Sang Dewa Kemarahan

Sang Dewa Kemarahan
part 107


__ADS_3

Gavisntar melirik monogu, dia sendiri sangat terkejut akan kemampuan dari monogu yang begitu telak dalam menghancurkan lawan-lawannya, dan tak berselang lama, monogu di hubungin dengan sebuah telepati.


"Ini aku lazera!"


"Ya ada apa?" Tanya monogu.


"Apa itu, kenapa tiba-tiba saja cowrow ada di sana, dalam catatan 15 tahun lalu, dia mati!" Ujar lazera geram.


"Aku tidak tahu bagaimana kalian yang bisa memahami sesuatu dengan sekali lihat bisa di manipulasi, tetapi tidak ada kebohongan yang lolos dari ku, dan kenapa dia bisa di situ, itu semua karena aku sudah menandainya semenjak kekacauan surga dulu!" Ujar monogu membuat lazera terkejut bukan kepalang.


Lazera mengepal tangannya kuat-kuat.


"SELURUH PASUKAN MALAIKAT TINGKAT TINGGI, FOKUSKAN SEGALA SERANGAN PADA LIMA PILAR KEJAHATAN, HARI INI ADALAH HARI TERAKHIR UNTUK MEREKA!" Ujar Lazera geram.


Berbagai orang-orang hebat berkumpul membentuk sebuah barisan persegi, mereka mengeluarkan  berbagai kemampuan sihir menuju Aruna.


Tak lama kemudian berbagai orang juga mengitari Aruna, sayangnya cavien tak bisa menolong Aruna karena dirinya juga sedang kesulitan akibat klonodan yang terus mendesakknya.


Aruna berteportasi dari satu tempat ke tempat yang lainnya, lalu dia berada di atas tubuh lovaza.


Tentu saja lovaza mengeluarkan kemampuan terbaiknya menghisap segalanya ke tubuhnya dan membuatnya menjadi daging giling.


"Apa sebegitu buruknya kami sehingga pantas di khianati!" Ujar lazera geram. Dia berteleportasi di depan tubuh Aruna.


Dengan sebuah gerakan tangan dari lazera, tubuh Aruna dan lovaza terpotong-potong menjadi beberapa bagian.


Bahkan tangan kanannya yang menggengam lima pilar tersebut tercabik cabik menjadi potongan kecil.

__ADS_1


Berbagai terjangan menghampiri tubuh keduanya yang terpotong melontarkan ke sana kemari, sehingga sulit untuk beregenerasi, di sisi lain 5 pilar terlihat di balik-balik potongan tersebut, cavien datang dengan sigap menerjang segala yang ada, mengambil lima pilar yang berada di balik bola pelindungnya Aruna.


Lazera kesal bukan karena cavien menyelamatkan lima pilar yang merupakan targetnya, melainkan kenapa slojaer dan yang lainnya mengkhianati pasukan malaikat, dan juga dirinya sendiri.


Lazera mengingat kembali masa masa awal kehidupannya dulu di generasi para terkuat 199, di mana kala itu juga para dewa iblis dan malaikat terkuat juga baru terlahir kembali ke jagat raya, di masa itu berbagai perseteruan panjang antara keadilan dan kegelapan terus melebar ke mana-mana, dan di perbincangan para Sekutu tentu terdengar dengan lantang jika orang-orang dari gunung berkahlah yang paling berjaya bantuan dari sang manusia terkuat.


Sosok yang selama ini terus menghentikan segala kejahatan besar di jagat raya termasuk kejahatan dari para dewa iblis yang mustahil untuk di hentikan.


Dia begitu legendaris bahkan dengan berbagai bawah-bawahannya yang di ciptakan dirinya sendiri, tentunya berbagai bala tentara di gunung berkah di anggap sebagai yang terkuat di antara semua pasukan keadilan surga, hal itu membuat pasukan malaikat yang notabene nya adalah prajurit langit terlengserkan, berbagai uji coba mereka berdampak pada kehancuran mahluk semesta ini, sedangkan senjata senjata dari pihak pohon gunung berkah malah membawa kemakmuran dengan berbagai teknologi mereka.


Tak kuasa dengan hal itu, lazera terus berjuang keras hingga dia berada di ambang hidup dan mati menyisihkan semuanya para penjahat penjahat di semesta, mengumpulkan semua yang bisa di ajak bekerja sama membuat pasukan malaikat menjadi yang terbaik dari segala yang ada, dan tak berselang lama lazera dan pengikutnya menjadi rival bagi mereka semua orang orang dari gunung berkah.


