
Ikari terkejut melihat kuburan neneknya hancur begitu saja tak tersisa.
"Apa kalian masih menyebut diri kalian sebagai malaikat?" Tanya Ikari geram.
"Kau tidak perlu khawatir, walau kuburan nya hancur dan tulang belulangnya remuk menjadi debu, dia tetaplah utuh dan berada di surga" Ujar salah satu dari pasukan malaikat Deluce si palu Godam, sang keadilan. Dialah yang telah menghantam tempat tinggalnya Ikari sampai semuanya hancur.
"Brengsek, itu adalah satu-satunya kenangan darinya, dan kau berani sekali menghancurkannya!" Ujar Ikari dia mulai emosi.
"Itu bukanlah sebuah kenangan, jika kau masih mau tentang kenangan, maka ingat saja kenangan bagaimana dia merawat dirimu yang menyedihkan!" Ujar Deluce.
Masih ada beberapa Rajhuas yang selamat dari serangan tadinya, mereka mendatangi Ikari.
"Frogsbarg, bagaimana mungkin sekali hantaman darimu tidak menghabisi mereka semua?" Tanya deluce sedikit kesal.
"Mungkin saja karena mereka itu hanyalah serangga sampai aku tidak fokus kepada mereka!" Ujar frogsbarg dengan nada merendahkan.
"Jangan sampai kau melewatkan hal itu lagi bahkan satu debu pun!" Ujar Deluce.
Disisi lain 4 Rajhuas dan 2 zalzoulas itu melukai tangan Ikari, lalu mereka meminum darah yang keluar dari tangan Ikari secara berebutan.
Tentu saja membuat sepuluh malaikat terkuat terkejut.
"Sanuarjan, lindungi mereka!" Ujar Ikari.
Sebuah sinar terang keluar dan seekor naga pun keluar dari tubuh Ikari, benar-benar ukuran yang besar sampai-sampai dia memakan puluhan planet yang ada di depannya.
"Apa yang terjadi kenapa planet-planet tidak di mundurkan!" Tanya salah satu komandan pasukan malaikat!.
"Kami mengalami kendala, seolah planet planet ini enggan berpindah, seperti ada sebuah magnet yang tetap menarik mereka agar tetap berada di tempatnya!"
"Biar aku saja!" Ujar Lorn, dia lansung menjentikkan jarinya dan
Pluuuusss, semua planet dalam radius 15 kali bolak balik dari matahari sampai pluto, telah di pindahkan nya dan sekitarnya di mundurkan dengan cepat.
Tentu saja melihat hal itu, Liona tak tinggal diam.
"Jalargo!" Ujar Liona.
"Baiklah, aku akan dengan senang hati!"
Kepala sanuarjan di tabrak oleh sesuatu, yakni kepala rusa jantan dengan sorot mata tenang.
__ADS_1
Disisi lain sanuarjan mencerahkan dirinya, dengan warna emasnya sehingga planet-planet di sekitarnya dapat melihat warnanya seperti warna bintang-bintang di langit.
Disisi lain sanuarjan melilit jalargo yang dimana kepalanya tetaplah kepala rusa dan bagian tubuhnya seperti tubuh manusia biasa.
"Sudah sepantasnya predator harus memangsa santapannya" Ujar sanuarjan.
Disisi lain lagi tubuh sanuarjan di hantam oleh palu Godam milik Deluce.
"Jangan hanya berdiri saja!" Ujar Deluce kepada yang lainnya.
"Kau juga jangan terlalu banyak menyuruh, karena kami yang lainnya juga tahu akan posisinya!" Ujar malaikat terkuat lainnya.
Liona datang dia hendak menghentikan Zalzoulas dan Rajhuas yang meminum darah Ikari.
Tetapi Ikari mentelportasikan dirinya dengan Liona karena 6 mahluk buas lainnya telah selesai meminum darah darinya!.
Lalu disisi lain Lorn datang, dia menciptakan sebuah kubus yang akan menghimpit Zalzoulas dan Rajhuas sampai mereka mati.
Debuuumm.
Hanzjoe lansung datang, dia menendang bagian pinggang Lorn sehingga terlontar jauh, tak berselang lama, Martis pun menyerang Hanzjoe, dan mereka pun hilang dari tempat itu, berbagai suara dentuman pertarungan mereka menggelagar di berbagai tempat.
Tak berselang lama, dalam persekian detik, Zalzoulas dan Rajhuas menjadi besar hampir menyamai besarnya sunarjan, karena meminum darah Ikari yang begitu banyak.
Tak berselang lama Radehs lansung datang ke depan Zalzoulas dan Rajhuas, Radehs menepuk kedua tangannya, Rajhuas dan Zalzoulas lansung menghilang, dan ternyata mereka terlontar ke mana-mana.
