaer begitu marah mendengarnya.


"Kau benar, kenapa tidak seratus dewi saja yang dia setubuhi" Sambung Dovonjrik.


Serangan Slojaer menjadi lebih cepat dan lebih banyak dari yang tadi.


Sebuah nafas amarah terhembus dari mulut dan hidungnya.

__ADS_1


"Omongan kalian tidaklah berguna sama sekali" Geram Slojaer.


Sehingga serangannya semakin cepat membuat goresan di sana sini di tubuh Dovonjrik sedangkan Glock tidak bisa membantu Dovonjrik karena di tahan oleh sakatak.


"Illonius akan membalaskan dendammu, pasti" Guman Slojaer, hingga dia terus melampaui batasnya, terus kuat dan menjadi semakin kuat, tiap serangan dari tongkat pedangnya mampu menyamai Da Lavuja milik Dovonjrik.


Sehingga memaksa Dovonjrik hanya bisa menahan berbagai serangannya saja.


Tapi hanya dua menit saja semuanya selesai bagi Slojaer, dan betapa terkejutnya ketika dia melihat posisi zodum leak yang semakin kebawah, dan grover yang di keroyok oleh mahluk dari dunia bawah.


"Sudah selesai?, itulah kalian orang-orang dari gunung berkah, entah apa yang suci dari kalian selain kegoblokan kalianlah yang sering ku lihat" Ujar Dovonjrik.


"Itu terjadi karena dia hanya duduk santai di singgasananya sembari melihat orang-orang yang di juluki sebagai anaknya mati satu persatu" Sambung Glock memukul mundur sakatak.


"Sudah saatnya kita bertarung layaknya diri kita Dovonjrik, sampai kapan lagi aku harus bersandiwara lemah seperti mahluk lainnya" Ujar Glock kesal.


"Ahhh kau benar, ayo kita selesaikan" Ujar Dovonjrik membuat kuda kuda dengan pedang Da Lavuja.


"Aku tidak akan menyerah" Semangat Slojaer.


"Aku juga" Ujar sakatak yang ada di belakangnya namun tiba-tiba tubuh sakatak itu terbelah menjadi dua.


Hal itu terjadi karena Glock.


"Kau tidak perlu berjuang sendirian, jika kau perlu maka kami akan bersedia membantumu kapanpun kau perlu" Ujar seseorang seperti membisik kepada Slojaer.


Tubuh Dovonjrik pun hancur seketika, begitu juga Glock.


Slojaer yang berusaha untuk bangkit akhirnya tidak bisa menopang lagi tubuhnya dan segera terjatuh tapi seseorang menahan tubuhnya agar tidak terjatuh.


Slojaer pun terkejut melihat orang tersebut tak hanya itu bahkan orang-orang di sekelilingnya.


"Kau pasti sudah sangat berjuang keras ya" Ujarnya kepada Slojaer.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2