
Orkadhea lansung maju, dia membuat sebuah menyerang yang cepat dan siap menghantamkan tamengnya ke arah Freya, lalu Freya tidak menghindar melainkan menahan serangan dari tameng yang kuat menggunakan tongkat.
Dan dalam sekali aduan kedua senjata itu, tongkat Freya lansung menembus tameng yang kuat.
Lalu Freya membuat gerakan dorongan yang begitu kuat hingga menuju dada Orkadhea, lalu setelah menusuknya, Freya merubah arah gerakan tongkatnya ke samping dan berputar begitu cepat hingga tongkat tadi yang sudah keluar dari tubuh samping Orkadhea mendarat di leher dan memisahkannya.
Dalam sekejap Orkadhea lansung berpindah dan menyambung kan leher dan tubuhnya yang putus.
"Apa yang terjadi, aku yakin sekali tameng sangatlah kuat, bahkan saking kuatnya, senjata itu pernah menahan serangan dari salah satu malaikat terkuat dan juga dewa iblis, karena itu aku yakin sekali dia tidak akan bisa menghancurkan tameng itu!" Guman Orkadhea.
"Yang kau lakukan tidaklah salah, kau pasti sudah punya pengalaman yang luar biasa mengenai tameng Falsor, tetapi tidak ada yang tidak memiliki kelemahan di dalam kehidupan ini, aku beri tahu padamu, tameng itu tidak akan mempan di hancurkan dengan kekuatan yang besar, tapi dia akan hancur jika kau menyerangnya dengan kekuatan yang lemah, saat pertama kali tameng dan tongkatku beradu, aku sama sekali tidak mengalirkan kekuatan yang besar untuk menahannya, lalu saat tameng itu retak dan jebol, aku lansung mengerahkan segenap kekuatanku!" Jelas Freya.
"Jadi begitu, wajar saja kau terlalu percaya diri, ya karena kau pembuatnya, hanya kau sendiri yang memgetahuinya!" ujar Orkadhea, dia memunculkan banyak tangan di tubuhnya, memegang berbagai senjata, yang jelas senjata itu bukanlah senjata yang pernah di buat oleh Freya.
Kilatan dari gerakan benda yang di lempar Orkadhea menghunus jagat raya, membelas seisinya dan menari-nari, tetapi semuanya mampu di baca pergerakannya oleh Freya.
"Bagi mereka itu adalah bencana, tapi bagiku, semuanya hanyalah trik murahan!" Ujar Freya.
Dia mampu menghunus dada dari Orkadhea, lalu membuat Orkadhea tersudut seperti tikus yang kehilangan harapan oleh para mangsanya.
Mereka terus melanjutkan pertarungan sehingga menimbulkan berbagai gesekan di jagat raya, semua yang menyaksikannya lansung tau.
__ADS_1
Inikah pertarungan para legenda.
Di satu moment, freya berdiri membalakangi Orkadhea yang telah tersungkur, tetapi Orkadhea menolak dirinya untuk rubuh.
"Tak peduli seberapa lama kau telah hidup, seberapa banyak kekuatan yang telah kau ambil, tetapi yang di butuhkan hanyalah satu, yaitu kemenangan" Ujar freya melirik sedikit ke arah Orkadhea.
"Kau benar-benar hebat, wahai sang penempa senjata terhebat sepanjang masa, tetapi seperti yang sudah-sudah, legenda yang di buat oleh seseorang pasti akan hilang di telan waktu, itulah sebabnya kenapa banyak orang-orang hebat di masa lampau menjadi terlupakan di generasi selanjutnya, tetapi kenapa legenda tentang dirimu tidak pernah hilang padahal sudah puluhan generasi para terkuat yang telah di lewati dengan berbagai legenda yang sudah tercipta, hanya ada satu jawabannya, KAULAH PENCETUS DI MANA MANUSIA SUCI ADALAH TUMBAL UNTUK KEKUATAN YANG LUAR BIASA HEBAT, PENEMUANMU BEGITU GEMPAR SAMPAI KE SEANTERO JAGAT RAYA YANG LUAS, DAN DI GADANG GADANG SEBAGAI PENEMUAN YANG AKAN MEMBAWA KEHIDUPAN PADA KEAKHIRAN!" Ujar Orkadhea dengan lantang dan besar sehingga seluruh orang akan mendengarnya, ugagia, lazera, dan berbagai orang hebat mendengarnya dengan mata terbelalak, ada yang terkejut dan ada juga yang tersenyum sumringah, begitu pula dengan Freya yang sedikit terkejut mendengarnya, tetapi dia tetap berusaha fokus.