Menuju pasukan malaikat.
"Kami mendeteksi dua puluh ribu dari mereka menuju kita!" Ujar pasukan malaikat.
"JANGAN GENTAR SELURUH PASUKAN, SERANG MEREKA, MAJU!!!"
duuuuubaaammmm.
Peperangan pun terjadi.
Sepuluh malaikat terkuat lansung menyerang tiga dewa iblis satu persatu.
"Semuanya karena kita terdesak maka kita harus mendekatkan posisi kita, karena dengan cara itu, kita bisa terhindar dari tekanan mereka!" Ujar Hanzjoe.
Tentu saja, Hanzjoe, Ikari, dan Radehs mereka mendekatkan diri mereka lalu berteleportasi kesana kemari, lalu mendekatkan diri mereka menyatukan berbagai serangan dan melepaskannya, tetapi sepuluh malaikat terkuat juga tak kehilangan akal.
__ADS_1
"Mengamuk lah frogsbarg!" Ujar Deluce. Dia mengayunkan frogsbarg secara diagonal menuju ke bawah, dan saat frogsbarg yang merupakan sebuah palu melayang, palu tersebut mengubah dirinya menjadi besar dan kecil di saat-sata tertentu dan tentu saja yang besarnya mengarah kepada ketiga dewa iblis!
Frogsbarg meleburkan tubuh Radehs, Hanzjoe, dan Ikari.
Tentu saja itu menjadi sebuah keuntungan bagi sepuluh malaikat yang lainnya.
"Apa kalian hanya diam saja!" Ujar sanuarjan dimana dirinya di balas dengan ******* dari jalargo, lumatanĀ itu seperti lintah yang menghisap darah, disisi lain, Deluce menjadi sosok yang sangat besar bahkan 3 kali ukurannya sanuarjan walau itu hanya dari kepala sampai pinggangnya saja.
Sorot mata tubuh besar deluce itu putih.
Dengan segera deluce hendak menghimpit sanuarjan.
Tapi disisi lain ada retha dalam wujud manusianya, berenang menuju sanuarjan.
Syiiiingggg
Retha menjadi besar ukurannya setara dengan ukuran sanuarjan dan Jalargo.
Retha menepuk kedua tangannya lalu membukanya lebar-lebar.
Berbagai ledakan muncul di mana-mana melepaskan sanuarjan dari ******* jalargo.
"Kemarilah jadilah mainanku!" Ujar Retha kepada Sanuarjan.
Sanuarjan meliuk-liuk di tubuh Retha. Disisi lain jalargo dan Deluce sedikit kesal dengan yang terjadi tadi karena ledakan dari Retha.
Deluce menyerang Retha dengan tangan besar, dia meninju-ninju Retha, sayangnya, sesosok monster muncul dengan tamengnya.
Berkat hal itu Retha tak mengalami kerusakan sedikitpun pada tubuhnya.
Lalu tak berselang lama, sebuah benda seperti meteorit muncul, ukurannya besar, lebih besar dari deluce sendiri.
Tidak salah lagi dia adalah.
"Dubbbbaaammm" Dengan sekali tinjuannya menghancurkan monster bertameng dah bahkan mengenai Retha.
Tak hanya itu, Dianna melesat tajam dari tangan sosok itu, dia lansung menerjang Retha, dan untuk kedua kalinya, Retha harus merasakan serangan telak.
Dianna melancarkan serangan bertubi-tubinya dan menyeret jauh Retha dari pertarungan antara Sanuarjan dan jalargo yang dibantu oleh Deluce.
"Sepertinya aku harus lebih serius dari sebelumnya" Ujar sanuarjan, dia seperti kesakitan, semakin dia membesarkan semakin besar pula rasa sakit yang dia rasakan, tapi jalargo juga tidak tinggal diam, dia lansung merubah tubuhnya.
__ADS_1
"Sanuarjan, memang sudah lama kita tidak pernah lagi bertarung, tetapi untuk reuni kali ini, aku ingin kau masih mengingatnya, kenapa wujud ku ini adalah rusa jantan, karena rusa melambangkan ketenangan dan kedamaian, tetapi juga mahluk paling kuat akan tekadnya, itulah aku, Jalargo si lincah!" Ujar Jalargo. Wujudnya berubah menjadi rusa biasa tetapi tetap mempertahankan wujud besarnya. Dia melesat tajam dan berbelok dengan tajam dalam kecepatan penuh.
Disisi lain sanuarjan yang semakin membesarkan tubuhnya juga memiliki kemampuan lainnya, dimana tubuhnya akan semakin cepat dan kuat, pertarungan keduanya adalah membentuk siapa yang yang lebih hebat, apakah kelincahan, atau kecepatan!