
Sekarang Radehs berada di dunia, semuanya terasa sesak di dadanya, rasa sakit di paru-parunya semakin menjadi-jadi.
Dia sekarang berada di sebuah mahluk berbentuk ikan dengan taring-tarung yang memenuhi sekujur tubuhnya, ikan tersebut melayang ke satu arah ke tempat yang terdapat sebuah cahaya terang seperti sinar matahari.
Dan ternyata itu adalah sebuah portal teleportasi, beberapa mahluk yang ada di dekat portal lansung menyingkir memberikan jalan kepada ikan tersebut. Setelah berhasil melewati portal tersebut, sekarang Radehs dan yang lainnya berada di tempat yang amat sangat gelap dan sebuah cahaya putih menyinari mereka dari sebuah arah lain, ikan tersebut menuju cahaya itu, dan lagi-lagi sorot mata raksasa merah menyala menerangi ikan yang menjadi tampak kecil tersebut.
Sebuah mahluk datang, berjubah dengan moncong anjing yang hanya bisa di lihat, dia mengepakkan sayapnya, lalu menjulurkan satu tangannya kepada para dewa, para dewa menaiki telapak tangan dari mahluk tersebut, dia melayang meninggalkan ikan tersebut, dan tak berselang lama ikan tersebut menjadi santapan mahluk-mahluk lainnya.
Mahluk berjubah tersebut membawa para dewa menuju ke cahaya tersebut, terdapat banyak mahluk lagi di sana, dengan wujud yang berbeda-beda.
Mereka memberikan jalan dan suasana begitu hening, di depan sana terdapat sebuah tanaman yang penuh dengan duri-duri hitam, di pucuknya lah sebuah cahaya terang itu terdapat, mahluk berjubah itu menurunkan para dewa, karena tanaman yang tadinya menumbuhkan sebuah akar, lalu membawa para dewa menuju puncak di mana cahaya itu terdapat.
"Jadi itu mereka!" Tanya Mathilda memastikan.
"Iya, tapi sebenarnya mereka tidaklah berada di sana!" Jelas Hanzjoe.
Lalu Hanzjoe menatap ke arah ikari yang merasa dirinya tidak nyaman.
"Sebentar lagi kau akan terbiasa dengan ini semua!" Jelas Hanzjoe.
Tetapi ikari enggan mendengarnya dan masih merasa kesal.
Akhirnya para dewa sampai ke puncak di mana cahaya putih itu sekarang berubah menjadi merah, dan sontak segalanya pun berubah.
Terdapat banyak sekali mahluk si tempat yang baru ini, monster, iblis, dan berbagai ras mengerikan lainnya dari mahluk dunia bawah.
Barisan-barisan prajurit tidak ada putus-putusnya mau seberapapun para dewa memandangi nya, dan tidak ada ujung sama sekali karena terdapat mahluk raksasa yang dimana 5kali lipat lebih besar dari Grover dan zodum leak.
"Wahai para dewa yang baru saja kemari, inilah segelintir dari prajurit-prajurit kalian, mereka setia menunggu kebangkitan dari kalian selama delapan ratus triliun tahun lamanya, tanpa tidur dan istirahat mereka tetap menunggu, dan saatnya kalian semua menjadi dewa yang seutuhnya maka bimbinglah mereka menuju ke zaman Baru, zaman kehancuran seperti dahulu kala" Ujar salah satu dari mereka.
Para dewa terus berjalan, dan akhirnya mereka sampai di sebuah tempat di mana terdapat sepuluh jari jemari di sana, dan empat di antaranya masih kosong.
__ADS_1
Jari tersebut seperti pose memohon ataupun berdoa, dan di atas jari-jari itu, para dewa sudah ada di atasnya.
Radehs lansung menaiki salah satu jari, dan sejauh mata memandang, dia hanya melihat tulang belulang monster raksasa dan kabut-kabut tebal.
"Akhirnya jumlah kita sudah genap dengan sepuluh orang!"
"Tidak sia-sia juga kita percayakan pada sang dewa kebencian itu sendiri"
"Jangan berbicara seolah kau bosnya, aku malah ragu jika itu yang turun tangan adalah kalian sendiri" Ujar hanzjoe.
"Jangan menanggung segalanya sendirian, sang dewa kebencian, berikan kepada kami juga sedikit kesenangan yang kau ambil!"