"KATAKAN PADAKU WAHAI SANG PENEMPA SENJATA TERHEBAT SEPANJANG MASA, KEBAIKAN SEPERTI APA YANG KAU PERBUAT SEHINGGA SURGA DAN KEADILAN MEMAAFKAN DOSA DOSA YANG TAK BISA DI MAAFKAN TERSEBUT RRRRRROOOOOOOOOOAAAAAAAARRRRRRRGGGGGGGHHJHHJHHHHHH" Mata Orkadhea merah menyala, simbol pentagram merah menyala keluar dari sorot matanya.
Orkadhea mendorong tubuhnya dengan tekanan yang kuat ke arah Freya.
Dengan sigap Freya juga ikut menghantamkan tongkatnya ke arah Orkadhea, mereka pun saling beradu kekuatan.
"Aku memang telah salah!" Ujar Freya dalam hati sembari memejamkan matanya.
Dia mengheningkan berapa menyesalnya dulu, tindakan yang di ambilnya berujung pada kesesatan tanpa jalan kembali, padahal dirinya hanya ingin melihat keindahan dari berbagai benda yang di ciptakanya.
Saat dirinya masih di butakan oleh keindahan akan nilai-nilai dari senjata, dia membuat sebuah metode yang di mana untuk menambah kekuatan dari sebuah senjata bukan lagi dengan bahan-bahan yang di dapat dari mentahan sumber daya alam berbagai penjuru jagat raya, melainkan dengan pertukaran nyawa, semakin bagus orang tersebut semakin besar pula kekuatannya, yaitu dengan bersihnya sosok tersebut dari segala dosa yang telah di perbuatnya.
Hingga manusia suci menjadi pilihan bagi para pelangganya, Freya yang tidak pernah peduli siapapun pelanggannya mau dia dari kalangan atas ataupun rendah, baik atau jahat, dan tidak peduli rencana mereka pun terus menciptakan berbagai senjata hebat yang mulai tersebar kabarnya seantero jagat raya hingga akhirnya dia berjumpa dengan seseorang yang di juluki sebagai para terkuat.
__ADS_1
Memang pada waktu itu kepala freya sendiri sudah menjadi incaran bagi pasukan keadilan, tetapi kemampuannya dalam bertarung juga tak bisa di remehkan, terlebih pada waktu itu bukan situasi yang bagus bagi para pasukan malaikat dan sekutunya.
Hingga akhirnya Freya di bawa pada situasi dia berjumlah dengan salah satu dewa iblis, biasanya orang-orang yang menginginkan senjata kuat darinya hanya mampu membawa tumbal berupa beberapa puluh orang, bahkan untuk manusia suci saja itu sudah terhitung sangat langka bisa di dapatkan, tetapi kali ini salah satu dari dewa iblis itu membawa gunungan manusia suci dan kepala monster yang tidak pernah dia liat sebelumnya.
Bukan berarti dia tidak pernah berjumpa dengan mahluk dari dunia bawah, hanya saja kepala monster itu benar-benar mampu membuat dirinya bergidik ngeri, siapa lagi kalau bukan king Baymax, salah satu dari rajanya neraka atas, temannya dari weyron.
Dan sosok para terkuat tersebut adalah dewa iblis sang kemarahan yang di kenal sudah menghancurkan jutaan kehidupan sebelumnya.
Hal tersebut benar-benar membuatnya menjadi terkejut.
Dalam gunungan mayat yang tadinya tidak bergerak sedikitpun, akhirnya terjatuh lah seorang anak kecil yang ternyata masih hidup, dirinya yang sudah sekarat, mencoba merangkak ke arah Freya.
Wajahnya penuh luka bakar.
"Tolong kami, aku mohon tolong kami" Isakan anak tersebut, membuat Freya sedikit tersadar, sembari menelan ludahnya, Freya mencoba melangkah.
Namun tiba-tiba saja laba tajam menusuk anak tersebut dari belakang hingga menembus dadanya, bola matanya membelalak tak berdaya.
"Ibu, ayah, semuanya, aku ingin kalian bahagia" Kata kata terakhir di iringi air mata kematian.
Hati Freya yang semuanya buta tiba-tiba saja menjadi tersentuh.
__ADS_1
"Ciptakan aku senjata dari orang-orang ini!" Ujarnya dengan nada berat.