Hal itu terus dia lakukan hingga tanpa jeda dan istirahat, dia hanya beristirahat sementara jika memang benar benar tenaganya sudah habis.


Apapun yang terjadi lazera akan terus mengejar apa yang dia impikan tanpa memperdulikan resikonya.


Gubaarrr,


Semuanya terlontar begitu saja, beberapa orang sudah berada di samping lazera, jumlah mereka ada 20 orang dan mereka semuanya adalah petinggi dari pasukan malaikat.


Apa yang di lakukan oleh lazera barusan adalah mempermudah segala serangan jarak jauh membumi hanguskan para pilar serta pengikutnya.


Di samping lazera sendiri ada huzio.


Lalu tak berselang lama di antara lima pilar, terdapat salah satu raja penyihir jahat, dia menahan segala serangan yang ada.


Lazera sudah ada di depannya, untuk menerjang dan menghancurkannya, tentu saja serangan lazera berhasil membuat si raja penyihir mundur jauh akibat adu serangan. Tapi dia berhasil mengamankan lima pilar.

__ADS_1


Hal itu membuat lazera marah besar, dia menyerang si raja penyihir jahat itu bertubi-tubi dan mereka saling beradu serangan disisi lain huzio yang memandangi pertarungan keduanya lansung berbicara sendiri.


"Aku mengerti perasaanmu, kau bertarung duluan bukan karena kau ingin menghabisi lima pilar, tetapi kau ingin melampiaskan amarahmu akibat di khianati oleh Sekutu yang paling kau percaya tidak akan menusukmu dari belakang, sebenarnya perseteruan ini adalah dari kami dan kau ikut terseret sendiri lazera" Ujar huzio dia lansung berteriak lantang menyuruh seluruh kendali di bawahnya memberi jalan kepada gerbang depan yang akan menghancurkan lima pilar.


Lovaza dan Aruna kembali beregenerasi, ukuran mereka yang begitu besar membuat para pasukan malaikat garis depan kesulitan untuk menggapainya. Dan disitulah unit unit elit mulai beroperasi.


"Pasukan Iku serang bagian kepalanya, pasukan fogo ikut serang bagian tengah, pasukan ohi serang bagian terdalam dari tubuhnya, buat tubuh ular besar itu melebar!" Ujar salah satu petinggi.


"Pengganggu jangan ikut campur!" Ujar Aruna ingin menghentikan serangan pada lovaza.


Tak berselang lama tombak besar huzio mendarat tepat di jantungnya, dan membuat Aruna terkejut.


"Kaulah yang penggangu dasar serangga!" Ujar huzio.


"Edel, kunjo, pitoy, kalian bertiga kirim lima belas juta unit kalian berada di sisi pasukan khusus lazera, buat dia mudah akan pertarungan untuk menghabisi lima pilar!"


"Siaaappp!"


Disisi lain lazera melebarkan tangannya lalu keluar berbagai senjata yang berzat sihir, lalu dia menutup tangannya dan senjata runcing sihir itu bersatu menjadi satu dan yang lainnya, dan saling memadatkan, menjadi benda yang sangat keras dan terlontar seperti panah yang melesat menembus berbagai perisai yang di ciptakan oleh si raja penyihir jahat tersebut.


Kedua pasukan dari lazera dan si raja penyihir jahat lansung bentrok.


Formasi formasi mereka lansung berbentuk dan menyerbu berbagai garda depan lainnya.


"Hujan ledakan terjadi di mana-mana padahal apa yang di inginkan oleh pihak kegelapan sudah tercapai tapi mau bagaimana lagi, lari bukanlah hal yang mudah karena pasukan terkuat dari pihak kedilan yakni otoritas surga dengan kekuatan mereka yang di luar nalar bagi kita yang sudah menempuh berbagai pertarungan dalam perang selama jutaan kali!" Ujar dirinya seseorang.


Lalu seorang lagi yang merupakan tangan kanannya datang karena mendengar perkataannya tadi.

__ADS_1


"Tapi kita tak perlu khawatir, apapun yang terjadi mau sipapun yang mati maka tidak akan berpengaruh pada kedepannya, era kehancuran yang di bawa oleh para dewa iblis ini!" Ujarnya.


__ADS_2