"Dasar bajingan kalian masih menyebut ini kebahagiaan sedangkan aku telah kehilangan apa yang seharusnya aku dapatkan!" Ujar ikari kesal.
"Sang dewa kebohongan, hentikan segalanya yang kau usahakan, kau tidak pernah berpikir ya jika sejatinya orang yang kau sayangi membencimu setelah dia hidup kembali di surga!"
"Penderitaan di balas dengan penderitaan!"
"Jangan sampai aku memenggal kepala kalian!" Decak ikari.
"Hentikan pertikaian bodoh ini, kalian sadar jika kalian bukan lagi manusia, kehidupan normal tidak ada dalam kamus kehidupan kita!"
"Aku setuju denganmu sang keserakahan, tapi apakah kau bisa beri tahu aku, apa yang menarik karena kita akan memulai ritual pembangkitan yang jelas kita akan tertidur untuk sementara!" Tanya mathilda
"Berapa lama kita tertidur?" Tanya Radehs.
"Lima tahun lamanya!"
"Untuk mempercepat prosesnya?"
"Kehancuran dan penderitaan, harus di sebarkan kemana-mana!"
__ADS_1
"Aku setuju, kalau begitu mari kita lakukan!"
Para dewa menggabungkan kekuatan mereka, kekuatan yang di gabungkan memiliki ukuran skala yang sangat besar.
Setiap mahluk di jagat raya ini akan mengetahui apa yang mereka katakan jika mahluk tersebut memiliki sifat sifat yang di kuasa oleh para dewa seperti pembenci bisa tahu apa yang sang dewa kebencian katakan.
Dan kekuatan itu adalah pemberian memori kenangan melalui telepati.
Sekarang seluruh mahluk yang ada di jagat raya tak peduli siapapun mereka yang memiliki sifat yang buruk, mereka mendapatkan kenangan yang amat sangat buruk, yakni perang puncak dari generasi ke generasi dalam persekian detik sehingga mereka lansung memahami seperti apa perang puncak tersebut.
"KAMI ADALAH RAJA DARI SEGALA RAJA, PEMILIK DARI SEGALA DOSA DI JAGAT RAYA INI, DENGAN ITU KALIAN SEMUA PARA PENDOSA BESAR YANG MASIH HIDUP, SEBARKANLAH KEHANCURAN DAN PENDERITAAN, MAKA KAMI ADALAH PENYELAMAT KALIAN DARI APA YANG SUDAH KALIAN LIHAT BARUSAN, BERLOMBALAH DAN SURGA YANG KAMI CIPTAKAN AKAN ABADI UNTUK KALIAN!" Ujar seluruh dewa dan segalanya mengetahui ucapan mereka.
Tetapi tiba-tiba saja mereka membuat skalanya jauh lebih besar, disini hanzjoe lah yang paling antusias, dia membuat seluruh jiwa suci seperti pasukan malaikat dan mahluk suci lainnya seperti manusia suci dan para dewi gunung berkah juga ikut bisa merasakan telepati dari para dewa.
**************
30 detik setelah para dewa mengumunkan hal itu.
Semua orang secara serentak di jagat raya termenung sembari berdigik ngeri tak peduli siapapun itu.
"DDDDDUUUUUUUUAAAAAAAAARRRRRR"
Ya, kekacauan terjadi di seluruh jagat raya, dari langit pertama hingga langit terakhir.
Di detik itu pula, semua orang yang tidak memahami tentang kehidupan, akhirnya mereka tahu tentang kehidupan sebenarnya dan seharusnya, tetapi di detik itu pula semua orang mengakui jika para dewa iblis mampu mengguncang jagat raya yang luas dan bahkan bisa menduduki posisi paling puncak, sebagai pengatur semesta alam dan mengubah segalanya sesuai keinginan mereka.
Dalam sekejap seluruh jagat raya yakni mereka yang mempunyai kekuatan akhirnya segera memutuskan di pihak mana mereka seharusnya berada, dengan hati yang goyah dan perasaan yang sangat berat karena rasa takut akan kengerian, kemana lah pilihan yang tepat harus mereka pilih, apakah itu kejahatan atau kebaikan.
"Jawabannya tidak ada satupun jawaban yang benar!" Ujar yuzao si musuh seluruh mahluk, mengatakan hal itu kepada Gavinstar.
"Pilihan terbaik adalah dengan keyakinan masing-masing, tidak ada pilihan yang benar karena sejatinya segalanya tetap ada resiko!" Ujar loxxin.
__ADS_1